"Kau... tidak mungkin.." ucap Aliesa tidak percaya setelah melihat seorang pria menggunakan pakaian ala pangeran dongeng dengan jubah hitam yang di sampirkan di bahunya.
Tapi yang menjadi pusat perhatiannya adalah mata emas yang mirip sekali dengan Flora dan pria di temuinya beberapa hari yang lalu.
Pria itu tersenyum sebelum sedetik kemudian tiba-tiba saja berada di depan Aliesa. Ia meletakkan lengannya di bahu Aliesa seolah-olah sedang merangkul nya sebelum wajahnya mendekati telinganya dan membisikan sesuatu.
" Kita....
...****************...
" Mama...Mama...." ucap Flora yang berusaha membangunkan Aliesa dengan nada suara khawatir.
Aliesa yang tertidur dengan keadaan cemas langsung terbangun ketika merasakan seseorang memegang pipinya, dan ketika Aliesa membuka matanya ia melihat Flora sedang menatapnya dengan mata emasnya yang polos.
Aliesa langsung duduk dan menyampirkan anak rambutnya di belakang telinga yang menghalangi wajahnya.
" Selamat pagi Flora." ucap Aliesa sambil tersenyum menyapa Flora.
" Selamat pagi Mama, apa kita akan pergi hari ini Flora sudah tidak sabar tiba di ibu kota hehehe..." ucap Flora sambil terkekeh lucu.
Aliesa yang melihatnya juga ikutan terkekeh sambil meletakkan tangannya di atas rambut cokelat milik Flora. Membuat Flora yang merasakannya menatapnya dengan mata emas yang bersinar terang.
Melihat warna mata emas milik Flora membuat Aliesa sekarang yakin bahwa pria yang ada di mimpinya adalah Ayah kandung dari Flora. Ia sama sekali tidak menduga bahwa pria yang di bantunya saat itu adalah Ayah kandung dari Puterinya.
Mungkin Aliesa tidak mengerti mengapa pemilik tubuh ini seakan merespon kehadiran pria itu. Tapi Aliesa yakin ada satu rahasia yang hanya di ketahui oleh pemilik tubuh yang saat ini ia tempati.
Selama beberapa hari ini ia menempati pemilik tubuh ini Aliesa sama sekali belum bertemu dengannya. Tapi Aliesa tetap yakin bahwa pemilik asli raga ini akan menemuinya suatu hari nanti.
Sekarang tugas Aliesa hanya satu yaitu mengurus Flora sampai dewasa dengan penuh kasih sayang.
" Baiklah karena Flora sudah tidak sabar mari kita membersihkan diri dulu, setelah itu kita sarapan dan kemudian berangkat menuju ibu kota." ucap Aliesa sambil membantu Flora menuruni ranjang.
" Baik Mama." ucap Flora sambil menggangguk kepalanya setuju.
Setelah selesai membersihkan diri dan sarapan Aliesa memutuskan untuk melanjutkan lagi perjalanan nya. Entah apa yang akan ia alami di ibu kota tapi yang harus Aliesa yakini bahwa dirinya tidak sendirian ada satu Puterinya yang akan selalu menemani nya.
Dengan kecepatan sedang Aliesa mengendarai kudanya dengan lincah. Sampai membuat rambut yang tidak di tutupi oleh jubah berterbangan kena angin.
Sampai tidak lama kemudian Aliesa bisa melihat sebuah kota dengan istana besar di sana.
" Mama itu lihat ada istana." ucap Flora dengan girang sambil jarinya menunjuk ke sebuah istana megah yang berada di ibukota.
" Iya itu istana, Apa Flora senang?" tanya Aliesa sambil melirik sekilas mata emas Flora.
" Tentu saja Flora selalu senang karena selalu pergi dengan Mama. Walaupun Mama tidak menyayangi Flora saat itu. Tapi Mama tidak pernah meninggalkan Flora seperti Papa." ucap Flora sambil menunduk kepalanya sedih.
Aliesa yang mendengarnya merasa sedikit terharu. Apa ada sebagian hatinya yang sedih karena melihat bertapa inginnya Flora bertemu, dengan Ayah kandungnya. Meskipun keinginan tersebut tidak pernah diminta langsung olehnya. Tapi Aliesa mengerti setiap anak ingin sekali bersama dengan kedua orang tuanya.
Kemudian Aliesa memeluk Flora dengan lembut sambil tangannya memegang tali kemudi.
" Ingat satu hal Flora, Mama akan selalu menyayangimu selamanya sampai aku tidak berada di dunia ini lagi." ucap Aliesa di akhir di dalam hatinya.
Karena sekarang Aliesa belum sanggup mengungkapkan semuanya kepada Flora. Sebab ada ketakutannya yang selama ini menghantuinya yaitu....
Kehilangan...
Countine...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 207 Episodes
Comments
fifid dwi ariani
trus sukses
2022-11-03
1
ENDAH_SULIS
jaman kekaisaran dahulu apakah sudah ada panggilan PAPA dan MAMA...
2022-08-03
0
Pecinta Novel
keknya shilla udh mati..tpi jantung or hati shilla diderma kepada Aliesa🤣
2022-03-02
3