Secret Confession
dua puluh tahun kemudian,
kini lady Joia sudah dewasa menjadi wanita cantik, cerdas dan sopan.
bahkan sekarang ia memiliki adik laki-laki bernama Jiyzeiv Michiels, buah hati dari Baron Diego Michiels dan isterinya. yang kini berumur 14 tahun.
lady Joia sedang memasak banyak hari ini, tidak hanya hari ini, memang setiap hari.
setelahnya ia menyajikan di meja ruang makan, dan sisanya ia letakkan di tempat makan besar dan diberikan pada tempat latihan milik marquess August, ayah marchioness Aerio.
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
Jiyzeiv! antarkan aku ke tempat latihan! kau sibuk?
Jiyzeiv michiels
aku sibuk! tapi aku lebih suka ikut denganmu dari pada membantu ayah membuat sepatu. di sana aku bisa ikut berlatih pedang!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
terserah kau saja! dasar durhaka!
Jiyzeiv michiels
hehehe! aku tidak pintar, tapi aku ingin ada yang dibanggakan. siapa tahu calon Baron ini bisa naik gelar jadi marquess atau count!
Diego Michiels
jangan bermimpi! ya sudah, antar sana kakakmu! aku lebih suka dibantu oleh karyawan ku, daripada kau yang pemalas!
Michiela Madiv
Diego! jangan begitu! dia anakmu!
Diego Michiels
ah! baiklah!
Jiyzeiv michiels
CK! CK! ayah! kau begitu pilih kasih!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
hai! ayo! aku sudah siap dari tadi.
mereka berjalan menyusuri hutan dan jembatan di atas sungai untuk ke tempat latihan. diperjalanan yang panjang, lady Joia menasihati Jiyzeiv.
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
jangan begitu terhadap orang tua! kau tahu setelah lahir aku, untuk mendapatkanmu mereka harus benar-benar berjuang berobat kemna- mana!
Jiyzeiv michiels
sebenarnya aku tidak pa-pa! hanya sebal saja! ayah tak pernah marah padamu! tapi selalu marah padaku. bukankah itu pilih kasih namanya!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
pokoknya, apa yang dikatakan orang tua kita, bukan karena mereka membenci kita, tapi karena sayang. jadi kau harus baik terhadap mereka meski mereka sengaja atau tak sengaja tak pernah baik pada kita. kau mengerti?
Jiyzeiv michiels
iya iya... aku mengerti!
kini mereka sudah sampai di gerbang pintu tempat latihan. mereka langsung membuka gembok gerbang karena mereka memiliki kuncinya.
Aerio Estella Hansmitt
kakak!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
hai! ayo sarapan! hentikan dulu latihannya!
Aerio Estella Hansmitt
kebetulan aku sudah sangat lapar, oh iya aku ambilkan dulu untuk ayah!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
bagaimana kabar tuan August?
Aerio Estella Hansmitt
ayah sakit parah, walaupun sudah diobati ia tak akan sembuh dengan mudah. sebentar aku berikan sarapan ini pada ayah!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
iya
Jiyzeiv membantu lady Joia menata piring dan membagi sayur dan lauk untuk para ksatria. lalu membagikannya,
setelah marquess Aerio selesai memberi sekaligus menyuapi ayahnya, bertiga mereka sarapan bersama.
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
aku ingin menengok tuan August, bisa?
Aerio Estella Hansmitt
tentu saja bisa! pasti ia senang kau datang! mari!
sementara lady Joia sedang menengok marquess August. Aerio dan Jiyzeiv berlatih tanpa para ksatria, mereka berlatih berdua.
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
tuan August, bagaimana keadaan anda?
August Khalid Hansmitt
tidak baik, keadaanku semakin memburuk, bahkan obat hanya memperpanjang usiaku yang menyakitkan.
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
bertahanlah! Anda adalah bawahan ratu dan juga Duke Haidar, anda harus kuat.
August Khalid Hansmitt
sudah bukan masanya, maka dari itu, Aerio aku jadikan dia kuat agar bisa setia bersama ratu, Duke Haidar dan juga kau!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
aku? aku hanya seorang calon baroness! tak perlu di jaga, tuan! bisa melihat marchioness Aerio dan anda sehat, aku sudah cukup bahagia.
August Khalid Hansmitt
selagi aku belum mati, bolehkah aku mengatakan sesuatu padamu! Joia!
Joia Anastasia Michiels/Gilbeysta
katakan saja, katakan saja apa yang ingin anda katakan!
August Khalid Hansmitt
sebenarnya... kau... adalah anak dari ratu dan raja yang diasuh oleh Baron baroness Michiels.... aku... tak bohong... tapi, jangan katakan ini kepada siapapun... ratu dan Duke Haidar sudah tahu ini. tapi mereka belum berani mengatakan pada siapapun dan belum bisa mengambilmu dari Baron baroness Michiels.
lady Joia cukup terpukul mendengar pengakuan dari marquess August. tapi ia menanggapi semua itu hanya dengan senyuman.
air matanya mengalir deras. ia tak cukup keberanian untuk bertanya lebih lanjut.
Comments