Satu minggu berlalu sejak Agus dan Wawan melakukan meeting membahas penyelesaian produksi game pertama Caesar entertainment.
Karena hari ini akhir pekan Agus melakukan rutinitasnya yaitu melakukan pelatihan khusus.
Saat berlari 10 kilometer Agus berpapasan dengan temannya yang dulu pernah satu kampus dengan Agus.
"Agus... kamu di sini, bagaimana apa sudah dapat pekerjaan?" karena memiliki tubuh yang gemuk Agus biasanya memangil temannya Gembul.
"Sudah Mbul bagaimana dengan kamu?"
Agus dapat melihat jika temannya yang gemuk sedang duduk di atas kap mobil toyota lama, lalu Agus ingat jika temanya tersebut anak dari orang kaya.
"Sayang sekali kamu sudah memiliki pekerjaan sebenarnya di perusahaan ayahku ada lowongan pekerjaan"
Sial... mengapa kamu bilang sekarang, dulu di saat pemilik tubuh lama mencari pekerjaan kamu bilang tidak ada pekerjaan. sekarang setelah pemilik tubuh lama bunuh diri kamu bilang ada pekerjaan.
"Tidak apa-apa Mbul mungkin jalan kita berbeda..." Agus berkata tanpa daya.
"Kalau pacar sudah punya kan?..." Gembul menanyakan sesuatu yang tidak boleh di tanyakan kepada mereka yang jomblo.
"Haha... masih proses PDKT..." Agus hanya bisa membuat alasan padahal tidak dekat dengan siapapun.
"Kalau begitu aku Do'akan agar cepat jadian... oh ya cewekku datang sepertinya aku harus pergi..." Gembul dengan sombongnya merentangkan kedua tangannya berniat memeluk pacarnya yang datang dari kejauhan.
Pacar si Gembul sangat cantik cetar membahana, tipe kecantikan dengan senyuman mempesona. Entah buta atau matanya kemasukan paku bumi sepertinya wanita cantik ini tidak bisa melihat dengan benar.
Wanita cantik tersebut menghindar saat gembul berniat memeluknya.
"Sayang kenapa kamu selalu menghindar?"
Gembul tidak berdaya, bagaimana tidak! mereka sudah pacaran sejak 1 tahun yang lalu. namun wanita cantik yang menjadi pacar gembul tidak sekalipun ingin di peluk apa lagi minta jatah pacar, pegangan tangan saja marah.
Namun melihat kembali jika pacarnya sangat cantik Gembul tidak kecewa melainkan bangga setidaknya temannya akan iri saat melihat dirinya punya pacar cantik.
"Kan kita belom menikah... jadi tidak boleh berpelukan..." wanita cantik itu membuat alasan yang masuk akal.
"Kamu benar sayang... kamu wanita berhati mulia yang pernah aku temui" Gembul mengangguk berulang kali.
"Sayang siapa dia?..." Wanita cantik itu bertanya dengan penuh penasaran saat melihat Agus yang bermandikan keringat.
Sejak Agus melakukan latihan khusus dalam waktu setengah bulan, otot tubuhnya mulai membentuk. Wanita manapun akan tertarik dengan melihatnya.
"Di teman satu kampus denganku dulu..." Gembul berkata dengan tertekan, mengapa pacarnya menanyakan lelaki lain?
"Sayang... temanmu juga temanku, tidak apa-apa kan jika aku berkenalan dengannya?" Wanita cantik itu berkata sambil melihat ke arah Agus.
"Tentu saja..." Gembul ingin muntah darah, pacarnya sangat cantik mengapa dia ingin berkenalan dengan Agus!
"Anita..." wanita cantik bernama Anita itu mengulurkan tangan.
"Agus..." Agus bingung apakah harus tertawa ataukan menangis.
Agus hanya bisa berjabat tangan dengan Pacar temannya Anita, setelah perkenalan singkat Anita masuk kedalam mobil toyota lama.
"Agus... bagaimana rasanya tangan pacarku?" Gembul bertanya dengan kesal.
"Biasa saja..." Agus menjawab dengan datar.
"Yasudah kalau begitu aku pergi dulu..." Gembul kesulitan masuk kedalam mobil karena tubuhnya yang gemuk, dengan beberapa usaha Gembul mengemudikan mobilnya dengan lancar.
Agus yang melihat kepergiaan mobil temanya tersebut sedikit termenung.
"Entah kenapa aku merasa kasihan dengan Gembul... sangat jelas jika pacarnya tidak mencintai dirinya"
Jika itu pemilik tubuh lamanya pasti akan iri dan cemburu dengan kehidupan Gembul yang berkecukupan karena orang tuanya kaya, bahkan dengan tubuh sebesar itu sudah memiliki pacar.
Sekarang segalanya berbeda...
Selama aku kehilangan Dana Sistem sepenuhnya, aku akan menghasilkan uang dengan mudah. aku kemudian bisa menjalani kehidupan yang bahagia sebagai orang kaya. dan untuk masalah wanita pasti akan datang seperti semut menemukan gula.
Agus yang pulang berbaring di tempat tidurnya dan berpikir dengan gembira tentang masa depannya.
Setelah game jelek Kubus Kesabaran keluar di pasaran, Aku akan mendapatkan uang karena game tersebut tidak akan laku di pasaran.
Jadi, bagaimana aku harus menghabiskan uang pertamaku 5.000.000 yang di konversi dari sistem.
Apakah aku harus pindah apartemen mewah? tentu saja kenapa tidak.
.....
Keesokan harinya...
Agus memasuki kantornya karena hanya satu karyawan yaitu Wawan yang bekerja di sana Agus langsung berniat menemukan Wawan guna menanyakan perkembangan Game Kubus kesabaran.
Namun saat dia berdiri di depan pintu ruangan karyawan Agus dapat mendengar dengkuran keras dari Wawan yang sedang tertidur.
Sepertinya Wawan sedang tidur, hahaha... Bagus sekali dia belum berubah. pasti dia bermain game semalaman.
Selama karyawan ku bermain game dan tidak lembur karena mengerjakan produk perusahaan, maka aku akan bahagia.
Agus yang dalam suasana hati yang senang pergi ke kantornya.
"Apa ini?!!!..."
Agus dapat melihat sebuah flashdisk di letakan di atas meja kerjanya dengan selembar kertas yang terdapat tulisan di permukaannya.
"Maaf jika tidak sesuai harapan, game kubus kesabaran sudah terselesaikan, Wawan..."
Oh... jadi ini dari Wawan.
Untuk karyawan malas seperti Wawan bagaimana dia bisa secepat ini menyelesaikan produksi game!
Apakah Wawan lebur membuat produk game?
Tidak... itu tidak mungkin, kemungkinan besar Wawan menyelesaikannya dengan tidak jelas dan game kubus kesabaran memiliki hasil yang buruk. benar pasti seperti itu.
Permintaan maaf ini pasti karena dia membuat game yang buruk. mengapa kamu meminta maaf, aku bangga kepadamu Wawan.
Jika game kubus kesabaran tidak memiliki hasil yang baik aku akan memberimu bonus.
"Baiklah mari kita lihat gamenya seperti apa..." Agus perlahan duduk dengan nyaman lalu menghidupkan laptopnya.
Setelah melihat data yang bersangkutan dengan game kubus kesabaran Agus mengangguk puas.
Bagus... game ini mengikuti 6 kerangka yang aku susun dan tidak ada pengurangan sedangkan untuk tambahan hanya efek suara dan musik.
Tidak perlu mencobanya... sangat jelas game ini pasti akan membuat pemain yang memainkannya akan muntah darah.
"Langkah selanjutnya sistem akan memeriksa kualitas produk"
Sistem memiliki banyak aturan dalam pembuatan produksi. jika tidak, agus akan membuat game yang tidak memiliki fungsi kendali. agar pemain yang memainkannya akan marah karena game tidak bisa di mainkan.
"10 menit lagi..." Sistem sedang memindai kualitas produk dan Agus menunggu dengan sabar.
Walaupun Agus ingin membuat game play yang jelek namun Agus tidak bisa melupakan aturan sistem tentang kualitas permainan.
Maka dari itu Agus membuat 6 kerangka penting karena hal tersebut poin penting yang Agus dapatkan dari celah peraturan sistem.
"Langkah berikutnya adalah mendaftarkan hak cipta agar tidak ada plagiat" Agus langsung mengirimkan game ke platform hak cipta.
Setelah semuanya selesai Agus langsung mengirimkan ke banyak platform yang menyediakan pembelian game salah satunya Play Store, Website game, Get Apps dan lain sebagainya.
"Untuk harga mari kita buat 1.000 rupiah karena sistem hanya membatasi harga tidak boleh melebihi 10% dari biaya produksi"
Nama: Kubus Kesabaran.
Size: 24,5MB
Kategori: Puzzle
Harga: Rp 1.000
Deskripsi: Permainan puzzle yang akan membuat siapapun yang memainkannya akan tersiksa.
"Hahaha... aku sangat pintar dengan ini tidak akan ada yang akan memainkan game ini" Agus bersenandung bahagia.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Uchiha Zikato
giliran nemu cowok ganteng dan kaya
ke hotel
buka baju
awokawokawokawok
2022-05-18
0
jn
uhuk!!
2022-03-26
0
RAI
di prank 🤣🤣🤣
2022-01-29
0