Sebuah tempat makan memiliki beberapa pengunjung, Restoran berbintang 5 tersebut berada di tempat yang cukup strategis, maka dari itu banyak pengunjung akan mengunjungi tempat ini untuk berbagai pertemuan.
Agus yang sedang melakukan pertemuan dengan pihak sponsor tidak terlalu bersemangat. karena perusahaan Caesars entertainment memiliki keuntungan yang sangat besar.
Hanya dengan bermodalkan 5 juta saja dapat meraup keuntungan 100 juta dan itu terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Sial... Mengapa tidak merugi saja... aku tidak menginginkan perusahaan mendapatkan untung besar, melainkan mengalami kerugian besar.
Apa yang salah dengan yang aku lakukan?...
Benar, Aku tidak melakukan hal yang salah...
Tapi, mengapa perusahaan memiliki keuntungan yang sangat besar?...
Salahnya ada di mana?...
"Bapak Agus... Bapak Agus..."
Agus yang termenung tersadar saat mendengarkan panggilan dari Sinta yang duduk di depannya.
"Oh ya... Ada apa?... Maaf banyak hal yang sedang aku pikirkan tentang perusahaan..." Agus mengambil segelas es teh lalu meminumnya.
"Agar perusahaan memiliki keuntungan besar Bapak Agus sangat pekerja keras ya..." Sinta memberikan pujian.
"Uhuk..." Agus langsung tersedak.
"Bapak Agus kamu tidak apa-apa?" Sinta yeng melihat jika Agus tersedak langsung memberikan tisu yang tersedia di atas meja makan.
"Aku baik-baik saja..." Agus sedikit tertekan saat mendengar perkataan Sinta sebelumnya.
Sial... Siapa juga yang bekerja keras menghasilkan keuntungan untuk perusahaan, Aku ini sedang sedih karena produk perusahaan tidak jadi merugi dan tidak punya uang, dasar tidak berperasaan.
"Baiklah... kerja sama seperti apa yang akan kita buat?..." Agus bertanya sambil merapikan pakaiannya.
"Sebenarnya... Aku ingin beralih pekerjaan ke tempat bapak Agus hanya saja aku menggunakan kedok kemitraan sponsor sebagai alasan... Maaf jika hal ini membuat bapak Agus kecewa" Sinta berkata dengan menyesal.
Tidak ada kemitraan sponsor? Baguslah dengan begitu perusahaan tidak mendapatkan uang tambahan dan Aku bisa bersantai.
Tunggu dulu... dia ingin menjadi karyawan perusahaan Caesars entertainment!
Apakah kamu pikir karena kamu cantik sehingga kamu akan langsung aku terima?
Oh... Tidak bisa.
"Mbak Sinta... seharusnya sudah tau kan? perusahaan Caesars entertainment hanya menerima mereka yang memenuhi persyaratan ketat..."
Agus berkata dengan serius membuat Sinta berkecil hati.
"Ehm... Mbak Sinta sendiri selama ini kerjanya gimana?... Bukannya perusahaan gemscool cukup besar"
Agus bukannya tidak menginginkan karyawan yang menyejukkan mata seperti Sinta. hanya saja dirinya sangat menekankan karyawan yang bisa membuat perusahaan mengalami kerugian.
Agus tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama karena sebelumnya sudah memiliki karyawan seperti Wawan. bukannya membuat produk yang merugi melainkan membuat produk yang sangat menguntungkan.
Andai saja sistem tidak memiliki aturan untuk memecat karyawan tanpa alasan yang jelas, Agus pasti akan memecat Wawan sekarang juga.
"Seperti Bapak Agus Lihat aku kerjanya di bidang pemasaran dan semua yang aku lakukan pasti akan mengalami kerugian"
Sinta berkata dengan jujur dirinya tidak ingin berbohong, jika pihak lain mengetahui dirinya sedang berbohong pasti tidak akan di menerima dirinya.
Pasti mengalami kerugian! Ini dia... ini dia... karyawan yang memiliki semangat perusahaan Caesars entertainment. Agus memiliki mata berbinar sepertinya tuhan tidak meninggalkan dirinya.
"Semua yang aku kerjakan terlihat buruk di depan orang lain, Semua orang hanya menganggap diriku seperti vas bunga tanpa memiliki kegunaan" Sinta mengatakan apa yang orang lain pikiran tentang dirinya.
Hanya vas bunga tanpa memiliki kegunaan!... Bagus... sangat bagus. mengapa aku tidak memikirkannya sejak dulu, bukannya ini hal umum jika semua wanita cantik tidak terlalu pintar.
Hahaha... bagus, sepertinya Sinta ini kandidat yang sangat cocok untuk menjadi karyawan Caesars entertainment.
"Atasanku akan selalu memarahiku jika aku membuat perusahaan mengalami kerugian" Sinta memiliki ekspresi yang menyedihkan.
Sial... atasan yang tidak berhati nurani dan kurang bersyukur. seharusnya memiliki karyawan seperti ini harus di berikan penghargaan karena menjadi karyawan yang merugikan perusahaan.
Jika aku memiliki karyawan yang bisa melakukan kerugian seperti Sinta maka akan aku buatkan perayaan yang sangat meriah setiap kali Perusahaan mengalami kerugian. jika perlu presiden harus hadir sebagai tamu undangan.
"Aku tidak tau lagi harus berbuat apa... maka dari itu aku ingin beralih ke perusahaan lain saja..." Sinta seolah akan menangis kapan saja.
Hahaha... aku tidak bisa melepaskan Sinta untuk menjadi karyawan perusahaan Caesars entertainment.
Jika Sinta bisa melakukan kerugian di perusahaan lain mengapa tidak bisa melakukan kerugian di perusahaan Caesars entertainment.
"Sepertinya Bapak Agus tidak menginginkan karyawan seperti ku"
Mengapa aku menolak karyawan sebagus ini yang bisa merugikan perusahaan, jika ada 100 orang seperti Sinta aku akan merekrut semuanya.
"Mbak Sinta kamu sangat-sangat di Terima di perusahaan..." Agus mengulurkan tangannya dengan sangat bersemangat.
Sinta yang berjabat tangan dengan Agus sangat bingung...
Bukannya Bapak Agus sebelumnya banyak pikiran karena perusahaan mengalami banyak hal yang harus di urus. Mengapa sekarang sangat bahagia seperti orang yang baru saja mendapatkan hadiah undian berupa kipas angin.
"Pak Agus saya beneran nih di terima kerja?..." Sinta bertanya dengan senyuman bahagia.
"Tentu saja jika aku membawa berkas kontrak kamu bisa langsung menandatangani kontrak kerja..." Agus berkata dengan senyuman.
Sepertinya malam ini aku bisa tidur dengan nyenyak, hahaha... aku tidak sabar melihat Sinta yang akan merugikan perusahaan Caesars entertainment.
Wawan sepertinya harus belajar lagi dari Sinta agar dia bisa merugikan perusahaan juga.
Sepertinya tidak perlu angkat saja Sinta sebagai kepala di bagian produksi maka secara alami Wawan akan belajar dari Sinta.
Sempurna sepertinya masa depanku akan sangat cerah...
Sinta dengan malu menghabiskan spageti yang di pesannya sedangkan agus hanya meminum segelas es teh.
Karena sudah menjelang malam Keduanya memutuskan untuk pulang.
"Kamu pulangnya, dengan taksi?..."
"Ya... pak agus"
Di luar restoran berbintang 5 Agus menemani Sinta menunggu taksi sambil duduk di dalam mobil perusahaan.
"Sepertinya di malam hari tidak ada taksi yang akan melalui jalan ini..." Melihat ujung kanan dan ujung kiri jalan raja Agus sangat yakin dengan perkataannya.
"Sepertinya aku harus jalan kaki..." Sinta merasa sangat tertekan bukannya keduanya duduk di dalam mobil kenapa Agus tidak mengantarkan dirinya pulang.
"Hujan!... Kamu tidak bisa berjalan kaki... Aku akan mengantarmu pulang..."
"Terima kasih..."
Agus dengan terpaksa mengantarkan Sinta pulang. sebenarnya Agus sangat ingin melakukannya hanya saja, karena sistem membatasi penggunaan bahan bakar hanya untuk kepentingan perusahaan jadi Agus harus menggunakan uangnya sendiri.
Jika Sinta adalah karyawan perusahaan maka sistem akan memperbolehkan Agus menggunakan dana perusahaan untuk membeli bahan bakar.
Karena Sinta belum secara resmi menjadi karyawan perusahaan Caesars entertainment maka sistem membatasi Agus dalam menggunakan dana perusahaan untuk melakukan kepentingan di luar pekerjaan.
"Apakah melalui jalan ini?..."
"Benar pak Agus..."
Tepat setelah persimpangan Mobilnya berhenti di tepi jalan belum lagi hujan yang tidak memiliki perasaan turun sangat deras.
"Sial... mobilnya tiba-tiba mogok... juga, di luar hujan deras..."
"Bapak Agus apakah malam ini kita akan terjebak di sin?..."
"Apa boleh buat..." Agus merasa aneh bukannya mobil ini baru saja di beli menggunakan dana perusahaan, mengapa bisa mengalami mogok.
Sial... pasti sistem membatasi penggunaan mobil karena di gunakan di luar kepentingan perusahaan. Sial... dasar sistem pelit.
"Bapak agus di sana ada Hotel cukup dekat... mengapa kita tidak pergi kesana" Sinta berkata dengan menunjuk ke arah hotel itu berada.
Hotel!!!!...
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
• Ngeleh • ( Kelaparan)
anying ngakak gua bacanya dari awal🤣🤣🤣
2022-06-28
0
ryu
karena gak salah jadi bagus
2022-05-29
0
SEMVAK FIR'AUN NI BOSS
di mata org dia pengusaha kaya
di mata nya sendiri dia pungusaha miskin
2021-12-30
0