Saat ini Xiao Ziya sudah meninggalkan pintu masuk klan, untuk yang terakhir kalinya dia menghadap kebelakang dan melihat sebuah bangunan yang sangat luas, ya tempat itu adalah tempat dimana dia tinggal selama 8 tahun. Tempat yang sangat dia cintai dan tak akan terlupakan.
Setelah selesai memandangi bangunan itu, Xiao Ziya kembali menghadap kedepan dan melangkahkan kakinya menuju ke utara.
Sampai sejauh ini hanya hutan hutan saja yang ia lewati. Tak ada tanda tanda kehidupan disekitarnya.
"Apakah masih jauh untuk menemukan sebuah desa saja?" tanya Xiao Ziya pada dirinya sendiri. Tanpa berhenti dia terus berjalan di tengah tengah hutan yang lebat.
Entah mengapa dia merasa seperti sedang tersesat. Tiba tiba saja dia merasakan ada sesuatu yang mengarah padanya.
Roaaaar
Terdengar sebuah auman keras, lalu muncul sesosok harimau di depannya. Harimau betina itu tampak terluka parah dan dia juga sedang mengandung. Dengan rasa iba Xiao Ziya mendekati harimau tersebut.
"Umm.. bibi harimau apa yang terjadi padamu, mengapa kau terluka parah seperti ini?" ucap Ziya yang berharap harimau itu bisa berbicara.
"Apa yang ingin kau lakukan padaku manusia, apa kau akan membunuhku saat aku tak berdaya seperti ini. Semua manusia itu sama saja, arogan, jahat, kejam, dan suka berlaku seenaknya." harimau tersebut seperti sangat membenci manusia. Entah apa yang telah dilaluinya hingga memiliki pemikiran seperti itu.
"Aku tak akan menyakitimu bibi harimau, apa kau sedang dikejar oleh seseorang. Sepertinya kau akan melahirkan." ucap Xiao Ziya kemudian mulai merapalkan mantra pelindung, seketika di sekitar harimau itu terdapat lingkaran pelindung yang berwarna hitam pudar.
Tak lama setelah itu muncul beberapa orang berjubah putih yang menatap harimau dan Xiao Ziya dengan tajam, dengan berani Ziya melompat keluar dari lingkaran pelindung yang ia buat.
"Mengapa kalian mengejar bibi harimau?? apa yang ingin kalian lakukan." ucap Xiao Ziya yang merasa tak suka dengan perlakuan orang orang tersebut.
"Hei anak kecil menyingkirlah, ini bukan urusanmu, dia adalah Harimau Putih dari nirwana. Dia telah membangkang dan menikah dengan Harimau iblis. Untuk itu kami kesini ingin membunuhnya." jelas salah satu dari mereka.
"Apa hak kalian melarangnya berhubungan dengan harimau jantan yang ia sukai, apa nirwana memang sering bertindak sesukanya seperti ini." Xiao Ziya merasa geram dengan tindakan orang orang dan para dewa yang ada di nirwana.
Merasa terhina dengan ucapan bocah yang ada dihadapannya, salah satu dari mereka mulai menyerang.
"Jurus air surgawi."
Seketika saja muncul pusaran air ditengah tengah mereka. Pusaran itu mulai menghisap tubuh Xiao Ziya perlahan. Hingga lama kelamaan tinggal kepalanya saja yang nampak.
Ziya dengan sangat keras berusaha untuk naik lagi kepermukaan.
"Telapak tangan penghisap." pusaran air yang semula menghisap tubuh Xiao Ziya sekarang dihisap balik oleh telapak tangan Ziya.
"Untunglah aku tak mati di sini." Ziya merasa lega karna dia berhasil mempertahankan nyawanya. Saat Ziya tengah bersusah payah melawan orang orang berjubah putih tersebut. Sang harimau kini tengah berusaha untuk melahirkan anaknya.
Tak lama kemudian terdengar auman kecil seperti seekor kucing yang menandakan bayi harimau telah lahir kedunia. Melihat hal itu konsentrasi orang orang berjubah putih terpecah.
"Segera hancurkan pelindung, yang melindungi harimau itu beserta anaknya. Jangan sampai mereka hidup dengan tenang." dengan segera orang orang itu menyerang dinding pelindung.
Ziya yang melihat hal tersebut langsung membuat segel sihir kemudian mengarahkannya pada mereka yang berusaha merusak dinding pelindung yang ia buat.
"Segel iblis penghisap aktif." dengan sekali tarikan dimensi saja orang orang tersebut telah hilang dan lenyap.
Kemudian Xiao Ziya menghampiri bibi harimau dan juga anaknya.
"Apakah bibi harimau baik baik saja?" tanya Xiao Ziya yang sangat khawatir.
"Trimakasih telah menolong kami, maaf atas perlakuanku tadi. Umurku sudah tak lama lagi aku mohon padamu jadikanlah putraku ini peliharaanmu." ucap sang harimau dengan nafas yang tersengal sengal.
"Baiklah bibi aku akan memenuhi permintaanmu." lalu Ziya melukai sedikit tangannya dan meneteskan ke dahi harimau kecil itu. Dan sekarang harimau itu menjadi milik Xiao Ziya.
"Dia adalah harimau Yinyang pertama yang lahir di alam ini, harimau yang lebih kuat dari harimau surga dan neraka. Jagalah dia dengan baik, kupercayakan anakku padamu."
setelah itu sang harimau menghembuskan nafas terakhirnya.
Anak dari harimau tersebut mengaum dan menangis, seperti mengerti bahwa ibunya telah tiada. Dengan segera Xiao Ziya menggendong anak harimau itu.
Xiao Ziya membuat lubang yang cukup dalam untuk mengubur bibi harimau.
"Mulai sekarang namamu adalah Xiao Zier, aku akan merawat dan menjagamu dengan baik. Jadilah kuat dan balaskan kematian ibumu." ucap Xiao Ziya dengan penuh amarah. Dia tak akan pernah lupa atas apa yang nirwana lakukan padanya.
Karna perjalananya menuju desa masih sangat jauh Xiao Ziya memutuskan untuk bermalam di hutan tersebut
**Hai para pembaca setiaku, maaf ya author baru bisa up sekarang.
Jangan lupa rate, vote, like, dan komen untuk mendukung author
stay at home ya**
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 665 Episodes
Comments
Neng Sari
lanjut tin cerita ya
2023-02-19
1
Vivi
Semangat Semangat Semangat
2023-02-14
0
~michiko~
walaupun sedikit gak mengerti akan alur ceritanya tapi tetap seru
2022-08-09
1