tekat

"bagaimana bi? apa Sya mau makan? " tanya wiwin harap-harap cemas.

"sudah non... " jawab Bi Ida tersenyum

"syukur deh bi...! apa bibi bisa tinggal disini beberapa hari ini? saya harus kembali ke Jakarta untuk mengurus semuanya.. " pinta Wiwin.

"mengurus apa non? " tanya Bi Ida.

"surat-surat kepindahan untuk keluar negri bi,, dan juga Saya harus menjelaskannya langsung ke tuan Noman dan Nyonya Laila tentang apa yang terjadi dengan Sya". jelas Wiwin

"kasihan tuan dan Nyonya saya non.. cara menjelaskannya harus hati-hati non supaya tidak menyinggung siapapun.. " pinta bi Ida

"iya bi... aku juga tidak mau ada pihak yang balas dendam selain Sya sendiri.. bibi jangan khawatir ya? aku cukup pintar berbicara". wiwin memegang tangan bi Ida.

"baik non.. hati-hati non" ucap Bi Ida

Wiwin mengangguk lalu segera ia berlari mengambil kunci mobilnya dan keluar dari Vilanya.

.

.

2 hari kemudian ..

Wiwin kembali bersamaan membawa semua baju dan surat-surat penting untuk keperluan Sya.

"Sya..? " panggil Wiwin

Sya menoleh dan langsung berhambur memeluk wiwin.

"kamu kemana aja win? aku takut disini". tanya Sya dengan bibir gemetar.

"kenapa takut? kan ada bibi Ida..! ". tanya Wiwin mengusap punggung Sya.

walaupun satu gendut dan satunya gemuk tapi persahabatan mereka tulus dan tidak menyimpang satu sama lain, wiwin tidak pernah meminta-minta pada Sya karna wiwin sendiri bisa minta sama orangtuanya.

di zaman ini orang gendut dan gemuk pasti jadi bahan olokan dan bulian banyak orang,, wiwin senang punya teman yang baik seperti Sya walaupun tidak pernah mengatakannya tapi wiwin lebih sering menunjukkan kesetiaannya saja begitulah karakter Wiwin.

"bibi Ida tidak mau tidur disini.. dia tidak mau" jawab Sya menggeleng-geleng

"aku udah bilang ke bibi untuk menemanimu.. tapi bi Ida mu kan orang sederhana kamu tau itu kan? lalu kalau di paksa tidur disini yang ada bibimu tidak akan bisa tidur.. " wiwin berusaha menjelaskan.

Sya tidak menjawab hanya diam.

"itu koperku kan? " Sya melepaskan pelukannya dan memperhatikan 2 koper yang di bawa Wiwin

satu kopernya berwarna maron dan satu lagi warna hitam itu milik Wiwin.

"kamu mau kan kita keluar negri? kita kuliah dan melakukan program diet sehat disana? " tanya wiwin

"ke Negara mana? " tanya Sya

"Amerika". jawab Wiwin

Sya tampak berpikir lalu mengangguk kemudian karna menurutnya tidak ada yang bisa dibanggakan disini.

"tapi bagaimana caramu bisa bawa koperku? " tanya Sya

"aku udah menjelaskan semuanya sama mami Laila dan Papi Noman! dia mendukung apa saja yang menjadi tujuanmu asalkan kamu selalu sehat dan jangan lupa menghubungi mereka jika ada waktu senggang".

Sya mengangguk dengan mata berkaca-kaca.

"kapan kita berangkatnya? ". tanya Sya

"kita berangkat dari bandara terdekat saja, aku udah pesan tiket hari ini kita harus bersiap-siap". Wiwin berkata

Sya mengangguk-ngangguk.

1 jam Kemudian,,,

Sya dan Wiwin sudah ada di bandara husein sastranegara bandung,

"jangan aktifkan HP mu Sya..! " pinta wiwin serius.

Sya menoleh ke wiwin dan akhirnya mengangguk setuju,,

"aku akan buang nomor lamamu dan menggantinya dengan nomor baru" kata wiwin dengan serius membongkar HP Sya dan mengeluarkan kartu lama nya Sya

dimana nomor itu diketahui Haris dan Bella pastinya, sejak perselingkuhan kedua orang itu membuat Sya menjadi lebih patuh ke wiwin,,

berhari-hari lamanya baru Sya bisa mengikhlaskan segalanya walau masih tak terima tapi Sya harus tetap hidup kan? orang seperti mereka tidak pantas untuk di perjuangkan atau di fikirkan,

"ini HP mu...! disini hanya ada nomor hp ku, mamimu, papimu dan bi Ida". ujar Wiwin

Sya tersenyum,, "terimakasih kamu selalu ada untukku wiwin"

Wiwin menoleh ke Sya. "aku terpaksa karna tidak punya kerjaan dan aku juga tidak punya teman karna bentuk tubuhku yang tidak ideal. "

Sya terkikik, wiwin memang suka berkata pedas tapi hatinya tulus dan baik.

"kamu harus bangkit Sya... aku juga akan bangkit.. kita sama-sama diperalat oleh orang miskin.." kata wiwin teringat masa SMA nya.

"hah? kamu juga pernah di gituin? " tanya Sya

"hm... menurutmu kenapa aku benci orang miskin? karna kebanyakan dari mereka serakah dan aku juga pernah mengalaminya". jawab wiwin

"kamu tidak pernah cerita sama aku". Sya langsung protes.

"aku terlalu malas mengungkit masa lalu,, setidaknya aku punya teman polos dan menyebalkan sepertimu jadi tidak ada waktu buat menangis dan mengingat itu semua,, hanya mengingat dirimu saja yang menyebalkan tidak pernah mendengarkan aku"

Sya tersenyum kikuk sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

peringatan dari pihak bandara kalau pesawat yang mereka naiki sudah menunggu,

Sya dan Wiwin segera berlari membawa koper masing-masing menuju pemeriksaan.

.

.

.

beberapa hari kemudian Sya dan Wiwin sudah mendaftar di tempat Fitness terbesar di Amerika dan juga mengikuti program diet dari dokter khusus dimana dokter itu juga pemilik tempat Fitness di negara itu.

1 bulan...

2 bulan...

3 bulan..

sudah 6 bulan mereka bersikeras melakukan diet sehat dan akhirnya semuanya membuahkan hasil,,

Kini Sya dan Wiwin telah mencapai bentuk tubuh yang Ideal,, rambut panjang mereka juga ikutan basah karna tak diikat saat berolah raga..

bentuk tubuh Sya dan Wiwin benar-benar sudah sempurna, kedua nya memiliki standar ideal di negara asalnya,, tekat yang kuat membuat mereka berhasil mendapatkan tubuh yang sempurna..

"udah.. ah.... Panas...! " pekik Sya segera menghentikan laju larinya menjadi berjalan.

Wiwin juga melakukan hal yang sama,

"terus? apa kamu jadi mau kuliah disini? " tanya wiwin terengah-engah.

"iya.. kita kuliah disini aja.. terus apa keinginanmu saat ini? " tanya Sya penasaran juga tersenggal-senggal.

"aku mau kuliah bagian modeling.. kamu tau sendiri kan itu impianku? " kata wiwin dengan berbinar.

"ya.. ya.. ya.. selama ini kamu terus mengoceh model.. model.. model.. model.. ". gerutu Sya

Wiwin tersenyum menyibakkan rambutnya sendiri dengan bangga,,

"tubuhku saat ini sangat sempurna menjadi model ternama kan? aku akan menggusur posisi pelac*rmu itu... " seru Wiwin dengan bangga

Sya memutar bola matanya dengan jengah, hati Sya tidak sakit lagi membahas tentang Haris dan Bella..

"kamu pasti bisa merayu Haris lagi Sya.. terus campakkan dia... " usul Wiwin

"aku tidak mau hanya sekedar bertemu dengannya". jawab Sya enteng

wiwin terkekeh.. "sekarang kamu baru sadar betapa menjijikkannya kekasihmu itu? " ledek Wiwin

"diamlah... aku tau aku salah tapi tidak usah di ungkit juga.. dia bukan siapa-siapa bagiku". kesal Sya.

Wiwin tertawa kecil mendengarnya.

"setelah kuliah disini apa rencanamu kalau tidak mau balas dendam? " tanya wiwin

Sya merebahkan tubuhnya di karpet panjang, dan wiwin juga ikutan disana. mereka menatap langit-langit ruangan olahraga yang menjadi tempat mereka berjuang menurunkan berat badan yang sehat.

"aku akan hidup sederhana mencari seorang pria yang tulus mencintaiku... bukan karna uang dan status ku " kata Sya dengan tulus dan begitu serius.

wiwin tersenyum mendengarnya. "baguslah.. ide mu juga tidak buruk". jawab Wiwin

.

.

.

Cieee... Sya udah langsing nih... tinggal menyamar lagi.... jangan lupa Like,, Komentnya ya? biar makin semangat Nae lanjutin Novel ini walau cuma 1 hehehe...

.

.

Terpopuler

Comments

Yeni Fitriani

Yeni Fitriani

pantaslah org tua bijak jaman dulu berkata carilah teman yg sepadan dgnmu....karna teman yg sepadan biasanya akan tulus karna dia tdk akan iri dan membodohimu karna dia jg memiliki apa yg kamu miliki..

2025-01-28

2

panty sari

panty sari

wah 6 bln sdh langsing

2025-02-07

0

Erna Masliana

Erna Masliana

kamunya gak ngasih bukti Win.. cuma ngoceh dan tidak berbagi pengalaman ya Sya gak dengerin apalagi lagi bucin ampe bodoh gitu

2024-08-19

1

lihat semua
Episodes
1 Syamita
2 di kecohi
3 memberi tau
4 ketahuan
5 tekat
6 pamitan
7 melamar pekerjaan
8 pertama bekerja
9 cuma itu?
10 balas
11 jam lembur?
12 berubah
13 bertemu
14 host
15 tak terduga
16 pembicaraan serius
17 permintaan
18 John Laser?
19 bertemu klien
20 situasi genting
21 rumah minimalis
22 bisa menyentuhnya
23 ada apa?
24 tidak di duga
25 kesal
26 ikut aku
27 ke luar kota
28 di kejar
29 milikku
30 tidak bisa kabur
31 masa lalu Sya
32 minta nasihat
33 kecelakaan
34 sadar
35 hadir
36 masalah kecil
37 siapa milikmu?
38 first kiss
39 belajar menerima
40 sangat manis
41 tanpa sengaja
42 traktir
43 lamaran sederhana
44 memperkenalkan
45 sebagai calon istri
46 masalah
47 bukan remaja
48 penghianat
49 menghadiri Awards
50 pelakunya?
51 memberitau
52 bongkar
53 gagal manis
54 diketahui
55 masalah Wiwin
56 terlaksana juga
57 tidak sengaja
58 ada apa dengan dia?
59 acara
60 alasan
61 kehancuran Bela
62 kehancuran Haris
63 menghadiri pesta
64 bulan madu versi Sya
65 tak juga menyerah
66 sedang beruntung
67 menginap
68 berdebar karna hal kecil
69 kerja ke luar kota
70 aktifitas pasangan LDR
71 tanpa sadar
72 Keluar Kota
73 salah sasaran
74 memohon
75 Bayu dan Wiwin (part. 1)
76 Bayu dan Wiwin (part. 2)
77 Bayu dan Wiwin (part. 3)
78 menikah
79 ketahuan
80 gila
81 RSJ
82 meminta
83 Ngidam?
84 keputusan
85 kabar baik
86 pengangkatan
87 sembuh
88 tidak disangka
89 keberanian
90 lahiran
91 kebahagiaan
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Syamita
2
di kecohi
3
memberi tau
4
ketahuan
5
tekat
6
pamitan
7
melamar pekerjaan
8
pertama bekerja
9
cuma itu?
10
balas
11
jam lembur?
12
berubah
13
bertemu
14
host
15
tak terduga
16
pembicaraan serius
17
permintaan
18
John Laser?
19
bertemu klien
20
situasi genting
21
rumah minimalis
22
bisa menyentuhnya
23
ada apa?
24
tidak di duga
25
kesal
26
ikut aku
27
ke luar kota
28
di kejar
29
milikku
30
tidak bisa kabur
31
masa lalu Sya
32
minta nasihat
33
kecelakaan
34
sadar
35
hadir
36
masalah kecil
37
siapa milikmu?
38
first kiss
39
belajar menerima
40
sangat manis
41
tanpa sengaja
42
traktir
43
lamaran sederhana
44
memperkenalkan
45
sebagai calon istri
46
masalah
47
bukan remaja
48
penghianat
49
menghadiri Awards
50
pelakunya?
51
memberitau
52
bongkar
53
gagal manis
54
diketahui
55
masalah Wiwin
56
terlaksana juga
57
tidak sengaja
58
ada apa dengan dia?
59
acara
60
alasan
61
kehancuran Bela
62
kehancuran Haris
63
menghadiri pesta
64
bulan madu versi Sya
65
tak juga menyerah
66
sedang beruntung
67
menginap
68
berdebar karna hal kecil
69
kerja ke luar kota
70
aktifitas pasangan LDR
71
tanpa sadar
72
Keluar Kota
73
salah sasaran
74
memohon
75
Bayu dan Wiwin (part. 1)
76
Bayu dan Wiwin (part. 2)
77
Bayu dan Wiwin (part. 3)
78
menikah
79
ketahuan
80
gila
81
RSJ
82
meminta
83
Ngidam?
84
keputusan
85
kabar baik
86
pengangkatan
87
sembuh
88
tidak disangka
89
keberanian
90
lahiran
91
kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!