Xena hari ini akan ikut Nik ke luar kota, karena Tuan Eric tidak bisa mendampingi Nik pergi.
"Berapa hari kita disana?", tanya Xena.
"Hanya 3 hari..kita akan berangkat malam ini agar besok pagi kita sudah bertemu dengan Mr Zack" jawab Nik.
"Hmm baiklah", jawab Xena.
Xena pulang ke apartemennya sore hari dengan menggunakan mobil yang dibelikan oleh Nik. Mobil itu ternyata sangat berguna bagi Xena. Xena bisa pergi kemanapun yang dia suka tanpa harus berpikir mengatur waktu dengan jadwal bis.
Xena segera menyiapkan baju yang akan dibawanya nanti malam. Sweater membuat tasnya sangat penuh. Jadi Xena membawa sebagian baju tipis, sweater dan beberapa coat.
Malamnya Nik dan Xena berangkat menggunakan pesawat pribadi Nik. Perjalanan membutuhkan waktu 2 jam.
Mereka pun sampai dan menginap di apartemen mewah yang sudah di sewa Nik sebelumnya.
NIKOLAI
Xena Galanis
Sesampainya di apartemen, Nik langsung mengajak Xena makan malam di restoran dekat apartemen. Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.
Setelah makan malam, Nik menyuruh Xena kembali kekamar, sedangkan dirinya seperti biasa ke club malam untuk sedikit minum.
Xena mengganti bajunya dengan baju santai yaitu kaos oblong berwarna hitam dan celana pendek. Xena menutup pintu kamarnya dan naik keranjangnya.
"Aaahhh...nyamannya....", kata Xena dengan merentangkan kaki dan tangannya lebar lebar.
Lalu Xena membuka ponselnya dan melihat obrolah di grup teman teman kantornya.
"Xenaaaa...apa kau sekamar dengan Tuan Nik?huaaaa", chat Anya di grup.
"Tidak..kami tidak sekamar...hentikan otak mesummu itu Anya", balas Xena sambil tersenyum.
"Whaaattt???sayang sekali", kata Shania.
Dan merekapun mengobrol sesuatu yang tidak penting yang biasa ada didalam grup percakapan para wanita.
Nik kembali ke apartemen pukul 12 malam. Kemudian membuka bajunya dan membuangnya ke sembarang arah. Nik membasuh wajahnya di wastafel dekat dapur . Lalu mengambil air dan meminumnya.
Ketika akan menaruh gelasnya lagi, gelas itu terjatuh dan pecah.
"Sshiiiitt", umpat Nik. Lalu Nik mengambil pecahan gelas itu dan karena sedikit tak fokus akhirnya pecahan itu mengenai tangannya dan darah mengucur dari telapak tangan kanannya.
Sekali lagi Nik mengumpat.
Xena yang belum tidur mendengar suara pecahan gelas di luar. Dia keluar dari kamarnya dan melihat Nik mencuci tangannya yang berdarah di wastafel.
"Ada apa?", Xena menghampiri Nik.
"Oh God..are you okey?", tanya Xena kemudian mengambil lap kain yang ada di dekat meja dapur.
Nik menoleh pada Xena. Dan Xena membalut luka Nik dengan menggunakan lap bersih untuk sementara agar darahnya berhenti keluar.
Nik melihat tangan Xena dan melihat tatonya.
"Abaikan tatoku", kata Xena yang menyadari akan pandangan Nik pada tangannya.
"Tunggu..aku akan mencari kotak P3K", kata Xena yang tak lama menemukannya tergantung di tembok dekat kamarnya.
"Duduklah", kata Xena menarik tangan Nik ke sofa.
Rambut Xena terurai dan selalu ke depan jadi mengganggu pandangannya. Xena mengikatnya keatas menggunakan ikat rambut yang selalu berada di pergelangan tangannya.
Xena tampak hati hati mengobati tangan Nik.
"Apakah sakit?", tanya Xena ketika meneteskan antiseptik dan obat luka pada goresan di tangan Nik.
"Not at all", kata Nik santai.
Pandangan matanya masih melihat ke arah Xena yang serius mengobati lukanya. Xena tak memakai kacamatanya dan Nik melihat dengan jelas warna mata Xena yang biru.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Dodoi Memey
buset Nik ganteng cok
2025-03-04
0
Isabela Devi
Kren xena
2024-04-12
1
Sleepyhead
uwwwh rahimku bergetar 🥵🥵🥵
2024-03-31
0