Orang-orang yang ada di sana langsung merasakan Suasana yang sangat mencekam setelah mereka mengatakan tentang perwakilan dari Storm hunter.
“Kalian tidak ingin aku membuat masalah bukan?”
“Tunggu-tunggu tenanglah, Sepertinya kau punya masalah dengan orang yang bernama Rose itu?”
Cleo berusaha menenangkan Aether yang terlihat sangat Emosi, ia tentunya tidak ingin melihat Aether benar-benar melakukan Sesuai dengan apa yang dia katakan, karena jika itu terjadi misi ini akan menjadi sangat berantakan. Siapa yang tidak kaget jika mendengar kata-kata Seperti itu keluar dari orang yang mengeluarkan aura yang sangat mencekam.
Aqua tidak bisa berkata apa- apa pasalnya ia sama Sekali tidak mengerti kenapa bisa suasana yang awalnya santai bisa berubah dengan sekejap kearah yang seperti ini.
Berusaha menenangkan diri, Aether menceritakan masalah yang terjadi antara dirinya dengan rose, saat Aether bercerita Yuno tidak disangka ia juga datang karena mendengar ada yang ribut di tempat ini.
Sesi pembicaraan itu pada akhirnya menjadi Sebuah Sesi curhat antara Laki-laki, saat Aether bercerita semua laki-laki yang ada di sana mendengarkan dengan nikmat. Bahkan Setelah cerita mereka Selesai, Yuno, cleo, bahkan Aqua malah berdiskusi Sendiri.
“Begini saja kalau kau maju, aku juga akan maju!” ucap Aqua dengan nada Sedikit menggebu gebu.
Berbeda dengan apa yang diharapkannya, respon dari ketiga orang laki-laki ini malah bersemangat untuk membantu Aether untuk balas dendam. Sehingga Amarah yang awalnya sangat tinggi kini langsung hilang digantikan dengan Sebuah rasa bingung bagaimana ia harus merespon mereka.
“Kalian membuatku kehilangan minat,” ucap Aether yang sudah tenang.
“Jadi apa yang akan kau lakukan Pasalnya mereka meminta untuk bertemu denganmu?” ucap Yuno yang kini menyampaikannya tujuan bergabung dalam percakapan ini.
Setelah mendengar cerita dari Aether, Ia tahu Sepertinya akan Sulit untuknya membawa Aether untuk bertemu dengan mereka, namun Ia masih bertanya kepada Aether pasalnya ia tidak ingin ada kesalahpahaman di antara mereka.
“Kalau mereka ingin bertemu, aku akan bertemu dengan mereka, tapi tentunya aku tidak akan memperlihatkan mukaku, karena aku Sendiri tahu ia sama Sekali tidak tahu kalau Aku sedang bermain di sini.”
Mereka bertiga langsung waspada, dan Sedikit bingung apakah mereka benar-benar harus membantu Aether dalam menyelesaikan masalahnya, yang bisa jadi mereka akan dapat masalah dari guild jika itu memang menjadi masalah besar.
“Katanya tadi, aku maju kalian maju. Tiba aku mau bertemu dengan mereka kalian Semua panik, tapi tenang saja aku punya maksud sendiri dalam Misi Goblin, sehingga kalian bisa memegang kata-kataku Selama misi ini selesai aku sama sekali tidak akan membuat masalah dengan mereka,” lanjut Aether dengan nada yang sedikit mengejek.
Diejek Seperti itu membuat mereka Sedikit malu, sebagai Seorang laki-laki tentunya mereka tidak bisa menarik ucapannya.
“Sepertinya kalian Cukup santainya, tidakkah kalian pikir para Goblin itu akan tetap bersembunyi selama kalian tidak menyerang?” Aether yang merasa Susana yang sedikit tidak enak dengan mengalihkan pembicaraan.
“..........”
Yuno yang ingin menjelaskan Sesuatu, kini tertahan pasalnya mereka tiba-tiba mendengarkan Sebuah ledakan peringatan yang telah mereka sepakati Sebagai tanda bahaya di dalam kamp.
“Sepertinya ini saatnya perang yang sesungguhnya.” Ucap Aether yang berdiri dari tempatnya.
Ia saat itu langsung memasang berbagai perlengkapan yang tidak digunakan Saat santai, mereka semua yang ada disana tahu, kini adalah waktunya mereka perang habis habisan dengan para Goblin itu,
{topeng goblin pengintai}
Syarat pemakaian : Level 10
Dev: +5
Skil: dapat menghalau setiap Skil tipe observasi dari lawan.
Hal pertama yang ia pastikan adalah menggunakan Topengnya karena saat ini ia Sudah berniat menunjukkan kemampuan terbaik terutama kepada perwakilan dari guild Storm hunter.
“Ingat untuk tidak terlalu berlebihan, kami masih membutuhkanmu di tempat ini,” ucap Yuno yang melihat bagaimana jumlah Pasukan goblin yang mereka akan hadapi.
Saat mereka melihat lawan yang akan mereka hadapi, tidak ada orang disana yang tidak menelan luda karena deg-dengan, termasuk orang-orang yang berada di guild Storm hunter, karena level mereka yang cukup besar mereka harus berada di barisan terdepan untuk melawan berbagai goblin ini.
Dari jumlah mereka saja sudah terlihat perbedaan yang sangat signifikan, dari apa yang Aether dengan termasuk bantuan yang baru datang, pemain saat ini hanya berjumlah Ratusan sedangkan para goblin yang ada dihadapan mereka sudah hampir berjumlah seribuan.
“bisakah aku minta tolong kepadamu untuk memanggil beberapa orang, dan urus bagian belakang dari mereka.”
Sebuah pesan mendadak diberikan kepada Aether yang meminta untuk mengurus pasukan berpanah dan para penyihir milik para Goblin.
Tentu tidak mudah bagi mereka untuk menerobos bagian belakang Sehingga pasukan berpanah itu akan menjadi hal yang merepotkan jika tidak urus secepat mungkin, Sehingga Yuno berharap Aether setidaknya bisa menyibukkan mereka Sementara mereka menghadapi bagian depan.
Aether sama sekali tidak banyak protes dengan cepat ia membalas, doa meminta yuno mengirimkannya Setidaknya 4 orang Asasin untuk membantunya mengurus para goblin archer dan Goblin mage.
Lagi dan lagi terlihat Yun terlihat sangat baik dalam mengatur Setiap pasukannya, Sehingga baik Aether dan para pemain level yang lebih tinggi darinya sama Sekali tidak ada yang protes karena bagi mereka rencana yang Yuno berikan sudah merupakan yang terbaik.
Walaupun sebenarnya medan mereka saat ini tidak terlalu mendukung bagi para pemain dengan jumlah terbatas, pasalnya mereka di serang dalam area padang rumput yang luas, Sehingga terlihat ini sudah seperti perang yang sesungguhnya.
Yang bagi Aether mereka mungkin lebih bisa mendominasi saat mereka berada di hutan, tapi mereka juga tentunya tidak bisa memilih pasalnya saat ini telah berhadap-hadapan dengan para goblin itu.
Terdengar irama perang, baik itu dari para Goblin ataupun para pemain yang mungkin Sedang berusaha memberikan Semangat kepada diri Sendiri.
“tere tap tap.”
Terdengar suara yang berasal dari pemimpin para Goblin, yang tidak dimengerti orang lain namun mereka bisa menganggap itu sebagai permintaan untuk menyerang, pasalnya Setelah teriakan itu keluar banyak dari mereka yang maju untuk menyerang.
“Jika kalian menganggap diri kalian manusia, jangan sampai kalah dari monster rendahan Seperti itu.”
Yuno juga memberikan teriakan berusaha menenangkan para pemain yang terlihat sangat goyah melihat para goblin yang terlihat sangat menakutkan. Teriakan menandai bentrokan para pemain dengan para Goblin, hanya Aether dan para Assassin berusaha mencari jalan lain.
Yang pada akhirnya mereka juga harus membuka jalan, terutama Aether yang memiliki kekuatan serangan yang lebih besar.
Walaupun tidak Sehebat Cleo, tentunya 8 tangan masih lebih baik dari dua tangan Sehingga semua masih bisa berjalan dengan baik, fokus mereka untuk sampai dan menghabis para Archer milik para goblin.
Sehingga para goblin yang berlevel tinggi untuk sementara mereka akan hindari, walaupun tidak mudah mereka pada akhirnya berhasil untuk mencapai bagian belakang pasukan goblin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
Ahmaed Junaidi
ntab up up up
2022-09-05
0