Saat ini, Li Hao dan Xia Zhan sedang berdiri berhadap-hadapan di lapangan yang tidak jauh dari kediamannya.
"Kau seharusnya sudah tau dasar-dasar tentang elemen, bukan?" Xia Zhan bertanya untuk memastikan.
"Begitulah, itu semua berkat buku yang kau berikan padaku." Li Hao menjawab sambil mengangguk pelan.
"Kalau begitu, berapa dan elemen apa yang kau punya?"
Li Hao terdiam saat Xia Zhan menanyakan hal tersebut. Pada umumnya, seorang kultivator hanya mempunyai satu sampai dua elemen saja, sementara mereka yang disebut jenius akan mempunyai tiga sampai empat elemen sekaligus.
Dan menurut sepengetahuan Li Hao, hanya ada beberapa makhluk hidup saja yang mempunyai lima elemen dan sebagian kecil dari mereka mendiami sekte bintang 10.
Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk melihat elemen yang dimiliki oleh makhluk hidup, salah satunya adalah masuk ke dalam alam bawah sadar.
"Hei, kenapa kau diam saja? Apa kau masih belum mengetahuinya?" Xia Zhan bertanya, menyadarkan Li Hao dari lamunannya.
Li Hao sendiri menggaruk kepalanya yang tidak gatal sembari tersenyum canggung, Xia Zhan yang mengetahui arti dari tingkah pemuda tersebut hanya menghela nafas panjang.
"Kalau begitu, ayo kita cek sekarang." Xia Zhan berkata, lalu melanjutinya, "Di gunung tempat para Tetua tinggal ada sebuah bola kristal yang bisa melihat elemen seorang makhluk hidup, kita bisa menggunakan itu untuk melihat elemen yang kau punya."
"Ah, kurasa itu tidak perlu..." Li Hao menggeleng pelan, "Aku akan masuk ke alam bawah sadarku saja."
"Hm, kau yakin? Tidak semua orang berhasil menggunakan metode itu." Xia Zhan bertanya untuk memastikan.
Di antara semua metode yang ada, memasuki alam bawah sadar adalah metode yang paling sulit untuk dilakukan, akan tetapi metode tersebut bisa dibilang paling akurat di antara metode lainnya.
Perlu diketahui juga, kalau semua metode untuk melihat elemen tidak semuanya akurat dan ada beberapa yang meleset, salah satunya adalah metode menggunakan kristal elemen.
"Aku yakin..." Li Hao mengangguk pelan, lalu melanjutinya, "Aku akan melakukannya di dalam rumah, jika di sini sepertinya terlalu menarik perhatian."
"Baiklah... Kira-kira, berapa lama kau akan selesai?" tanya Xia Zhan penasaran.
"Entahlah, tapi yang pasti tidak sampai satu jam." Li Hao berbalik dan berjalan ke rumahnya.
Xia Zhan mengangkat alisnya dan melihat Li Hao mulai menjauh darinya, "Tidak sampai satu jam? Aku pernah dengar metode ini memakan waktu setidaknya tiga jam atau lebih, dia sungguh percaya diri." gumam Xia Zhan pelan.
***
Setelah memasuki rumahnya, Li Hao segera duduk bersila di tengah ruang tamu. Ia menarik nafas panjang sebelum menghembuskannya secara perlahan melalui mulut. Matanya perlahan terpejam, dan ia mulai menenangkan diri hingga pikirannya menjadi hening.
Dalam waktu satu batang dupa terbakar, kelima indra Li Hao sudah tidak berfungsi sepenuhnya. Saat ini, Li Hao berada di sebuah padang rumput tanpa ujung yang merupakan alam bawah sadarnya.
Tidak jauh di depan Li Hao terdapat lima buklet batu lonjong yang posisinya sejajar dan tingginya tidak lebih dari satu meter, "Hm, apa itu?"
Li Hao merasa penasaran, dan ia langsung berjalan menghampiri kelima batu tersebut.
Alis Li Hao sedikit mengerut ketika lima buklet batu tersebut terdapat lima lambang elemen yang dari kiri dimulai Api, Air, Udara, Tanah dan Petir.
"Menurut buku yang kubaca, kultivator yang memasuki alam bawah sadarnya akan menemukan siluet elemen yang terbentuk dari jiwa sejati." Li Hao bergumam, raut wajahnya terlihat serius.
Sebenarnya saat ini dirinya sedang terkejut karena mempunyai lima elemen sekaligus, bahkan jantungnya sekarang berdebar cukup kencang.
"Tapi, kenapa wujud elemen yang kupunya dalam bentuk buklet batu? Apakah seseorang dengan lima elemen memang seperti ini?" Li Hao menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena bingung, ia tidak pernah mengetahui peristiwa semacam ini.
Li Hao kemudian menyentuh buklet batu tersebut dan mengamatinya secara teliti.
Selang beberapa waktu, Li Hao menghela nafas panjang karena tidak melihat atau merasakan sesuatu yang aneh, ia mundur beberapa langkah dan memilih untuk keluar dari alam bawah sadarnya.
***
Li Hao keluar dari rumahnya dan menemukan Xia Zhan yang sedang berdiri di teras sembari mengamati para murid laki-laki latihan dari kejauhan.
"Hei..."
Xia Zhan langsung tersentak dan segera menoleh ke samping, "Apa kau belum melakukannya?"
"Aku sudah melakukannya, dan aku hanya mempunyai elemen api saja." ucap Li Hao memberitahu.
"Melakukannya hanya dalam waktu kurang dari setengah jam? Dia benar-benar luar biasa." Xia Zhan diam-diam berdecak kagum.
"Kenapa kau diam saja?" tanya Li Hao penasaran.
"Ah, tidak apa." Xia Zhan menggeleng pelan, "Omong-omong, kau itu berbakat tapi kenapa hanya mempunyai satu elemen saja?"
"Meskipun aku berbakat, bukan berarti jumlah elemen yang kupunya akan banyak." Li Hao mengangkat bahunya, lalu berjalan ke lapangan, "Ayo ajari aku sebelum malam tiba."
Xia Zhan tidak mengatakan apa-apa dan hanya mengikuti pemuda tersebut dari belakang.
Di saat mereka sudah berada di lapangan, Xia Zhan langsung mengangkat tangan kanannya ke depan, "Elemen bisa diciptakan melalui Qi, kau hanya perlu menemukan sebuah benang di dalam dirimu."
"Benang?"
"Ya, benang elemen. Qi hanyalah pendukung agar elemen bisa dimanifestasikan..." jelas Xia Zhan, lalu berkata, "Jika kau sudah menemukan benang elemen satu kali saja, maka untuk selanjutnya kau tidak perlu melakukan hal tersebut. Dirimu cukup membayangkan saja dan elemen akan terwujud."
"Contohnya seperti ini..." Xia Zhan mengaliri Qi-nya ke tangan kanan, dan seketika bola api muncul di atas telapak tangannya itu, "Mudah, bukan?"
Li Hao terdiam sejenak sebelum mengangkat tangan kanannya ke atas, ia kemudian mengaliri Qi-nya dan mulai mencari benang elemen yang dimaksud oleh perempuan itu.
Selang beberapa waktu, Li Hao mulai kesal karena sudah cukup lama dirinya mencari tetapi sama sekali tidak menemukan sesuatu yang dimaksud sebagai 'Benang Elemen'.
Xia Zhan tertawa pelan melihat Li Hao kesal, sebenarnya menemukan benang elemen tidan sesulit itu dan hanya perlu memejamkan mata saja. Namun, ia sengaja tidak mengatakan itu karena ingin sedikit menjahilinya dan melihat seberapa jauh dia berusaha.
"Tunggu... Kalau tidak salah aku pernah membaca tentang benang elemen, tapi aku tidak terlalu ingat." Li Hao sedikit mengerutkan alisnya, dan berusaha mengingat hal tersebut.
Xia Zhan yang melihat Li Hao memejamkan mata sedikit mengangkat alisnya, "Bagaimana dia bisa menyadarinya?"
"Aku tetap tidak bisa mengingatnya." Li Hao berdecak kesal, dan mendapati Xia Zhan yang sedang menatapnya dengan tatapan keheranan, "Ada apa?"
"Kau belum menemukan benang elemennya?" tanya Xia Zhan penasaran.
Li Hao menggeleng dan menjawab, "Belum."
Xia Zhan mengangguk dan tidak bertanya lebih jauh.
"Oh, ya... Aku akan kembali ke rumah dulu." Li Hao berjalan pergi dari sana.
"Eh, kenapa?" Xia Zhan sedikit memiringkan kepalanya.
"Ada sesuatu yang harus kuperiksa" jawab Li Hao cepat, "Tenang saja, aku tidak akan lama."
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Reza Aditiya
nama Element udara ganti sama angin Thor biar ga aneh aja sih,soal nya gue baru denger
2024-12-29
1
Harman LokeST
itulah akibatnya kalau membaca kurang fokus
2023-07-18
0
abdillah musahwi
Li Hao mau tanya nih🤔 bagaimana kabarnya sistem, kok nggak pernah muncul-muncul!! apalagi sakit Yach⁉️
2022-10-13
1