keesokan harinya, Marchioness Aerio datang ke tempat penyekapan prajurit raja Herjeno yang telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap putra mahkota.
Aerio Estella Hansmitt
Hai, aku datang! lama tak berkunjung! kau makan dengan baik kan? (sapanya dengan ceria)
si prajurit diam saja, wajahnya menyiratkan ketakutan, mungkin ini adalah hari eksekusinya. ia hanya bisa pasrah, ketika yang biasa datang prajurit bawahan Aerio membawakan makanan dan minuman, sekarang ketuanya datang sendiri.
Aerio Estella Hansmitt
Jangan takut! aku tak akan membunuhmu, mengeksekusimu, mengintrogasi mu dengan cara yang kasar, aku hanya ingin kau jujur padaku, siapa dalang semua di balik peristiwa pemberontakan terhadap putra mahkota?
prajurit (Herjeno)
i-ituuu, dia Diazcas Zico, di atasnya lagi ada yang mulia raja Herjeno dan ibunya! (jawabnya lirih)
Comments