Dia kembali menaiki kereta kuda nya setelah 1 jam lebih duduk di depan papan nama milik ibu nya, dia kembali dengan wajah yang tertutup cadar.
"Pulang." Perintah nya, tanpa mengindahkan senyuman mengejek yang di tujukan pada nya oleh Xie Bei Chuan.
Dia memandang jendela dan melihat banyak nya orang yang saling berhubungan dengan baik, mereka memiliki teman dan tertawa riang.
"Nona, apa kah anda yakin akan kembali langsung ke Kediaman Bei Wang tanpa berjalan jalan dulu untuk menenangkan hati anda ?" Tanya A Xiang dengan khawatir.
"Tidak apa apa, aku baik baik saja. Kamu lihat lah, aku baik baik saja. Bukan kah begitu ?" Tanya nya sambil memaksa kan senyum nya.
Melihat A Xiang yang masih menatap nya dengan serius, senyum nya menghilang.
"Percaya pada ku, aku tidak akan berbohong soal aku tidak apa apa. " Ucap nya dengan serius sambil menatap A Xiang dari jendela.
Tidak lama dia sampai pada pekarangan Kediaman Bei Wang, di sana bawahan setia milik Bei Wang yang tadi pagi tidak terlihat batang hidung nya tampak berdiri dan menunggu kedatangan nya.
Dia turun dan menatap bawahan Bei Zhao itu.
"Ada apa ?" Tanya nya.
"Wangfei di cari oleh Yang Mulia di ruang belajar nya. " Ucap bawahan itu sambil menunduk.
"Baik, apa kamu sudah lama menunggu di sini ?" Tanya nya.
"Tidak lama baru baru ini saja. " Ucap bawahan itu dengan suara bergetar.
"A Xiang, pergi lah dan bawa teh untuk menjamu tuan ini. Ini adalah musim panas, tidak mudah untuk berdiri di sini. " Ucap nya sebelum berjalan ke dalam dan tidak menerima penolakan.
Dia mengetuk pintu dan membuka nya sebelum melihat Bei Zhao sedang menulis sesuatu.
"Ada apa yang membuat Yang Mulia mencariky ?" Tanya nya.
"Kamu membuat keributan lagi, baru saja ku peringatkan untuk tidak membuat keributan. Kamu benar benar tidak bisa di andalkan, kamu harus di berikan hukuman. " Ucap Bei Zhao dengan datar.
Jantung nya berhenti berdetak untuk sesaat, rasa sesak menerpa diri nya.
"Aku yakin kamu sudah tahu kronologi nya dengan baik, percuma untuk aku menjelaskan nya karena kamu ingin memberi ku hukuman maka aku tidak dapat berkata yang lain. "Ucap nya dengan geram.
"Kenapa nada mu bergetar ? Kamu tidak menerima kenyataan kalau kamu sudah membuat keributan ? Kamu harus ingat kalau seluruh tindakan mu membawa reputasi baik kediaman ku." Ucap Bei Zhao.
"Bagus, bagus sekali. Seperti kata mu, aku senang membuat keributan bukan, katakan apa hukuman mu !" Perintah nya.
"Berlutut lah 2 jam di depan papan nama leluhur Bei Wang sebelum nya. " Ucap Bei Zhao tanpa perasaan.
"Kamu ! Aku tidak ingin melakukan nya !" Ucap nya.
"Kamu tidak memiliki hak untuk itu, setelah kamu menikah dengan ku maka semua kendali diri mu berada pada ku. " Ucap Bei Zhao.
Bei Zhao tampak bertepuk tangan beberapa kali sebelum dua prajurit datang.
"Wangfei, silakan. " Ucap prajurit itu dengan tegas.
Dia sekali lagi menatap Bei Zhao, tatapan nya kali ini penuh kebencian dan kemarahan. Dia di bawa ke bagian belakang halaman yang tidak terpakai lagi.
"Silakan masuk Wangfei. " Ucap pelayan itu.
Dia maju dan berlutut di depan pintu itu yang setengah terbuka menunjuk kan ada beberapa papan nama.
Sinar matahari secara langsung menyinari tubuh nya, tidak ada yang tahu tentang latihan tubuh nya kecuali beberapa orang.
Orang itu adalah A Xiang, dia, tentu saja orang yang memberi nya buku ini dan yang terakhir adalah seorang tuan muda yang tidak di ketahui dari Sekte mana.
Pria itu adalah orang yang sering datang ke tempat nya dulu, tapi sekarang sudah jarang. Memikir kan hal ini, dia lupa untuk menulis pesan untuk pria itu.
Darah tampak nya mengalir dari telinga nya, langsung saja dia mengambil sapu tangan nya. Tubuh nya terlahir lemah sejak lahir, tentu saja dia tidak bisa terlalu lama di bawah sinar matahari.
1 jam telah berlalu, kepala nya menunduk ke bawah bibir nya pucat, seluruh tubuh nya pucat dengan mata yang sayu.
Kaki nya sudah melemas dan tidak sanggup lagi untuk melanjutkan hukuman nya, sampai akhir nya dia merasa langit menjadi mendung.
Dia mendongak ke atas hanya untuk melihat seorang pemuda dengan senyum manis sedang membawa payung.
"Jiejie, kenapa kau menyiksa diri mu sendiri ?" Tanya pria itu.
Dia mengerut kan dahi nya dan mengira ngira, siapa pemuda ini karena dia tidak mengingat nya , sebelum dia menghirup aroma yang khas.
"Ini diri mu ! Kenapa kamu datang ke sini ?" Tanya nya.
"Kenapa aku tidak boleh datang kemari ? Aku awal nya berniat untuk melamar mu tapi sayang nya ketika aku kembali kamu sudah menjadi istri orang lain. " Ucap pemuda ini sambil merengut.
"Ehh......... " Dia terdiam sambil berusaha keras untuk mengingat nama pemuda ini.
"Yang Xin, kamu melupakan ku ? Aku baru tidak bertemu dengan mu selama 5 bulan lebih. " Ucap Yang Xin sambil merengut.
"Maaf, aku sedikit sulit mengingat nya tapi aku pasti akn mengingat nya di masa depan. Yang Xin, apa yang kamu lakukan di sini ? Kamu tidak takut akan di tangkap oleh Bei Wang ?" Tanya nya sambil mengerut kan dahi karena khawatir kalau Yang Xin akan bertemu masalah karena nya.
"Kenapa aku harus di tangkap, ayo naik ke punggung ku. Lihat lah, lutut mu akan membengkak dan akan lumpuh jika kamu berlutut sedikit lebih lama lagi. Kondisi tubuh mu buruk sejak lahir, tidak baik untuk berjemur di sini sambil berlutut. " Ucap Yang Xin sambil berjongkok di depan nya.
Dia diam dan ragu ragu, dia tidak tahu dari mana asal Yang Xin ini. Dia takut kalau masalah ini akan membebani Yang Xin dan sekte nya.
"Tidak apa apa, jangan takut. Aku tidak takut sama sekali dengan Bei Wang, ayo naik ke punggung ku atau kita tidak akan berteman lagi. " Ancam Yang Xin.
Dia dengan ragu ragu naik ke punggung Yan Xin, kaki nya gemetar dan beberapa kali hampir jatuh, dia mengalungkan tangan nya di leher Yang Xin.
Pemuda itu berdiri dengan satu tangan yang memegang payung untuk menutupi kepala nya.
"Apa aku terlalu berat ?" Tanya nya sambil meringis.
"Tentu saja tidak, kamu seringan bulu , kau tahu ? Bagi pendekar yang hebat seperti ku, menggendong sepuluh seperti mu masih bukan lah tantangan yang besar. Aku ingin melihat siapa yang berani menghukum jiejie ku sampai seperti ini. " Ucap Yang Xin dengan senyum tulus nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 306 Episodes
Comments
sahabat pena
akhirnya ada saingan 🤣ayoo jendral cemburu ga nih?
2024-07-06
0
Kiss me💋
🍉
2022-07-23
0