Bab 2

" Akhirnya selesai sudah hantar orderan hari ini, Levya." Cherry membuang nafas lelahnya setelah banyak bergelut dengan pavlova buatannya.

" Iya dong, siapa kurir cantik yang hantar, Levya kan...." dengan bangga Levya mengangkat dagunya sambil memandang wajah Cherry yang masih terdapat sedikit tepung-tepung dan cream yang mengenai wajahnya karena mixernya.

" Ya, percayalah, siapa lagi wanita cantik di Lavanya, kalau bukan si Levya, memang bangga deh Ibu Ira Lavanya dan Bapak Keen Lavanya." sambung Cherry sambil tertawa.

" Ya, sama kan, siapa juga yang buat pavlova-pavlova manis itu, kalau bukan anak dari ibu Kaila Kaluna dan Bapak William Johnson. semanis Cherry Kaluna ini kaaaannnn..." balas Levya sambil mencubit hidung mancung Cherry.

" Awwwww... sakit tahu.." jerit manja Cherry menggelikan hati Levya, kebiasaan memuja satu sama lain yang tak pernah hilang sedari kecil.

" Kamu dah selesai beresin semua belum, ikutlah denganku, kita hang out, cari yang segar-segar diluaran, Aku dah pesan di resto kegemaran Kita dah." Levya sudah memujuk Cherry untuk keluar dengannya.

" Sejak kapan Kamu dah book nih, kenapa tak bilang dulu, Aku belum siap-siap nih." Cherry masih sibuk membereskan alat bakingnya.

" Relax dong, tak ada yang tentuin jam nya harus tepat waktu juga, dah bersiaplah, Aku juga mau make over dulu nih, kepanasan dari tadi drive." Ujar Levya kemudian pergi meninggalkan Cherry untuk bergegas.

" Okey, Aku siap dulu deh." Jawab Cherry buru-buru menyelesaikan kerja nya dan berdandan.

Setelah keduanya selesai bersiap, mereka bergegas menuju halaman rumah, dan masuk ke dalam mobil Cherry, dengan memakai baju slim fit dan white shoe. Sesampainya di La Pasta restaurant,tempat nongki asyik mereka berdua sambil menikmati banyak menu pasta, laju saja Cherry duduk tak memesan makanan, lapar karena terlalu sibuk dengan usaha kecilnya, Levya yang duduk berhadapan dengan Cherry hanya mampu merenung wajah sahabat sedari kecilnya itu. Sambil menunggu makanan mereka sampai Levya lebih asyik dengan headset di telinga nya itu.

" Aku pesan seperti biasa ya, Spaghetti Carbonara extra Cheese, Blueberry Cheese cake and.... Chamomile Tea, Kamu apa Levya?"

tanya Cherry yang dari tadi sudah tak tahan laparnya.

" Aku Aglio Olio saja sama Chocolate Blackforest Frappe." ujar Levya setengah dengar setengah tidak, karena headset nya yang masih menempel di telinga.

" Kamu dari tadi asyik sama phone kamu aja, dengar lagu apa sih, gag bosan kah?." tanya Cherry dengan nada mengomel, boring di cuekin.

" Kamu tahu apa Cher soal lagu, asyik saja tuh sama pavlova-pavlova kamu." Levya sindir halus Cherry, memang temannya yang satu ini tiada hobi buat dengar lagu dan juga musik, asyik baking, baking dan baking saja.

" Pavlova itu segalanya bagiku tahu, it's my sugar of my lifes." konon yang mampu menenangkan jiwanya melihat pemandangan pavlova.

" Sekali sekali, dengarlah lagu, kayak Aku nih, dengar lagu dengan bonus suara para member yang tampan nih." sengih Levya sambil menatap screen phone nya fokus pada gambar BTS.

" Dasar Halu...hari-hari yang kamu lihat Hallyu saja, sama cowok-cowok tampan saja." sinis Cherry dengan nada sarkasme nya.

" Mesti dong.... lihat cowok tampan tu, baru namanya sugar of my lifes, i mean, vitamin of my lifes, bukannya pavlova saja." sindir Levya juga dengan hiperbola nya.

" Sudahlah kita makan dulu.. nanti gag enak lagi kalau pasta ini dah pada dingin." tambah Levya.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!