Aether Pada akhirnya MenghabisAether Pada akhirnya Menghabiskan banyak waktu untuk membuat Potion, karena tidak disangka Yuno dapat menyediakan berbagai bahan dengan jumlah mengerikan dalam waktu Sedekat itu.
Sering kali ia juga memberikan saran untuk Yuno supaya ia dapat mengatur pasukannya lebih baik, itu pun ia keluarkan Kalau Yuno Sendiri datang kepadanya, karena bagi Aether Yuno adalah Seorang Yang memang layak untuk memimpin Sebuah pasukan dengan Baik.
Sehingga Setelah serangan besar besar yang Aether dan Cleo Lakukan memang berdampak besar dengan terlihat peningkatan pasukan goblin yang keluar menjadi lebih banyak., dan jarak antar satu pasukan mereka Menjadi lebih dekat.
Sehingga salah Sedikit saja, Tim pemburu yang ditugaskan oleh Yuno dan yang Lain bisa dalam bahaya, karena dikepung oleh Para goblin yang ada di dalam hutan.
Tapi dengan Cleo yang bertugas di medan perang, mereka berhasil melakukan Semuanya dengan baik, terkadang Yuno juga Ikut membantu dalam hutan, karena tentunya ia tidak ingin ketinggalan di levelnya Semata.
Apalagi saat ini Aether Sedang berada Di markas yang telah mereka dirikan Sehingga tidak ada rasa Khawatir diantara mereka pasalnya mereka Sendiri Sudah tahu bagaimana kemampuan individu dari Aether Sendiri.
Aether Sendiri saat ia meminta Cleo untuk lebih gencar dalam menyerang, ia hanya berharap untuk menemukan satu Goblin shaman, tapi Sepertinya harapan tersebut tidak bisa terjadi karena ia sama Sekali tidak menemukan hal yang dia inginkan.
Sehingga satu-satunya harapan yang ia miliki saat ini, hanya dapat ia tumpahkan kepada Cleo dan Yuno, Semoga mereka berhasil untuk membentuk Sebuah pasukan yang dapat mengalahkan pasukan Goblin yang ada di tempat ini.
“Hi, kau masih disini?” tanya Cleo yang tiba-tiba masuk kedalam tempat Aether yang masih asik dalam potionnya.
“Ada apa? Sepertinya kau tidak dalam Suasana hati yang baik.”
Aether tentunya bisa melihat kalau ada yang mengganggu Suasana hati dari Cleo Sehingga ia bisa melihat muka yang terlihat kusut seperti itu.
“Kau tidak tertarik untuk melihat para pemain yang sudah berlevel tinggi yang ada di luar sana? Btw kamu Sekarang memakai Topeng.”
Bukannya menjawab Pertanyaan dari Aether, cleo Malah mengalihkan pembicaraan ke arah yang lebih berbeda, yang memang saat ini sedang Ramai di kamp. Pasalnya Bantuan pertama yang mereka harapkan telah datang.
“Untuk pertama, aku sama sekali tidak tertarik untuk melihat mereka. Dan yang kedua, topeng ini hanya untuk gaya-gayaan Semata jika kalian dapat terlihat keren dengan kostum kalian, tentunya aku juga ingin dengan gayaku Sendiri,” balas Aether dengan Sesingkat mungkin.
Beberapa saat Lalu ia melihat Seorang pemain yang memamerkan Hasil jarahannya dan dengan adanya perburuan para Goblin di tempat ini tidak jarang Para pemain saling bertukar atau menjual barang jarahannya.
Saat Sedang asik melihat lihat, Aether menemukan Seseorang yang sedang memajang Sebuah topeng, sebuah topeng Sederhana yang tidak memiliki corak khusus dan terlihat Polos Semata.
Warna yang coraknya sederhana, sebuah topeng yang hanya memperlihatkan matanya Semata, membuat Aether tidak Bisa tidak tertarik untuk memakannya.
“Ada bagusnya kalau kau tidak tertarik untuk bertemu dengan mereka, ada kemungkinan Setelah pertarungan ini mereka akan berusaha merekrut mu. Kau telah menolak tawaranku, tentu aku tidak ingin melihat kau menerima tawaran dari Guild hanya karena mereka guild lebih besar dari kami.”
“Aku tidak menyangka kau akan memiliki sisi seperti itu, tapi tenang saja. Setidaknya untuk waktu dekat aku sama Sekali tidak tertarik untuk bergabung dengan Guild mana pun.”
Aether memberikan penjelasan singkat tentang keinginan nya, yang membuat Cleo sangat puas, sehingga pembicaraan mereka kembali mengalir dengan baik, Cleo datang menemui Aether sebenarnya tidak datang untuk mempertanyakan masalah keinginannya bergabung dengan guild.
Tapi ia memberitahukan masalah Para Goblin yang tiba-tiba menarik diri dan selama beberapa jam terlihat tidak melakukan apapun.
“Saat ini, beberapa orang Assassin telah Ditugaskan untuk berusaha menyusup dan memantau pergerakan dari mereka,” jelasnya kepada Aether.
“Tidak perlu, Sepertinya mereka telah sadar akan pergerakan kita. Dan mereka akan bersiap untuk melakukan Serangan besar.”
Dengan bantuan dari Rangga tidak satu pun info yang lewat dari Aether, walaupun Sebenarnya Cleo tidak memberitahukan Semuanya kepadanya Aether Sudah lebih dulu tahu, termasuk kedatangan dari para bantuan ia Sudah mengetahuinya.
Saat mereka sedang asik mengobrol datang Seseorang yang sepertinya ia merupakan Seorang kenalan dari Cleo. Ia merupakan Seorang Elf yang Sepertinya mengambil sword sage. Salah satu Job yang paling di incar di dalam Vof ini.
“Apa yang kau lakukan Disini, bukankah Seharusnya kau bertugas menemani para Orang- orang yang berasal dari Stom hunter.” ucap Cleo yang melihat temannya malah menyusulnya ke tempat ini.
“Malas, hal seperti itu juga tidak diperlukan, sangat terlihat berbagai Guild kecil juga berusaha untuk menarik perhatian mereka.” Balasnya Secara Singkat.
“Terserah kau bosnya Sekarang, dan perkenalkan orang ini adalah orang yang ku maksudkan memiliki kemampuan yang sangat hebat.” balas Cleo yang mengalihkan pembicaran dengan memperkenalkan Aether.
Karena Sudah mendapatkan perkenalan Seperti itu, mereka saling memperkenalkan diri, yang akhirnya ia tahu kalau Orang itu bernama Aqua. Ia merupakan sahabat kecil dari Cleo, yang lebih dulu bermain vof dan membentuk Sebuah Guild Sehingga ia juga merupakan salah satu petinggi yang ada di guildnya saat ini.
“Jadi bagaimana menurutmu, apakah mereka akan membantu atau Cuma membawah masalah semata?” tanya cleo
Salah satu alasan kenapa Cleo juga tidak tertarik dengan mereka,karena baginya mereka belum tentu akan mendapatkan dari para pemain berlevel Tinggi apalagi orang orang yang sudah berada di Guild besar.
Karena Gengsi mereka yang sangat besar Sering kali malah merepotkan bagi orang orang yang berada di guild kecil Seperti mereka ini.
“Diluar dugaan Sepertinya mereka akan membantu, dan aku Sedikit kaget pasalnya mereka sama Sekali tidak tertarik untuk menjadi pemimpin dalam grup ini, dan lebih memilih untuk menyerahkan nya kepada Yuno, dan Sepertinya mereka Sedang mencari temanmu itu,”
“Aku?”
“Jika memang apa yang dikatakan Oleh Cleo benar tidak heran ia mencarimu untuk direkrut menjadi salah satu anggotanya. Aku kenal dengan salah satu orang yang mereka kirim ia bernama Roses seorang perempuan cantik yang memang sudah terkenal di Storm hunter yang bertugas merekrut berbagai pemain handal.”
Penjelasan dari Aqua membuat Aether atau Reyhan lansung merinding pasalnya ia sangat tahu siapa orang itu, Seseorang yang saat ini masih berusaha ia lupakan, kini harus muncul di depannya. Dan kini berusaha merekrutnya masuk ke dalam guild yang berusaha ia hancurkan.
Sampai detik ini ia masih tidak bisa melupakan perlakuan yang didapatkan dari Storm hunter atau Rose yang merupakan mantan pacarnya.
Beberapa hari yang lalu, ia mendapati ada Seseorang yang datang menjenguknya. Orang tersebut merupakan kenalannya saat ia masih bekerja di kafe milik Rose. Yang kini telah dipecat karena kafe itu telah diubah menjadi markas para Strom hunter yang ada di kotanya.
Dan menurut apa yang ia dengar dari Orang itu ada beberapa orang yang mempertanyakan Alasan kepada reyhan di pecat, dan Semua orang yang berhubungan baik dengan Reyhan semuanya dipecat dengan rasa tidak hormat.
Hal itu membuat dendam yang awalnya tidak Reyhan pikir kini terasa sanat pekat, dan hampir membuatnya mendatangi Markas dari Strom hunter yang ada di Vof. Tapi ia sadar kalau kekuatannya yang sekarang sama Sekali tidak dapat melakukan apa-apa sehingga ia hanya bisa berharap suatu saat nanti ia bisa membalas apa yang terjadi saat ini.
kan banyak waktu untuk membuat Potion, karena tidak disangka Yuno dapat menyediakan berbagai bahan dengan jumlah mengerikan dalam waktu Sedekat itu.
Sering kali ia juga memberikan saran untuk Yuno supaya ia dapat mengatur pasukannya lebih baik, itu pun ia keluarkan Kalau Yuno Sendiri datang kepadanya, karena bagi Aether Yuno adalah Seorang Yang memang layak untuk memimpin Sebuah pasukan dengan Baik.
Sehingga Setelah serangan besar besar yang Aether dan Cleo Lakukan memang berdampak besar dengan terlihat peningkatan pasukan goblin yang keluar menjadi lebih banyak., dan jarak antar satu pasukan mereka Menjadi lebih dekat.
Sehingga salah Sedikit saja, Tim pemburu yang ditugaskan oleh Yuno dan yang Lain bisa dalam bahaya, karena dikepung oleh Para goblin yang ada di dalam hutan.
Tapi dengan Cleo yang bertugas di medan perang, mereka berhasil melakukan Semuanya dengan baik, terkadang Yuno juga Ikut membantu dalam hutan, karena tentunya ia tidak ingin ketinggalan di levelnya Semata.
Apalagi saat ini Aether Sedang berada Di markas yang telah mereka dirikan Sehingga tidak ada rasa Khawatir diantara mereka pasalnya mereka Sendiri Sudah tahu bagaimana kemampuan individu dari Aether Sendiri.
Aether Sendiri saat ia meminta Cleo untuk lebih gencar dalam menyerang, ia hanya berharap untuk menemukan satu Goblin shaman, tapi Sepertinya harapan tersebut tidak bisa terjadi karena ia sama Sekali tidak menemukan hal yang dia inginkan.
Sehingga satu-satunya harapan yang ia miliki saat ini, hanya dapat ia tumpahkan kepada Cleo dan Yuno, Semoga mereka berhasil untuk membentuk Sebuah pasukan yang dapat mengalahkan pasukan Goblin yang ada di tempat ini.
“Hi, kau masih disini?” tanya Cleo yang tiba-tiba masuk kedalam tempat Aether yang masih asik dalam potionnya.
“Ada apa? Sepertinya kau tidak dalam Suasana hati yang baik.”
Aether tentunya bisa melihat kalau ada yang mengganggu Suasana hati dari Cleo Sehingga ia bisa melihat muka yang terlihat kusut seperti itu.
“Kau tidak tertarik untuk melihat para pemain yang sudah berlevel tinggi yang ada di luar sana? Btw kamu Sekarang memakai Topeng.”
Bukannya menjawab Pertanyaan dari Aether, cleo Malah mengalihkan pembicaraan ke arah yang lebih berbeda, yang memang saat ini sedang Ramai di kamp. Pasalnya Bantuan pertama yang mereka harapkan telah datang.
“Untuk pertama, aku sama sekali tidak tertarik untuk melihat mereka. Dan yang kedua, topeng ini hanya untuk gaya-gayaan Semata jika kalian dapat terlihat keren dengan kostum kalian, tentunya aku juga ingin dengan gayaku Sendiri,” balas Aether dengan Sesingkat mungkin.
Beberapa saat Lalu ia melihat Seorang pemain yang memamerkan Hasil jarahannya dan dengan adanya perburuan para Goblin di tempat ini tidak jarang Para pemain saling bertukar atau menjual barang jarahannya.
Saat Sedang asik melihat lihat, Aether menemukan Seseorang yang sedang memajang Sebuah topeng, sebuah topeng Sederhana yang tidak memiliki corak khusus dan terlihat Polos Semata.
Warna yang coraknya sederhana, sebuah topeng yang hanya memperlihatkan matanya Semata, membuat Aether tidak Bisa tidak tertarik untuk memakannya.
“Ada bagusnya kalau kau tidak tertarik untuk bertemu dengan mereka, ada kemungkinan Setelah pertarungan ini mereka akan berusaha merekrut mu. Kau telah menolak tawaranku, tentu aku tidak ingin melihat kau menerima tawaran dari Guild hanya karena mereka guild lebih besar dari kami.”
“Aku tidak menyangka kau akan memiliki sisi seperti itu, tapi tenang saja. Setidaknya untuk waktu dekat aku sama Sekali tidak tertarik untuk bergabung dengan Guild mana pun.”
Aether memberikan penjelasan singkat tentang keinginan nya, yang membuat Cleo sangat puas, sehingga pembicaraan mereka kembali mengalir dengan baik, Cleo datang menemui Aether sebenarnya tidak datang untuk mempertanyakan masalah keinginannya bergabung dengan guild.
Tapi ia memberitahukan masalah Para Goblin yang tiba-tiba menarik diri dan selama beberapa jam terlihat tidak melakukan apapun.
“Saat ini, beberapa orang Assassin telah Ditugaskan untuk berusaha menyusup dan memantau pergerakan dari mereka,” jelasnya kepada Aether.
“Tidak perlu, Sepertinya mereka telah sadar akan pergerakan kita. Dan mereka akan bersiap untuk melakukan Serangan besar.”
Dengan bantuan dari Rangga tidak satu pun info yang lewat dari Aether, walaupun Sebenarnya Cleo tidak memberitahukan Semuanya kepadanya Aether Sudah lebih dulu tahu, termasuk kedatangan dari para bantuan ia Sudah mengetahuinya.
Saat mereka sedang asik mengobrol datang Seseorang yang sepertinya ia merupakan Seorang kenalan dari Cleo. Ia merupakan Seorang Elf yang Sepertinya mengambil sword sage. Salah satu Job yang paling di incar di dalam Vof ini.
“Apa yang kau lakukan Disini, bukankah Seharusnya kau bertugas menemani para Orang- orang yang berasal dari Stom hunter.” ucap Cleo yang melihat temannya malah menyusulnya ke tempat ini.
“Malas, hal seperti itu juga tidak diperlukan, sangat terlihat berbagai Guild kecil juga berusaha untuk menarik perhatian mereka.” Balasnya Secara Singkat.
“Terserah kau bosnya Sekarang, dan perkenalkan orang ini adalah orang yang ku maksudkan memiliki kemampuan yang sangat hebat.” balas Cleo yang mengalihkan pembicaran dengan memperkenalkan Aether.
Karena Sudah mendapatkan perkenalan Seperti itu, mereka saling memperkenalkan diri, yang akhirnya ia tahu kalau Orang itu bernama Aqua. Ia merupakan sahabat kecil dari Cleo, yang lebih dulu bermain vof dan membentuk Sebuah Guild Sehingga ia juga merupakan salah satu petinggi yang ada di guildnya saat ini.
“Jadi bagaimana menurutmu, apakah mereka akan membantu atau Cuma membawah masalah semata?” tanya cleo
Salah satu alasan kenapa Cleo juga tidak tertarik dengan mereka,karena baginya mereka belum tentu akan mendapatkan dari para pemain berlevel Tinggi apalagi orang orang yang sudah berada di Guild besar.
Karena Gengsi mereka yang sangat besar Sering kali malah merepotkan bagi orang orang yang berada di guild kecil Seperti mereka ini.
“Diluar dugaan Sepertinya mereka akan membantu, dan aku Sedikit kaget pasalnya mereka sama Sekali tidak tertarik untuk menjadi pemimpin dalam grup ini, dan lebih memilih untuk menyerahkan nya kepada Yuno, dan Sepertinya mereka Sedang mencari temanmu itu,”
“Aku?”
“Jika memang apa yang dikatakan Oleh Cleo benar tidak heran ia mencarimu untuk direkrut menjadi salah satu anggotanya. Aku kenal dengan salah satu orang yang mereka kirim ia bernama Roses seorang perempuan cantik yang memang sudah terkenal di Storm hunter yang bertugas merekrut berbagai pemain handal.”
Penjelasan dari Aqua membuat Aether atau Reyhan lansung merinding pasalnya ia sangat tahu siapa orang itu, Seseorang yang saat ini masih berusaha ia lupakan, kini harus muncul di depannya. Dan kini berusaha merekrutnya masuk ke dalam guild yang berusaha ia hancurkan.
Sampai detik ini ia masih tidak bisa melupakan perlakuan yang didapatkan dari Storm hunter atau Rose yang merupakan mantan pacarnya.
Beberapa hari yang lalu, ia mendapati ada Seseorang yang datang menjenguknya. Orang tersebut merupakan kenalannya saat ia masih bekerja di kafe milik Rose. Yang kini telah dipecat karena kafe itu telah diubah menjadi markas para Strom hunter yang ada di kotanya.
Dan menurut apa yang ia dengar dari Orang itu ada beberapa orang yang mempertanyakan Alasan kepada reyhan di pecat, dan Semua orang yang berhubungan baik dengan Reyhan semuanya dipecat dengan rasa tidak hormat.
Hal itu membuat dendam yang awalnya tidak Reyhan pikir kini terasa sanat pekat, dan hampir membuatnya mendatangi Markas dari Strom hunter yang ada di Vof. Tapi ia sadar kalau kekuatannya yang sekarang sama Sekali tidak dapat melakukan apa-apa sehingga ia hanya bisa berharap suatu saat nanti ia bisa membalas apa yang terjadi saat ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
Jaudin Popi
kayak familiar ceritanya
2023-02-08
0
Bank Йаім
mbulet seru
2022-11-30
0
xⁱᵃᵒ ʟᵃⁿ
mc lol...kalo mau kuat...farminggggggggggggggggggg
2022-04-22
0