Levya yang sudah kelam kabut karena ketiduran, kini bingkas bangun terburu-buru menuju ke rumah Cherry, setelah panggilan yang di lakukan Cherry tadi membuatnya mandi dan bersiap apa adanya, takut rekan kerja nya itu marah. Dengan ligat tangannya melihat jam di tangan, sudah menunjukkan pukul 11 siang, sudah sah Dia takut di marahi oleh Cherry. Dan setibanya di rumah Cherry, Levya malah terkejut, melihat Cherry yang baru mau memulai bakingnya.
" Cher....." sapa Levya sebaik tiba di depan pintu utama Cherry yang tembus pada pintu dapur. Dengan takut-takut Levya mau membuka suara, namun ketakutannya sejenak hilang sedari Cherry meminta nya untuk membuat Whipping cream untuk pavlova nya.
" Lev, Kamu bisa buat whipped cream kan? boleh tolong buatin Aku? itu liquid whip nya ada di lemari es." Sambil menunjuk ke arah lemari es, Cherry masih mencetak pavlova nya.
" Oh, okey okey, Aku bisa kok..." Levya tersengih sambil tangannya sibuk mengambil liquid whip dan juga hand mixer, bersyukur Cherry tak marah.
" Tapi Cher, tumben Kamu telat buat pavlovanya? baru order semua kah?" Levya teragak-agak untuk bertanya pada Cherry.
" Gag juga sih, dah tadi sebenarnya, Aku santai saj, para pelanggan juga dah Aku kasih tahu agak telat, mereka bilang gag apa." Cherry mencoba mencari alasan.
" Ooooohhhh gitu, Aku pikir Kamu kenapa-kenapa.." Levya berasa lega mendengar penjelasan Cherry, Dia juga sadar dirinya telat hari ini.
" Ech, Sorry juga Aku telat hari ini, telat bangun.." Levya tak berselindung lagi atas kelalain waktunya.
" Gag apa Lev, Aku tahu, Kamu juga pasti capek kan...nyetir mobil sendiri sana sini buat antar pavlova ku." Cherry memaklumi sahabatnya itu yang mungkin sememangnya lelah.
" Oh iya Lev, Kamu mau dengar lagu, Aku bukakan.." Cherry begitu bersemangat menawarkan diri untuk memutar musik buat sahabatnya, yang sebenarnya untuk dirinya sendiri juga sih.
" Pas banget tuh, tolong buka lagu Blood Sweat and Tears BTS, cepat gih." dengan selamba nya Levya memerintah Cherry yang sememangnya jadi atasannya, namun Cherry tak pernah permasalahkan kedudukan mereka.
" Okey, Aku buka..." bukan main semangat Cherry, hingga menimbulkan pertanyaan di hati Levya, " Sehatkah temanku hari ini? Dia gag masalah kah? biasanya marah dulu kalo mesti dengar lagu-lagu korea. Hemmmm, gag apalah, malah lebih bagus kali gini." Levya menggerutu sambil tersenyum, "Fix nambah benar teman Army Aku." Levya tersenyum-senyum sambil mengocok Whipped cream yang sudah di siapkan tadi.
" Nae pi ttam nunmul nae majimak chumeul da.
Gajyeoga ah.. ah.. ah... ga... ah...
Nae pi ttam nun mul nae chagaun sumeul da..
Gajyeoga ah... ah.. ah.. ga.. ah..
Nae pi ttam nunmul.
Nae pi ttam nunmuldo nae mom maeum
yeonghondo..
Neoui geosin geol jal algo isseo igeon nareul beotbatge hal jumun..
Peaches and cream, sweeter than sweet, Chocolate cheeks and chocolate wings..
But neoui nalgaeneun akmaui geot neoui geu
sweet apen bitter bitter..
Kiss me apado dwae eoseo nal joyeojwo deo
isang apeul sudo eoptge..
Baby chwihaedo dwae ije neol deurikyo mak gipsugi neoran wiseuki..
Kiss me on the lips lips dulmanui bimil neoran gamoge jungdokdwae gipi..
Niga anin dareun saram seomgiji mothae..
Almyeonsodo samkyeobeorin dogi deun seongbae ...
Wonhae manhi manhi ah manhi manhi..
Wonhae manhi manhi ah manhi manhi manhi manhi... " cuplikan dari lagu BLOOD SWEAT AND TEARS, yang cukup memberi semangat pada Levya dan tentu saja terlebih pada Cherry, lagi-lagi lagu BTS mampu mengalihkan pandangan terhadap dunia Hallyu, Kpop itu.
Semangat dulu ada hanya karena Pavlovanya, kini ada semangat lagi yang lebih menggebu bagi dirinya, tidak lain karena satu nama " SUGA" yang baru di lihatnya sejenak, namun mampu menggetarkan jiwanya.
" Lev, Kamu tahu banyak lagu BTS ya? Sejak kapan itu Lev?" tanya cherry tiba-tiba menghentikan sedikit tarian kecil Levya yang tengah asyik menikmati lagu BTS sambil mengocok whipped cream itu.
" Lha.. Kamu baru tahu Cher? Tentu saja lumayan banyak lagu BTS yang Aku tahu dan sering Aku dengar, nanti kalo Kamu pengen tahu juga, buka sajalah sendiri, di Youtube ke, dimana-mana Akun media sosial yang memuat tentang BTS, dijamin gag bakal rugi dah, makin senget Kamu nanti..." sambil ketawa dan menggeleng-geleng kepalanya, Levya memberi tahu Cherry, biar makin penasaran tuh satu sahabatnya itu.
" Iya nih, agaknya Aku dah memang agak senget dah sekarang ini." Cherry menyerlah dirinya sendiri, memang benar semua yang di katakan Levya kepadanya.
Mereka berdua ligat memerhati dan memoles Pavlova-pavlova orderan para customer, jadi bisa seleaai lebih cepat pengantaraan nya nanti.
" Nach Lev sudah siap, Kamu antar segera ya.." amaran Cherry kepada Levya.
" Pasti Boss..." sambil mencuit hidung Cherry, Levya berlalu pergi bersama pavlova pavlova yang dah siap berada kemas di dalam mobil.
" Dasar Levya, cuit-cuit hidung segala, dah macam sepasang kekasih saja sih, heuhhhh.." Cherry menggerutu sbari mengemas dapurnya dan berlalu dalam kamarnya, menunaikan laporannya pada yang maha Kuasa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments