Setelah selesai mengemas semua peralatan perang untuk Baking, Cherry pun mulai mengemas dirinya juga, dandan dengan ciri khas nya dan dengan make up andalannya.. dan tentu sedikit beri aksen berbeda..Sedang Levya yang sedikit boring menunggu Cherry tak kunjung siap, Dia pun mulai mengingat lagi barang2 apa saja yang mesti di beli dan di store mana yang paling pas untuk beli Merch BTS, Levya mulai mengerahkan pikirannya untuk mendekorasi kamar sahabatnya itu secantik dan se Aesthetic mungkin..
“ Lumayan capek juga sich drive hari ini, orderan juga lumayan banyak hari ini, Cherry gag capek apa ya? Tapi gag apa lah… biar Dia gag bosan juga kan lihat Pavlova nya aja. Dah saatnya Dia menyisihkan waktu juga untuk menghibur dirinya.” Bualan dalam hati Levya yang sudah cukup lama menunggu sahabatnya itu.
Beberapa menit kemudian, keluarlah seorang Cherry yang sudah siap berburu barang-barang dan Merch official BTS. Dengan wajah yang begitu ceria Cherry tersenyum menyapa Levya.
“ Levyaaa…….” Sambil nyengir menebar senyuman lebar Cherry menyapa. Levya pun terkejut ternganga mulut melihat sahabatnya itu.
“ What happened with you girls?! This so damn beautiful…!!” Levya seolah terkejut melihat penampilan baru Cherry.
“ What??? Why???? Is it not match with me???!!! “ Cherry jadi bingung sendiri apa yang salah pada dirinya dan penampilannya.
“ I said you’re so damn beautiful right now…..😍😍” Levya benar-benar terpesona melihat sahabatnya itu.
“ Really????? You make me feeling so shy…..☺️” Cherry pun tesenyum malu siap dengan pipinya yang sudah mulai memerah.
“ I’m blushing…☺️😅” Cherry sudah tak bisa menahan rayuan sahabatnya itu.
“ Nah gini kan bagus….. ada sedikit perubahan yang bagus dan positif juga kan kenal BTS….” Sontak saja Levya sedikit menampar halus hati Cherry yang tengah berbunga-bunga. Bagaimana tidak bukan karena Pavlova nya lagi kini dia bisa sebahagia itu.. tapi juga karena seorang SUGA lelaki idamannya yang baru dia kenal itu.
“ Kamu ini Lev…. Memang biasanya Aku gag bagus gag positif… ini semua kan berkat ayang SUGA… Aku jadi sedikit lebih bergairah menjalani hari dan lebih terbuka sich ya menurut Aku… hehehe..” Cherry pun tersenyum tersipu malu sadar dengan perubahan pada dirinya.
“ It’s perfect today.. lain kali dandan kayak gini terus ya… i like it…😘” Levya dengan manja memeluk Cherry gemas melihat perubahan sahabatnya itu. Bagaimana tidak, Cherry yang biasanya memakai longdress dan kawanannya kini sedikit berbeda, dengan celana jean dan t-shirt putih ditambah aksen sedikit elegan dengan coat panjang dan beanny hat.. sudah seperti biasnya saja dia mix and match style nya kali ini. Tapi semua itu justru membuat Levya gemas melihatnya.
“ Udah siap ya…. Ahhhhh gemes banget sich sama ayangnya Suga satu ini….🤏🏻🤏🏻” Levya benar-benar tak tahan melihat kegemasan sahabatnya.
“ Ahhhh sudah lah Lev.. Kamu bikin Aku makin salting aja nich..” manyun bibir Cherry menambah gelak tawa Levya.
“ Wkwkwkwk…. Maklumin aja ya sama yang lagi Bucin….🤭” Levya benar-benar tidak tahu lagi mesti bicara apa.
" ... Silence please, I'm so excited you know... Dah lumayan lama juga kan kita gag shopping,okay let's go... " sambil mengangkat tangan dan kakinya Levya seolah menyanyikan lagu Butter BTS.
" Hihihi..." Cherry tertawa.
“ Okay come, Let’s go hunt…” kedua sahabat itu akhirnya meluru menuju mobilnya. Setelah penat berbual dan bikin salting.
Setelah perjalanan seru mereka tempuh, mereka pun tiba di mall yang mana menjadi tempat makan kegemaran mereka juga. Sambil mencari-cari apa yang di cari, mereka pun tiba di satu store yang menjual banyak album Kpop. Mereka mulai kalap membeli banyak album dan merch lainnya di dalam store tersebut. Namun selang beberapa waktu, ketika mereka selesai berbelanja, tiba-tiba ada seorang lelaki datang dan berbisik di samping mereka.
“ Annyeong Cherry…” dengan suara lembut berbisik tepat di telinga Cherry, cukup mengejutkannya.
“ Aww annyeong Aww..” seketika Cherry menjadi latah karena terkejut dan tak sengaja terhantuk dengan wajah lelaki tersebut.
“ Arrgghhhh.. sakitnya..” lelaki itu mengelus hidungnya yang terlanggar.
“ Rai……….” Serempak saja Cherry dan Levya berteriak. Terkejut bukan main secara mereka tak ada janji untuk bertemu saat Qtime mereka.
“ Aduh sakitnya… sakit juga ternyata ya.. “ Rai masih memicit hidung nya yang sedikit ngilu tadi.
“ Ahhh… maaf banget ya Rai.. Aku kaget banget tiba-tiba kamu berbisik kayak gitu.” Jelas Cherry yang memang terkejut dan ada sedikit rasa nervous. Rasa yang tak biasa Dia rasakan sebelumnya saat bertemu temannya. Apalagi dengan Rai, seorang yang pernah mencintainya dulu di bangku SMA, dan yang sudah pasti mungkin sampai saat ini Rai masih memiliki rasa itu pada Cherry. Memendam rasa cinta nya terhadap Cherry begitu lama dan belum terbalaskan.
Seketika keadaan menjadi canggung saat Levya tiba-tiba memecah pembicaraan mereka.
“ Wahh… pemandangan apa ini??? Aku di mana ini ya???” Levya berlagak seperti orang bodoh. Tanpa Dia sadari Dia hanya terpaku dengan pemandangan di depannya itu.
“ Sejak kapan Kamu sama Rai unformal gini Cherr?! Bukan beberapa minggu yang lalu kalian baru ketemu setelah sekian lama, daaaannnnnnn kalian masih canggung satu sama lain dech. Aku dan Aarav bahkan masih mengingatnya.” Dengan laju Levya bicara tanpa jeda.
“ Gini Lev….” Suara bersahutan Cherry dan Rai yang semakin membuat Levya bingung.
“ Daebak… bahkan kalian sudah mulai sinkron saja ya berargumen.” Sambil mengelus dagunya yang tanpa janggut itu Levya mengangguk-angguk menangkap sinyal.
“ Sudahlah.. biar Rai saja yang bicara… I think you don’t trust me anymore Levya..” ungkap Cherry sedikit kecewa karena sahabatnya seolah menyudutkannya. Cherry hanya tidak ingin Levya mengungkap banyak rasa takutnya terhadap cinta yang mungkin juga akan mengecewakan Rai.
“ Gini Levya… Kita gag ada hubungan apa-apa Lev.. memang Kita belakangan ini sering chat aja… jadi Kita bisa dekat lagi kan.. menyambung kecanggungan kita selama ini dari masa dulu..” jelas Rai yang tidak ada niatan untuk membuat kesalahpahaman.
Kedua di antara Cherry dan Rai lalu berdiam, sejenak terasa hening tak ada topik pembicaraan.
“ Kalian ini dah kenapa? Emangnya Aku tampak sejahat itu ya? Kesalahpahaman apa yang kalian maksud ini? Aku justru sangat senang melihat Kalian bisa dekat lagi seperti dulu.
“ Tapi Lev….” Cherry tiba-tiba menghentikan tanggapan Levya.
“ Sudahlah… jangan terlalu di ambil pusing cuma karena semua ini. Mending sekarang kita cari makan, Kamu belum makan juga kan Rai?” Tanya Levya menghilangkan kecanggungan di antara mereka berdua.
“ Aku emang mau cari makan Lev.. cuma kebetulan kita ketemu di sini.. kita makan bareng aja gimana?” Rai bergegas untuk membawa mereka makan bersama.
“ Ah itu lah yang mau Aku katakan Rai…. Dah lah… mari Kita cari makan sama-sama.”
Akhirnya mereka pun memutuskan untuk makan bersama. Namun ada yang begitu mengganggu suasana saat itu, karena Cherry kini hanya banyak berdiam diri. Mulai rungsing lagi dengan perasaannya yang sudah dari awal ingin Dia curahkan pada Levya sahabat terpercaya nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments