Xena malas melihat pandangan orang yang melihat dirinya sebelah mata jika tatonya terlihat. Maka dari itu, Xena selalu memakai pakaian yang selalu menutup tangan dan lehernya.
Nik melihat pemandangan malam dari jendela apartemen Xena.
"Kau tahu Xena..aku selalu bersama wanita untuk menghangatkan ranjangku", kata Nik blak blakan.
Xena tak tahu harus menanggapinya seperti apa. Jadi Xena hanya mendengarkan saja cerita dari sang bos.
"James dan Alex adalah sahabatku.. mereka partnerku dulu..dan sekarang mereka sudah memiliki keluarga masing masing...aku sedikit kesepian karena mereka sudah tidak pernah ke club lagi", lanjut Nik.
Xena merasa Nik sedang mengeluarkan Curahan hatinya paada Xena.
"Apa kau tidak ingin seperti mereka?", kata Xena akhirnya.
Nik berbalik melihat Xena.
"Tidak..aku belum siap memiliki keluarga...aku bukan orang yang setia kurasa..aku takut menyakiti istriku jika aku menikah..kau tahu?ayahku menikah beberapa kali bahkan istri terakhirnya seumur denganku dan itu membuatku malas untuk menikah", jelas Nik.
"Apa kau keberatan aku menceritakan hal ini padamu?", tamya Nik bersandar di jendela.
"Tidak..kurasa setiap orang punya permasalahannya masing masing...tidak ada manusia yangssempurna bukan?", kata Xena tersenyum.
"Ceritakan tengang dirimu", kata Nik.
"Aku?tidak ada yang istimewa dari hidupku", kata Xena.
"Aku tidak ingin mendengar hal yang istimewa..aku hanya ingin tahu tentang dirimu", kata Nik.
"Aku dari yunani...orang tuaku bercerai sejak aku kecil..mereka sudah punya keluarga masing masing..jadi aku tinggal di asrama sejak sekolah sampai kuliah..kemudian ikut bibiku tinggal di Spanyol..lalu aku berkeliling ke 3 negara sampai akhirnya berhenti di negara ini..see??ceritaku sangat membosankan bukan?", senyum Xena yang sekarang sedikit santai dengan Nik.
Nik orang yang terbuka dan tidak terlalu suka dengan formalitas. Dia menganggap semua pegawainya adalah teman baginya.
"Sangat menarik...kau wanita yang sangat mandiri", kata Nik.
Nik merasa nyaman berbicara dengan Xena. Dan tanpa disadari mereka telah mengobrol sepanjang malam sampai jam 12 malam.
"Baiklah aku akan pulang..sudah malam..terima kasih sudah mengundangku kemari", kata Nik.
"You're welcome", jawab Xena.
Dan akhirnya Nik pulang. Kemudian Xena langsung membuka bajunya karena merasa kegerahan. Xena langsung masuk kekamar mandi dan mandi.
Xena terbiasa mandi malam karena membuatnya rikeks dan lebih cepat tidur.
Xena menggulung rambutnya ke atas. Setelah mandi, Xena melilitkan handuk ditubuhnya. Kemudian langsung menuju dapur karena ingin minum susu.
Itulah keseharian Xena yang selalu sama dan terkadang membuatnya bosan. Tapi dia tetap mensyukuri dan menikmatinya.
"Hei ....i'm an independent woman..right?", kata Xena menyemangati dirinya sendiri dan menyetel musik sebelum dirinya naik ke ranjang.
💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
Hari demi hari Nik dan Xena semakin dekat. Nik sering mengajak Xena mengunjungi acara perusahaan dan bertemu relasinya. Xena menganggap Nik adalah sahabatnya. Dan Nik merasa nyaman dengan Xena yang tidak pernah ikut campur dengan urusannya meskipun mereka dekat sebagai teman.
Nik setidaknya punya teman curhat selain James dan Alex yang kini lebih sibuk bersama keluargamya. Dan Nik memaklumi hal itu.
Saat ini Xena sedang berada di kantin bersama Anya dan yang lainnya.
"Xena..apa kau sangat sibuk sekarang?kita sudah jarang pergi bersama", kata Anya.
"Hmm..tuan Nik sering mengajakku meeting dengan relasinya di luar perusahaan", jawab Xena sambil memakan makanannya.
"Haaahh...apakah aku bisa bertukar tempat sehari saja denganmu?kau bahkan mendapat mobil dari perusahaan..aku iri denganmu" tanya Shania.
"Hei..jika itu bisa..aku adalah daftar tunggu pertama", kata Anya.
Xena hanya menggelengkan kepalanya dan tertawa kecil.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Isabela Devi
lama lama bs jatuh cinta
2024-04-12
1
Hany
teman Xena otakesum semua😅
2023-08-05
4
Hany
pertama teman curhat,lama2 teman ...😁
2023-08-05
1