[selamat datang Vernata of fantasia,]
Setelah Vanesa pulang, Reyhan langsung mengotak-atik mainan baru yang di berikan Vanesa kepadanya. Di sana Reyhan mulai merasakan perbedaan antara perangkat terbaru perangkat terbaru dengan perangkat lama.
{Nama: Aether}
(Nama Aether di gunakan saat ia berada dalam permainan.)
Semua bahasa akan otomatis di translate ke dalam bahasa Indonesia
[level: 1]
[titel :............]
[Status]
STR: 5
VIT: 5
AGI: 5
INT: 5
Ia melihat bagaimana statusnya dengan perasanan nostalgia, dengan campur senang karena kembali dalam sesuatu yang senangi seperti ini.
Salah satu tempat yang perlu ia datangi pertama kali adalah balai pelatihan pemula, ini memang telah menjadi keharusan bagi para pemula untuk datang ke Tempat ini sebelum mereka bisa mengambil job yang mereka inginkan,
Karena memang salah satu syarat utama sebelum mereka dapat mengambil job yang mereka harus mendapatkan sebuah rekomendasi dari tempat mereka berlatih.
Sepanjang perjalanan Aether terus melihat bagaimana perkembangan kota dari terakhir kali ia datang ke tempat ini.
“aku tahu kalau job panahan sedang dalam tren yang lumayan bangus bagi para pengguna elf , tapi kenapa Anteriannya bisa sepanjang ini,” ucapnya setelah melihat banyak pemain atau Npc yang sedang mendaftar di tempat pelatihan para pemanah, yang semakin membuat Aether heran masih ada satu tempat balai pelatihan yang sama sekali tidak ada yang mendaftar di depannya.
Akhirnya ia bertanya kepada salah satu orang yang ada di dekatnya, tentang apa yang terjadi dengan pelatihan tersebut.
“Tempat itu sangat terkenal karena tidak ada satu orang yang mendatar di sana di loloskan olehnya,” jawab orang itu yang juga merupakan seorang pemain yang berada di dekatnya
Reyhan terus mempertanyakan beberapa hal tentang tempat itu. Pasalnya dengan mendengar cerita dari orang-orang itu ia tentunya sadar kalau npc apa pun yang mengajar di sana pastilah bukan seorang npc sembarangan, Hingga ia bisa tidak meloloskan satu pun orang yang mendaftar di sana hal seperti itu.
Setelah mendengar beberapa pendapat ia memutuskan untuk mencoba memasuki tempat pelatihan itu.
Mendengar hal seperti itu langsung membuat jiwa gamers dari Rey membara, seberapa realistis pun game ini, ini tetaplah permainan sehingga ada kemungkinan kalau ada sebuah npc yang bertingkah aneh seperti itu maka ada kemungkinan kalau Ada Sebuah Quest tersembunyi yang ada di dalam sana.
“Dalam sebuah rencana pasti akan ada beberapa penyesuaian di tengah jalan,” ucapnya sambil melangkah maju ke tempat pelatihan itu .
Ini adalah area bagi para elf sehingga tentunya pelatih di tempat ini juga merupakan seorang elf pula, saat masuk kedalaman sana ia tidak menemukan sesuatu yang aneh di dalam sana. Ia hanya melihat seorang elf yang masih terlihat masih muda memegang sebuah tombak.
“Sepertinya masih ada Bayi lainnya, yang masih berusaha dianggap naga.” Ucapnya terdengar sangat meremehkan kemampuan dari Rey yang saat itu baru masuk.
“Ambil satu tombak yang ada di sana, kalau kau dapat memberikan satu serangan kepadaku maka kau bisa langsung lulus dalam pelatihan dan mendapatkan sebuah surat rekomendasi ini,” lanjutnya memberikan perintah kepada Rey dengan tegas.
“Tidak ada latihan dulu gitu.”
Sebenarnya mereka tidak di haruskan untuk menyelesaikan pelatihan ini sesuai dengan apa yang di katakan oleh instruktur karena kebanyakan orang dapat menyelesaikan pelatihan di tempat ini setelah mereka mendapatkan job seperti yang mereka inginkan.
Tentunya job-job yang mereka dapatkan adalah job biasa yang dapat di dapatkan dengan mudah misalkan Archer, atau Mage, dan beberapa job dasar lainnya.
Rey tidak mengerti dengan bagaimana cara instruktur ini bekerja pasalnya kebanyakan instruktur yang ada dalam game akan memberikan beberapa pelatihan dasar dari setiap job yang mereka akan kuasai, sedangkan ini ia malah langsung di uji dengan tergesa-gesa seolah ia sama sekali tidak membiarkan kalau akan ada elf yang ingin dia biarkan lolos dalam pelatihannya.
“Aku tidak ingin membuang waktuku untuk memberikan pelatihan dasar kepada seseorang yang pada akhirnya tidak kuat dengan pelatihan yang akan kuberikan, dan kalaupun kau dapat memberikan kepuasan kepada dalam pertarungan aku akan memberikan sebuah pengarahan yang kujamin lebih berguna dari pada pelatihan yang ada di kepala Muh,” balasnya untuk Reyhan segera memulai pelatihan ini.
Reyhan juga terlihat tidak tertarik terlalu banyak bicara dengan elf sombong ini pasalnya ia juga mulai merasa tidak pede untuk lulus dalam ujiannya, ia awalnya kalau ini adalah tempat pelatihan untuk para pengguna pedang.
Karena job yang dulu ia gunakan adalah seorang swordman, sehingga mendapatkan kesempatan seperti ini membuatnya merasa kurang pede.
Ia mendapatkan kesempatan untuk menyerang duluan namun tentunya dengan mudah serangan-serangan yang dia lalukan dapat di hindari dengan mudah oleh pelatih itu. Rey bukanlah seseorang yang sama sekali tidak dapat bertarung , di dalam dunia nyata ia merupakan seseorang yang memegang peringkat tertinggi dalam beladiri yang di geluti.
Sehingga dari pada terlihat ia banyak melakukan beberapa inforofisasi untuk melakukan sebuah serangan kepada lawannya, hingga lawannya yang awalnya hanya berusaha bertahan mulai melancarkan beberapa serangan kepada Reyhan agar tidak terlalu terpojok dalam pertarungan itu.
Namun hingga detik terakhir Reyhan sudah kehabisan stamina, ia tetap tidak bisa melancarkan sebuah serangan kepada pelatihnya.
“istirahat sebentar,” ucap Reyhan dengan nafas Gos-gosan karena terlalu kelelahan.
Terlihat elf itu juga tidak mengatakan apa- apa pasalnya ia juga takjub dengan cara bertarung dari Reyhan, terutama saat ia memberikan beberapa instruksi singkat, ia sudah dapat merubah cara bertarungnya yang awalnya sangat buruk kini terlihat semakin membaik.
“Aku tidak di usir karena gagal dalam percobaan pertama bukan?” ucap Reyhan sedikit memastikan, walaupun ia sendiri sudah sedikit yakin kala sudah mulai menarik perhatian dari elf itu
“Kau bisa mencobanya kapan pun, tapi tetap saja kau tidak akan mendapatkan satu pun surat rekomendasi saat kau belum mendapatkan satu serangan terhadapku.” Ucap dengan sedikit membalas ucapan dari Reyhan.
“Sebelum itu aku mau bertanya memangnya ada tempat pengambilan job spearman di kerajaan ini.”
“Kenapa kau bertanya soal itu?” terlihat elf itu tertarik dengan alasan Rey bertanya tentang hal itu.
“Aku hanya penasaran, pasalnya setahuku sangat jarang orang dari ras elf akan memiliki pekerjaan seperti ini, mana mereka dapat menjadi Mage, Archer atau sejenis dengan mereka, mentok-mentok kebanyakan dari mereka akan memilih menjadi seorang pengguna pedang jika memang mereka haus menjadi seorang prajurit di dalam suatu kerajaan,” ucap Rey yang memberikan semua yang ada di pikirannya.
Tentunya Reyhan tidak akan mengatakan kalau tidak akan ada seorang yang akan memilih menjadi seorang spearman karena saat ini di hadapannya ada seorang elf yang menggunakan tombak sebagai senjata utamanya.
“buat aku puas dengan melihat perkembanganmu dalam menggunakan tombak, aku akan memberikanmu sebuah cerita menarik.”
{QUEST}
[Baron seorang elf pejuang sangat mengakui perkembanganmu dalam menggunakan tombak dan berniat untuk melihat bagaimana perkembanganmu selanjutnya. Bertahanlah dalam pelatihannya selama satu bulan, atau buat dia sangat puas dengan kinerja yang kau perlihatkan.]
[syarat; tidak mengambil job selama masa pelatihan berlangsung.]
{REward : ......... dan sebuah cerita tentang sebuah masa lalu,]
Pemberitahuan yang ada terus menarik minatnya pasalnya ia tidak tahu harus menerimanya atau melepaskan kesempatan emas Seperti ini, ini bisa jadi menjadi suatu misi berantai yang sangat jarang untuk di dapatkan.
“selama itu, apa aku harus tinggal di tempat ini, pasalnya aku sama sekali tidak memiliki uang baik itu untuk makan ataupun untuk menyewa sebuah penginapan,” balas Reyhan.
Yang pada akhirnya ia tidak bisa menolak sesuatu yang seperti ini, karena baik dalam permainan mana pun semua kejadian seperti pasti pada akhirnya akan berakhir dengan baik selama itu kita memiliki kemampuan.
Dan kalau masalah kemampuan Ia sangat percaya diri dengan kemampuannya, untuk masalah ia tidak bisa memilih job lain untuk mengembangkan karakter ia masih memiliki beberapa ide dasar untuk melakukan hal tersebut
“Semoga aku tidak menyesali ini nantinya,” ucapnya berusaha menenangkan hati yang mungkin masih ada keraguan yang ada di dalam sana
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
anggita
Reyhan,,, Aether...
2022-04-12
0
Orpmy
improvisasi?🙄
2022-04-11
0
eN_Altheir
njirr namanya kek nama gwa,
Aether, Altheir
2022-02-28
0