***
Di mobil Keenan,
"Braaakkkk!" suara pintu mobil begitu keras di hentakkan oleh Keenan, entah apa yang membuat dirinya begitu jengkel.
Bram hanya bisa geleng-geleng melihat perilaku atasan nya.
"Inilah yang dinamakan cemburu Pak!" Tapi tentu saja ini di ucapkan Bram dalam hati mana berani dia mengganggu atasannya yang sedang marah.
"Bram, cepatlah kau cari gadis yang sangat cantik untuk ku!" perintah Keenan, karena dia merasa jika dia sudah bersama gadis yang sangat cantik dia akan melupakan masalah nya hari ini. Dan Keenan begitu yakin yang membuat nya begitu kesal hanyalah karena meeting hari ini yang membuatnya naik darah.
"Baik Pak akan saya suruh segera ke apartment Bapak" balas Bram sembari melajukan mobil tersebut menuju apartemen atasannya.
Memang, Keenan memilih untuk tinggal di apartemen demi untuk menjauh dari keluarga nya, Keenan risih jika harus berjumpa dengan mereka.
***
Di restoran,
"Cinta, kenapa makanan kamu tidak habis? apakah kamu sakit?" tanya Bram menyelidik,
"Bagaimana bisa aku baik-baik saja Pak, jika tadi nyawaku sedang terancam!" benak Cinta.
"Hehe, aku baik baik saja kok Pak" ucap Cinta menjelaskan.
"Tapi kamu terlihat sangat pucat apakah meeting hari ini membuatmu sangat takut?" Dino khawatir jika dirinya lah penyebab tidak nyamannya Cinta.
"Tidak kok Pak, saya baik-baik saja! sebaiknya kita kembali ke kantor saja," ucap Cinta karena memang saat itu belum jam pulang kerja.
"Tidak Cinta, kamu saya antar pulang saja, kamu sangat pucat!" balas Dino terlihat khawatir.
"Baiklah Pak, jika boleh!" jawab Cinta sopan, karena memang dirinya begitu syok tadi melihat Keenan, jadi mungkin Cinta butuh sedikit istirahat.
***
Di apartment Keenan,
Sesampainya di apartment Keenan langsung merebahkan dirinya di sofa dan menyuruh Bram memesan makanan.
"Bram pesan makanan untuk kita, kau belum makan juga kan?" seru Keenan sembari merebahkan dirinya.
"Tumben sekali dia perhatian sama diriku ini!" ketus Bram masih kesal karena makan siang tadi.
"Tidak usah Pak, saya makan di kantor saja, saya sudah menghubungi nona Dewi menuju kesini membawa makanan untuk Bapak!" balas Bram menjelaskan.
"Oh Dewi ya, bagus Bram pilihan mu tepat kali ini" ucap Keenan memuji, ya secara Dewi itu artis top dan sangat cantik, siapa yang tidak menyukainya.
***
10 menit kemudian,
"Ting ... Tong ... Ting ... Tong!"
Bell apartment berbunyi, segera Bram bergegas membuka kan pintu dan tentu saja yang datang adalah Dewi yang dia hubungi beberapa saat yang lalu.
Dewi langsung masuk kedalam apartemen segera setalah Bram membuka nya.
"Sayang, aku kangen padamu," seru Dewi sambil berlari dan memeluk tubuh Keenan yang sedang berbaring di sofa.
Tentu saja Keenan membalasnya dan mencium mesra gadis itu, "aku juga rindu padamu sayang," balas Keenan menggoda Dewi.
"Heh emang aku nyamuk? berani nya kalian bermesraan di hadapan ku!"ketus Bram dan tentu saja kali ini pun dia sebutkan hanya dalam hati.
"Pak saya permisi ke kantor dulu ya," ucap Bram sembari berlalu meninggalkan mereka berdua yang bahkan tidak mendengarkan dirinya.
Tapi Bram tidak memperdulikan hal itu, yang paling penting saat ini baginya hanyalah makan karena memang dia sudah sangat kelaparan.
"Sayang makanlah dulu! " ucap Dewi pada Keenan yang sudah menciumi nya, "Baiklah sayang aku juga butuh tenaga untuk memuaskan mu!" bisik Keenan pada telinga Dewi yang membuat Dewi merona dan tidak sabar lagi ingin menikmati surga dunia bersama Keenan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments
찬열__y/n
Ini casanova apa casanudin ya🤣
2023-04-11
0
FUZEIN
Sudah tak suci murni kinanan ni..suka main selang selup😂😂😂
2023-01-15
0
lili
laki"sukanya celap celup...
2022-12-20
0