Di hari kedua Reyhan mendapat beberapa wejangan baru dari Baron tentang rencana berburu slime, baron pada saat itu menyarangkan untuk ia pergi berburu slime dan hasil buruannya dapat ia bawah ke dalam pembuat ramuan terbaik yang ada di kota ini.
Tentu Reyhan dengan mendapatkan rekomendasi seperti membuat Reyhan sedikit senang, ia percaya dengan mendapatkan rekomendasi dari baron seharusnya itu dapat membuatnya mendapatkan harga terbaik dari bahan-bahan yang akan dia kumpulkan nantinya.
Besoknya ia baru pergi untuk pergi berburu slime, karena memang para slime itu akan sangat aktif di siang hari. Dan lokasi mereka berada di sebelah timur kota, itu adalah sebuah daerah yang berada di dekat sungai sehingga di sana tumbuh rumput yang sangat panjang yang menjadi makanan utama bagi para slime.
Beberapa monster seperti kelinci juga terlihat di area tersebut, namun itu sama sekali tidak sebanding dengan jumlah slime yang ada di sana.
“sepertinya tempat ini telah berubah dan tidak sama lagi dengan saat masih area beta,” ucapnya terus memperhatikan area sekitar.
Ia awalnya mengira kalau jumlah para Slime ini tidak banyak karena pastinya akan ada beberapa pemula yang akan berlatih di tempat ini. Namun Sepanjang jalan Menuju ke tempat ini Reyhan sama sekali tidak ada yang menuju tempat ini.
Setelah ia tanyakan kepada Vanesa melalui fitur Chat, ia mengetahui kalau monster monster kecil seperti slime sanggat jarang ada pemain yang berniat untuk memburunya karena biasanya monster seperti itu hanya cocok untuk para pemain saat berada di level satu.
Sehingga kebanyakan pemain lebih memilih untuk membentuk sebuah party dengan memburu berbagai monster yang lebih kuat.
“Ada baiknya Seperti ini,” ucapnya dengan Senang karena tidak ada orang yang ada di tempat ini.
Dengan Sebuah tombak yang di berikan baron kepadanya ia mulai memburu para slime yang ada di sana.
[slime]
level : 2
[hp : 30]
Moster itu dengan mudah ia serang, pertahanannya yang sangat kurang membuatnya dengan mudah membunuh satu slime biasa seperti itu, namun di tempat ini tidak hanya terdapat satu jenis Slime sepata.
Ada beberapa Slime yang terus berkeliaran, dan membentuk koloninya Sendiri slime.
Misalkan:
{blue slime}
level: 3
[hp: 50]
Blue slime merupakan Spesies terbanyak di tempat ini karena memang lokasi mereka yang menang berada di dekat tempat yang berair membuatnya dengan mudah berkembang biak dengan muda.
Selain itu masih ada Green slime yang banyak terlihat di area rerumputan dan beberapa pohon yang ada di sekitar sana.
Yang namanya Moster pasti ada bahayanya, begitu pula dengan para Slime ini, misalkan blue slime yang dapat menyemburkan air yang dapat memberikan luka pada orang yang masih berada di level dari Reyhan saat ini.
Namun selama Reyhan dapat membaca dengan baik serangan Serangan Seperti itu tidak akan berguna bagi Reyhan. Dan tentunya jika ia tidak terkepung oleh Sekelompok Slime yang siap menyerang.
Namun Sebagai Seorang profesional ia dengan mudah berburu para Slime yang ada di sekitar sana, ia baru berhenti Setelah ia mendapatkan judul dengan menjadi seorang Slime Hunter.
Judul: slime Hunter
“Anda telah membunuh ratusan sehingga ada layak mendapatkan penghargaan, setiap stat yang ada di status Anda akan bertambah 1 poin.”
Melihat pengumuman yang ada di depan matanya membuatnya tersenyum bahagia karena ini memang yang dia ingin kejar.
ia juga harus memperlihatkan waktunya, karena ia masih harus terus berlatih di bawah bimbingan dari baron. Ia tidak bisa terlambat lagi jika ia tidak mau mendapatkan hukuman karena terlambat Seperti kemarin.
Jadinya dengan tergesa-gesa ia langsung kembali ke tempat pelatihan, dan saat sampai di sana ia setinya telah di tunggu oleh Baron di depan pintu.
“Seharusnya Aku tidak terlambat kan?” ucapnya dengan Sedikit Ragu-ragu.
“tidak, dan Cepat masuk.”
Mereka hanya terus berlatih hari demi hari dan Baron sendiri takjub akan perkembangan yang di tunjukkan oleh Reyhan itu sendiri.
Namun tetap saja Baron tentunya tidak memberikan kekuasaan dan masih terus berusaha untuk Reyhan bisa memuaskan rasa penasarannya tentang Sebagaimana anak ini dapat berlabu.
“Apa kau sudah pergi ke tempat yang sudah aku sarangkan?” tanya Baron disela-sela latihan mereka.
“Belum aku terlalu asyik dalam berburu Slime hingga lupa akan waktu, aku berniat untuk mengantarnya Setelah latihan ini selesai.”
“Kalau kau sampai di sana, kalau kau adalah orang suruhan dari Baron, tentu akan mendapatkan beberapa bonus jika kau memang menggunakan namaku di sana.”
Terlihat baron sangat yakin dengan apa yang dia ucapkan, keyakinan dari Baron membuat Reyhan senang karena bisa berkenalan dengan baru dengan seperti itu.
Jika nantinya memungkinkan Reyhan berniat untuk mempelajari skill alkemis karena dari sana mereka dapat mendapatkan uang, walaupun ia tidak bisa mengembangkan sampai puncak setidaknya itu dapat membantunya diawal-awal Seperti ini.
Kota tempat ia berada sana ini bernama Pangkajene, sebuah kota di mana setengah dari penduduknya merupakan Elf dan setengahnya lagi merupakan seorang manusia.
Kota ini merupakan ibu kota dari kerajaan Marintengae, yang di pimpin Oleh Seorang Elf yang sangat di cintai oleh rakyatnya. Ada dua wilayah di tempat ini yaitu wilayah untuk para manusia dan wilayah untuk para elf.
Sedangkan tempat ia memulai tempat itu karena ia berasal dari bangsa Elf maka ia memulai tempat nya di tempat para Elf, sedangkan tempat di mana Baron merekomendasikan tempat menjual ramuan tersebut berada di wilayah manusia.
Jadi bisa di tebak kalau orang yang aku tuju merupakan Seorang manusia, walaupun baron telah mengatakan kalau ia merupakan orang yang baik, Reyhan terlihat masih Sedikit deg-degan.
“sepertinya ini tempatnya,” ucapnya Setelah berdiri di tempat yang sepertinya merupakan tokoh yang di maksudkan oleh Baron.
Saat masuk di sana ia disambut oleh Seorang gadis kecil yang menanyakan keperluannya, datang di tempat tersebut.
“Perkenalkan saya Aether merupakan Suruhan dari Baron , datang kesini untuk menjual beberapa-beberapa kristal Slime dan mayatnya.” Walaupun itu merupakan seorang gadis kecil ia masih berusaha Sesopan mungkin.
Di dunia VOF ini tidak tahu tahu apa yang bisa terjadi, jadi masalah perilaku ia berusaha untuk terus memperbaikinya, mendengar nama baron disebutkan membuat Gadis tersebut langsung mengerti dan berlari untuk memanggil Seseorang yang sedang di belakang rumah mereka.
“sepertinya ini tempat terbaik yang ada di kerajaan ini,” ucap Rehan yang melihat berbagai ramuan yang di pajang di rak-rak yang ada di tokoh ini.
`tidak berselang lama keluar seorang pria tua yang sepertinya pemilik dari tempat ini, walaupun terlihat tua ia memiliki penampilan yang terlihat sangat bugar, mungkin itu akibat ia terus mengonsumsi berbagai ramuan yang ia ciptakan.
“Apakah kau yang baron maksud akan datang jual beberapa barang drop dari para Slime,” ucapnya langsung berbasa-basi, kepada Reyhan.
Reyhan hanya menangguk tanda membenarkan ucapan dari Pria tersebut.
“Aku tidak menyangka kalau Elf tua akhirnya menemukan seorang yang dia cari selama ini,” lanjutnya tiba-tiba.
Reyhan ingin bertanya tentang apa yang dia maksud, namun segera di potong dan menyuruh untuk tidak bertanya tentang apa yang tadi ia katakan, jadi mau tidak mau Reyhan hanya bisa diam dan berharap kalau itu merupakan Sesuatu yang baik untuknya.
semua bahan yang telah ia bawah pada Akhirnya hanya berharga satu 1 silver semata, Reyhan tidak bisa protes, karena harga yang di berikan kepadanya Sudah termasuk tnggi dari pada harga yang ada di pasaran Semata.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
Crypton Darknet
penulisannya Thor kurang rapi
2022-11-05
0
lucas
sedikit saran kalo buat chat sistem jangan pake tanda kutip(") pake tanda ([ ]) ini aja
2022-09-13
2
J e a l y n_
bbrp kalimatnya agk aneh
2022-09-11
0