Keesokan harinya...
Agus pergi ke kantor seperti biasa, bertemu dengan penghianat Wawan, menghabiskan waktunya di dalam kantornya sambil melihat jumlah unduhan yang terus meningkat.
Sungguh kehidupan yang membagongkan...
Sekarang Agus tidak punya uang dirinya hanya memakan makanan kantor karena hal tersebut termasuk dalam kebijakannya perusahaan. sistem juga tidak melarangnya untuk membawanya pulang seperti nasi bungkus.
Bahkan tersirat pikirkan untuk tinggal di perusahaan sampai akhir bulan.
Kembali ke masalah yang di hadapi perusahaan Caesars entertainment.
Setelah episode Kokkok Gaming diterbitkan, unduhan game meningkat setiap hari.
Video Kokkok gaming dibagikan secara luas oleh banyak warganet dan ada pembuat konten lain yang mengikuti jejak Akka berharap bisa mendapatkan ketenaran dari panasnya hype game Kubus kesabaran.
Saat Game mulai menjadi viral dan banyak orang membagikannya, hampir mustahil untuk menghentikan panasnya hype game kubus kesabaran.
Melonjaknya jumlah unduhan menyebabkan game mendapatkan tempat rekomendasi yang lebih baik di bawah genre puzzle.
Setiap kali Agus menyalakan laptopnya, dia akan menerima pemberitahuan.
(Selamat! Game Kubus Kesabaran, telah diberikan tempat rekomendasi beranda utama, Cobalah untuk tidak memperbarui versi game dalam minggu ini untuk mencegah terjadinya bug yang dapat memengaruhi pengalaman game)
"Sepertinya dunia telah meninggalkanku..."
Agus mendesah di dalam hati, tidak satupun orang yang mengerti dirinya, bahkan pihak platform pembelian game menusuknya dari belakang juga, dengan memberikan tempat rekomendasi untuk game kubus kesabaran.
Agus bersandar pada kursi seperti ikan mati sekarang harapannya hancur dirinya bingung bagaimana membuat sebuah produk yang sangat merugi.
Pemberitahuan dari beberapa pihak platform seperti garam yang di gosokan pada luka Agus itu sangat menyakitkan.
.....
7 hari berlalu begitu saja...
Wawan mendapatkan gaji pertamanya sangat senang, dia langsung menggunakan uang tersebut untuk berbelanja dan bersenang-senang.
Yang menggaji Wawan bukanlah Agus melainkan sistem itu sendiri yang memutuskan. Karena Wawan membuat game yang cukup menguntungkan sistem memberikan dia gaji sebesar 5 juta.
Di bandingkan karyawannya yang sangat bahagia, Bos perusahaan Caesars entertainment yaitu Agus tidak memiliki semangat apapun untuk menjalani kehidupan.
Dalam 7 hari ini Agus tidak bisa bersenang-senang secara pribadi dengan kekayaannya Agus bahkan tinggal di ruangan kantornya untuk menghemat biaya hidup.
[Ding...]
[Selamat tuan rumah telah menjadi bos perusahaan Caesars entertainment selama 1 bulan]
[Sebagai bos yang baik, tuan rumah telah melakukan tugasnya dengan tepat]
[Harap tingkatkan lagi kualitas menjadi seorang bos perusahaan]
[Untuk masalah gaji, karena tuan rumah telah sungguh-sungguh membuat produk yang merugi maka tuan rumah akan mendapatkan 10% dari jumlah pendapat perusahaan]
[Pengaturan gaji tuan rumah di tentukan dari seberapa sungguh-sungguh tuan rumah membuat produk perusahaan yang merugi]
[Dalam kasus tertentu seandainya tuan rumah dengan sengaja membuat produk perusahaan yang menguntungkan maka tuan rumah tidak akan mendapatkan 10% dari jumlah pendapatan perusahaan, melainkan akan mendapatkan 0% itu berarti tuan rumah tidak mendapatkan sepeserpun uang dari perusahaan atau tidak di gaji]
[Jumlah gaji bisa meningkat di atas 10% selama tuan rumah mendedikasikan kehidupan untuk merugi]
Sangat nyaman...
Jadi seperti itu, pada dasarnya penghasilanku bisa naik menjadi 100% dari jumlah pendapat perusahaan.
Juga bisa turun menjadi 0% Bukankah ini seperti berjudi di mana aku tidak tau akan mendapatkan gaji berapa?
Jika penghasilanku 0% karena aku dengan sengaja membuat produk perusahaan yang menguntungkan maka sama saja dengan aku tidak di gaji.
Jika penghasilanku 100% bukannya itu berarti semua keuntungan dari penjualan game kubus kesabaran akan menjadi milikku sepenuhnya.
Cukup adil... Namun sebuah pilihan yang cukup sulit.
Baiklah berapa gajiku jika aku mendapatkan 10% dari jumlah keuntungan.
Agus yang melihat gaji miliknya sendiri langsung melompat kegirangan, dia tau karena kerja kerasnya tidak sia-sia.
"Hahaha... Sistem kamu yang terbaik..."
sejak Agus menjalankan perusahaan dirinya tidak pernah sebahagia ini, sepertinya ini adalah titik balik dalam hidupnya.
Awalnya dia akan mendapatkan 5 juta penghasilan karena produk perusahaan akan merugi dan modal produk akan di konversi ke rekeningnya.
Siapa yang menduga jika niatnya merugi 5 juta dan mengharapkan konversi 5 juta dari kerugian produksi, namun membuat Agus mendapatkan 25 juta.
Saat ini game kubus kesabaran menghasilkan keuntungan sebesar 250 juta karena Agus mendapatkan 10% dari jumlah keuntungan maka dirinya mendapatkan 25 juta dan keuntungan game terus berlanjut.
Sangat nyaman...
Sebelumnya Agus sangat sengsara bahkan bingung ingin berbuat apa saat tidak memiliki uang, bahkan untuk membayar tagihan hotel dirinya tidak memiliki cukup uang dan meminjam uang dari Anita pacar dari Gembul.
Sungguh laki-laki yang menyedihkan...
Sekarang Agus semakin bertekad untuk mendalami kerugian, tujuan awal tetap sama membuat produk perusahaan yang sangat merugikan agar dana sistem di konversi ke dalam kekayaan pribadinya.
Agus tidak ingin membuat produk yang menguntungkan yang tidak di sengaja seperti sebelumnya karena memiliki hasil akhir seperti perjudian.
Menang jadi arang, kalah jadi abu...
Untung saja Sistem memberikan 10% dari jumlah keuntungan perusahaan. jika sistem memberikan 0% dari jumlah keuntungan bukannya dirinya seperti kerja rodi.
Target Agus tetap sama yaitu merugi sebanyak-banyaknya. menurutnya mendapatkan 10% dari jumlah keuntungan perusahaan hanyalah sebuah keberuntungan hal tersebut tidak mungkin terulang lagi.
Berdasarkan dari penjelasan sistem selama Aku dengan sungguh-sungguh melakukan kerugian maka ada dua kemungkinan yang menungguku.
Pertama sistem akan mengkonversikan dana produk yang merugi ke kekayaan pribadi dan yang kedua selama aku tidak sengaja membuat produk yang menguntungkan maka Perusahaan tidak menyalahkan aku melainkan memberikan gaji yang tidak menentu.
Ini adalah apa yang Agus pikirkan dengan matang-matang, jadi lebih baik membuat rencana yang pasti dari pada beradu nasib yang beresiko.
"Tok... tok... tok..." Dapat terdengar suara ketukan pintu dari luar.
"Masuk, pintunya tidak terkunci..." Agus dalam suasana hati yang bahagia, jika itu sebelum mendapatkan gaji dari sistem Agus pasti akan kesal mendengar Wawan mengetuk pintu.
"Permisi, Pak Agus... Aku datang membawa resume pekerjaan" Suara merdu semakin membuat hati Agus berbunga.
Ternyata yang mengetuk pintu bukanlah Wawan, melainkan seorang wanita cantik yang seminggu sebelumnya telah menghabiskan malam dengannya dan menghabiskan selusin pengaman.
"Sinta..."
Agus langsung berdiri dari tempat duduknya lalu menghampiri Sinta dan menyuruhnya duduk.
"Sinta... Maaf untuk kejadian tempo hari yang lalu..." Agus tidak bisa melupakan kejadian malam itu dan dalam hatinya seperti ada beban terhadap Sinta.
"Pak Agus anda tidak perlu menyalahkan diri sendiri, aku juga ikut andil dalam membuat kesalahan andaikan saja aku tidak memaksa bapak Agus untuk meminum teh hangat itu mungkin hasilnya akan berbeda" Menjawab dengan malu.
"Kalau begitu, ini kontraknya selama kamu bertanda tangan di sini kamu akan secara resmi menjadi karyawan perusahaan Caesars entertainment"
Langsung tanda tangan?
Sinta jelas bingung, mengapa tidak ada interview atau sebuah tes tertentu agar menjadi karyawan resmi.
Sinta telah menghabiskan banyak waktu luang hanya untuk mempersiapkan keberhasilan wawancara pekerjaan, sepertinya apa yang Sinta lakukan selama ini hanya sia-sia.
Mengapa Pak Agus langsung menerima diriku? apakah dia memiliki rasa terhadapku? Tidak... sepertinya tidak mungkin.
Apakah karena dia merasa bersalah lalu langsung menerima resume pekerjaanku, sepertinya tidak Pak Agus orang yang sangat baik. sejak perkataan ku di restoran sebelumnya Pak Agus langsung menerimaku bekerja di perusahaan Caesars entertainment tanpa syarat.
Aku terlalu banyak berpikir...
"Di sini Pak..." Sinta langsung menandatangani kontrak pekerjaan.
"Kamu tidak membacanya?..." Agus ingin mengatakan jika kontrak memiliki jangka waktu 10 tahun namun langsung membatalkannya, karena takut karyawan berpotensi seperti Sinta akan keberatan.
"Tidak masalah..." Sinta tidak menyesal menjadi karyawan di bawah bimbingan atasan sebaik Agus.
Baiklah aku akan bekerja keras untuk membuat produk perusahaan yang menguntungkan perusahaan.
Jika Agus tau apa yang di pikirkan Sinta pasti Agus akan muntah darah dan menyesali keputusannya.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
fathurRa
Kasian bro minim kamu kasih dia log in dapet 5 juta seharinya, biar cerita tidak terlalu hambar. 🤣
2021-11-13
2
Draco Acquilla Rubrum Kness
mantapp
2021-11-12
2
Laba-laba
10 tahun next
2021-11-11
1