Salah satu prajurit diberi tugas untuk memusnahkan marquess Zedelion yang masih hidup, meskipun sudah tak sadarkan diri.
Herjeno Gibraltar gilbeysta
Buang dia ke hutan, tapi sebelum kau meninggalkannya, kau harus membunuhnya terlebih dahulu!
prajurit itu mengiyakan, lalu menggendong marquess Zedelion keluar kereta kuda dan pergi menjauh dari rombongan.
Prajurit itu tak menyadari bahwa ia juga diikuti oleh beberapa prajurit dari markas Marchioness Aerio yang memisahkan diri menjadi 2 bagian, setengahnya ke lokasi marquess Zedelion dibuang dan setengahnya lagi tetap mengikuti kemanapun Raja Herjeno pergi.
Sesampai prajurit itu di ke dalam hutan belantara, prajurit itu menidurkan marquess Zedelion di sebuah semak belukar. saat akan membunuh marquess Zedelion dengan tembakan tepat di jantungnya, tapi prajurit dari pasukan Marchioness Aerio telah lebih dulu menembak tangan prajurit tersebut agar tembakan melesat tidak mengenai tubuh marquess Zedelion.
Comments