Rai sedari tadi acuh, membuat Cherry ikut acuh, namun keadaan canggung itu telah di gugah oleh Levya juga Luke, yang dari awal bertemu sudah memperhatikan sikap keras bak ada dinding pemisah bagi Cherry dan Rai yang tepat menjadi pemandangan di depan mata mereka, tak segan Luke mengusik Cherry yang masih asyik dengan makanannya juga.
" Hai Cher, Kamu gag ingat Kita ya?" tanya Luke pada Cherry yang menunjuk dirinya juga Rai.
" Maaf Aku gag ingat, kalian siapa?" Cherry memang tidak begitu mengingat, tapi memang dirinya seolah pernah mengenal keduanya, mungkin juga Cherry tak mendengar perbualan antara Levya dan kedua lelaki itu tadi, hingga Dia tak perasan. Bagaimana tidak, Cherry asyik membayangkan Suga, yang sememangnya ingin banyak di tanyakan dan di ulik melalui Levya, siapa sangka yang mereka akan bertemu teman lama dan membantutkan niatnya tadi.
" Oh my God, Cherry, Kamu gag dengar Aku tadi berbual dengan mereka berdua ya? ini Luke dan juga Rai lah, teman sekelas Kita dulu di sekolah menengah ke atas, tak ingat? Lupa? Kamu gag Amnesia kan Cher...." Levya sedikit geram melihat sikap Cherry sebentar tadi.
" Oh... My... God... sorry, sorry, sekarang Aku baru ingat, pantas saja, Aku rasa Aku pernah kenal tapi di mana.... Maklum sudah lama sekali kan Kita gag ketemu." Cherry baru menyadari kesilapannya dan bergegas menyambut tangan Rai dan juga Luke.
" Kalian apa kabar? everything okey kan?" lanjut Cherry bertanya.
" Kita baik-baik saja...." jawab Luke ringkas.
" Kamu gimana Cherry?" namun Rai tiba-tiba pula mulai menyambung percakapan mereka.
" Eh, Aku juga baik, duduklah...." pelawa Cherry yang akhirnya membuka mulut juga untuk Rai.
" Kalian mau makan apa? Aku orderkan.... waiter, please... " Levya langsung saja memanggil pelayan direstoran itu dan memesankan makanan untuk Rai dan juga Luke.
" Hu'uh, makan dulu dech..." sambung Cherry yang berasa sedikit kikuk duduk berdekatan dengan Rai.
" Kamu makan saja lagi Cher, nanti dingin, gag enak..." Rai mulai sedikit nyaman berbincang dengan Cherry setelah sekian lama tak bertemu cintanya dulu.
" Okey.." Cherry melanjutkan menyuap spaghetti Carbonara makanan kegemarannya.
Setelah mereka berempat sudah banyak berbual dan bernostalgia, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan saling tukar nomor Whatsapp.
Cherry yang melihat Levya hampir memasuki mobil, segera mengambil kunci mobilnya dan menggantikan Levya menyetir kali ini.
" Udah, biar Aku yang drive, kasian Kamu selalu saja harus ikut bersamaku dan jadi driverku, nanti tidur rumahmu ya Lev.." Cherry sengaja untuk mencoba tidur di tempat Levya, Dia tak patah semangat untuk mengulik segala sesuatu tentang Suga dan juga BTS.
" Hah... Are you okay Cherry? Kamu mau tidur rumahku? benar? Aku gag salah dengar? selalunya Aku kan yang tidur rumah Kamu." Levya masih keheranan dan bertanya-tanya, bagaimana tidak, sahabatnya yang satu ini tak pernah ingin berpisah lama-lama dengan bakal pavlova-pavlova nya.
" Of course, I will, kenapa? gag boleh ya?" Cherry masih sedikit bengang menunggu jawaban Levya sambil fokus menyetir mobil.
" With pleasure Baby, kapan lagi Kamu mau tidur rumah Aku kan.........let's go...." Levya mula berubah riak kegirangan, kapan lagi Levya di datangi Cherry ke rumahnya.
Tak lama setelah perjalanan, akhirnya sampai juga Cherry di rumah Levya, memang sudah terlalu lama juga Cherry tak berkunjung ke rumah kediaman Lavanya, walau mereka bertetangga dari kecil, namun selalunya Levya yang datang ke rumah Cherry.
" Hallo Om, Tante, gimana kabarnya nih?" Cherry langsung menyapa kedua orang tua Levya yang kebetulan sedang menonton televisi di ruang keluarga saat itu.
" Ooooohhhh, Cherry, tumben Kamu kesini, tidur sini ya? masuklah...." tanya Nyonya Ira Lavanya.
" Waow Cherry, mimpi apa Kita ni Ma... Cherry datang ke rumah Kita, masuklah...." Tuan Keen Lavanya pula keheranan.
" Makasih Om, Tante, iya Cherry mau tidur sini.." Cherry pula merasa malu, memang selalunya keluarga Lavanya yang datang bertamu di rumah keluarga Kaluna.
" Kita masuk kamar dulu Ma..." Levya dan Cherry bergegas ke atas menuju kamar Levya.
" Kalian tak makan malam dulu.... " ujar Nyonya Ira sambil teriak karena anaknya yang sudah naik ke atas.
" Gag Ma, Kita sudah makan di luar tadi..." Levya menyahut pertanyaan ibunya dari kejauhan.
Setelah menaiki tangga dan membuka pintu Kamar Levya, Cherry terkejut, melihat banyak gambar BTS di kamar Levya, terutama gambar Jhope, kalau tidak salah tekaan Cherry.
" Woowwwww, amazing, sejak kapan Kamu pasang semua ini Lev? ini BTS kan? ini Jhope kan...?" Cherry bertanya pada Levya memastikan.
" Ech, dari mana Kamu tahu BTS Cher? dari mana Kamu tahu kalau ini Jhope?" Levya sedikit kebingungan.
" Oh iya.... Aku sering buka lagu BTS di laptop Kamu, tapi dari mana Kamu tahu kalau ini Jhope?" Levya masih heran mengetahui Cherry mengenal Biasnya, bagaimana tidak, Levya sangat mengenal sahabatnya yang anti kpop itu.
" Hehehehe, sebenarnya Aku search dong di Google, jadi tahu sedikit deh.." Cherry tersengih senyum mengekek memberitahu pada Levya.
" Hey, sejak kapan Kamu jadi Kepo tentang Hallyu nih?" " Atau Kamu juga mulai suka BTS ya Cher?" Levya mulai menebak benar atau tidak dugaannya itu.
" Hehehe, iya..... Aku sudah suka BTS dah, gara-gara Kamu nich, main buka lagunya saja di laptop Aku." Cherry mula sedikit cemberut, malu dengan sahabatnya yang memang tahu Dia tidak suka Kpop.
" Yeay, baguslah, akhirnya, Kamu gag cuma sehaluan dengan pavlova saja, Selamat... Kamu dah jadi Army Cherry...." Levya tersenyum lebar sambil menepuk kedua tangannya.
" ARMY? apa jadi Army, Kita kan perempuan...." Cherry masih tidak tahu maksud Levya.
" Ihhhh.... Kamu ini Cher, Army itu sebutan untuk Fandom nya BTS, Adorable Representative MC for Youth, siapa Bias Kamu nich?" Levya lamgsung saja pada pointnya.
" BIAS? apalagi tuh...?" Cherry benar-benar seperti orang bodoh karena Levya.
" Hiiiiii, lagiiiii.... Bias lah, siapa yang Kamu suka?" Levya gemas mencubit pipi Cherry.
" Tadinya Aku suka Jin, tapi Aku lihat-lihat lagi, Suga lebih menarik, jadi Aku suka Suga dech." selamba saja Cherry menjawab dengan lancarnya.
" Wow, wow, wow, wow..... sudah tahu banyak ya, tentang satu per satu member BTS, bagus-bagus, lanjut.. teruskan...!!!" Levya mulai tertarik dan menambah rasa penasarannya pada Cherry yang sama-sama suka BTS, akhirnya Dia tak sendirian jadi Army.
" Aku pengen punya kamar kayak Kamu gini Lev, nanti bantu Aku decorate kamar Aku ya...hihihi.." Cherry tersenyum merasa puas sudah bisa berbagi dengan sahabatnya dan mulai misinya mengulik informasi lebih banyak lagi tentang Suga.
" Okey, okey, don't worry, everything for you Baby..." Levya pula mulai tertawa dan tersenyum lebar sambil menggoyang-goyangkan tubuh Cherry yang duduk di sebelahnya diatas kasur empuknya dan Kamar ternyamannya, Hope Room.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments