***
Di apartment Keenan,
"Ting ... Tong ... Ting ... Tong!"
Setelah bell berbunyi berkali-kali ....
"Siapa sih yang datang jam segini?" ketus Keenan karena memang moodnya hari ini kurang bagus.
"Halo Pak Keenan, saya Angel, Pak Bram menyuruh saya kesini. " ucap Angel sembari menyodorkan tangannya.
"Hm, cantik juga," gumam Keenan sambil mempersilahkan gadis itu masuk.
Angel adalah seorang model blasteran, wajah dan body nya tak kalah dari Dewi, apalagi hari itu Angel mengenakan dress ketat berwarna merah yang menunjukkan lekuk tubuhnya.
"Kau sudah tahu kan apa pekerjaan mu datang kesini?" seringai Keenan sambil melihat gadis itu dari atas kebawah. "Sudah Pak," jawab Angel tersenyum Nakal kearah Keenan.
Angel berjalan menuju arah Keenan yang sedang duduk di sofa dan duduk di pangkuan Keenan, "Sayang, apakah kita sudah bisa mulai?" bisik Angel membuat Keenan tersenyum dingin.. "Tentu saja sayang buatlah aku puas." balas Keenan sambil mendekap gadis itu.
Tak lama kemudian mereka sudah saling berciuman makin lama makin dalam ciuman itu, "Kau mau lepas sendiri atau aku bantu?" tanya Keenan menggoda. "Tidak usah Tuan, aku orangnya mandiri, " bisik Angel sembari melucuti semua pakaiannya, terlihatlah Tubuh polos Angel, tanpa menunggu lama Keenan langsung mendorong Angel ke Sofa, akhirnya Keenan pun memulai aksinya.
***
2 Jam Kemudian ....
"Gila nih Tuan Keenan, bisa tahan begitu lama, aku sudah kehabisan energi." benak Angel melihat pria tersebut sudah duduk di sampingnya.
"Kau boleh pulang, nanti Bram akan memberikanmu uang karena kau sudah bekerja keras," ketus Keenan tersenyum merendahkan.
Sebelum Pulang tentu saja Angel tidak melupakan pesan Bram harus meminum pil kontrasepsi di depan Keenan, itulah syarat agar bisa tidur dengan Keenan.
"Huh akhirnya aku bisa tidur dengan tenang!" ucap Keenan setelah kepergian Angel.
Ya, Keenan kelelahan akibat olahraganya barusan dan itulah yang diinginkan Keenan agar dia bisa tidur dan melupakan bayangan Cinta yang membuat Keenan risih.
"Tring ... Tring ... Tring!"
Sesaat sebelum Keenan terlelap bunyi ponsel Keenan benar-benar membuat dirinya geram.
"Sialan, siapa yang berani-beraninya mengganggu tidurku?" sungut Keenan melihat layar ponselnya.
"Halo Bram, kau mengganggu sekali! bukan kah sudah ku perintahkan agar kau tidak menggangguku hari ini?" bentak Keenan kesal karena memang dia sangat ingin istirahat hari ini.
"Maaf Pak, ini ada urusan urgent masalah perusahaan obat milik keluarga Heit, kita sudah mengakuisisi sahamnya sebanyak 70%, apakah kita akan benar-benar menghancurkannya?" tanya Bram serius.
"Memangnya kenapa kalau ku hancurkan? dia sendiri yang memancingku untuk menghancurkan perusahaan nya!" balas Keenan tidak suka dengan apa yang di ucapkan Bram barusan.
"Tapi Pak, itu perusahaan milik ayah Cinta Heit" ucap Bram lagi,
"Heh Bram sudah berapa kali kubilang padamu aku tidak tertarik dengan gadis pembohong yang jelek itu, bukan urusan ku apakah itu perusahaan ayahnya atau bukan! yang jelas hancurkan perusahaan itu!" seru Keenan sangat kesal sembari mematikan ponselnya.
Keenan sangat kesal, berani-beraninya Bram mengungkit nama Cinta padahal Keenan sedang berusaha melupakannya hari ini.
"Argh! menyebalkan!" ketus Keenan sambil melempar bantal yang ada di sampingnya.
Saat hendak tidur, ponsel Keenan berbunyi lagi.
"Siapa lagi yang mau menggangguku?" ketus Keenan sudah sangat kesal.
"Halo Sayang apa kabar? aku akan pulang dalam beberapa bulan, apakah kau masih menungguku?" begitulah kira-kira pesannya
Melihat itu Keenan tidak bergeming, dia terdiam tapi hatinya bergemuruh, entah itu marah atau bahagia dia pun bingung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments
Yustina Sumarti
itu ayahnya cinta punya perusahaan, ngapain kerja ditempat oranf lain
2023-02-22
0
Yustina Sumarti
itu ayahnya cinta punya perusahaan, ngapain kerja ditempat oranf lain
2023-02-22
0
Lisnawati
jijik sama kinan
2023-01-25
0