Dalam ambang sadarnya, marquess Zedelion bermimpi buruk mengulang masa dimana ia ditusuk berkali-kali oleh raja Herjeno di dalam kereta kuda dan bisikan raja Herjeno terhadapnya tentang jangan melakukan pembangkangan terhadap raja, dan lebih baik enyah dari muka bumi ini tanpa jejak.
Zedelion David Izeiden
Aah! huh! huh! (Akhirnya ia sadar dengan keringat yang bercucuran, kepalanya pusing, tubuhnya terasa kaku dan sakit semua) Aku di markas Marchioness Aerio? aku selamat? (melihat sekitar kamar pengobatan yang ia tiduri)
Lady Joia masuk ke kamar pengobatan dan ia terkejut melihat marquess Zedelion telah tersadar, segera ia meletakan obat-obatan yang ia bawa ke atas nakas di samping ranjang lalu segera memeluk tubuh lemah marquess Zedelion yang masih terduduk.
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
Kau sudah sadar!? terima kasih sudah hidup untukku, aku mohon tetap hidup! Jangan mati! (ucapnya menangis lega menyembunyikan wajahnya di balik tubuh marquess Zedelion)
Zedelion David Izeiden
Lady, Anda memelukku?! (ucapnya sedikit terkejut menerima pelukan lady Joia)
Comments