***
Masih di Kafe X,
"Ya Tuhan, seandainya aku bisa memilih Ayah," keluh Cinta menangis sambil mengambil catatan kecil yang diletakkan Ayahnya.
Miris memang, tapi Cinta sadar bahwa selama ini yang menopang uang sekolah dan kuliahnya adalah ayahnya, karena pendapatan ibunya tidaklah cukup.
"Baiklah aku akan pergi, lagian ini hanyalah makan malam!" ucap Cinta dengan nada sedih.
Dilihatnya alamat itu merujuk ke suatu apartemen termahal di kotanya.
"Ya ampun semoga dia bukanlah orang mesum, eh tapi kok dia bisa mengenalku yah? seingatku aku tidak punya teman yang tinggal di daerah sini deh," gumam Cinta heran.
Di kertas itu tertulis jam makan malam nya,
"Aduh malam ini yah, jam 07.00 aku belum siap lagi, apakah aku harus mengenakan dress atau pakai baju ini saja?" gumam Cinta lagi "Ah masa bodoh, aku pakai ini saja biar dia illfeel dan tak mau bertemu aku lagi," ucap Cinta keras sampai semua orang di kafe melihatnya.
"Hehe maaf," seru Cinta pelan sambil menunduk malu.
Sebelum pergi ke acara makan malam, Cinta terlebih dahulu main di taman dekat Kafe X, dia sedang merenungi nasib sial yang menimpanya akhir-akhir ini.
Cinta melamun di taman itu sampai tersadar langit sudah mulai gelap, dia pun melihat jam sudah jam 6 lewat.
"Mampus aku, makan malam nya jam 07.00 lagi," keluh Cinta sambil berlari mencari Taksi.
1 jam kemudian,
Sampailah Cinta di apartment yang tertera di kertas, dengan cepat dia berlari naik lift untuk masuk ke unit apartment yang ditulis di catatan kecil tadi.
Unit 319b "Oke... oke... oke, atur nafas," ucap Cinta seraya menekan bell apartemen
itu, tak lama kemudian pintunya terbuka.
"Loh bukannya dia pria berjas yang bersama orang mesum itu?" benak Cinta merasa ada yang tidak benar.
"Silahkan masuk Nona," ucap pria itu santai
"Oh iya aku ketinggalan sesuatu hehe," seru Cinta merasa cemas ingin segera pergi tak ingin melanjutkan makan malam itu.
Tapi sebelum Cinta bergegas "Nona, tolong masuk dulu, jangan membuat masalah, " ucap pria itu dingin.
"Tapi ... tapi ...tapi." belum sempat Cinta berbicara, Bram menarik Cinta kedalam sedangkan Bram keluar.
"Ha? kenapa kau keluar? apa maksudnya ini? buka!" teriak Cinta panik sambil menggedor pintu yang telah terkunci.
Mendengar keributan itu Keenan tersenyum kepada Cinta "Oh gadis pembohong itu sudah sampai, heboh sekali dia," ucap Keenan menyeringai.
Keenan beranjak menuju ke pintu "Hey, jelek kenapa kau bisa masuk apartemen ku?" seru Keenan pura-pura tidak tahu.
"Apakah kau begitu jatuh hati padaku sampai kau menyelidiki tempat tinggal ku juga?" ucap Keenan lagi, kali ini dia benar-benar berada di belakang Cinta.
"Aduh mati aku!" tanpa menoleh Cinta sudah tahu siapa pria itu, Cinta tidak berani melihat ke belakang, tubuhnya tegap seolah-olah sedang melakukan baris berbaris, "Apakah aku pura-pura pingsan saja? bagaimana ini siapa pun tolong aku?" teriak Cinta dalam hatinya, dia begitu panik sekarang.
"Hei, apakah kau ingat ucapanku terakhir di tempat karaoke, jika aku melihatmu lagi itu tandanya kau menyerahkan dirimu padaku? " bisik Keenan ke telinga Cinta membuat Cinta merinding.
"Maaf Tuan, saya disuruh ayahku kesini katanya hanya makan malam, aku tidak tahu jika itu adalah Tuan," balas Cinta tanpa menoleh kebelakang dia benar-benar takut.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments
elsayoanna Yoanna
ganteun sekali Kenan tapi sayang cowok petualang /Doubt/
2025-01-11
0
A Ravi Arizky
mas keenaaan lope you puuul 😝😝😝
2023-06-24
0
Iche Andryani Wahab
visualnya bikin malas, gak bangat
2023-02-01
0