Tohrei pergi ke halaman belakang dimana Ikumi dan Ifrit berada. Tohrei melihat mereka sedang bermain. Tohrei berjalan ke arah mereka dan berbicara.
“Apakah kalian sedang bermain?”
Mereka pun menoleh ke sumber suara, dari suaranya mereka tahu bahwa pemiliknya itu adalah Tohrei.
“Ah! Master!” Ikumi menghampiri Tohrei dan memeluknya dengan gembira. Tohrei mengelus kepala Ikumi yang memeluknya.
“Selamat datang kembali tuanku.” Ifrit berjalan pelan ke arah Tohrei.
“Nampaknya kau bisa dekat dengan Ikumi begitu cepat.” Tohrei tidak menyangka mereka akan akrab begitu cepat.
“Saya hanya mencoba akrab dengan nona Ikumi tuanku.”
“Master! Master! Apa Master tahu? Ternyata kakak Ifrit itu baik! Dia mau bermain denganku dan memberitahu Ikumi banyak hal tentang sihir yang Ikumi tidak tahu.” Ikumi berkata dengan riangnya.
“Eh? Kau mengajarkannya sihir?” Tohrei berkata kepada Ifrit dengan wajah sedikit terkejut.
“Tidak tuanku, Saya hanya memberitahu hal-hal tentang sihir yang belum dikuasai nona Ikumi. Justru nona Ikumi sudah bisa menggunakan sihir sejak awal menjadi fenrir. Saya hanya mencoba membuka potensi dalam diri nona Ikumi.” Jawab Ifrit. Karena Ikumi yang merupakan Fenrir, maka mempelajari sihir akan membuka potensinya.
Tohrei dulu pernah mencoba untuk mempelajari skill sihir, tetapi karena dirinya yang lemah maka dia tidak dapat melakukannya. Kemungkinan saat ini Tohrei sudah bisa menggunakan skill sihir.
“Jadi sihir apa yang sudah bisa kau gunakan?” Tanya Tohrei kepada Ikumi.
“Kalau tidak salah namanya sihir angin, dengan sihir itu Ikumi bisa menerbangkan apapun!” Jelas Ikumi.
“Kalau begitu bisakah aku melihat sihirmu Ikumi?”
“Um! Ikumi bisa!” Ikumi mengangguk menandakan dia bisa meperlihatkan sihirnya.
***
Ikumi mengeluarkan sebuah lingkaran sihir yang bercahaya dan merapalkan mantra. Lingkaran sihir itu tercipta di atas tanah. Tangan Ikumi terarah ke lingkaran sihir. Ikumi terlihat sangat fokus merapalkan mantranya dengan mata tertutup.
Begitu Ikumi membuka matanya angin topan bertiup keluar dari lingkaran sihir. Tohrei yang melihat itu merasa terpukau, dia dulu pernah kadang melihat sihir, akan tetapi sihir itu berbeda dengan yang dikeluarkan Ikumi. Sihir yang dikeluarkan Ikumi lebih besar dari yang pernah ia lihat.
Angin topan itu berwarna putih keabu-abuan, namun setelahnya perubahan warna terjadi. Angin puyuh itu berubah warna menjadi hijau lalu dengan cepat berubah menjadi ungu. Tohrei merasa aneh dengan perubahan warna itu.
“Angin topannya berubah warna? Apa yang terjadi?”
“Angin hijau, angin ungu, itu adalah sihir angin tingkat lanjut, seperti yang diharapkan dari fenrir sang penguasa badai.” Ifrit merespon sihir yang dikeluarkan Ikumi.
“Angin tingkat lanjut? Apa memang semudah itu mencapainya?” Tohrei bertanya kepada Ifrit.
“Tidak, mencapai sihir tingkat lanjut tidak bisa dicapai dengan mudah oleh orang biasa, tetapi nona Ikumi adalah Fenrir, makhluk yang dikatakan sebagai penguasa badai, akan sangat mudah baginya mencapai sihir angin tingkat lanjut.” Jelas Ifrit.
‘Sekali lagi kukatakan darahku begitu berbahaya, aku membangkitkan makhluk yang begitu mengerikan dengan darahku.’ Tohrei hanya bisa tersenyum sembari menghela nafas.
Ikumi menghilangkan sihirnya setelah merasa sudah cukup menampilkannya. Ia lalu berbalik badan dan berkata : “Bagaimana Master?!”
“Itu sungguh hebat Ikumi, aku tidak menyangka kau begitu berbakat dalam sihir.” Tohrei menghampiri Ikumi dan mengelus kepalanya. Ikumi terlihat senang mendapat perlakuan itu dari masternya.
‘Sepertinya mulai sekarang aku harus pertimbangkan untuk memiliki skill sihir.’ Menurut sepengetahuan Tohrei, skill sihir adalah skill yang menggunakan mana(mp) sebagai bahan bakarnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 166 Episodes
Comments
ベルゼブブ
.....
2022-01-02
1
★←Råvêñ→★
Mana bukan penghantar sih, mungkin lebih tepatnya ke bahan bakar
2021-09-28
2
[ I LOVE MILF ]
pendek amat. pasti cuma 500-700 kata 😂
2021-09-15
4