di kecohi

Syamita menggunakan baju tercantiknya buatan maminya,, Sya tidak pernah beli baju di tempat lain karna ukuran tubuhnya tidak pas, bisa saja sempit di bagian lengannya yang besar membuatnya tidak nyaman, jadi Sya pasti minta buatkan sama maminya.

SYAMITA Fashion memang di buat khusus untuk princess nya walaupun butik Nurlaila terkenal di manca negara, tapi tetap prioritas utama Laila adalah princessnya.

Sya memasuki kawasan apartemen sewaan Haris,

"apa aku beri tau aja ya? ". gumam Sya

"iya deh.. aku kasih tau aja,, takutnya yayang Haris lagi diluar". jawabnya sendiri sambil mengeluarkan ponselnya.

Sya menghubungi nomor kekasihnya dan beberapa saat kemudian diangkat oleh Haris.

"Yang..? " pekik Sya dengan berkobar

"hmm? siapa..? " tanya Haris disebrang dengan suara serak khas bangun tidur.

"yang? ini aku pacarmu..! aku ada di apartemenmu sekarang.. kamu dimana? ada di Apartemen kan? " cecar Sya dengan cerianya.

Haris melebarkan matanya, seakan rasa kantuk nya hilang begitu saja,

"eeh.. tidak.. tidak.. aku sedang di tempat temanku Sya.. kenapa kamu tidak bilang-bilang mau kesini? aku kan bisa bersiap-siap dan tidak akan keluar apartemen" .Haris bangkit dengan tubuh bug*lnya tidak memakai apa-apa

"yaaah... sayang banget dong.. padahal aku jauh-jauh dari Jakarta cuma mau nemuin kamu yang" keluh Sya merasa kecewa

"maaf Sya.. lain kali kamu beritau aku kalau mau datang ya? aku kan jadi tau dan tidak akan seperti ini jadinya". kilah Haris

"ya sudah.. aku masih ada waktu 2 hari lagi karna mami ada acara fashion show di kota bandung, aku ingat yayang jadi aku minta ikut" cengir Sya dengan malu-malu.

Haris hanya diam melihat seorang wanita cantik yang tengah tertidur pulas di ranjangnya.

"yang? kamu masih dengar aku kan? atau kamu beri tau aku alamatmu ya? biar aku susul kesana! " tanya Sya dengan semangat menggebu.

"maaf Sya..! sebenarnya aku mau mengajakmu tapi apa kamu mau? disini ada acara makan bersama dengan teman laki-lakiku.. aku tidak mau kamu sedih lagi dengan kata-kata jahat teman-temanku"

seketika semangat Sya langsung down begitu saja, mana bisa Sya datang ke acara yang dihadiri banyak orang,, Sya tidak sepercaya diri itu.

"ya udah deh... besok aja kalau ada waktu kamu harus ada di apartemen ya? aku beli sesuatu untukmu" pasrah Sya dengan lemas.

mendengar kata Sya membeli sesuatu untuknya sudah pasti membuat Haris begitu bersemangat.

"okeh.. Sya..! besok aku tidak ada jam kuliah jadi bisa 24 jam di apartemen.. tapi kamu harus datang ya? aku bosan kalau di dalam apartemen terus! kamu tau aku kan? "

"iya Yang... aku tau yayang kok" jawab Sya dengan senyum terlebarnya.

panggilan pun terputus.

Haris menghela nafas lega,,

"kenapa kamu belum memutuskannya juga Ris? " tanya wanita cantik yang tak lain adalah Bella sendiri.

Haris bangkit dan kembali ke ranjangnya lalu menyibakkan rambut acak-acakan Bella.

"apa kamu mau membiayai kuliahku? hmm? aku butuh dia untuk bisa mencapai puncak kesuksesan itu" jawab Haris dengan lembutnya.

Bella mencebikkan bibirnya, "kenapa harus begini? kita ini seperti pasangan yang berselingkuh dari istrimu? apa kamu tidak malu dengan tubuh gendutnya itu? "

"tentu saja aku malu...! " kekey Haris

Bella tersenyum mendengarnya. "aku jauh lebih baik darinya.. "

"ya..kamu 1000 kali lipat lebih baik darinya.. " jawab Haris mengakui.

"apa benar kamu tidak pernah menciumnya? " tanya Bella bersemangat.

Haris tertawa. "Aku mencium sigendut itu? menjijikkan sekali.. aku tidak berselera melihat bibirnya itu yang sibuk makan dan makan.. aku malah ilfil melihatnya"

"sudah 2 tahun kita begini... dia masih bodoh seperti dulu... " Bella menertawai kebodohan Sya yang sama seperti dulu baginya.

Haris juga ikut tertawa,, mereka berdua begitu senang mendapatkan ATM berjalan nya yaitu Sya sendiri

.

.

.

ke esokan harinya Sya datang lagi ke apartemen Haris dan kali ini Haris hanya sendiri di apartemennya.

"waah... yayang makin tampan aja. " puji Sya cengengesan.

Haris tersenyum saja mendengarnya sambil mencubit pipi gembung Sya seolah gemas dengan tingkah Sya.

Sya berdebar-debar tak karuan, walau bukan pertama kali bagi Sya di cubit seperti itu oleh Haris tapi tetap saja jantungnya tidak bisa diajak kompromi.

"itu apa Yang? kamu luka? " tanya Sya panik hendak melepas kancing baju Haris.

Haris yang kaget menutupi cepat tanda cinta di lehernya, Sya yang polos mana tau apa-apa mengenai itu.

"kamu luka ya? kok bisa? " tanya Sya dengan sedih.

Haris mencoba untuk tersenyum, "tidak kok,, bukan luka parah,, cuma di gigit serangga aja"

Sya mengedarkan pandangannya.

"mana serangga nya? biar aku cincang jadi peyek.. " gerutu Sya dengan marahnya.

Haris tertawa kecil. "mana sesuatunya? hadiah apa yang mau kamu beri sampai harus rela datang dari ibu kota kesini? " alih Haris penasaran.

"aaah... iya..! maaf yayang..karna serangga itu aku jadi lupa tujuanku" cengir Sya malu-malu

Haris menggeleng kepalanya, "untung aja dia bodoh..! bisa tamat karirku kalau sampai dia tau aku berselingkuh.. " batin Haris memaksakan bibirnya untuk tersenyum.

Sya mengeluarkan sebuah kunci mobil dan..

"Taraaa...! Lamborghini kemauanmu. !"

mata Haris langsung berbinar senang dan mengulurkan tangannya, Sya meletakkan kunci mobil itu di telapak tangan haris.

Sya benar-benar Kaya,, apapun bisa ia beli karna kedua orangtuanya sangat memanjakannya,,

"terimakasih Sya... aku suka sekali hadiahmu" Haris memeluk Sya sebisanya karna tubuh Sya yang gendut.

Jantung Sya makin berdebar tak karuan, karna ini merupakan pelukan pertama bagi Sya setelah berpacaran 2 tahun dengan Haris sang kekasihnya.

"sama-sama yayang" ucap Sya dengan cengengesan.

"mana mobilnya? yang mana? " tanya Haris tak sabar langsung berlari ke arah balkon.

Haris makin saja terkagum-kagum melihat mobil impiannya ada di halaman,, Haris yang belum punya penghasilan yang begitu besar belum sanggup membeli mobil itu,

"warna putih.. aku tau yayang suka warna putih" kata Sya dengan senangnya.

Sya ikut bahagia melihat Haris begitu menyukai hadiahnya,

Haris memutar tubuhnya ke Sya.. "apa kamu tidak ada blackcard Sya? "

Sya mengerutkan keningnya. "tidak ada Yang..! waktu itu Papi pernah memberikannya padaku tapi aku menghilangkannya entah kemana jadi sejak saat itu Papi dan Mami tidak mempercayaiku memegang Blackcard,, kalau aku butuh sesuatu tinggal minta sama sekretaris wam.. " jawab Sya jujur.

Haris memutar tubuhnya ke depan. "dasar bodoh.. Blackcard bisa hilang? apa dia tidak punya otak untuk berpikir kalau kartu itu sangatlah berharga.. " batinnya geram.

"yayang kenapa? apa yayang butuh Blackcard? " tanya Sya penasaran.

Haris berubah berpura-pura sedih lalu menceritakan semua keluhannya hingga Sya jadi ikutan sedih mendengarnya.

"kalau begitu aku akan minta buatkan sama sekretaris wam ya? " ujar Sya dengan lugu nya.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Yeni Fitriani

Yeni Fitriani

akibat tdk ada org terdekat yg mengajarkan hal2 normalnya seorang gadis.....jdny begitu sya hanya diambung2 dgn makan2an enak dan yg penting happy wlo sendiri.....pdhl harusnya ibunya sbg wanita lebih protektif mengajarkan kecantikan utk sya....selain hati yg tulus org setajir sya harusnya sangat gampng makan enak tp tetap langsing....dgnnge gym dgn diet sehat...dan dgn makan enak tg teratur🤦🏻‍♀️

2025-01-28

2

panty sari

panty sari

sya kamu malah membiayai jalang dan lelaki pengeretan ya ampun rugi benget lebih baik mempercantik badan kamu aja sya

2025-02-07

0

Erna Masliana

Erna Masliana

bodoh tololnya gak tertolong gendut lagi hadeuh 🤦.. itu ortunya juga katanya sayang kok bisa lolos aja anaknya diporotin .. kasih sayang yang salah gak mendidik

2024-08-19

1

lihat semua
Episodes
1 Syamita
2 di kecohi
3 memberi tau
4 ketahuan
5 tekat
6 pamitan
7 melamar pekerjaan
8 pertama bekerja
9 cuma itu?
10 balas
11 jam lembur?
12 berubah
13 bertemu
14 host
15 tak terduga
16 pembicaraan serius
17 permintaan
18 John Laser?
19 bertemu klien
20 situasi genting
21 rumah minimalis
22 bisa menyentuhnya
23 ada apa?
24 tidak di duga
25 kesal
26 ikut aku
27 ke luar kota
28 di kejar
29 milikku
30 tidak bisa kabur
31 masa lalu Sya
32 minta nasihat
33 kecelakaan
34 sadar
35 hadir
36 masalah kecil
37 siapa milikmu?
38 first kiss
39 belajar menerima
40 sangat manis
41 tanpa sengaja
42 traktir
43 lamaran sederhana
44 memperkenalkan
45 sebagai calon istri
46 masalah
47 bukan remaja
48 penghianat
49 menghadiri Awards
50 pelakunya?
51 memberitau
52 bongkar
53 gagal manis
54 diketahui
55 masalah Wiwin
56 terlaksana juga
57 tidak sengaja
58 ada apa dengan dia?
59 acara
60 alasan
61 kehancuran Bela
62 kehancuran Haris
63 menghadiri pesta
64 bulan madu versi Sya
65 tak juga menyerah
66 sedang beruntung
67 menginap
68 berdebar karna hal kecil
69 kerja ke luar kota
70 aktifitas pasangan LDR
71 tanpa sadar
72 Keluar Kota
73 salah sasaran
74 memohon
75 Bayu dan Wiwin (part. 1)
76 Bayu dan Wiwin (part. 2)
77 Bayu dan Wiwin (part. 3)
78 menikah
79 ketahuan
80 gila
81 RSJ
82 meminta
83 Ngidam?
84 keputusan
85 kabar baik
86 pengangkatan
87 sembuh
88 tidak disangka
89 keberanian
90 lahiran
91 kebahagiaan
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Syamita
2
di kecohi
3
memberi tau
4
ketahuan
5
tekat
6
pamitan
7
melamar pekerjaan
8
pertama bekerja
9
cuma itu?
10
balas
11
jam lembur?
12
berubah
13
bertemu
14
host
15
tak terduga
16
pembicaraan serius
17
permintaan
18
John Laser?
19
bertemu klien
20
situasi genting
21
rumah minimalis
22
bisa menyentuhnya
23
ada apa?
24
tidak di duga
25
kesal
26
ikut aku
27
ke luar kota
28
di kejar
29
milikku
30
tidak bisa kabur
31
masa lalu Sya
32
minta nasihat
33
kecelakaan
34
sadar
35
hadir
36
masalah kecil
37
siapa milikmu?
38
first kiss
39
belajar menerima
40
sangat manis
41
tanpa sengaja
42
traktir
43
lamaran sederhana
44
memperkenalkan
45
sebagai calon istri
46
masalah
47
bukan remaja
48
penghianat
49
menghadiri Awards
50
pelakunya?
51
memberitau
52
bongkar
53
gagal manis
54
diketahui
55
masalah Wiwin
56
terlaksana juga
57
tidak sengaja
58
ada apa dengan dia?
59
acara
60
alasan
61
kehancuran Bela
62
kehancuran Haris
63
menghadiri pesta
64
bulan madu versi Sya
65
tak juga menyerah
66
sedang beruntung
67
menginap
68
berdebar karna hal kecil
69
kerja ke luar kota
70
aktifitas pasangan LDR
71
tanpa sadar
72
Keluar Kota
73
salah sasaran
74
memohon
75
Bayu dan Wiwin (part. 1)
76
Bayu dan Wiwin (part. 2)
77
Bayu dan Wiwin (part. 3)
78
menikah
79
ketahuan
80
gila
81
RSJ
82
meminta
83
Ngidam?
84
keputusan
85
kabar baik
86
pengangkatan
87
sembuh
88
tidak disangka
89
keberanian
90
lahiran
91
kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!