18.Bertemu Dean

Kania mendorong oma Diana menggunakan kursi roda.Ia menuju ke ruang makan.Di lihatnya sudah ada Ken yang sedang sarapan terlebih dahulu.

"Oma.....apakah oma ingin sarapan bersama ku?"tanya Ken,oma Diana menganggukkan kepalanya.

"Kania suapi oma dengan benar."perintah Ken.

Kania menyuapi oma Diana secara perlahan dengan bubur yang sudah di siapkan.Semenjak sakit,oma Diana jarang sekali membuka suara.

Di tengah sarapan pagi,Kania membuka obrolan kepada Ken.Kania berkata apakah Ken bisa mengantar oma Diana ke rumah sakit untuk cuci darah hari ini.Namun Ken menjawab nya dengan santai bahwa dirinya tidak bisa karena ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan.

"Maafkan Ken oma,Kali ini Ken tidak bisa mengantar oma."ucap Ken pada oma Diana.

"Kania kau saja yang mengantar oma.Supir akan mengantar mu nanti."ujar Ken.

Oma Diana hanya diam ketika cucu nya meminta maaf karena tidak bisa mengantar kan nya.Selama beberapa minggu,Kania lah yang menemani oma Diana untuk cuci darah.

Ken yang sudah selesai makan,beranjak berdiri lalu memasang jas nya dan buru-buru berpamitan kepada oma Diana kecuali Kania.

Kania merasa diri nya tidak di anggap oleh Ken.Ia hanya membuang muka ketika Ken berpamitan hanya kepada oma Diana.

Siang hari nya,Kania bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit untuk menemani oma Diana.Dengan di antar supir pribadi,tak seberapa lama mereka sampai di rumah sakit.

Selang beberapa saat,oma Diana sudah di tangani oleh Dokter.Sekarang tinggal menunggu oma Diana selesai,Kania duduk di depan ruangan sambil menghela nafas tangan nya mengelus perut nya.

Tiba-tiba ada beberapa rombongan Dokter dan perawat yang lewat.Dokter pria itu menatap ke arah Kania yang sedang duduk dengan tatapan yang penuh tanda tanya.

"Sepertinya aku pernah bertemu dengan nya!"batin Dokter itu.

Dokter tersebut tak lain adalah Dean,yang pernah bertemu dengan Kania sebelum nya.Dean pun memutar balikan langkah nya dan langsung menghampiri Kania.

"Maaf.....apakah aku boleh bertanya?"sapa Dean pada Kania yang sedang duduk tertunduk.

Kania pun mengangkat kepalanya.

"Iya ada apa?"tanya balik Kania bingung.

Dean duduk,sambil tersenyum.Dean mengatakan bahwa dirinya pernah bertemu di suatu tempat.Jelas saja Dean yakin jika wanita itu adalah yang sekarang duduk di samping nya.

Kania pun membenarkan apa yang diucapkan Dean.Dean pun mulai basa-basi dan berkenalan terhadap Kania.Sosok Dean yang mudah akrab dengan siapapun,membuat Kania tidak merasa canggung sama sekali.Dean menanyai mengapa Kania berada di rumah sakit.Kania pun menjelaskan semua nya kepada Dean.

"Apakah kau bekerja disini?tapi mengapa aku tidak pernah melihat mu?"tanya Kania.

"Iya...aku bekerja disini dan baru masuk karena aku mengambil cuti kemarin-kemarin."jawab Dean.

"Owh...begitu...."ucap Kania tersenyum.

"Kau sedang hamil lalu dimana suami mu?apakah tidak menemani mu?"tanya Dean.

"Ah....itu....suami ku sedang sibuk bekerja,jadi dia tidak bisa mengantar ku."jawab Kania tak enak.

"Oh begitu,maaf jika pertanyaan ku menyinggung mu.Oh ya....jika kau butuh bantuan ku hubungi saja aku."ucap Dean memberikan secarik kertas berisi nama dan nomor telepon nya.

Kania pun dengan ragu mengambil kertas tersebut.

"Aku tidak bisa lama-lama disini.Jadi aku harus pergi dulu."ujar Dean.

"Baiklah...."ucap Kania mengangguk.

Dean beranjak berdiri,tapi tidak langsung pergi.Dia melontarkan beberapa kata pada Kania.

"Kania....kau tidak perlu gugup,aku hanya ingin berteman saja pada kau."cibir Dean lalu melangkah pergi.

Kania hanya membalas dengan senyuman saja.Beberapa jam kemudian setelah menunggu akhirnya mereka pulang jua.

Tak terasa hari sudah sore,awan gelap tiba-tiba mulai menyelimuti langit.Suara gluduk mulai terdengar sekaligus pantulan cahaya kilat yang berulang kali.Pohon-pohon mulai bergoyang akibat di tiup angin yang lumayan kencang,pertanda akan turun nya hujan.

Tak seberapa lama akhirnya hujan turun dengan sangat deras membasahi bumi.Ken belum juga kembali ke rumah.Sebagai seorang istri,tentu saja Kania sangat khawatir terhadap suami nya yang meskipun sudah menyakiti nya.

Di ruang tengah terlihat Kania terus saja mondar mandir menunggu kedatangan Ken.Ia takut jika sesuatu terjadi kepada Ken karena alam sedang tidak bersahabat sekarang.

Sementara Ken yang sedang dalam perjalanan pulang sangat berhati-hati sekali di karena kan jalanan yang sangat licin.Sial nya,mobil yang di kendari Ken tiba-tiba mogok.

Hujan deras masih menguyur sampai malam hari.Jalanan nampak sepi,Ken mau tidak mau turun dari dalam mobil nya dan langsung memeriksa.Tak butuh waktu lama,mobil Ken hidup kembali,namun tubuh nya basah kuyup.Pria itu pun langsung melanjutkan perjalanan pulang nya.

Sesampai nya di rumah,Ken buru-buru masuk dan Kania yang sedang menunggu tiba-tiba langsung menanyai Ken.

"Ken...apa kau tidak apa-apa?kenapa pakaian mu basah?"tanya Kania.

"Argh singkirkan tangan kotor mu ini!"bentak Ken.

"Siapkan pakaian ku sekaligus buatkan aku kopi panas,aku mau mandi!"perintah Ken lalu melangkah pergi.

🌿🌿🌿🌿🌿

Sementara itu Malla memergoki Dalwin yang sedang menerima telepon dari sorang wanita dengan percakapan yang sangat mesra.Malla sontak emosi dan sempat mencaci maki Dalwin.Wanita itu mengatakan bahwa Dalwin berselingkuh dari dirinya selama ini.

Awalnya Dalwin mengelak,tapi Malla terus saja menyuruh Dawin untuk mengaku.Tak hanya itu Malla menjelaskan bahwa dia yakin jika semalam dia memang benar melihat Dalwin bersama wanita lain.Akhirnya Dalwin mengakui nya dan meminta maaf kepada Malla.Namun Malla dengan kekeh tidak menerima maaf dari Dalwin.Bahkan Malla sempat melontarkan beberapa kata kasar kepada Dalwin dan juga menampar wajah Dalwin.

Malla dengan penuh emosi langsung mengusir Dalwin dari apartemen nya.Dalwin dengan sangat malu dan murka langsung pergi dari hadapan Malla.

"Kurang ajar....brengsek!selama ini aku yang menghidupi dia memberi dia uang tapi dia malah selingkuh!"ucap Malla kasar.

🌿🌿🌿🌿🌿

Keesokan hari nya,kebetulan hari ini Ken meliburkan diri untuk masuk kantor.Siang ini Ken sedang duduk bersantai di ruang keluarga sambil bertelponan dengan Malla.

Kania yang mendengarkan Ken bertelponan, jelas sekali sangat merasa sakit hati.Ditambah lagi percakapan Ken dan Malla sangat mesra.Malla mengatakan akan berkunjung ke rumah Ken untuk menjenguk oma Diana.Ken pun mengiyakan ucapan Malla dengan senang hati.

Kania pergi ke kamar oma Diana untuk menyuapi oma Diana makan siang.Sambil menyuapi makan,Kania mengatakan kepada oma Diana bahwa Malla akan datang menjenguk nya.Terlihat langsung wajah oma Diana berubah menjadi senyum solah-olah sangat senang mendengar kedatangan Malla.

Terpopuler

Comments

Zaniar Niar

Zaniar Niar

kania² sudah tau tak di akui ,tak di anggap ,di sakiti ,di siksa tp..masih aja nunggu ..ayo hub dean mungkin dia bisa membantu mu..biar karma si ken yg rasa

2022-01-05

0

Sugiyanto Samsung

Sugiyanto Samsung

aku bingung sama kania

2021-12-29

0

Tetet Yonan

Tetet Yonan

kek'y dokter Dean berjodoh sm kania dech..🤭😁

2021-11-07

0

lihat semua
Episodes
1 01.Setelah acara pernikahan
2 02.Sore hari
3 03.Bertemu
4 04.Khilaf
5 05.Sakit
6 06.Pulang
7 07.Menunggu
8 08.Kencan
9 09.Hamil
10 10.Kabar baik untuk Ken
11 11.Kecemburuan Kania
12 12.Kedatangan Oma
13 13.Takdir yang tidak di harapkan
14 14.Siapa di gudang itu?
15 15.Kania jatuh pingsan
16 16.Tolong aku!
17 17.Oma Diana jatuh sakit
18 18.Bertemu Dean
19 19.Malla terancam
20 20.Menunggu
21 21.Dean jatuh cinta?
22 22.Kania berbohong
23 23.Selalu salah
24 24.Awal kekecewaan Kania
25 25.Tidak sengaja bertemu
26 26.Kania mulai berani
27 27.Kania hilang kesabaran
28 28.Panik
29 29.Kabar buruk
30 30.Pemakaman
31 31.Mulai acuh
32 32.Bertemu kembali
33 33.Tidak akan kulepaskan
34 34.Mencari Kania
35 35.Belum bertemu
36 36.Bertengkar
37 37.Akhirnya
38 38.Keterlaluan
39 39.Mati atau hidup?
40 40.Belum sadar
41 41.Visual dulu ya!
42 42.Putus
43 43.Semoga Menyesal
44 44.Pemakaman Kania
45 45.Malam kepergian Kania
46 46.Sadar
47 47.Berkunjung
48 48.Sempurna
49 49.Percaya diri
50 50.Senang sekali
51 51.Ken jatuh cinta?
52 52.Siapa yang datang?
53 53.Mencari kebenaran
54 54.Licik
55 55.Tidak tahu malu
56 56.Aku ingin kau menyesal
57 57.Makan siang
58 58.Curiga
59 59.Dean Cemburu
60 60.Panik
61 61.Karma
62 62.Pergi ke butik
63 63.Siapa jodoh Sarah?
64 64.Bimbang
65 65.Aku menyukai nya
66 66.Kembali
67 67.Marah
68 68.Lihat saja
69 69.Pernikahan
70 70.Salah paham
71 71.Hujan
72 72.Masa lalu
73 73.Gelisah
74 74.Kecewa
75 75.Hilang
76 76.Lembaran baru
77 77.Menjenguk
78 78.Maaf
79 79.Cerai saja
80 80.Putus
81 81.Meninggal
82 82.Kecelakaan
83 83.Pemakaman
84 84.Sejujurnya
85 85.Penyesalan
86 86.Terlambat
87 87.Cerai?
88 88.Salah Tingkah
89 89.Karena aku mencintaimu
90 90.Perbaiki?
91 91.Jawaban Kania
92 92.Memaafkan
93 93.Menikah
94 94.Bulan Madu
95 95.TAMAT
Episodes

Updated 95 Episodes

1
01.Setelah acara pernikahan
2
02.Sore hari
3
03.Bertemu
4
04.Khilaf
5
05.Sakit
6
06.Pulang
7
07.Menunggu
8
08.Kencan
9
09.Hamil
10
10.Kabar baik untuk Ken
11
11.Kecemburuan Kania
12
12.Kedatangan Oma
13
13.Takdir yang tidak di harapkan
14
14.Siapa di gudang itu?
15
15.Kania jatuh pingsan
16
16.Tolong aku!
17
17.Oma Diana jatuh sakit
18
18.Bertemu Dean
19
19.Malla terancam
20
20.Menunggu
21
21.Dean jatuh cinta?
22
22.Kania berbohong
23
23.Selalu salah
24
24.Awal kekecewaan Kania
25
25.Tidak sengaja bertemu
26
26.Kania mulai berani
27
27.Kania hilang kesabaran
28
28.Panik
29
29.Kabar buruk
30
30.Pemakaman
31
31.Mulai acuh
32
32.Bertemu kembali
33
33.Tidak akan kulepaskan
34
34.Mencari Kania
35
35.Belum bertemu
36
36.Bertengkar
37
37.Akhirnya
38
38.Keterlaluan
39
39.Mati atau hidup?
40
40.Belum sadar
41
41.Visual dulu ya!
42
42.Putus
43
43.Semoga Menyesal
44
44.Pemakaman Kania
45
45.Malam kepergian Kania
46
46.Sadar
47
47.Berkunjung
48
48.Sempurna
49
49.Percaya diri
50
50.Senang sekali
51
51.Ken jatuh cinta?
52
52.Siapa yang datang?
53
53.Mencari kebenaran
54
54.Licik
55
55.Tidak tahu malu
56
56.Aku ingin kau menyesal
57
57.Makan siang
58
58.Curiga
59
59.Dean Cemburu
60
60.Panik
61
61.Karma
62
62.Pergi ke butik
63
63.Siapa jodoh Sarah?
64
64.Bimbang
65
65.Aku menyukai nya
66
66.Kembali
67
67.Marah
68
68.Lihat saja
69
69.Pernikahan
70
70.Salah paham
71
71.Hujan
72
72.Masa lalu
73
73.Gelisah
74
74.Kecewa
75
75.Hilang
76
76.Lembaran baru
77
77.Menjenguk
78
78.Maaf
79
79.Cerai saja
80
80.Putus
81
81.Meninggal
82
82.Kecelakaan
83
83.Pemakaman
84
84.Sejujurnya
85
85.Penyesalan
86
86.Terlambat
87
87.Cerai?
88
88.Salah Tingkah
89
89.Karena aku mencintaimu
90
90.Perbaiki?
91
91.Jawaban Kania
92
92.Memaafkan
93
93.Menikah
94
94.Bulan Madu
95
95.TAMAT

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!