PPFC 6 - Tulang Naga Perunggu
’Aneh, seharusnya kau sekarang telah mencapai Pendekar Raja Tahap Puncak, tetapi ada apa dengan tubuhmu ini?’ Kucing Manis menatap Fei Chen dengan seksama.
‘Ya, aku rasa alasan bocah ini tetap menjadi Pendekar Bintang karena aku...’ Perkataan Pedang Gila membuat Kucing Manis menatap pedang hitam legam tersebut.
“Mau itu Pendekar Bintang atau Pendekar Raja, aku tidak peduli. Selama aku kuat dan dapat membunuh mereka, itu sudah cukup.” Fei Chen menanggapi perkataan Kucing Manis dan Pedang Gila dengan santai.
‘Tidak, tidak, Chen. Jika kau tetap menjadi seorang Pendekar Bintang. Maka kau akan dipandang rendah oleh manusia lain.’ Kucing Manis membalas dengan sengit, namun Fei Chen justru tidak mempedulikannya.
‘Untuk masalah ini, kita pasti bisa menemukan solusinya. Daripada itu, kualitas tulang bocah ini melebihi perkiraanku.’
Saat Pedang Gila berkata demikian, Kucing Manis menyadari jika sekarang Fei Chen telah memiliki Tulang Naga Perunggu.
“Tulang Naga Perunggu? Sepertinya ini berkat Tubuh Dewa Naga...” Gumam Fei Chen pelan.
“Ya, Chen. Ada beberapa tahap pembentukan tulang...” Kucing Manis menjelaskan bahwa tahap pembentukan tulang dibagi menjadi tiga bagian. Tulang Serigala, Tulang Harimau dan Tulang Naga.
Tulang Serigala memiliki tiga bagian yang menjadi pembeda kualitas tulang, antara lain Tulang Serigala Perunggu, Tulang Serigala Perak dan Tulang Serigala Emas.
Tulang Harimau juga memiliki bagian yang sama antara lain Tulang Harimau Perunggu, Tulang Harimau Perak dan Tulang Harimau Emas.
Sementara itu Tulang Naga adalah bentuk perwujudan tulang terkuat. Butuh proses latihan yang keras untuk memiliki Tulang Naga.
Tulang Naga sendiri dibagi menjadi enam bagian antara lain, Tulang Naga Perunggu, Tulang Naga Perak, Tulang Naga Emas, Tulang Naga Kristal, Tulang Naga Bumi dan Tulang Naga Langit.
“Dengan kondisi tubuhmu yang sekarang, kau sudah dapat mempelajari ilmu pedang dari Raja Neraka. Untuk kedepannya, latihanmu akan semakin berat, Chen.” Kucing Manis melompat dan berdiri diatas rambut Fei Chen.
“Ilmu Pedang?” Fei Chen mengangkat alisnya, “Aku tidak memiliki cukup banyak waktu. Perjanjianku dengan Pedang Gila ini membuatku sadar jika aku harus bertambah kuat secepat mungkin.”
“Maka dari itu, kau harus menguasai ilmu pedang. Soal perjanjian itu, kurasa kau dapat mematahkannya, mungkin.” Ucapan Kucing Manis terdengar pesimis. Fei Chen menggelengkan kepalanya dan mengambil Pedang Raja Neraka.
‘Hahaha, tenang saja. Aku yakin bocah ini akan mendapatkan segalanya. Harta, tahta dan wanita.’ Pedang Gila seperti biasa tertawa lantang membuat Kucing Manis diam.
“Aku tidak peduli dengan tiga hal itu. Jadi bisa kita mulai latihannya, Pedang Gila?” Fei Chen menatap tajam pedang hitam legam yang dia genggam.
‘Kau sungguh tidak sabaran. Baiklah, apa kau telah siap?’ Kali ini suara Pedang Gila terdengar tenang tidak seperti biasanya, ‘Untuk dapat menggunakan diriku ini, kau harus dapat mengontrol aura dan tenaga dalammu dengan baik. Ragu atau kelemahan sedikit saja bisa membunuhmu, bocah.’
Fei Chen tersenyum menyeringai, “Menarik, jika aku berhasil menggunakan pedang ini. Maka aku adalah orang pertama yang menjinakkan Pedang Raja Neraka di dunia ini. Benar, bukan?”
Pedang Gila tertawa, ‘Kepercayaan diri yang luar biasa. Sepertinya ini akan semakin menarik.’
Fei Chen melepaskan aura tubuhnya bersamaan dengan Pedang Raja Neraka yang sekarang terdiam tak lagi bersuara.
‘Ini?’ Fei Chen merasakan gambaran ilmu pedang saat pedang hitam legam yang tak lain adalah Pedang Raja Neraka, dan sering dia sebut Pedang Gila ini menyatu dengan pikiran terdalamnya.
Satu hal yang membuat Fei Chen merinding, karena untuk menguasai Pedang Raja Neraka memiliki pertaruhan yang besar.
Baru saja Fei Chen mendapatkan gambaran tersebut, tangan kanannya sudah merasa lemas karena aura tubuhnya diserap oleh Pedang Raja Neraka.
Raut wajah Fei Chen tidak menunjukkan ketakutan, melainkan tekad untuk menjadi lebih kuat.
Dengan mengontrol aura dan tenaga dalamnya secara bersamaan, Fei Chen melepaskan satu tebasan ke arah bebatuan.
Namun hal yang mengejutkan terjadi. Fei Chen tidak hanya memotong sejumlah bebatuan menjadi dua bagian, melainkan pepohonan dan satu bukit kecil juga ikat terbelah.
“Yang benar saja?” Fei Chen baru menyadari bahwa Pedang Raja Neraka memiliki kehendak sendiri. Jika dirinya memiliki pendirian yang lemah, maka Fei Chen sama sekali tidak berdaya menggunakan Pedang Raja Neraka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 378 Episodes
Comments
Kaisar Huang R
jujur saja kalau 11 perempuan rasanya agak gimana gitu, kalau 3 atau 4 masih wajar lh, tapi ini 11 🤧
2023-12-23
1
Imam Sutoto Suro
wooow keren banget lanjutkan thor
2023-05-02
0
Prefix13
ggwp
2023-03-29
0