bertemu klien

.

.

.

Sya tiba di kamarnya.

"dasar psikopat...! waah... bagus sekali aktingnya waktu dia bilang kalau dia itu artis.. ck.. percaya diri sekali dia aku akan percaya kalau dia artis.. siapa namanya John Laser? aku laser bok*ngmu nanti biar tau rasa dan tidak membodohi orang lain lagi". gerutu Sya dengan kesal.

Sya menarik nafas dalam-dalam,

"aku ingin mencari pria yang tulus mencintaiku.. bukan mencari pria gila dan sinting mengaku artis..! ya Tuhan... kenapa aku harus bertemu dengan pria-pria aneh? "

Sya menengadahkan wajahnya ke atapnya,

Sya harus menghadapi bos temboknya dengan tingkah nya yang super menyebalkan sedangkan Sya tidak bisa melawannya tapi hanya bisa menyerangkan dengan pasal-pasal gila Kevin,

dan tadi Sya harus bertemu pria Gila yang sok ngartis, entah kenapa Sya harus menghadapi 2 pria itu,,

"huuhh... sepertinya ini diluar kendaliku..! aku jadi culun malah bertemu dengan pria sinting tapi kalau aku jadi diri aku sendiri malah didekati pria mata keranjang..! kenapa di dunia ini harus ada pria mata keranjang?? tidak bisakah laki-laki hanya mencintai 1 perempuan saja? "

Sya terus mengomel-ngomel tak tentu hingga dirinya malah tertidur pulas di ranjang ukuran sedangnya,,

.

.

ke esokan harinya Sya kembali bekerja seperti biasa dan sudah pasti dengan penampilan culunnya.

"aduuh.. duh... hei.. tunggu.. aawhh...! " Sya terpekik seketika saat banyaknya perempuan berlari menabraknya,

buggh...

Sya terduduk di lantai dengan tatapan pasrah, Sya menarik nafas dalam-dalam lalu berusaha untuk bangkit,,

"sebenarnya ap...? Eh..? " Sya berdiri tegak dan berbalik ternyata semua karyawan perempuan itu sedang berbaris rapi menyambut Kevin yang baru aja tiba di kantornya.

Sya memutar bola matanya dengan jengah lalu memilih melangkahkan kakinya ke arah Lift dan masuk disana.

"ck... apa bagusnya pria muka tembok itu? tidak ada yang bagus dari dirinya... oh ya? apa mereka tidak tau kalau tuan tembok itu alergi perempuan ya? " batin Sya menebak-nebak.

Sya menggeleng-geleng kepalanya, "bodo amat..! "

.

.

Sya hendak makan dengan bekal makan siang yang dibawanya kini, namun tiba-tiba telepon nya berbunyi,

Sya mengangkatnya dan berkata hal manis namun mendengar suara Kevin membuat Sya melebarkan matanya

"datang ke ruanganku sekarang...!! "

begitulah perintah sang raja yang dicap sebagai pria tembok oleh Sya.

Sya menggigit bibir bawahnya menahan geram lalu dengan kesal Sya membawa juga kotak bekal makan siangnya.

Sya melangkahkan kakinya dengan terburu-buru ke ruangan Kevin.

tok.. tok. tok..

Sya membuka pintu ruangan Kevin dan langsung mendekat ke meja kerja Kevin.

Kevin yang sedang sibuk dengan berkasnya pun mendongakkan kepalanya beberapa saat kemudian tapi tidak menemukan Sya hingga matanya mengedar mencari si culun itu,,

Kevin melebarkan matanya melihat Sya yang tengah duduk bersila di lantainya.

"apa yang kau lakukan? " tanya Kevin dengan tak percaya.

"saya sedang makan siang tuan..! " jawab Sya dengan mulut penuhnya hingga Kevin ternganga melihatnya.

"jam makan siang belum tiba...! tapi kau malah sudah makan? " tanya Kevin melihat jam tangannya sendiri dan membandingkannya dengan jam dinding di ruangannya.

Kevin mengira jam nya salah tapi ternyata tidak ada yang salah.

"jam 12 itu sudah waktunya bagi saya makan tuan..! kalau tidak perut saya akan sakit" jawab Sya dengan enteng.

Kevin melihat apa yang dimakan Sya terlihat menggiurkan apalagi wangi makanan Sya begitu memenuhi ruangannya,

" lalu kenapa kau makan di ruanganku? " Kevin sedikit membentak Sya.

"anda yang menyuruh saya kesini tadi tuan? apa perlu saya mengulangnya lagi? " tanya Sya dengan senyuman dipaksakan.

"ya sudah.. sana bawa makananmu keluar...! " titah Kevin.

"tidak bisa tuan.. saya sudah makan! menurut mitos ibu saya tidak boleh makan pindah-pindah nanti suaminya banyak.. " tolak Sya dengan serius menunjuk-nunjuk sendok nya ke udara.

Kevin tercengang mendengarnya, " jadi kau membantahku karna mitos mu yang tidak masuk akal itu? "

"iya tuan... saya tidak mau banyak suami tuan dan juga 1 aja udah cukup buat saya! " jawab Sya dengan senyuman.

"mitos sialan...! ". batin Kevin

Kevin sengaja mengusir Sya karna tidak mau ikutan berselera ingin memakan bekal Sya tapi gengsinya terlalu tinggi hingga ia hanya bisa melampiaskan rasa kesalnya itu dengan marah-marah.

"berikan padaku! kita makan siang di luar ! dan kau temui bayu sekarang juga !!" perintah Kevin dengan serius.

Sya mendongak ke Kevin. "makan siang? " beo nya.

Kevin mengangguk sambil sesekali melihat bekal Sya yang makin saja membuat ilernya mengalir ingin mencicipinya.

"tapi saya sudah makan siang tuan" Sya melihat bekal makan siangnya.

"berikan padaku..! dari tadi pagi juga aku tidak sarapan" Kevin mendekat ke Sya dan merampas bekal makan siang Sya.

Sya hanya melongoh melihat kotak bekal makan siangnya di ambil oleh Kevin hanya menyisakan sendok yang di genggam Sya.

"tuan..! " Sya masih berusaha untuk sabar.

"aku akan traktir kau makan nanti" tutur Kevin.

"tapi makanan itu yang paling terenak..! itu buatan ibu saya tuan. " bantah Sya.

"sana pergi...! " usir Kevin.

Sya bangkit dan meninggalkan ruangan Kevin dengan langkah kaki di hentak-hentakkan tak terima dengan perintah Kevin tapi tak juga bisa melawan.

Kevin membuka laci meja nya dan mengambil sendok emasnya lalu mencicipi makanan yang membuatnya ingin sekali mencicipinya.

Kevin terbelalak saat satu sendok nasi masuk ke mulutnya bersamaan dengan sayur mayurnya.

"enak sekali...! bagaimana bisa ada makanan seenak ini? " batin Kevin menyambar lagi dan lagi makanan Sya sampai tidak tersisa sedikitpun.

Sya kembali dan langsung melihat ke arah kotak makan siangnya yang ada di meja Kevin.

bola mata Sya seperti ingin meloncat dari tempatnya saat ini.

"mana bekalku....??? "teriak Sya dengan muka memerah.

Kevin seakan tidak merasa bersalah, "enak! " serunya melenceng.

"tuan....! " bentak Sya.

Kevin mengalihkan suasana dengan apa yang dikatakan Bayu.

Sya menjawabnya dengan gigi menggeretak hingga Kevin berdehem mendengarnya,,

"apa anda tipikal orang yang juga makan milik bawahannya? anda bisa beli apapun diluar sana kan? " geram Sya.

Sya sangat menyukai lauk yang dibuat ibunya hari ini untuk makan siangnya tapi hanya 3 suap bos temboknya sudah menyuruhnya bekerja hingga naas saat kembali semua bekal siang Sya habis tanpa ada tersisa.

.

.

.

Sya dan Kevin melangkahkan kaki menuju restaurant tempat jam temu Kevin dengan kliennya

lagi-lagi kliennya perempuan yang tampak tertarik dengan Kevin,,

Sya hanya melihat aneh ke perempuan itu seolah tatapannya berkata apa yang anda lihat dari pria ini? begitulah arti tatapan Sya.

"bisakah kita...? " tiba-tiba perempuan itu memegang tangan Kevin.

Kevin menepisnya kasar hingga Sya melihatnya juga ikut terkejut, seketika tangan Kevin memerah hal itu di lihat oleh Sya.

"aku ke toilet sebentar! " Kevin berusaha untuk tegar dan berjalan dengan seperti biasa ke luar ruangan menuju toilet pria.

Sya yang merasa ada yang tidak beres segera mengemas laporannya sedangkan Klien perempuan tadi malah makin suka dengan penolakan Kevin.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Hariyanti

Hariyanti

thor.. ceritamu bikin gemes 😝😝😝😝

2025-01-29

0

Erna Masliana

Erna Masliana

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-08-19

0

Tiinaa

Tiinaa

ini alergi sentuhan cewek,di drama korea anti alergi dengan semua sentuhan orang

2022-06-04

4

lihat semua
Episodes
1 Syamita
2 di kecohi
3 memberi tau
4 ketahuan
5 tekat
6 pamitan
7 melamar pekerjaan
8 pertama bekerja
9 cuma itu?
10 balas
11 jam lembur?
12 berubah
13 bertemu
14 host
15 tak terduga
16 pembicaraan serius
17 permintaan
18 John Laser?
19 bertemu klien
20 situasi genting
21 rumah minimalis
22 bisa menyentuhnya
23 ada apa?
24 tidak di duga
25 kesal
26 ikut aku
27 ke luar kota
28 di kejar
29 milikku
30 tidak bisa kabur
31 masa lalu Sya
32 minta nasihat
33 kecelakaan
34 sadar
35 hadir
36 masalah kecil
37 siapa milikmu?
38 first kiss
39 belajar menerima
40 sangat manis
41 tanpa sengaja
42 traktir
43 lamaran sederhana
44 memperkenalkan
45 sebagai calon istri
46 masalah
47 bukan remaja
48 penghianat
49 menghadiri Awards
50 pelakunya?
51 memberitau
52 bongkar
53 gagal manis
54 diketahui
55 masalah Wiwin
56 terlaksana juga
57 tidak sengaja
58 ada apa dengan dia?
59 acara
60 alasan
61 kehancuran Bela
62 kehancuran Haris
63 menghadiri pesta
64 bulan madu versi Sya
65 tak juga menyerah
66 sedang beruntung
67 menginap
68 berdebar karna hal kecil
69 kerja ke luar kota
70 aktifitas pasangan LDR
71 tanpa sadar
72 Keluar Kota
73 salah sasaran
74 memohon
75 Bayu dan Wiwin (part. 1)
76 Bayu dan Wiwin (part. 2)
77 Bayu dan Wiwin (part. 3)
78 menikah
79 ketahuan
80 gila
81 RSJ
82 meminta
83 Ngidam?
84 keputusan
85 kabar baik
86 pengangkatan
87 sembuh
88 tidak disangka
89 keberanian
90 lahiran
91 kebahagiaan
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Syamita
2
di kecohi
3
memberi tau
4
ketahuan
5
tekat
6
pamitan
7
melamar pekerjaan
8
pertama bekerja
9
cuma itu?
10
balas
11
jam lembur?
12
berubah
13
bertemu
14
host
15
tak terduga
16
pembicaraan serius
17
permintaan
18
John Laser?
19
bertemu klien
20
situasi genting
21
rumah minimalis
22
bisa menyentuhnya
23
ada apa?
24
tidak di duga
25
kesal
26
ikut aku
27
ke luar kota
28
di kejar
29
milikku
30
tidak bisa kabur
31
masa lalu Sya
32
minta nasihat
33
kecelakaan
34
sadar
35
hadir
36
masalah kecil
37
siapa milikmu?
38
first kiss
39
belajar menerima
40
sangat manis
41
tanpa sengaja
42
traktir
43
lamaran sederhana
44
memperkenalkan
45
sebagai calon istri
46
masalah
47
bukan remaja
48
penghianat
49
menghadiri Awards
50
pelakunya?
51
memberitau
52
bongkar
53
gagal manis
54
diketahui
55
masalah Wiwin
56
terlaksana juga
57
tidak sengaja
58
ada apa dengan dia?
59
acara
60
alasan
61
kehancuran Bela
62
kehancuran Haris
63
menghadiri pesta
64
bulan madu versi Sya
65
tak juga menyerah
66
sedang beruntung
67
menginap
68
berdebar karna hal kecil
69
kerja ke luar kota
70
aktifitas pasangan LDR
71
tanpa sadar
72
Keluar Kota
73
salah sasaran
74
memohon
75
Bayu dan Wiwin (part. 1)
76
Bayu dan Wiwin (part. 2)
77
Bayu dan Wiwin (part. 3)
78
menikah
79
ketahuan
80
gila
81
RSJ
82
meminta
83
Ngidam?
84
keputusan
85
kabar baik
86
pengangkatan
87
sembuh
88
tidak disangka
89
keberanian
90
lahiran
91
kebahagiaan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!