PPFC 8 - Meninggalkan Gunung Menangis
Enam bulan sebelum Fei Chen menginjak umur sepuluh tahun.
“Aku akan menggunakan waktu enam bulan ini untuk berlatih. Tetapi aku tidak menyangka di gua ini banyak sekali harta pusaka.” Fei Chen mengingat pertemuannya dengan Pedang Raja Neraka, “Pusaka Alam, Pusaka Bumi, Pusaka Langit dan Pusaka Dewa. Apa perlu aku membawanya?”
Didunia terdapat empat jenis pusaka.
- Pusaka Alam
- Pusaka Bumi
- Pusaka Langit
- Pusaka Dewa
Setelah memutuskan untuk kembali ke Kekaisaran Ma saat umurnya sepuluh tahun, Fei Chen berlatih dengan giat dibawah bimbingan Raja Neraka dan Dewa Naga. Berbagai macam ilmu telah dia kuasai, termasuk ilmu Ruang Raja milik Raja Neraka dan Dimensi Naga milik Dewa Naga.
Setelah dapat menggunakan Ruang Raja dan Dimensi Naga, Fei Chen dapat menyimpan semua benda mati kedalam sebuah ruang tak terbatas. Ruang Raja dan Dimensi Naga kurang lebih seperti Cincin Ruang, namun yang membedakan adalah kapasitasnya.
Cincin Ruang memiliki kapasitas dalam menyimpan benda dan barang, tetapi Ruang Raja dan Dimensi Naga memiliki kapasitas tidak terbatas
Fei Chen mengambil beberapa pusaka dan menaruhnya ke dalam Ruang Raja. Setelah mengambil pusaka dan harta di Gua Hati, Fei Chen menikmati keindahan alam di Gunung Menangis bersama Kucing Manis dan Pedang Gila.
Selama beberapa bulan terakhir Fei Chen terus mempelajari hal tentang dunia ini. Membaca, menulis dan berhitung. Yang awalnya Fei Chen buta terhadap ketiganya, sekarang Fei Chen telah menguasai ketiga aspek tersebut.
Bukan itu saja, Fei Chen juga semakin mahir dalam menapaki pertarungan langsung melawan Binatang Iblis.
Fei Chen tidak segan membunuh Binatang Iblis. Dingin dan kejam, itulah gambaran kedua bola mata Fei Chen saat tangannya berhasil memenggal kepala Binatang Iblis menggunakan Pedang Raja Neraka.
Hari demi hari Fei Chen isi dengan latihan. Mulai dari latihan pernapasan sampai proses pemurnian darah serta pembentukan sumsum.
Fei Chen mengisi setiap waktu luangnya untuk bertarung melawan Binatang Iblis. Setiap Pertama Iblis dia ambil dan serap khasiatnya.
Fei Chen juga tak lupa mengumpulkan sejumlah Permata Iblis untuk kebutuhan latihannya.
Suatu hari Fei Chen melatih jiwa dan menempa otot dalam tubuhnya. Setelahnya Fei Chen memanem buah-buahan yang termasuk sumber daya langka di Gunung Menangis.
Hingga akhirnya waktu tak terasa semakin berlalu, enam bulan semenjak hari itu. Hari dimana Fei Chen memutuskan untuk kembali ke Kekaisaran Ma.
Menurut Kucing Manis dan Pedang Gila, kemampuan Fei Chen jauh diatas anak-anak seusianya. Tetapi dengan kemampuan Fei Chen yang sekarang, untuk membalaskan dendamnya saja Fei Chen tidak akan mampu.
Walau Kucing Manis dan Pedang Gila telah memberi saran, tetapi Fei Chen tetap bersikeras untuk kembali ke Kekaisaran Ma menyelesaikan urusan pribadinya.
‘Sebelum meninggalkan Gunung Menangis, sekali lagi aku akan bertanya padamu Chen...’ Kucing Manis bertanya pada Fei Chen tentang segala kesiapannya setelah keluar dari Gunung Menangis, ‘Apa kau telah siap untuk tidak menyesali keputusanmu ini?’
Setelah meninggalkan Gunung Menangis, untuk memasuki tempat ini akan sulit dengan kemampuan Fei Chen yang sekarang. Sehingga sebelum meninggalkan Gunung Menangis, Kucing Manis dan Pedang Gila menyarankan Fei Chen untuk mengambil sumber daya dan pusaka yang ada di Gunung Menangis, bahkan air di Kolam Air Panas, Kolam Siksa Petir, Kolam Aura, Danau Phoenix dan Air Terjun Kebenaran, tak luput Fei Chen ambil dan simpan di Dimensi Naga.
“Aku sadar jika keputusanku ini egois, tetapi aku ingin kembali ke Kekaisaran Ma secepatnya karena satu tahun belakangan ini, aku mengingat barang berharga milik mendiang Keluarga Fei yang telah jatuh ke tangan Keluarga Ma...” Fei Chen mengepalkan tangannya hingga kuku-kukunya menembus kulit tangannya, “Kalung Ketenangan, aku akan mengambilnya kembali.”
‘Kalung Ketenangan?’
‘Kalung Ketenangan?’
Baik Kucing Manis ataupun Pedang Gila, keduanya sama-sama terkejut saat mendengar perkataan Fei Chen. Bagaimanapun Kalung Ketenangan adalah salah satu dari Sembilan Pusaka Dewa yang memiliki satu fungsi yakni menyegel salah satu dari Sembilan Kekacauan Surgawi.
‘Sepertinya sejak awal takdirmu memang seperti ini, Chen...’ Kucing Manis melompat ke kepala Fei Chen, ‘Kau sadar akan batas kekuatanmu, bukan? Aku akan ikut denganmu, sebagai gantinya kita betiga akan mencari Sembilan Pusaka Dewa. Itu adalah perjanjianmu denganku, Chen.’
“Aku mengerti, Kucing Manis. Aku akan mencari Sembilan Pusaka Dewa sebelum mati,” ucap Fei Chen penuh percaya diri.
‘Kau cukup berjalan keluar melewati dinding pembatas itu. Dengan aku yang berada dikepalamu dan Pedang Raja Neraka ditanganmu, maka kau dapat keluar melewati dinding pembatas itu dengan mudah.’ Kucing Manis menjelaskan sambil melepaskan aura berwarna emas yang menyelimuti tubuh Fei Chen.
“Baiklah...” Fei Chen menatap Gunung Menangis dalam waktu yang lama sebelum berjalan melewati dinding pembatas, “Selamat tinggal, Gunung Menangis.”
Fei Chen meninggalkan Gunung Menangis bersama Kucing Manis dan Pedang Gila untuk menapaki dunia persilatan. Petualangan tak terduga Fei Chen baru saja dimulai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 378 Episodes
Comments
Marco Hendry
murid durhaka.
2024-04-23
0
Imam Sutoto Suro
wooow keren banget lanjutkan thor
2023-05-02
0
Prefix13
ggwp
2023-03-29
0