Hari sudah berada di hari sabtu weekend, saatnya Cherry beristirahat sejenak dari Pavlova dan kerjanya, Dia ingin mencari hiburan bersama Levya, terasa sudah terlalu lama Cherry dan Levya tak pergi hang out bareng, sekalian melihat para Cogan kata Levya. Cherry mulai mencari-cari info tempat makan yang enak dan cocok untuk dirinya dan juga Levya nanti di internet, namun pencariannya terhenti tiba-tiba kala Dia melihat sebuah artikel tentang SUGA, sosok multi talent and the best rapper in korea. Rasa ingin tahu Cherry terhadap biasnya begitu menggebu, kali ini benar-benar menggebu, bagaimana tidak, dari yang anti Kpop, kini malah menggila karena hallyu alias Kpop.
" SUGA, hah SUGA, Hu'uh SUGA, beri tahu Aku tentangmu sayang." sambil mengusap-ngusap gambar Suga di screen laptopnya.
" Mana satu nich yang Aku lihat dulu, emmmm."
Cherry membuka artikel tentang nama panggilan lain Suga, rasa ingin tahunya semakin menebal melihat gemasnya potret Suga
" SUGA a.k.a Min Suga, Min PD, Sugar, Min Yoongi Genius, Jjang Jjang man, Boong Boong, Lil Meow Meow, Motionless Min, Honey Boy, Min Snail, Yoongles, Yoon and Agust D."
"Waowww, banyaknya nama Kamu Yoongi....." Cherry begitu tertarik dengan semua tentang Suga, hingga membuatnya mulai menggila. Begitu banyak lagi hal yang ingin di ketahui semua tentang Suga, tapi Dia sendiri belum begitu mengenal siapa satu-satu profil member BTS, hingga pada satu titik Dia terpikirkan tentang Levya, Ya benar, mungkin hanya Levya yang bisa memberi lebih banyak info tentang member-member tersebut.
" Ya benar, Aku harus tanya Levya nanti, katanya Dia dah lumayan lama jadi Army kan..." Cherry bicara sendiri di depan laptopnya yang masih terpapar banyak artikel tentang Suga, namun semua hampir sama. Waktu liburnya seperti ini, biasanya Cherry dan Levya pergi ngemall lebih awal, namun semenjak tahu Hallyu, sedikit ada perbedaan dalam jadwal kegiatan Cherry di waktu senggangnya.
" Halo Lev, kapan Kamu datang ke rumah? cepat ya, Kita keluar cari pasta hari ini." suara Cherry dalam panggilannya kepada Levya.
" Kenapa baru sekaran telepon Cher, ini dah sangat siang, panas kan..! biasanya Kamu ajak pagi-pagi sekali kan, Aku malas dech." jawab Levya dengan suara malasnya.
" Gag apa Lev, Kamu gag pengen lihat cogan lagi kah? Come on, please, panas-panas gag apa kan, Kita naik mobil aja, bukan motor.. pleaseeeeee....." pinta Cherry yang tidak sabar karena ada niatnya yang tersembunyi.
" Aaaahhhh, iya deh, iya deh, Aku siap-siap dulu." Levya akhirnya menurut saja, dan mematikan panggilannya.
" Yes, yes, yes, semangat cari info hari ini." tingkah Cherry girang mendapat persetujuan Levya untuk keluar di waktu yang sedikit lambat.
Cherry pun segera bergegas untuk bersiap, dengan memakai style andalannya, sebuah longdress shirt berwarna hijau pastel dan sepatu putihnya, lengkap dengan handbag hijau pastel juga, style paling simple dan nyaman untuk hang out, sedang Levya memakai short pant hitam dan Tshirt putih searas lutut dengan sepatu putih juga, tak lupa juga dengan memakai coat hitam panjang setumit, Levya memang lebih terlihat santai namun ada juga sedikit aksen formal. Setelah keduanya bersiap, mereka lagsung saja menuju Resto kegemaran mereka saja La Pasta, karena belum menemukan tempat nongki lain yang pas.
Seperti biasa Cherry selalu makan spaghetti Carbonara dan juga teh Chamomile, beda dengan Levya yang bukan sekonsisten Cherry dan sesetia Cherry pada makanan dan minuman favoritnya juga Pavlova nya tercinta itu. Levya lebih cenderung suka mencoba hal apapun yang baru, itulah sebabnya sampai Dia kini pun yang sudah lumayan lama menjadi Army, karena rasa ingin tahunya akan hal baru dan hal yang menarik.
Setelah keduanya duduk di meja resto tersebut dan mulai order makanannya,mereka di kejutkan akan sesuatu.
" Sepeti biasa Cherry Spaghetti Carbonara Chamomile tea, Aku Lasagna sama Lime Mint Soda saja ya..thanks.." Levya mengarahkan orderan pada waiter di situ, namun beberapa saat kemudian tak lama setelah keduanya tengah menikmati makanan mereka, ada dua orang lelaki datang menghampirinya, keduanya lumayan tampan, dan juga tinggi, dari kejauhan Levya sudah mulai bisa meneka, bahwa kedua lelaki tersebut adalah teman lamanya di sekolah menengah ke atas dulu, yang memang terkenal dengan ketampanannya dan juga talent dan pribadinya. Cherry yang tidak tau siapa yang tengah di lihat Levya, masih asyik menikmati sgaghetti Carbonara nya.
" Hai Lev, apa kabar Kamu?" sapa Aarav Luke yang sudah hampir dekat tepat dengan meja mereka, sedang Rai Saguna di belakangnya.
" Hai, Luke, hai, Rai..... Long time no see, apa kabar kalian? Ech, duduk, duduk, duduk sini.." Cherry yang melihat tindakan Levya itu hanya melongo menatap kedua lelaki di hadapannya itu, ' seperti pernah kenal? ' tekanya dalam hati.
" Cherry, geser sedikit boleh, kasih mereka duduk. .." Levya mengarahkan Rai untuk duduk di sebelah Cherry, sedang Luke duduk di sebelah Levya.
" Wah..kebetulan sekali ya Kita ketemu di sini, baru mau pilih meja tadi, sudah tampak wajah Kamu aja Lev... " ujar Luke tiba-tiba menghempaskan kediaman Rai yang sememang nya memiliki sedikit sikap acuh, apalagi terpaksa harus duduk bersebelahan dengan Cherry, teman sekelasnya dulu yang pernah Dia taksir namun tak berjaya, karena kekeras kepalaan Cherry, yang memang takut pada cinta. Sedang dulu banyak teman satu sekolah mereka yang naksir sama Cherry, bukan pada Levya, yang sebenarnya memang sedikit lebih cantik dari sahabatnya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments