***
Di restoran,
Keenan berjalan menuju meja dimana Cinta dan Dino makan, "Eh Pak Keenan," ucap Dino seraya berdiri menyambut atasan nya itu.
Berbeda dengan Dino, Cinta yang mendengar namanya langsung terbatuk dan tidak berani melihat ke arah belakangan nya.
"Tuhan, ampuni hamba-Mu ini, tolong hilangkan aku dari sini satu hari saja," pinta Cinta memelas tapi tentu saja Tuhan tak mendengarkan.
Walaupun begitu, Cinta tetap ikut berdiri tapi tidak mampu melihat ke arah Keenan yang sedari tadi menatapnya seperti seekor elang yang menatap mangsanya.
"Silahkan duduk Pak," sahut Dino sembari menyediakan kursi yang di sampingnya untuk di duduki Keenan.
"Hmmm!" ucap Keenan duduk di kursi itu, tapi tatapan matanya tak pernah lepas dari Cinta.
"Tuhan apakah ini akhir dari hidupku? tolong sampaikan kepada Ibuku bahwa aku menyayanginya, hiks!" ucap Cinta dalam hati, dia merasa takdirnya sudah dekat.
"Bram sudah terlebih dahulu memesan makanan kesukaan atasannya dan hendak duduk di samping Cinta, tapi dia urungkan niatnya karena melihat tatapan atasan nya seolah akan memakan dirinya hidup-hidup jika dia berani duduk di samping gadis ini.
"Santai aja kali Pak, siapa juga yang berani mendekatinya jika Bapak sudah melayangkan pandangan membunuh seperti itu!" gumam Bram bersungut-sungut.
Jadi pada akhirnya Bram duduk di meja yang lain. "Haha baiklah, sendiri memang lebih baik" benak Bram menghibur diri sendiri.
"Dino siapa dia? aku baru pertama kali melihatnya apakah dia sekretarismu?" tanya Keenan pura-pura tidak tahu.
"Oh iya Pak, kenalkan dia adalah staff admin di kantor, hari ini sekretaris ku sedang berhalangan makanya aku membawa dia," ucap Dino sembari menjelaskan.
"Cinta, ayo perkenalkan dirimu" pinta Dino, dengan sangat menunduk dan gemetar Cinta pun memperkenalkan dirinya.
"So ... sore Pak, nama saya Cinta, salam kenal." sahutnya menunduk seperti memberi hormat.
"Dasar ini monster pandai sekali bersandiwara, kau pantas mendapatkan piala oscar pria mesum!" benak Cinta sembari kembali duduk.
"Hm, kalian pasti sangatlah dekat ya Dino sampai makan siang bersama di restoran seperti ini," ucap Keenan lagi menyelidik.
"Haha, ucapan Bapak bisa benar dan bisa tidak Pak, saya mengajak Cinta makan siang hari ini karena mau berterimakasih dia mau menemani saya meeting, disamping itu saya memang ingin dekat dengan dia!" sahut Dino sembari melempar senyum ke arah Cinta.
"Hei Pak Dino, jangan kau bawa-bawa aku dalam percakapan mu, apakah kau tidak tahu aku sedang berjuang untuk hidupku saat ini?" benak Cinta makin panik setelah melihat tatapan Direktur itu makin siCinta terhadap dirinya.
"Tuhan aku sudah siap, tak apa aku rela!" yang penting jagalah ibu ku Tuhan," pinta Cinta dalam hatinya.
"Cinta," panggil Dino tapi tak digubris. "Cinta," panggil Dino lagi.
"Eh iya Pak maafkan Cinta," balas Cinta terkejut, sedari tadi atasannya sudah memanggil dirinya tapi dia tidak mendengarkan karena dia sedang menunggu malaikat menjeputnya.
"Kamu tidak apa-apa?" tanya Dino menyelidik sembari memegang dahi Cinta, memeriksa apakah dia sedang sakit atau tidak.
"Ah tidak apa-apa Pak, saya baik-baik saja." balas Cinta menjauhkan wajahnya dari Dino.
Melihat itu entah kenapa Keenan sangat tidak suka dan sangat risih, dia sendiri heran apa yang dia rasakan, baru saja Bram akan melahap makanan nya tapi tiba-tiba ....
"Bram.. ayo kita pergi dari sini! perintah Keenan dengan suara yang lantang dan arogan.
"Yaampun nih atasan aku kok kayak anak labil gini sih, udahlah aku belum sempat makan!" gumam Bram mengomel. Tapi apa boleh buat dia tetap harus mengikuti atasannya.
"Loh Pak kok sudah mau pergi? kenapa tidak jadi makan?" tanya Dino keheranan.
"Saya tiba-tiba tidak selera Dino, saya pergi dulu lanjutkan lah makan mu!" ucap Keenan tapi pandangannya tetap tak lepas dari Cinta yang sedari tadi hanya menunduk.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 173 Episodes
Comments
🍒⃞⃟🦅Pisces
Bram ksian amat hdupmu😂😂
2022-10-10
0
🦋𝖀𝖓𝖓𝖎𝖊 𝕰𝖛𝖎🍀
Bram,Bram nasibmu 😁😁
2022-10-06
0
Dede Dahlia
Bram yg sabar ya menerima nasibmu mempunyai bos labil 😅😅😅
2022-09-22
0