Menjual Daging Buruan

Li Hao dituntun ke sebuah ruangan tertutup yang mempunyai suhu cukup dingin, di sana terdapat belasan orang yang sedang menguliti beberapa Spirit Beast.

"Ada beberapa Kultivator di sini, apakah mereka adalah penjaga?" Li Hao bertanya-tanya dalam hati sambil mengedarkan pandangannya.

Beberapa saat kemudian, Pelayan dan Li Hao berhenti di depan sebuah meja yang terdapat satu orang pria berusia sekitar 50 tahun-an.

"Permisi, bos Yan. Dia adalah pemburu yang ingin menjual buruannya." Pelayan tersebut sedikit menundukkan badannya sembari menunjuk ke arah Li Hao.

Orang yang dipanggil bos Yan itu menatap Li Hao dari atas sampai bawah, dalam sekali lihat dirinya tau kalau pemuda di depannya ini adalah seorang kultivator muda jenius.

"Berapa banyak yang ingin kau jual?" tanya bos Yan tanpa basa-basi.

Li Hao terdiam sejenak mendengar itu, ia saat ini sedang memeriksa jumlah Spirit Beast yang bisa dirinya jual.

"Saya mempunyai 18 mayat Spirit Beast, salah satu di antaranya mempunyai basis kultivasi Forging Qi bintang sepuluh." jawab Li Hao tenang.

Mendengar hal itu membuat bos Yan dan pelayan yang ada di sana terkejut, mereka berdua bukan terkejut di bagian jumlahnya akan tetapi dengan Spirit Beast Forging Qi bintang sepuluh.

"Kau... Apa kau berburu di hutan dekat kota ini?" tanya Bos Yan dengan suara pelan.

Li Hao mengangguk pelan dan menjawab, "Ya, Spirit Beast yang kumaksud adalah harimau buas itu."

"Harimau buas itu..." Bos Yan bangkit berdiri dari kursinya, "Apa kau benar-benar sudah membunuhnya?"

Li Hao sedikit mengangkat alisnya sebelum kembali menganggukkan kepalanya, "Apakah Anda menginginkan buktinya?"

Bos Yan mengangguk cepat, jelas ia ingin memastikan kebenaran dari perkataan Li Hao.

Melihat anggukkan dari pria tua itu, Li Hao tanpa banyak bicara lagi langsung mengeluarkan mayat harimau tersebut dari inventory.

Ketika mayat harimau keluar dari udara kosong dan tergeletak di lantai, seisi ruangan langsung terkejut. Mereka bisa merasakan Niat Membunuh keluar dari mayat bintang buas tersebut.

Li Hao sendiri juga cukup terkejut melihatnya, padahal mayat harimau itu sudah lebih dari setengah hari namun mengapa mayat tersebut masih terlihat sangat baru? Seperti baru dibunuh.

"Sepertinya inventory adalah dimensi yang di mana waktu tidak bekerja sama sekali." ucap Li Hao dalam hati, ekspresinya tampak serius.

Suasana hening selama beberapa waktu, semua orang yang ada di ruangan itu masih berada dalam kondisi terkejut setelah melihat mayat dari binatang buas itu.

Bos Yan menyentuh harimau tersebut dengan hati-hati, ia memastikan kalau harimau itu memanglah harimau yang bersemayam di hutan dekat kota.

Tes...

Setetes air mata jatuh dari pelupuk mata Bos Yan, kedua matanya berkaca-kaca seolah sedang berusaha menahan tangisannya.

Li Hao sedikit mengerutkan alisnya ketika melihat itu, "Kenapa dia menangis?" Li Hao bertanya dalam hati.

"Bos Yan mempunyai seorang anak laki-laki, dan anaknya itu menghilang ketika berburu di hutan dekat kota. Kemungkinan besar dia sudah mati dibunuh oleh harimau ini." jawab Pelayan seolah bisa membaca pikiran Li Hao.

Li Hao sendiri tidak mengatakan apa-apa, ia hanya memandangi bos Yan yang mulai menangis selama beberapa waktu.

...----------------...

"Maafkan saya, Tuan muda. Saya tidak bisa menahan emosi saya tadi." bos Yan menundukkan badan di hadapan Li Hao, ia menjadi lebih sopan dan juga memakai kata-kata formal.

Li Hao tersenyum tipis dan menjawab, "Tak apa, saya bisa mengerti perasaan Anda..."

Bos Yan tersenyum dan kemudian meminta Li Hao untuk mengeluarkan semua mayat Spirit Beasy yang dia buru, dirinya akan menawarkan harga terbaik untuknya.

Mendengar hal itu membuat Li Hao tersenyum senang, tanpa basa-basi ia langsung mengeluarkan semua mayat Spirit Beast buruannya dari inventory.

Setelah dikeluarkan, bos Yan mengangguk beberapa kali sembari memegang dagunya, ia kemudian menatap Li Hao dan menawar harga yang cukup tinggi untuk semua mayat Spirit Beast itu.

Alasannya memberikan harga yang bagus pada Li Hao bukan semata-mata pemuda itu membawa mayat harimau yang membunuh anaknya, akan tetapi semua daging buruan milik Li Hao masih terlihat sangat segar dan tentu saja karena hal itu membuat kualitas dagingnya masih berada dalam kondisi bagus.

"120 koin emas, ya? Itu adalah harga yang sepadan setelah melewati pertarungan hidup dan mati." Li Hao bergumam, dan langsung setuju tanpa harus bernegoisasi lagi.

"Bagus! Terima kasih, Tuan muda." bos Yan tersenyum sembari menundukkan badannya, hal yang sama juga dilakukan oleh pelayan di dekatnya.

Li Hao hanya tersenyum untuk menanggapi itu, bos Yan kemudian mengajaknya keluar dari ruangan dan pergi ke tempat pembayaran.

"Omong-omong, siapa namamu, Tuan muda?" tanya bos Yan penasaran.

"Namaku adalah Li Hao, aku adalah seorang pengembara." jawab Li Hao cepat.

"Ah, begitu, ya. Jika Tuan Muda adalah seorang pengembara, apakah Anda akan pergi dari kota ini?"

"Benar."

"Kota mana yang akan anda tuju selanjutnya?"

"Aku sama sekali tidak tau kota lain selain kota ini, jadi aku akan pergi tanpa adanya tujuan."

Jawaban yang diberikan oleh Li Hao jelas membuat bos Yan terkejut, "Huh, bagaimana bisa?"

"Singkatnya, aku kehilangan ingatan." jawab Li Hao tenang.

Bos Yan yang mendengar itu hanya bisa terdiam, ia tidak bertanya lebih jauh dan memilih untuk diam sepanjang perjalanan. Setelah sampai di sebuah ruangan yang tampaknya adalah ruang kerja, bos Yan langsung mendekati meja lalu mengambil koin emas yang ada di dalam rak kayu.

Beberapa saat kemudian, bos Yan mengumpulkan semua koin emas itu di dalam sebuah kantung coklat lalu memberikannya pada Li Hao.

"Jika Tuan muda masih ragu dengan jumlahnya, Anda bisa menghitungnya di sini." ucap bos Yan sambil tersenyum.

Li Hao terdiam sejenak, ia membuka kantung coklat tersebut dan melihat ada tumpukan koin emas dalam jumlah yang banyak.

"Tidak perlu, aku percaya padamu, Tuan." Li Hao ikut tersenyum, lalu melanjutinya, "Kalau begitu, saya izin pamit terlebih dahulu."

"Ah, tunggu dulu, Tuan muda." bos Yan buru-buru mendekati pemuda tersebut, dan berkata, "Apa Anda mau makan di restoran ini sebelum pergi? Saya akan membayar semua tagihan makanan anda..."

Li Hao mengangkat alisnya, "Apakah aku boleh melakukannya?"

"Tentu saja, Tuan muda!" jawab bos Yan cepat.

"Baiklah, kalau begitu aku tidak akan menolaknya."

Bos Yan tersenyum mendengarnya dan segera menuntun Li Hao ke meja makan yang ada di luar sana.

...----------------...

Setelah menerima tawaran dari bos Yan, Li Hao memakan beberapa menu di restoran tersebut. Setelah itu, ia mengucapkan rasa terima kasih pada bos Yan lalu pergi dari sana.

Li Hao kemudian mencari toko senjata setelah keluar dari restoran tersebut, ia membeli beberapa pedang untuk berjaga-jaga lalu keluar dari kota itu.

"Sudah siang aja..." Li Hao bisa melihat matahari sudah berada tepat di atas kepalanya, ia kini sedang berjalan santai di padang rumput tanpa mengetahui arah tujuannya untuk pergi.

...----------------...

Beberapa hari berlalu, Li Hao akhirnya menemukan sebuah hutan yang cukup luas dari lokasinya saat ini, ia bisa melihat ada empat gunung yang berkumpul di satu tempat seperti membentuk garis titik kotak.

"Oh, akhirnya aku menemukan hutan lagi!" Li Hao merasa cukup antusias, tanpa banyak berpikir lagi ia langsung berjalan menuju ke hutan tersebut, "Aku akan leveling di sana selama beberapa waktu ke depan!"

Bersambung.....

LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Li Hao

2023-07-18

0

Abiyyu Sultan

Abiyyu Sultan

cerita ini ini tidak seperti cerita sistem yg lain secara instan menjadi kuat.. mantap thor.. gass keun

2023-05-20

1

Gatot Suharyono

Gatot Suharyono

harga hasil buruannya murah banget !?
padahal Ada harimau siluman yang berlevel tinggi !

2023-03-24

0

lihat semua
Episodes
1 Daratan Surgawi
2 Li Hao Vs 9 Serigala
3 Menjadi Seorang Kultivator
4 Mengendalikan Arus Bola Qi Dalam Sekali Coba
5 Leveling Di Hutan
6 Li Hao Vs Harimau
7 Menjual Daging Buruan
8 Sekte Gunung Empat Pedang
9 Interogasi Singkat
10 Penyusup
11 Tinggal Di Sekte Gunung Empat Pedang
12 Berburu Bersama Xia Zhan
13 Misi System Pertama
14 Masuk Ke Dalam Gua
15 Membantai Lebah Penghisap Darah
16 Misi Selesai
17 Tinju Petir Merah
18 Konflik Kecil
19 Benang Elemen
20 Pemicu
21 Benang Elemen Api
22 Kota Shaoyang
23 Seorang Nascent Soul
24 Keluar Dari Kota Shaoyang
25 Membunuh
26 Turnamen Bebas?
27 Datang Masalah Merepotkan
28 Li Hao Vs Tiga Assassin
29 Melanjutkan Perjalanan
30 Mampir Ke Sebuah Desa
31 Mempelajari Tujuh Gerakan Bintang
32 Serangan Bandit
33 Serangan Bandit II
34 Li Hao Vs Fung Chang
35 Pingsan
36 Kecurigaan Diao Chan
37 Hierarki Spirit Beast
38 Latih Tanding
39 Curhatan Diao Chan
40 Kota Luoyang
41 Membeli Informasi
42 Penginapan Anwei
43 Toko Senjata
44 Adu Panco
45 Demam
46 Mengantri
47 Dao Puppet?
48 Pergi Ke Turnamen
49 Batu Transmisi
50 Turnamen Bebas
51 Turnamen Bebas II
52 Turnamen Bebas III
53 Turnamen Bebas IV
54 Kejutan Yang Tak Terduga
55 Turnamen Bebas V
56 Turnamen Bebas VI
57 Ruang Rawat
58 Keluar Dari Stadion
59 Perpisahan
60 Terjebak Di Hutan Yang Luas
61 Rencana Sekte Lotus Hitam
62 Kembali ke kota Luoyang
63 Kekacauan di Kota Luoyang
64 Kekacauan di Kota Luoyang II
65 Kekacauan di Kota Luoyang III
66 Kekacauan di Kota Luoyang IV
67 Menolak Kompensasi
68 Taruhan Kecil
69 Fragment The Ruler
70 Memberitahu Kebenaran
71 Alasan lain di balik rencana sekte Lotus Hitam
72 Hutan Tanpa Ujung
73 Hutan Tanpa Ujung II
74 Hutan Tanpa Ujung III
75 Hutan Tanpa Ujung IV
76 Hutan Tanpa Ujung V
77 Hutan Tanpa Ujung VI
78 Hutan Tanpa Ujung VII
79 Hutan Tanpa Ujung VIII
80 Kota Tianjin
81 Kota Tianjin II
82 Kota Tianjin III
83 Kota Tianjin IV
84 Kota Tianjin V
85 Tugas Pengawalan
86 Tugas Pengawalan II
87 Tugas Pengawalan III
88 Tugas Pengawalan IV
89 Tugas Pengawalan V
90 Menyelesaikan Tugas Pengawalan
91 kota Qibao
92 Interogasi Xue Jian
93 Melarikan diri dari Xue Jian
94 Melarikan Diri ke Dungeon
95 Dungeon level Normal
96 Dungeon level Normal II
97 Dungeon level Normal III
98 Dungeon level Normal IV
99 Keluar dari Dungeon
100 Ming Na
101 Ming Na II
102 Ming Na III
103 Pergi dari Desa
104 Muncul Masalah Lainnya
105 Muncul Masalah Lainnya II
106 Gua Dunia Lain
107 Gua Dunia Lain II
108 Gua Dunia Lain III
109 Gua Dunia Lain IV
110 Gua Dunia Lain V
111 Namamu sekarang Hong Xiaolong
112 Melatih Hong Xiaolong
113 Teknik Serangan Hong Xiaolong
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Daratan Surgawi
2
Li Hao Vs 9 Serigala
3
Menjadi Seorang Kultivator
4
Mengendalikan Arus Bola Qi Dalam Sekali Coba
5
Leveling Di Hutan
6
Li Hao Vs Harimau
7
Menjual Daging Buruan
8
Sekte Gunung Empat Pedang
9
Interogasi Singkat
10
Penyusup
11
Tinggal Di Sekte Gunung Empat Pedang
12
Berburu Bersama Xia Zhan
13
Misi System Pertama
14
Masuk Ke Dalam Gua
15
Membantai Lebah Penghisap Darah
16
Misi Selesai
17
Tinju Petir Merah
18
Konflik Kecil
19
Benang Elemen
20
Pemicu
21
Benang Elemen Api
22
Kota Shaoyang
23
Seorang Nascent Soul
24
Keluar Dari Kota Shaoyang
25
Membunuh
26
Turnamen Bebas?
27
Datang Masalah Merepotkan
28
Li Hao Vs Tiga Assassin
29
Melanjutkan Perjalanan
30
Mampir Ke Sebuah Desa
31
Mempelajari Tujuh Gerakan Bintang
32
Serangan Bandit
33
Serangan Bandit II
34
Li Hao Vs Fung Chang
35
Pingsan
36
Kecurigaan Diao Chan
37
Hierarki Spirit Beast
38
Latih Tanding
39
Curhatan Diao Chan
40
Kota Luoyang
41
Membeli Informasi
42
Penginapan Anwei
43
Toko Senjata
44
Adu Panco
45
Demam
46
Mengantri
47
Dao Puppet?
48
Pergi Ke Turnamen
49
Batu Transmisi
50
Turnamen Bebas
51
Turnamen Bebas II
52
Turnamen Bebas III
53
Turnamen Bebas IV
54
Kejutan Yang Tak Terduga
55
Turnamen Bebas V
56
Turnamen Bebas VI
57
Ruang Rawat
58
Keluar Dari Stadion
59
Perpisahan
60
Terjebak Di Hutan Yang Luas
61
Rencana Sekte Lotus Hitam
62
Kembali ke kota Luoyang
63
Kekacauan di Kota Luoyang
64
Kekacauan di Kota Luoyang II
65
Kekacauan di Kota Luoyang III
66
Kekacauan di Kota Luoyang IV
67
Menolak Kompensasi
68
Taruhan Kecil
69
Fragment The Ruler
70
Memberitahu Kebenaran
71
Alasan lain di balik rencana sekte Lotus Hitam
72
Hutan Tanpa Ujung
73
Hutan Tanpa Ujung II
74
Hutan Tanpa Ujung III
75
Hutan Tanpa Ujung IV
76
Hutan Tanpa Ujung V
77
Hutan Tanpa Ujung VI
78
Hutan Tanpa Ujung VII
79
Hutan Tanpa Ujung VIII
80
Kota Tianjin
81
Kota Tianjin II
82
Kota Tianjin III
83
Kota Tianjin IV
84
Kota Tianjin V
85
Tugas Pengawalan
86
Tugas Pengawalan II
87
Tugas Pengawalan III
88
Tugas Pengawalan IV
89
Tugas Pengawalan V
90
Menyelesaikan Tugas Pengawalan
91
kota Qibao
92
Interogasi Xue Jian
93
Melarikan diri dari Xue Jian
94
Melarikan Diri ke Dungeon
95
Dungeon level Normal
96
Dungeon level Normal II
97
Dungeon level Normal III
98
Dungeon level Normal IV
99
Keluar dari Dungeon
100
Ming Na
101
Ming Na II
102
Ming Na III
103
Pergi dari Desa
104
Muncul Masalah Lainnya
105
Muncul Masalah Lainnya II
106
Gua Dunia Lain
107
Gua Dunia Lain II
108
Gua Dunia Lain III
109
Gua Dunia Lain IV
110
Gua Dunia Lain V
111
Namamu sekarang Hong Xiaolong
112
Melatih Hong Xiaolong
113
Teknik Serangan Hong Xiaolong

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!