#6

"Kau tinggal dimana?nanti aku akan mengantarmu pulang", kata Nik.

"Tidak perlu Tuan..aku akan naik bis saja", kata Xena berusaha santai.

"Tidak..ini sudah malam..apa kau selalu naik bis?", tanya Nik disela sela makannya.

"Hmm..aku lebih suka naik bis daripada taxi", jawab Xena.

Xena pernah punya pengalaman buruk menaiki taxi. Sopir taxi itu pernah membawanya ke tempat asing yang bukan alamat rumahnya. Dan akhirnya membuat Xena melompat dari taxi ditengah jalan yang ramai. Karena hal itu dia harus dirawat seminggu dirumah sakit. Sopir taxi itu lari karena takut dengan amukan massa.

Maka dari itu, Xena lebih memilih naik bis karena menurutnya lebih aman. Setidaknya dia tidak sendirian di dalam bis.

"Kau bisa menyetir mobil?", tanya Nik.

"Hmm bisa", Xena mengangguk.

"Baiklah..besok aku akan menyuruh Eric untuk membelikanmu mobil...jadi itu akan lebih aman buatmu jika kau pulang malam dari kantor", kata Nik santai.

Xena terkejut dengan kata kata Nik.Semudah itu Nik memberikannya sebuah mobil?

'Ya ya ya...dia seorang miliarder Xena..tentu saja itu hal yang sangat mudah untuknya', batin Xena.

"Apakah aku harus menerimanya?", tanya Xena.

"Ya..kau wajib menerimanya..itu perintah dariku", kata Nik tersenyum yang pasti membuat wanita manapun terkesima kecuali Sera dan Fay.

Setelah makan malam, Nik mengantarkan Xena ke apartemennya.

"Terima kasih tuan..aku akan membuatkan anda kopi jika mau", kata Xena berbasa basi.

"Baiklah..buatkan aku kopi", kata Nik dengan entengnya.

Xena terkejut dengan jawaban Nik. Dia hanya bermaksud basa basi tapi Nik mengiyakannya.

"Hmm..baiklah", senyum Xena canggung.

Lalu merekapun masuk kedalam apartemen Xena.

Nik masuk kedalam apartemen Xena yang menurutnya cukup nyaman meskipun tidak besar dan mewah seperti apartemennya.

"Kau tinggal sendirian Xena?", tanya Nik yang sekarang duduk di sofa.

"Iya Tuan", jawab Xena dengan sedikit canggung.

Lalu Xena ke dapur dan membuatkan kopi untuk bosnya. Kemudian menaruhnya di meja didepan Nik.

"Lain kali jangan mengundang laki laki untuk masuk ke apartemenmu..karena mereka tidak akan menolaknya", kata Nik tersenyum dan meminum kopinya.

Xena mengangguk dan duduk di sofa sebelah Nik.

"Apa kau keberatan aku masuk ke apartemenmu?", tanya Nik.

"Hmm..tidak Tuan", jawab Xena yang masih kikuk.

"Panggil aku Nik jika diluar kantor..santailah..aku tidak akan menggigitmu", kata Nik tersenyum.

Xena tersenyum meskipun masih ada rasa canggung.

"Apartemenmu sangat nyaman..aku betah disini", kata Nik dan beranjak dari sofa lalu ke arah balkon.

'Ya Tuhan..apa yang harus aku lakukan..dia bosku..bosku kemari dan bersantai di apartemenku..Oh God..kapan dia akan pulang?', batin Xena.

"Apa kau tidak panas memakai sweater Xena..gantilah baju jika kau ingin menggantinya..rileks Xena..anggap aku temanmu", kata Nik yang melihat Xena canggung.

"Tidak..aku suka begini", kata Xena.

Tentu saja Xena tidak ingin mengganti bajunya dengan baju santai. Karena tato di tangan dan dibelakang lehernya akan terlihat. Xena masih risih jika orang melihat tatonya. Xena memilih untuk menyembunyikannya meskipun resikonya dia tidak akan bisa memakai baju yang terbuka lagi seperti dulu.

Xena malas melihat pandangan orang yang melihat dirinya sebelah mata jika tatonya terlihat. Maka dari itu, Xena selalu memakai pakaian yang selalu menutup tangan dan lehernya.

Terpopuler

Comments

Dodoi Memey

Dodoi Memey

tatonya kegedean susah nutupinya xena

2025-03-04

0

Aidil Dan Aljabir

Aidil Dan Aljabir

keren dan cantik

2025-01-05

3

Ari Ani

Ari Ani

cantik tatto xena

2024-12-30

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!