Semenjak pertemuan Cherry dengan Rai, Cherry memang mulai ada banyak kegiatan selain mengurus bisnis online pavlova nya. Kini Dia punya teman berbual di medsos dengan Rai, karena saat ini Rai kerap kali menghubungi Cherry, entah bertanya hal-hal yang sepele atau yang lainnya. Namun Cherry menjadi sedikit khawatir, mungkinkah Dia akan menjadi satu masalah jika terus berhubungan dengan Rai, mengingat dirinya yang memang sedang tak ingin mengenal dekat dengan cinta, bukan karena alasan apapun, namun lelaki jika terus peduli pada perempuan akan menjadikan semua itu pertanda cinta. Cherry sedikit kalut dan bingung harus menanggapinya bagaimana, Dia pun akhirnya memilih untuk bertanya pada Levya tentang dirinya dengan Rai.
" Lev, nanti setelah delivery Kamu jangan pulang dulu ya, kalo boleh tidur sini saja." Cherry tidak ingin pikirannya terganggu karena Rai.
" Kenapa Cher? gag biasanya Kamu suruh Aku tidur rumah Kamu kan.." Levya bertanya-tanya.
" Ich Kamu nih Lev, Kamu lupa, Kamu dah janji kan mau decor kamar Aku dengan gambar-gambar Suga?" Cherry coba menafikan perasaan sesungguhnya.
" Oh my God, iya Aku lupa, Kamu ada printer kan.... atau Kamu mau yang model gimana dulu nih?" Levya bingung mencari ide.
" Gag apa, gag perlu langsung kali.... Kita searching dulu banyak-banyak tentang Suga, secara Kamu kan yang tahu lebih banyak tentang BTS." Cherry memberi pengertian pada Levya.
" Okey, fine, Kalo gitu Aku delivery pavlova dulu aja dech...lepas itu Kita Shopping ke Mall." Levya langsung meluru masuk di mobil Cherry yang sudah terisi penuh Pavlova tanpa melihat Cherry dan langsung mengendarainya.
" Ish, nich anak, kebiasaan deh, meluru aja, baru mau bilang hati-hati juga." Cherry membebel sendirian.
"Ech apa Levya tadi bilang? Shopping? Shopping ke Mall? Mau beli apa ech?" Cherry pun sedikit linglung karena pikirannya banyak terganggu oleh Rai akhir-akhir ini.
Setelah merekap dan membuat semua pesanan Pavlova, Cherry biasa melakukan pekerjaannya beberes dan merapikan bahan-bahan Pavlova, baru Dia akan beristirahat dan membersihkan diri. Setelah semua beres dan setelah lapiran pada sang maha pencipta, Cherry menunggu kepulangan Levya, agaknya Levya pulang sedikit lambat karena orderan pavlova yang lumayan banyak. Daribpada boring terus menunggu Levya, Cherry mulai terpikir oleh Suga kembali, Dia ingin banyak bernostalgia dengan Suga, mengingat dulu Dia tidak terlalu melihat Suga, semua tentang Suga kini telah menarik perhatiannya dan juga hatinya. Cherry pun mulai membuka laptopnya dan kembali melihat MV dari lagu-lagu BTS yang pernah di dengari nya dan menjadi favoritnya, dan bahkan banyak lagi lagu-lagu mereka yang belum Cherry ketahui sepenuhnya. Saat ini Cherry tengah membuka MV Fake Love lagi, dan lagu lainnya, betapa terheran Dia karena ternyata Suga memanglah lebih dari yang di bayangkan Cherry.
" Oh my God, Sugaaaaaaaa....... Oh my God, benarkah ini Kamu sayang????" Cherry bicara sendirian di depan laptopnya sambil memandangi potret Suga yang banyak take scene di depan api.
"Oh my God... Aku benar-benar jatuh hati padamu Suga......" Cherry lagi-lagi menyatakan cintanya pada halusinasi nya.
" Kapan Aku bisa bertemu denganmu secara langsung Sugaaaaaaaa.....😭😭😭😭 " Cherry membuat muka sedih di depan laptopnya.
" Kenapa Aku baru menyadari, Kamu sungguh indah, betapa beruntung seseorang yang bisa memilikimu nanti." monolog lagi dan lagi dalam diri Cherry.
" Dan ini yang paling membuatku jatuh hati, Kamu benar-benar terlihat indah di sini." Cherry memandang potret Suga dalam MV special performance Butter.
" Ice on my wrist I'm that nice guy..
Got that right body and that right mind..
Rolling up to party got the right vibe..
Smooth like butter hate us love us
Fresh boy, pull up and we lay low..
All the players get moving when the bass low
Got ARMY right behind us when we say so..
Let's go...... " cuplikan rapping suga yang membuat dirinya sadar Dia salah menilai Suga dulu yang menurutnya tak begitu tampan, namun sebaliknya, suga begitu tampan, hot, sexy, cute dan juga funny. Cherry tersadar dari lamunannya tentang Suga sebaik Levya datang dari mengantar orderan pavlova.
" Woi, ngelamun apa nih???" tanya levya tiba-tiba dan langsung menghampiri Cherry dengan laptopnya.
" Ish, kaget Aku Lev, Kamu nih......suka banget bikin aku mau jantungan." Cherry membebel sebal.
" Habis dari tadi asyik ngelamun aja, apa yang Kamu lihat Cherrr??" sambil tangannya ligat menarik laptop Cherry.
" Benar aja, orang lagi lihat pacar khayalannya, Mas Agust.....hahaha." Levya tertawa pecah, tak tahan dengan kelatah Cherry akhir-akhir ini.
" Mas Agust, Mas agust, biarlah... " Cherry manyun melihat tingkah Levya yang selalu meledeknya jika soal BTS.
" Iya maaf, Dah, dah siap belum....? Kita kan mau ngemall nih, dari tadi tak siap-siap juga, kirain dah tinggal berangkat." Levya pulamula mengomel pada Cherry.
" Ech, sekarang kah? kenapa gag bilang dari tadi, kan Aku bisa siap-siap lev." Cherry mulai ligat dandan juga bersiap.
"Hemmmm, dari tadi juga Aku bilang Lev, ijilah jadinya, kalo terlalu bucin ma Suga." Levya menahan tawanya, agar tak membuat Cherry malu untuk kesekian kalinya.
" Hiiiiihhhh, kamu nih Lev, biarlah... emang mau beli apa sih ke mall segala, aku kan cuma perlu Kamu tidur sini dan decor kamar Aku, itu aja." Cherry masih saja asyik membebel.
" Helloooooooooo, emang decor gag butuh barang-barang kelengkapan. Dah jangan banyak tere liye, Kita Cuzzzz aja." Levya pula mulai mengambil handbag nya dan menarik tangan Cherry untuk segera meluru ke dalam mobil dan bersiap.
" Okey, Okey, santai aja kali..." Cherry menurut saja keranah Levya.
" Silence please, i'm so excited you know... dah lumayan lama juga kan Kita gag shopping, Let's go.... " Levya pula mengangkat tangan dan kakinya sambil berkata seolah tengah menyanyi lagu Butter BTS tersebut.
" hihihi... " Cherry hanya tertawa kecil melihat sahabatnya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments