Chapter 12. RAJA "ARIUS" INGIN BERTEMU

Aku baru saja mau istirahat terlalu lelah untuk melakukan sesuatu, aku bahkan belum mendapatkan uang hasil jerih payahku yang hampir mati melawan Chyros gila.

"Aku di sini, itu namaku mau apa kau?" Nada berat Hakai yang lelah bertanya dengan menyenderkan badan ke tembok.

"Ikutlah dengan kami, kau akan mendapatkan apa yang kau mau" Ujar pelayan yang mempersilahkan untuk naik delman yang sudah terparkir rapi di depan Guild.

".. Anu.. Tu-tuan Hakai.. Se-sedang terluka sekarang, alangkah b-baiknya untuk di ob-obati dahulu.. " Xylona mengkhawatirkan Hakai walau grogi dan terbata-bata karena baru pertama kalinya lagi berbicara dengan orang lain, dia memiliki simpati yang tinggi.

"Itu tidak masalah, di tempat yang kami tuju fasilitas begitu lengkap ada ruang pengobatan beserta perawat, makanan yang begitu lezat dan juga tempat peristirahatan yang sangat nyaman" Kata sang pelayan.

Terdengar sangat menjanjikan walaupun aku belum tahu siapa dia. Kami berdua, Hakai dan Xylona naik ke dalam delman tersebut perjalanan terlihat dari dalam jendela menuju ke pusat kerajaan.

"Mau kemana ini?" Tanya Hakai.

"Kau akan tahu setelah sampai nanti" Jawab sang pelayan dengan fokus mengendarai seekor naga berdua dengan pelayan lainnya.

Cih.. Sombong tinggal bilang saja apa susahnya, jika di lihat-lihat kita sedang menuju pusat kerajaan betul 'kan? Gerbang yang kita lewati tadi itu adalah benteng ke-dua seperti yang di katakan Guornio terdapat tiga benteng.

Melihat ke sekeliling rumah dan tempat pasar loak ini sangat ramai juga orang-orang berpakaian cukup rapi para Ksatria berlalu lalang dengan baja dan pedang mengkilap.

"Apa tuan baik-baik saja?" Xylona sedikit cemas raut wajahnya sedang menanyakan hal lain.

"Aku kuat! Dan juga sangat bersemangat tak perlu cemas aku akan selalu di sisimu" Ucap Hakai berlagak kuat mengelus kepala Xylona.

Dia tampak gelisah keramaian ini membuatnya takut, aku harus membuatnya nyaman dan aman, pakaian compang-campingku ini dan tangan kiriku terlihat apa tidak apa-apa?

Yaa.. Tidak ada siapapun yang melarang untuk menutupi atau memperingatiku agar tidak di ketahui siapapun soal tangan ini atau kekuatan yang aku miliki jadi biarlah saja, orang-orang sepertinya menerimanya dan tak begitu keheranan.

30 menit berkendara akhirnya sampai di gerbang paling dalam benteng ke-tiga, kesenjangan sosial dan kesejahteraan rakyat di sini hampir mendekati kemewahan, kita bisa melihat rumah yang bertingkat walau terbuat dari kayu sebagian terbuat dari tembok, tempat makan yang mewah layak resto dan kedai ramai di kunjungi sedikit lebih meningkat dari benteng yang ke-dua.

Di benteng paling dalam ini tidak terlalu banyak para Ksatria yang berjaga melainkan para pemuda dan anak-anak sedang berlatih mengayunkan pedang dan teknik menahan serangan atau menghindari.

".. Anu.. Kenapa di dalam sini sedikit sekali yang mengawasi, ya.. Ini adalah inti pusat kota bukan? Seharusnya lebih banyak para pengawas dan penjaga ya 'kan?" Tanya Hakai pada pelayan yang sedang mengendarai.

"Tuan Hakai di sini benar pusat kota, kami beserta para petinggi sengaja untuk memperlonggar keamanan di karenakan prioritas utama adalah anak-anak dan remaja penerus bangsa ini, semua penghuni di wilayah ini di atur dan didik sebagai Prajurit... sebagai Ksatria yang gagah dan pemberani sebelum turun ke medan tempur atau mencari penghasilan dari Guild" Ujar pelayan.

Ternyata aku salah paham, benteng pertama atau yang paling dasar di peruntukan untuk para Ksatria yang mencari pekerjaan atau melindungi dari berbagai masalah dari luar, sedangkan benteng yang ke-dua berada di tengah cocok di jadikan tempat para lansia atau orang yang sudah berumur pekerjaan mereka dominan berdagang, lalu untuk yang ke-tiga atau yang paling dalam untuk para muda-mudi melatih ketangkasan dan mencetak para Ksatria baru.

Setelah perjalanan yang lama, akhirnya kita sampai di tempat yang paling megah dan besar, ya ini adalah tempat singgasana sang raja begitu hebat dan berkilauan pagarnya terbuat dari emas dan lantai ini seperti marmer batu alam.

"Silahkan lewat sini tuan.. " Ucap pelayan lain yang sudah menunggu.

"Ayo, tidak perlu takut aku di sini Xylona" Hakai memegang tangannya yang gemetar.

Ketika masuk ke dalam penuh dengan lorong, baunya semerbak wangi bunga Camelia kita di arahkan ke tempat peristirahatan dan pengobatan khusus.

"Gadis muda, ikutlah dengan saya di kamar sebelah" Ajak sang perawat perempuan pada Xylona.

Xylona nampak kebingungan dan gundah tidak nyaman diam berdiri saja enggan untuk pergi ikut dengannya.

"Biarkan dia di sini bersamaku!" Tegas Hakai.

"Tapi itu akan menggangu istirahat anda tuan.." Balas perawat.

"Itu tidak akan pernah terjadi!"

Akhirnya mereka membiarkan berdua se-ruangan, Hakai yang telah di perban di seluruh badan serta-merta mereka memberikan sebuah pakaian baru untuk kita berdua.

Aku menyuruh Xylona untuk berbaring di kasur yang aku tiduri tapi dia malah tidak mau dan malu-malu.. Padahal sudah nenek-nenek memangnya dia punya rasa malu? Hahaha... wanita tetap saja wanita.

"Tidurlah.. Tidurlah di kasur, sangat empuk dan nikmat sekali loh.. " Goda Hakai pada Xylona.

Xylona menuruti perkataannya dan berbaring di kasur yang putih, jujur saja kasur itu emang empuk mungkin ada bulu-bulu halus di dalamnya. Melihat Xylona yang langsung tidur pulas aku tidak ingin mengerjainya selama ini dia hanya tinggal dalam hutan mungkin bantal beralaskan batu dan baring dalam tanah aku penasaran dia bisa sekuat itu beribu tahun lamanya apa dia tidak asal bicara? Lagian tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Sementara Xylona mengambil tempat tidurku aku tidur di kursi yang besar.

1 hari telah berlalu di tempat peristirahatan yang megah, kami berdua bangun Xylona begitu puas dan nyenyak sekali aku senang melihatnya.

".. Ahh!!.. Maaf tuan Hakai aku ti-ti-ti-tidak bermaksud untuk tidur-" Xylona merasa iba setelah melihat tuan Hakai yang tidur di kursi di lapisi selimut tipis.

"Kenapa? Aku cukup nyaman tidur di kursi ini, tidak perlu khawatir" Tuan Hakai membalas dengan senyuman yang lebar tanpa ada tipuan sama sekali.

Ceklek...

"Tuan dan gadis muda silahkan ikuti kami, akan saya antarkan menuju tempat pemandian air hangat" Ucap pelayan membuka pintu dan memegangi handuk.

"Boleh juga!! Ayo Xylona!!"

Tanpa sungkan sedikitpun Hakai langsung menerima dan minta di antar sedang Xylona masih tidak ingin membuka dirinya tetapi ikut di belakang tuan Hakai.

Sampai di tempat pemandian, ruangannya sangatlah luas dan alamiah tidak di rubah sedikitpun seperti di alam terbuka, hanya berpakaian handuk kita berdua mencelupkan diri ke air hangat tersebut.

30 menit bersantai dan saling membersihkan diri kita, pelayan kembali datang mengatakan bahwa makanan sudah di hidangkan dan siap untuk di santap.

Jamuan baru? Wah ini yang aku tunggu-tunggu untuk mengisi staminaku yang habis terkuras makanan memang yang paling mantap.

"Gadis manis dan cantik dan juga dada yang bulat empuk itu, kemarilah kita habiskan bersama-sama" Berlutut layaknya seorang pangeran.

PELETAK!!!

"Aww... " Hakai di pukul oleh ember kayu besar.

"Dasar mesúm!! Menjauhlah!!"

Lucu sekali mengerjai gadis muda- eh gadis tua ya? Haha.. Entah kenapa aku merasa hidup kembali...

***

Setelah sampai, ruang makan luar biasa luas mejanya panjang banyak sekali berbagai makanan pembuka, penutup dan minuman tersedia.

"Hehe... Kau tahu bukan apa yang harus kita lakukan?! Kita habiskan semua!!"

"Ehhh... Jangan tuan Hakai!! Itu bukan untuk kita semua, nanti marah loh!!"

Baru makan sedikit saja dari arah pintu luar seseorang masuk ke dalam dan berkata.

"Tuan Hakai benarkan?? Kemarilah cepat yang mulia Arius ingin bertemu"

"Yang benar saja bung! Aku baru saja makan daging ini... Sial! Suruh datang rajamu ke sini" Sewot Hakai yang sedang melahap makan.

"Tidak boleh seperti itu tuan Hakai, cepat segera temui!!" Xylona menarik tanganku segera untuk menemuinya.

Mau bagaimana lagi aku tidak bisa menolak gadis ini, berbagai makanan aku ambil untuk Xylona sepertinya dia akan suka, sudah beberapa hari dia belum makan apapun kesian sekali.

***

Terpopuler

Comments

Reza

Reza

ok

2021-10-18

5

Franssisskus Supry

Franssisskus Supry

Lanjut

2021-09-27

7

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1. REINKARNASI DAN TEMAN BARU
3 Chapter 2. PLANET ESTHER
4 Chapter 3. KOTA LIVEDIYA
5 Chapter 4. LEMBAH KEMATIAN
6 Chapter 5. SANG NAGA "WYVERN"
7 Chapter 6. PEMBANTAIAN LEMBAH KEMATIAN
8 Chapter 7. GADIS KECIL
9 Chapter 8. XYLONA DENGAN SEBUAH KUNCI
10 Chapter 9. CHYROS THE UNDEAD!!
11 Chapter 10. HAKAI & WYVERN VS CHYROS
12 Chapter 11. APA MUNGKIN KAU ORANG ITU?
13 Chapter 12. RAJA "ARIUS" INGIN BERTEMU
14 Chapter 13. SINGGASANA YANG KOSONG
15 Chapter 14. MENJADI RAJA
16 Chapter 15. PARA PAHLAWAN DAN RAJA
17 Chapter 16. WAVE STRUCK
18 Chapter 17. PENGKHIANATAN
19 Chapter 18. REPUTASI HANCUR
20 Chapter 19. MENGEMBARA
21 Chapter 20. RETURN OF THE KING
22 Chapter 21. EXTERMINATION
23 Chapter 22. MENEBUS DOSA
24 Chapter 23. THE SON OF GOD
25 Chapter 24. IRAMA PERJALANAN
26 Chapter 25. PERANG DUNIA II : KERAJAAN HORUS
27 Chapter 26 PERANG DUNIA II : KERAJAAN HORUS
28 Chapter 27. ARTEFAK "WHITE WINGS"
29 Chapter 28. APA ITU KEHIDUPAN?
30 Chapter 29. PERANG DUNIA II: KERAJAAN ELCHIA
31 Chapter 30. PERANG DUNIA II : KERAJAAN ELCHIA
32 Chapter 31. PERANG DUNIA II : KERAJAAN ELCHIA
33 Chapter 32. PERANG DUNIA II : KERAJAAN ELCHIA
34 Chapter 33. SANG PEMBANTAI
35 Chapter 34. ARTEFAK "IMMORTAL BLUE FLAMES"
36 Chapter 35. TUMBUHNYA MAWAR PUTIH
37 Chapter 36. PERNYATAAN PERANG KEPADA DEWA OLYMPUS
38 Chapter 37. WELCOME TO THE PARADISE
39 Chapter 38. SEPTEM PECCATA MORTALIA
40 Chapter 39. THE SEVEN HEAVENLY VIRTUES
41 Chapter 40. 7+7=15
42 Chapter 41. UNDERWORLD
43 Chapter 42. TUAN DAN PELIHARAANNYA
44 Chapter 43. DEVIL TRIGGER
45 Chapter 44. KUNCI PANDORA
46 Chapter 45. PERSEUS
47 Chapter 46. HERMES
48 Chapter 47. DEWA MATAHARI
49 Chapter 48. HELIOS
50 Chapter 49. BOOTS OF WING
51 Chapter 50. SETENGAH DEWA vs SETENGAH DEWA
52 Chapter 51. DEWA LAUT
53 Chapter 52. HAKAI vs DEIMOS FT FOBOS
54 Chapter 53. SPEAR OF DESTINY
55 Chapter 54. GOD HAS APPEARS
56 Chapter 55. GODS vs GODS
57 Chapter 56. END
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1. REINKARNASI DAN TEMAN BARU
3
Chapter 2. PLANET ESTHER
4
Chapter 3. KOTA LIVEDIYA
5
Chapter 4. LEMBAH KEMATIAN
6
Chapter 5. SANG NAGA "WYVERN"
7
Chapter 6. PEMBANTAIAN LEMBAH KEMATIAN
8
Chapter 7. GADIS KECIL
9
Chapter 8. XYLONA DENGAN SEBUAH KUNCI
10
Chapter 9. CHYROS THE UNDEAD!!
11
Chapter 10. HAKAI & WYVERN VS CHYROS
12
Chapter 11. APA MUNGKIN KAU ORANG ITU?
13
Chapter 12. RAJA "ARIUS" INGIN BERTEMU
14
Chapter 13. SINGGASANA YANG KOSONG
15
Chapter 14. MENJADI RAJA
16
Chapter 15. PARA PAHLAWAN DAN RAJA
17
Chapter 16. WAVE STRUCK
18
Chapter 17. PENGKHIANATAN
19
Chapter 18. REPUTASI HANCUR
20
Chapter 19. MENGEMBARA
21
Chapter 20. RETURN OF THE KING
22
Chapter 21. EXTERMINATION
23
Chapter 22. MENEBUS DOSA
24
Chapter 23. THE SON OF GOD
25
Chapter 24. IRAMA PERJALANAN
26
Chapter 25. PERANG DUNIA II : KERAJAAN HORUS
27
Chapter 26 PERANG DUNIA II : KERAJAAN HORUS
28
Chapter 27. ARTEFAK "WHITE WINGS"
29
Chapter 28. APA ITU KEHIDUPAN?
30
Chapter 29. PERANG DUNIA II: KERAJAAN ELCHIA
31
Chapter 30. PERANG DUNIA II : KERAJAAN ELCHIA
32
Chapter 31. PERANG DUNIA II : KERAJAAN ELCHIA
33
Chapter 32. PERANG DUNIA II : KERAJAAN ELCHIA
34
Chapter 33. SANG PEMBANTAI
35
Chapter 34. ARTEFAK "IMMORTAL BLUE FLAMES"
36
Chapter 35. TUMBUHNYA MAWAR PUTIH
37
Chapter 36. PERNYATAAN PERANG KEPADA DEWA OLYMPUS
38
Chapter 37. WELCOME TO THE PARADISE
39
Chapter 38. SEPTEM PECCATA MORTALIA
40
Chapter 39. THE SEVEN HEAVENLY VIRTUES
41
Chapter 40. 7+7=15
42
Chapter 41. UNDERWORLD
43
Chapter 42. TUAN DAN PELIHARAANNYA
44
Chapter 43. DEVIL TRIGGER
45
Chapter 44. KUNCI PANDORA
46
Chapter 45. PERSEUS
47
Chapter 46. HERMES
48
Chapter 47. DEWA MATAHARI
49
Chapter 48. HELIOS
50
Chapter 49. BOOTS OF WING
51
Chapter 50. SETENGAH DEWA vs SETENGAH DEWA
52
Chapter 51. DEWA LAUT
53
Chapter 52. HAKAI vs DEIMOS FT FOBOS
54
Chapter 53. SPEAR OF DESTINY
55
Chapter 54. GOD HAS APPEARS
56
Chapter 55. GODS vs GODS
57
Chapter 56. END

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!