John Laser?

.

.

.

kini Kevin tengah mengotak-ngatik komputernya mencari makna PMS yang disebut Syamita,, Kevin juga mencari tentang datang bulan.

"menstruasi? " gumam Kevin dengan pelan.

Kevin begitu serius mencari tau kebenaran kata-kata Sya yang bilang kalau dia datang bulan pasti senggugutan, hal itu membuatnya tak percaya jadi lebih memilih mencari tau dan ternyata hal itu memang benar,,

"ada sebagian wanita yang mengalami senggugutan saat haid tiba! apalagi ini Haid? tadi PMS, datang bulan, Menstruasi? kenapa bisa banyak sekali istilahnya? "

gerutu Kevin sejak tadi malah pusing dengan kata-kata yang ia baca pada akhirnya Kevin menyerah, dia lebih suka membaca tumpukan dokumen ketimbang baca masalah perempuan itu.

"kenapa repot sekali jadi perempuan? " gidik ngeri Kevin membayangkan posisi perempuan yang harus mengalami pendarahan rutin tiap bulannya.

betapa beruntungnya Kevin terlahir laki-laki tidak harus repot seperti perempuan,,

.

.

"tuan? dimana Sya tuan? sejak tadi pagi saya tidak melihatnya" tanya Bayu mendatangi ruangan Kevin.

"dia izin" jawab Kevin

"Eh..? izin? tapi kerjanya belum cukup 1 bulan kenapa bisa anda izinkan tuan? " tanya Bayu heran

setau Bayu sistem kerja CW Group harus melalui training 1 bulan tanpa ada libur seharipun tapi Syamita belum cukup bekerja selama 1 bulan namun sudah diberi libur.

"dia datang bulan" jawab Kevin dengan santai.

"datang bulan? kenapa alasannya konyol sekali tuan?" tanya Bayu menggaruk keningnya sendiri yang tidak gatal.

"apa kau tidak tau masalah perempuan? " tanya Kevin seolah tau segalanya.

Bayu tak mengerti hanya menunjukkan raut wajah bingungnya.

.

.

di tempat lain..

Sya sedang mengunjungi mami dan papinya,,

"kamu tidak bekerja sayang? " tanya Laila penasaran.

"enggak mi.. Sya minta libur sama bos" jawab Sya dengan senyum lebarnya.

"ayo. masuk nak.. " ajak Noman

"mana bibi Ida sayang? " tanya Laila celingukan.

"ibu Ida lagi jual kue di sekolah !! nanti Sya akan kesana mi.. pi.. jadi sya cuma mau ketemu mami sama papi aja sebentar"

"uh.. sayang papi... bagaimana tanganmu nak? " tanya Noman melihat tangan putri kesayangannya.

"udah baikan papi !! atasan Sya membawa Sya kerumah sakit hari itu" jawab Sya sambil tersenyum.

"sepertinya dia bos yang baik ya? " tebak Laila sambil menghela nafas dengan lega.

"baik apanya mi? dia itu muka tembok, Sya ingin sekali mencakar-cakar wajah temboknya itu" gerutu Sya

Laila dan Noman saling pandang lalu tertawa membahana,,

"mami kangen banget sama kamu sayang! " Laila kembali memeluk Sya

"maaf ya mi.. karna keinginan sya mami sama papi harus jadi kena imbas keegoisan Sya" ucap Sya merasa bersalah.

"apanya yang egois sayang? mami tidak pernah berpikir begitu" Laila menggeleng-geleng kepalanya.

"papi tidak berpikir kesana juga sayang,, justru papi juga penasaran siapa yang bisa mencintaimu dengan tulus nak..! Papi suka dengan idemu.. 1 permintaan papi jaga kesehatanmu ya? "

Sya memeluk kedua orangtuanya dengan sayang,

2 jam cukup saling melepas rindu kini Sya pergi ke sekolah dimana mereka mengejek Sya dengan sebutan kelabang kacamata karna Sya suka mengepang rambutnya seperti kelabang saja.

Sya malah terlihat tidak peduli dan terus saja berjalan ke arah Ida..

"ibuu!! " Sya berlari kecil ke arah Ida lalu memeluk Ida dengan gemas.

"eeh... nak..? apa sudah selesai urusanmu? " tanya Ida mengusap pipi Sya.

"udah bu..! gimana? laris? " tanya Sya berbinar

"alhamdulillah laris nak" jawab Ida

Sya bertepuk tangan senang,

"bagaimana kamu bisa masuk sayang? apa kamu tidak diejek anak sekolahan? " tanya Ida khawatir.

"itu sudah biasa bu.. ya udah ayo kita pulang bu.. Sya mau makan tumis kangkung buatan ibu" desak Sya.

.

sehari Sya libur hanya bersenang-senang menghilangkan otak nya yang sudah miring karna berhadapan dengan Kevin ditembok Pasal.

peraturan yang tak dimasuk akal itu benar-benar berada di otak Sya yang memang mudah mengingat hafalan.

Sya kini bermain di taman hiburan yang tersedia di dalam mol dan matanya menangkap sosok pria masa lalu yang sangat menjijikkan baginya.

"ya ampun... apa salahku? aku kesini untuk bersenang-senang kenapa aku malah bertemu dengan si kunyuk itu? kenapa dunia ini sempit sekali? ".batin Sya mengomel tak suka melihat Bella dan Haris tengah bermesraan makan es cream.

Sya segera berlari memasuki lift dan menekan lantai teratas.

"ya ampun...! kenapa aku malah ke E-Zone? " dumel Sya dengan pelan tak mengerti tangannya malah menekan lantai teratas.

Sya terpaksa melangkahkan kakinya ke banyaknya permainan anak-anak di tempat itu, tempat itu begitu heboh dengan suara-suara khas masing-masing dari jenis permainan maupun suara anak-anak yang bermain.

Sya mengedarkan pandangannya dan membeli koin di meja resepsionis,

"main apa ya? " gumam Sya menggaruk-garuk ujung koinnya di pelipisnya.

Sya jadi tertarik dengan 1 permainan.

"haissshhh.. kenapa aku tidak berhasil sejak tadi? bagaimana cara mainnya sih? " gerutu Sya sejak 1 jam lamanya Sya tidak berhasil mendapatkan 1 boneka manapun itu.

Sya bahkan sudah menghabiskan semua uangnya, "bagaimana ini? "

Sya berbalik dan keningnya mengenai tubuh pria.

Bugh. !

"aduh. !" pekik Sya hampir jatuh kebelakang tapi tangan seseorang menyelamatkan kepalanya.

Sya melebarkan matanya melihat orang yang ada dihadapannya.

"maaf..! " Ucap Sya segera berpindah tempat dan juga berterimakasih.

"apa kau tidak mengenalku? " tanya pria itu dengan takjub.

Sya menautkan kedua alisnya, "mengenal apa? kenapa aku harus mengenalmu? "

Pria itu melihat sekeliling, Sya melihat sekitarnya yang tengah memandangnya.

"kenapa sih? siapa kamu sebenarnya? " tanya Sya was-was sambil melangkah mundur

"aku John? John laser!! kamu tidak kenal aku? aku artis top negara ini kita pernah bertemu di restaurant? kamu tidak kenal aku.. aku makin penasaran dan ingin sekali lagi bertemu denganmu"

"wwow.. sepertinya dewa keberuntungan berpihak padaku.. aku kagum pada seseorang yang tidak mengenaliku"

Sya menautkan kedua alisnya, "John laser? " beo nya.

John mengangguk-ngangguk.

"mau bicara empat mata di suatu tempat? aku tidak mungkin memperlihatkan diri disini" bisik John membuat Sya bergidik ngeri.

tak mau mencari perhatian Sya lebih memilih mengangguk,

.

.

John menuntun Sya di depan sedangkan Sya dibelakang namun tiba di ruangan privat.

"ayo...! silahk...? aaeeeh..? kemana gadis itu? " John mengedarkan pandangannya mencari sosok gadis yang berhasil menarik perhatiannya.

"apa kalian melihat gadis kepang 2 dibelakangku tadi ya ? " tanya John ke pelayan yang berjaga di ruangan privat.

"anda tidak membawa siapapun tuan" jawab pelayan sopan.

John berlari masuk ke ruangan privatnya dan langsung ke arah balkonnya, John melihat Sya di luar area mol sedang naik ojek.

John tertawa gemas seketika dengan tingkah Sya yang kabur darinya.

"menggemaskan sekali" gumam John dengan senyuman manisnya hingga lesung pipinya terlihat jelas.

Sya merasa John hanya psikopat mesum yang mengaku artis jadi wajar Sya kabur karna memang tidak mengenal John.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Dian Lidiawati

Dian Lidiawati

semangat nulisnya......lucu dan menarik ceritanya

2025-04-05

0

Siti Aisyah

Siti Aisyah

daebak...karya mu thor...keren.keren banget🥰🥰🥰💐💐💐👍👍👍

2022-05-25

8

rifah_agha

rifah_agha

😂😂 bab awal kurang menarik ,,tp bab lanjutanya keren ...bagus lucu ,, semangat ya thor 💪💪💪

2022-05-25

10

lihat semua
Episodes
1 Syamita
2 di kecohi
3 memberi tau
4 ketahuan
5 tekat
6 pamitan
7 melamar pekerjaan
8 pertama bekerja
9 cuma itu?
10 balas
11 jam lembur?
12 berubah
13 bertemu
14 host
15 tak terduga
16 pembicaraan serius
17 permintaan
18 John Laser?
19 bertemu klien
20 situasi genting
21 rumah minimalis
22 bisa menyentuhnya
23 ada apa?
24 tidak di duga
25 kesal
26 ikut aku
27 ke luar kota
28 di kejar
29 milikku
30 tidak bisa kabur
31 masa lalu Sya
32 minta nasihat
33 kecelakaan
34 sadar
35 hadir
36 masalah kecil
37 siapa milikmu?
38 first kiss
39 belajar menerima
40 sangat manis
41 tanpa sengaja
42 traktir
43 lamaran sederhana
44 memperkenalkan
45 sebagai calon istri
46 masalah
47 bukan remaja
48 penghianat
49 menghadiri Awards
50 pelakunya?
51 memberitau
52 bongkar
53 gagal manis
54 diketahui
55 masalah Wiwin
56 terlaksana juga
57 tidak sengaja
58 ada apa dengan dia?
59 acara
60 alasan
61 kehancuran Bela
62 kehancuran Haris
63 menghadiri pesta
64 bulan madu versi Sya
65 tak juga menyerah
66 sedang beruntung
67 menginap
68 berdebar karna hal kecil
69 kerja ke luar kota
70 aktifitas pasangan LDR
71 tanpa sadar
72 Keluar Kota
73 salah sasaran
74 memohon
75 Bayu dan Wiwin (part. 1)
76 Bayu dan Wiwin (part. 2)
77 Bayu dan Wiwin (part. 3)
78 menikah
79 ketahuan
80 gila
81 RSJ
82 meminta
83 Ngidam?
84 keputusan
85 kabar baik
86 pengangkatan
87 sembuh
88 tidak disangka
89 keberanian
90 lahiran
91 kebahagiaan
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Syamita
2
di kecohi
3
memberi tau
4
ketahuan
5
tekat
6
pamitan
7
melamar pekerjaan
8
pertama bekerja
9
cuma itu?
10
balas
11
jam lembur?
12
berubah
13
bertemu
14
host
15
tak terduga
16
pembicaraan serius
17
permintaan
18
John Laser?
19
bertemu klien
20
situasi genting
21
rumah minimalis
22
bisa menyentuhnya
23
ada apa?
24
tidak di duga
25
kesal
26
ikut aku
27
ke luar kota
28
di kejar
29
milikku
30
tidak bisa kabur
31
masa lalu Sya
32
minta nasihat
33
kecelakaan
34
sadar
35
hadir
36
masalah kecil
37
siapa milikmu?
38
first kiss
39
belajar menerima
40
sangat manis
41
tanpa sengaja
42
traktir
43
lamaran sederhana
44
memperkenalkan
45
sebagai calon istri
46
masalah
47
bukan remaja
48
penghianat
49
menghadiri Awards
50
pelakunya?
51
memberitau
52
bongkar
53
gagal manis
54
diketahui
55
masalah Wiwin
56
terlaksana juga
57
tidak sengaja
58
ada apa dengan dia?
59
acara
60
alasan
61
kehancuran Bela
62
kehancuran Haris
63
menghadiri pesta
64
bulan madu versi Sya
65
tak juga menyerah
66
sedang beruntung
67
menginap
68
berdebar karna hal kecil
69
kerja ke luar kota
70
aktifitas pasangan LDR
71
tanpa sadar
72
Keluar Kota
73
salah sasaran
74
memohon
75
Bayu dan Wiwin (part. 1)
76
Bayu dan Wiwin (part. 2)
77
Bayu dan Wiwin (part. 3)
78
menikah
79
ketahuan
80
gila
81
RSJ
82
meminta
83
Ngidam?
84
keputusan
85
kabar baik
86
pengangkatan
87
sembuh
88
tidak disangka
89
keberanian
90
lahiran
91
kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!