***
Sebelumnya saat sebelum Cinta datang ke apartemen Keenan, Bos nya.
"Apa-apaan si Bos ini, tadi menyuruhku menghancurkan perusahaan milik keluarga Heit sekarang tiba-tiba melarangnya!" keluh Bram yang sudah sampai di apartemen Keenan.
"Ada apa Pak?" tanya Bram yang sedang melihat Keenan duduk di sofa. "Bram, kau buat kan dulu aku surat perjanjian kontrak untuk Cinta Heit, aku ingin dia bekerja disini selama 6 bulan," ketus Keenan.
"Baik Pak akan saya siapkan," jawab Bram menyanggupi.
"Heh, apa ini? katanya tidak tertarik pada gadis itu!" gumam Bram.
"Apa yang sedang kau pikirkan, kau jangan berpikir aku tertarik ya dengan gadis jelek itu, aku hanya kepikiran padanya akhir-akhir ini, jadi aku ingin dia tinggal disini agar aku bosan dan tidak kepikiran lagi!" ketus Keenan agar Bram tidak salah arti.
"Baik Pak, saya mengerti akan segera saya siapkan berkas kontrak nya," seruBram. "Oke, sekarang pergilah aku mau tidur," balas Keenan.
***
Sekarang saat Cinta sudah ada di apartment Keenan,
"Cepat kesini, jika kau tidak ingin aku melakukan sesuatu padamu!" ketus Keenan menjauh dan duduk di sofa, mendengar itu Cinta dengan cepat mengikutinya dan berdiri di dekat sofa.
"Duduklah!" perintah Keenan tanpa menoleh kearah Cinta.
"Ba..baik Tuan," balas Cinta gugup.
"Baca ini," seru Keenan sembari melempar amplop coklat kearah Cinta.
"Apa ini Tuan?" tanya Cinta kebingungan.
"Baca saja! jangan banyak tanya!" ketus Keenan dengan suara yang meninggi.
Saat membaca surat perjanjian itu, Cinta syok,
"Saya tidak mau Tuan, ini jelas-jelas kontrak perbudakan!" tegas Cinta memberanikan diri.
"Ho? kau punya nyali juga ya gadis bodoh, kau tidak bisa menolak! apakah kau belum sadar juga, jika ayahmu telah menjualmu padaku? bersyukur lah kau di jual dengan harga yang sangat mahal!" ucap Keenan santai namun ada hawa dingin mengiringi ucapannya.
"Tapi tadi ayahku hanya mengatakan jika ini hanyalah acara makan malam, pokonya aku tidak mau!" tegas Cinta lagi.
Setelah menolak dengan tegas, Cinta hendak keluar dari ruangan itu, tapi sebelum beranjak....
“Kau mau kemana? jika kau mau pergi , kau harus mengembalikan investasi yang sudah kuberikan pada perusahaan ayahmu!" seru Keenan santai.
“Itu bukan urusanku, biar kau tahu yang menyetujui hal ini hanyalah ayahku, aku tidak pernah menyetujui ini.” balas Cinta semakin kesal dengan perbuatan ayahnya.
“Ho, jadi kau tetap tidak mau. Baiklah kau boleh pergi, umm, kalau tidak salah ibumu yang di sedang ada di pedalaman, apakah baik-baik saja?”
“Kau jangan pernah menyebut ibuku, jangan coba menyentuhnya!” tegas Cinta sambil meremas rok yang dia pakai, dia sudah sangat marah. Berani-berani nya Pria bejat ini menyinggung Ibunya.
“Haha! lihatlah ekspresimu, hei bodoh! kau tidak sadarkah jika perusahaan ayahmu hancur ibumu akan baik baik saja? menurutmu darimana dana yang digunakan ibumu untuk mengajar orang–orang itu, dari mana obat-obat yang dibagikan ibumu? apakah darimu? itu dari perusahaan ayahmu”
“Jadi kau masih ingin lepas tangan tak mau menyelamatkan perusahaan ayahmu?” kali ini nadanya sudah nada mengancam, Bagaimana tidak gadis ini sudah menolaknya tiga kali “Sialan!” ketusnya!
Mendengar itu Cinta kembali berpikir, dia tidak ingin ibunya khawatir, dengan wajah sendu Cinta kembali membaca kontrak yang di depan nya.
Begini kira-kira isi kontrak nya:
Pihak I : Keenan
Pihak II : Cinta Heit
Pihak I adalah Tuan, yang artinya semua perkataan nya mutlak
Pihak II harus melakukan pekerjaan rumah dan tidak boleh mengeluh tentang itu.
Pihak ke II tidak diperbolehkan mencampuri Urusan pribadi pihak I.
Pihak II harus siap melakukan perintah dari Pihak I dimanapun dan kapanpun.
Pihak II tidak di perbolehkan membocorkan Perihal kontrak ini.
Adapun peraturan diatas hanya berlaku selama 6 bulan saja.
(begitulah kira – kira isi kontrak tersebut)
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments
Dede Dahlia
pernyataan kontrak hanya menguntungkan pihak 1.
2022-09-22
0
Wahyunii
itu sih sama aja tuan Keenan yg terhormat
2022-03-02
0
Fika Sovia
ya.. ya.. cinta emong bodoh tp g tolol... semua demi sang ibu bukan ayah..
2022-02-28
4