Li Hao Vs 9 Serigala

Setelah memasuki kawasan Hutan, Li Hao meningkatkan kewaspadaannya. Ia terus memperhatikan sekitarnya dan mencari buah-buahan yang menurutnya bisa dimakan.

Pada saat Li Hao memanjat sebuah pohon yang terdapat belasan buah apel, ia langsung mematung ketika ada seekor serigala abu-abu yang datang ke tempatnya berada.

Serigala tersebut tampaknya tidak mengetahui keberadaan Li Hao, dia berbaring di bawah pohon dan terlelap tidur dalam waktu yang relatif singkat.

"Gila~ Itu seekor serigala?" bulu kuduk Li Hao langsung berdiri, dalam seumur hidupnya baru pertama kali ia melihat hewan serigala secara langsung.

"Apa yang harus kulakukan?" Li Hao menelan ludahnya dengan kasar, "Aku tidak bisa terus menerus di sini, ada banyak semut api yang membuat badanku gatal-gatal."

Li Hao bisa menemukan ada banyak semut api yang mulai berkeliaran di tubuhnya.

Selang beberapa waktu, Li Hao tidak berpikir lebih jauh lagi karena dirinya hampir tak bisa menahan rasa gatal di tubuhnya. Sebilah pedang muncul di tangan kanannya, dan ia kemudian membuka layar status miliknya, "Setauku Qi adalah Energi, dan Qi bisa diubah menjadi kekuatan... Tapi, aku belum mengetahui cara penggunaannya, jadi lebih baik aku tidak mengambil resiko besar." gumam Li Hao, dan ia langsung memasukkan seluruh SP-nya ke Strength.

[Strength +10]

[Strength: 2 > 12]

Mata Li Hao sedikit melebar karena ia merasakan kekuatan yang begitu melimpah seperti baru saja masuk ke dalam tubuhnya, perlahan rasa percaya dirinya untuk membunuh serigala itu mulai meningkat.

"Ayo, beranilah diriku..." Li Hao menyemangati dirinya sendiri yang berada di atas pohon, jantungnya berdebar kencang saat melihat serigala yang tertidur itu, "Mati!"

Li Hao langsung melompat turun dari atas pohon sambil mengarahkan ujung pedangnya ke arah serigala itu, belum sempat disadari oleh sang serigala Li Hao berhasil membunuh hewan buas tersebut dengan tusukan yang menembus kepalanya.

[Ding! Level meningkat: 1 > 3]

[SP +10]

"Woah~" Li Hao berdecak kagum saat melihat dirinya berhasil naik sampai ke level 3 hanya dalam sekali pembunuhan saja, "Naik dua level dan aku mendapatkan sepuluh skill poin... Apakah itu berarti, aku mendapatkan lima skill poin setiap levelku bertambah?" Li Hao bertanya-tanya dalam hati, lalu tersentak ketika menyadari ada sesuatu yang janggal, "Tunggu dulu, bukankah serigala adalah binatang yang hidup berkelompok?"

Sesaat setelah berkata demikian, mata Li Hao melebar ketika mendapati sembilan ekor serigala mulai bermunculan dan mengepung dirinya, "Mati aku..." suara Li Hao langsung bergetar.

Sembilan ekor serigala itu menggeram pada Li Hao sambil memamerkan gigi tajam mereka, air liur menjijikan milik mereka juga mulai berjatuhan ke tanah.

Li Hao sendiri tanpa banyak berpikir langsung memasukkan seluruh SP-nya ke ketiga statistiknya.

[Strength +2]

[Strength: 12 > 14]

[Agility +5]

[Agility: 1 > 6]

[Vitality +3]

[Vitality: 3 > 6]

"Tubuhku menjadi lebih ringan..." Li Hao bergumam, dan kemudian raut wajahnya berubah menjadi serius saat semua serigala yang mengepungnya perlahan berjalan mendekati dirinya, "Aku harap dewi keberuntungan masih berada di pihakku."

...----------------...

"Hosh... Hosh... Hosh..." nafas Li Hao memburu, lalu menduduki serigala yang baru saja ia bunuh paling terakhir, "Aku lelah dan pusing..."

Li Hao bisa menemukan tubuhnya kini dipenuhi dengan darah segar, ada banyak luka robek bekas gigitan tajam di tubuhnya.

"Pil itu... Seharusnya bisa menyembuhkanku, bukan?" Li Hao mengambil satu pil penyembuh dari inventory lalu menelannya, tidak lama setelah itu pandangannya menjadi kabur dan pingsan.

...----------------...

Li Hao perlahan membuka matanya dan hanya menemukan kegelapan serta suara serangga di sekitarnya.

"Ah, sepertinya aku pingsan..." Li Hao berusaha untuk bangun, lalu menemukan dirinya berada di antara mayat serigala, "Sialan, aku lupa kalau aku habis bertarung dengan kelompok serigala..." Li Hao hampir saja menjerit karena terkejut, ia bangkit berdiri lalu mengedarkan pandangannya ke sekitar, "Terlalu gelap, aku tidak bisa melihat apapun."

Li Hao terdiam sejenak di tempatnya sebelum memberanikan diri untuk berjalan. Ketakutan perlahan melanda hatinya, pikiran tentang hantu-hantu yang ada di bumi mulai berimajinasi di kepalanya.

Di saat Li Hao sedang berjalan tanpa tau harus kemana dirinya pergi, nafasnya langsung tertahan ketika menabrak sesuatu yang pastinya itu bukanlah pohon ataupun benda mati lainnya.

"Nak, apa yang sedang kau lakukan di hutan malam-malam begini?" suara pria dewasa terdengar jelas di telinga Li Hao dan membuat pemuda itu melompat mundur karena terkejut.

"Uaaakhh~!"

Srasssh.

Tiba-tiba saja kobaran api muncul dan memperlihatkan seorang pria paruh baya yang mempunyai tinggi lebih dari dua meter. Melihat ukuran dari pria paruh baya itu jelas membuat Li Hao terkejut sekali lagi, jantungnya berdebar dan ia langsung menenangkan diri setelah tau kalau makhluk di depannya ini adalah seorang manusia.

"P-paman... Maafkan aku, aku pikir paman adalah hantu." ucap Li Hao sambil memegang dada bagian kirinya.

Pria paruh baya itu tertawa kecil sebelum meminta maaf, ia sengaja mengendap-endap karena sebelumnya berpikir kalau Li Hao adalah sosok yang berbahaya dikarenakan pakaiannya yang dipenuhi dengan darah kering.

Pria paruh baya itu kemudian memperkenalkan dirinya sebagai seorang pemburu yang biasa berburu di hutan ini, namanya adalah Weng Gu.

Li Hao sendiri ikut memperkenalkan dirinya, ia juga mengatakan kalau dirinya telah tersesat di Hutan yang luas ini.

"Begitu, ya? Tapi kenapa seluruh tubuhmu dipenuhi dengan darah yang sudah kering, Nak?" itu adalah pertanyaan pertama yang dilontarkan oleh Weng Gu setelah mereka berdua bertukar beberapa kata.

"Ini adalah darah serigala, Paman. Siang tadi aku dikepung oleh kelompok serigala dan membuatku terpaksa untuk melawan mereka." Li Hao menjawab sembari melihat bajunya.

Weng Gu mengangkat sedikit alisnya, padahal Li Hao bukanlah seorang Kultivator tetapi dia mengaku telah membunuh sekelompok serigala yang mengepungnya? Itu terdengar sedikit tidak masuk akal apalagi dengan tubuh kecilnya.

"Anak ini... Aku sebenarnya tidak ingin percaya, tapi aku samar-samar bisa mencium bau serigala dari tubuhnya. Dan juga, seluruh luka di tubuhnya... Meskipun sudah sedikit pulih namun masih ada beberapa robekan yang terlihat seperti bekas cakaran." pikir Weng Gu sambil memperhatikan tubuh Li Hao dengan seksama.

Diperhatikan sampai seperti itu membuat Li Hao merasa sedikit tidak nyaman, ia secara tidak sadar menelan ludahnya dengan kasar saat memikirkan kalau Weng Gu adalah orang yang jahat.

"Tidak perlu takut, aku hanya sedang berpikir tentang keaslian dari ceritamu itu." ucap Weng Gu saat menyadari ketakutan pemuda di sebelahnya, "Aku punya tempat untuk beristirahat, ikuti aku."

Li Hao hanya mengangguk saat mendengarnya, ia mengikuti Weng Gu dari belakang dalam diam.

***

Di sebuah Gua kecil.

Weng Gu menyalakan api unggun dan mengeluarkan sebuah botol air dari tas selempang miliknya, "Minum ini..." ucap Weng Gu sambil mengulurkan botol air tersebut ke pemuda di dekatnya.

Li Hao menerima botol air itu dengan hati-hati, awalnya ia cukup ragu untuk meminum minuman dari orang asing akan tetapi tenggorokannya saat ini sudah sangat kering sehingga membuatnya tak memikirkan itu lebih jauh.

"Terima kasih, Paman."

Sebelum meminumnya, Li Hao lebih dulu berterima kasih.

Weng Gu hanya mengangguk sebagai tanggapan, ia kemudian mengeluarkan beberapa potongan daging yang sudah ditusuk oleh bambu kecil lalu membakarnya di atas api unggun.

Bersambung.....

LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.

Terpopuler

Comments

Harman LokeST

Harman LokeST

kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Li Hao

2023-07-18

0

Kang Comen

Kang Comen

nyimak dlu smpe chp 100

2022-10-07

2

Haikal Akbar

Haikal Akbar

Nyimak

2022-08-06

1

lihat semua
Episodes
1 Daratan Surgawi
2 Li Hao Vs 9 Serigala
3 Menjadi Seorang Kultivator
4 Mengendalikan Arus Bola Qi Dalam Sekali Coba
5 Leveling Di Hutan
6 Li Hao Vs Harimau
7 Menjual Daging Buruan
8 Sekte Gunung Empat Pedang
9 Interogasi Singkat
10 Penyusup
11 Tinggal Di Sekte Gunung Empat Pedang
12 Berburu Bersama Xia Zhan
13 Misi System Pertama
14 Masuk Ke Dalam Gua
15 Membantai Lebah Penghisap Darah
16 Misi Selesai
17 Tinju Petir Merah
18 Konflik Kecil
19 Benang Elemen
20 Pemicu
21 Benang Elemen Api
22 Kota Shaoyang
23 Seorang Nascent Soul
24 Keluar Dari Kota Shaoyang
25 Membunuh
26 Turnamen Bebas?
27 Datang Masalah Merepotkan
28 Li Hao Vs Tiga Assassin
29 Melanjutkan Perjalanan
30 Mampir Ke Sebuah Desa
31 Mempelajari Tujuh Gerakan Bintang
32 Serangan Bandit
33 Serangan Bandit II
34 Li Hao Vs Fung Chang
35 Pingsan
36 Kecurigaan Diao Chan
37 Hierarki Spirit Beast
38 Latih Tanding
39 Curhatan Diao Chan
40 Kota Luoyang
41 Membeli Informasi
42 Penginapan Anwei
43 Toko Senjata
44 Adu Panco
45 Demam
46 Mengantri
47 Dao Puppet?
48 Pergi Ke Turnamen
49 Batu Transmisi
50 Turnamen Bebas
51 Turnamen Bebas II
52 Turnamen Bebas III
53 Turnamen Bebas IV
54 Kejutan Yang Tak Terduga
55 Turnamen Bebas V
56 Turnamen Bebas VI
57 Ruang Rawat
58 Keluar Dari Stadion
59 Perpisahan
60 Terjebak Di Hutan Yang Luas
61 Rencana Sekte Lotus Hitam
62 Kembali ke kota Luoyang
63 Kekacauan di Kota Luoyang
64 Kekacauan di Kota Luoyang II
65 Kekacauan di Kota Luoyang III
66 Kekacauan di Kota Luoyang IV
67 Menolak Kompensasi
68 Taruhan Kecil
69 Fragment The Ruler
70 Memberitahu Kebenaran
71 Alasan lain di balik rencana sekte Lotus Hitam
72 Hutan Tanpa Ujung
73 Hutan Tanpa Ujung II
74 Hutan Tanpa Ujung III
75 Hutan Tanpa Ujung IV
76 Hutan Tanpa Ujung V
77 Hutan Tanpa Ujung VI
78 Hutan Tanpa Ujung VII
79 Hutan Tanpa Ujung VIII
80 Kota Tianjin
81 Kota Tianjin II
82 Kota Tianjin III
83 Kota Tianjin IV
84 Kota Tianjin V
85 Tugas Pengawalan
86 Tugas Pengawalan II
87 Tugas Pengawalan III
88 Tugas Pengawalan IV
89 Tugas Pengawalan V
90 Menyelesaikan Tugas Pengawalan
91 kota Qibao
92 Interogasi Xue Jian
93 Melarikan diri dari Xue Jian
94 Melarikan Diri ke Dungeon
95 Dungeon level Normal
96 Dungeon level Normal II
97 Dungeon level Normal III
98 Dungeon level Normal IV
99 Keluar dari Dungeon
100 Ming Na
101 Ming Na II
102 Ming Na III
103 Pergi dari Desa
104 Muncul Masalah Lainnya
105 Muncul Masalah Lainnya II
106 Gua Dunia Lain
107 Gua Dunia Lain II
108 Gua Dunia Lain III
109 Gua Dunia Lain IV
110 Gua Dunia Lain V
111 Namamu sekarang Hong Xiaolong
112 Melatih Hong Xiaolong
113 Teknik Serangan Hong Xiaolong
Episodes

Updated 113 Episodes

1
Daratan Surgawi
2
Li Hao Vs 9 Serigala
3
Menjadi Seorang Kultivator
4
Mengendalikan Arus Bola Qi Dalam Sekali Coba
5
Leveling Di Hutan
6
Li Hao Vs Harimau
7
Menjual Daging Buruan
8
Sekte Gunung Empat Pedang
9
Interogasi Singkat
10
Penyusup
11
Tinggal Di Sekte Gunung Empat Pedang
12
Berburu Bersama Xia Zhan
13
Misi System Pertama
14
Masuk Ke Dalam Gua
15
Membantai Lebah Penghisap Darah
16
Misi Selesai
17
Tinju Petir Merah
18
Konflik Kecil
19
Benang Elemen
20
Pemicu
21
Benang Elemen Api
22
Kota Shaoyang
23
Seorang Nascent Soul
24
Keluar Dari Kota Shaoyang
25
Membunuh
26
Turnamen Bebas?
27
Datang Masalah Merepotkan
28
Li Hao Vs Tiga Assassin
29
Melanjutkan Perjalanan
30
Mampir Ke Sebuah Desa
31
Mempelajari Tujuh Gerakan Bintang
32
Serangan Bandit
33
Serangan Bandit II
34
Li Hao Vs Fung Chang
35
Pingsan
36
Kecurigaan Diao Chan
37
Hierarki Spirit Beast
38
Latih Tanding
39
Curhatan Diao Chan
40
Kota Luoyang
41
Membeli Informasi
42
Penginapan Anwei
43
Toko Senjata
44
Adu Panco
45
Demam
46
Mengantri
47
Dao Puppet?
48
Pergi Ke Turnamen
49
Batu Transmisi
50
Turnamen Bebas
51
Turnamen Bebas II
52
Turnamen Bebas III
53
Turnamen Bebas IV
54
Kejutan Yang Tak Terduga
55
Turnamen Bebas V
56
Turnamen Bebas VI
57
Ruang Rawat
58
Keluar Dari Stadion
59
Perpisahan
60
Terjebak Di Hutan Yang Luas
61
Rencana Sekte Lotus Hitam
62
Kembali ke kota Luoyang
63
Kekacauan di Kota Luoyang
64
Kekacauan di Kota Luoyang II
65
Kekacauan di Kota Luoyang III
66
Kekacauan di Kota Luoyang IV
67
Menolak Kompensasi
68
Taruhan Kecil
69
Fragment The Ruler
70
Memberitahu Kebenaran
71
Alasan lain di balik rencana sekte Lotus Hitam
72
Hutan Tanpa Ujung
73
Hutan Tanpa Ujung II
74
Hutan Tanpa Ujung III
75
Hutan Tanpa Ujung IV
76
Hutan Tanpa Ujung V
77
Hutan Tanpa Ujung VI
78
Hutan Tanpa Ujung VII
79
Hutan Tanpa Ujung VIII
80
Kota Tianjin
81
Kota Tianjin II
82
Kota Tianjin III
83
Kota Tianjin IV
84
Kota Tianjin V
85
Tugas Pengawalan
86
Tugas Pengawalan II
87
Tugas Pengawalan III
88
Tugas Pengawalan IV
89
Tugas Pengawalan V
90
Menyelesaikan Tugas Pengawalan
91
kota Qibao
92
Interogasi Xue Jian
93
Melarikan diri dari Xue Jian
94
Melarikan Diri ke Dungeon
95
Dungeon level Normal
96
Dungeon level Normal II
97
Dungeon level Normal III
98
Dungeon level Normal IV
99
Keluar dari Dungeon
100
Ming Na
101
Ming Na II
102
Ming Na III
103
Pergi dari Desa
104
Muncul Masalah Lainnya
105
Muncul Masalah Lainnya II
106
Gua Dunia Lain
107
Gua Dunia Lain II
108
Gua Dunia Lain III
109
Gua Dunia Lain IV
110
Gua Dunia Lain V
111
Namamu sekarang Hong Xiaolong
112
Melatih Hong Xiaolong
113
Teknik Serangan Hong Xiaolong

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!