Tohrei menaruh telapak tangannya di tanah dan mengucapkan skillnya. “Creation!” Seketika sebuah perumahan tercipta, itu mengejutkan semua goblin.
Perumahan itu terbuat dari batu. Tohrei memilih rumah-rumah batu ini karena dia tidak ahli dalam membuat hal seperti merancang rumah atau hal yang berkaitan. Ya setidaknya menurutnya ini lebih bagus daripada gubuk-gubuk yang dibangun oleh para blessing goblin.
Tohrei mengalihkan pandangan ke arah para goblin dan hanya bisa tertawa kecil melihat mereka yang sungguh terkejut.
“Ini akan menjadi rumah sementara kalian.” Tohrei menunjuk ke belakang dimana bangunan yang baru saja ia ciptakan berdiri.
“Ini akan menjadi rumah kami?” Kepala desa blessing goblin mengalihkan pandangan ke Tohrei dengan raut wajah tak percaya, begitu pun raut wajah goblin lain.
“Ya, jadi kau tidak perlu membuat raut tak percaya.” Tohrei berbicara dengan santai.
“Kami sangat bersyukur tuan! Kami berjanji akan setia kepadamu!” Mereka lagi-lagi menurunkan badannya, itu membuat Tohrei agak tidak enak karena dia sama sekali belum pernah mendapatkan perlakuan seperti ini.
“Sudahlah, kalian tidak perlu terlalu bersikap begitu.” Tohrei menghela napas lalu tersenyum kepada para goblin.
“Oh ya, kalian sepertinya belum makan beberapa hari, kalian harus segera mengisi perut kalian, bagaimana kalau kubuatkan makanan?” Tohrei mencoba menawarkan makanan buatannya. Para goblin terlihat kurus, Tohrei menduga itu karena mereka tidak makan beberapa hari.
“A..apa? Memang benar bahwa kami tidak makan selama beberapa hari karena sang hobgoblin lord, tapi menerima makanan dari tuan rasanya kami tidak enak, akan lebih baik kami mencari makan sendiri.” Sang kepala ras blessing goblin dengan goblin lain merasa tidak enak.
“Hah..., kalian ini ya, aku ini tuan kalian kan? Maka aku bertanggung jawab memberi kalian makanan untuk hidup.” Tohrei menghela napas pelan. Tohrei menggunakan skill creation untuk menciptakan sup yang ia bagikan ke semua goblin. Tohrei membagikannya ke semua goblin dengan telekinesisnya.
Tohrei sengaja menggunakan creation untuk menciptakan langsung makanan jadi karena memakan terlalu banyak waktu untuk menyiapkan semua bahan dan memasaknya. Tohrei ingin segera para goblin merasakan makanannya.
“I..ini...,” Para goblin yang mencium bau sup buatan Tohrei merasa tergoda untuk cepat memakannya. Mereka memakannya begitu lahap, rasa lapar yang selama ini mereka tahan hilang begitu saja.
“Ah! Maafkan kami tuan karena makan secara tidak sopan di depan anda.” Kepala ras merasa bersalah dan meminta maaf kepada Tohrei.
“Tidak tidak, aku malah senang kalian makan begitu lahap, kalian tidak perlu memedulikanku.” Tohrei tersenyum tipis.
“Baiklah jika tuan berkata begitu.”
‘Sekarang, kupikir aku akan mencoba skill baruku..’ Tohrei menutup matanya dan mencoba menggunakan area detection untuk bisa mendeteksi area yang tidak dapat dijangkau matanya. Kira-kira skill ini mampu mendeteksi area hingga ujung hutan ini.
Tunggu, ujung hutan? Tohrei mencoba untuk melihat ke luar hutan tapi tidak bisa karena itu adalah batasnya. Hutan ini sangat luas, luasnya setara sebuah negara.
‘Oh ya, kupikir aku harus membuat tembok untuk wilayah blessing goblin.’ Tohrei terpikir membuat pelindung berupa tembok untuk wilayah goblin. Dia juga berpikir untuk sekalian tembok itu untuk melingkupi kediamannya.
Itu hanya untuk berjaga-jaga jika populasi para blessing goblin meningkat. Tohrei pernah membaca bahwa goblin bisa berkembang biak sangat cepat. Kalau begitu wilayah saat ini tidak akan cukup untuk menampungnya.
Tohrei menaruh telapak tangannya di tanah. Dia menggunakan skill creation untuk menciptakan tembok pelindung. Dipadukan dengan area detection, dia bisa membangun di area yang tidak dapat ia lihat dengan mata telanjang. Tohrei membuat tembok hingga melingkupi setengah dari hutan ini. Itu terjadi karena ketidak sengajaan, awalnya bahkan dia tidak ingin membuat seluas itu.
Tohrei sendiri malas untuk menghancurkannya kembali, jadi ya sudahlah. Setelah ini Tohrei ingin mengusir para monster selain goblin yang ada dalam tembok agar wilayah ini menjadi aman.
Akan tetapi sebelum itu ia ingin kembali dulu ke kediamannya. Untuk disini akan Tohrei pasang barrier di wilayah blessing goblin.
“Aku ada urusan jadi aku akan pergi, tetapi tenanglah, kalian akan tetap aman.” Tohrei berkata kepada para goblim sebelum pergi.
“Baik!” Sang kepala desa menjawab.
Setelah itu Tohrei pergi kembali ke kediamannya. Ia berniat untuk makan siang bersama Ikumi dan Ifrit.
Sesampainya Tohrei ke kediamannya, dia menggunakan area detection untuk mencari keberadaan Ikumi dan Ifrit. Tohrei menduga mereka tidak ada di kamar jadi Tohrei menggunakan skill ini.
Dan seperti dugaannya, mereka tidak ada di kamar melainkan halaman belakang. “Hm? Nampaknya mereka sedang bermain.”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 166 Episodes
Comments
ベルゼブブ
......
2022-01-02
1
Adit ㅤ ㅤ Ajah
woww
2021-10-05
1
★←Råvêñ→★
sebenrnya lebih enak SENSOR bacanya sih dri pada detection menurutku.... tpi yaaaa terserah Authornya aja
Semangat thorrrr lanjutkan💪
2021-09-28
4