BAB 19

“Ma, pa. Al sudah selesai dan harus berangkat kerja sekarang!” Al menghapus sisa makanan di bibir nya dengan tisu.

“Hati hati di jalan Al, Aletta antar suami kamu ke depan!” perintah mama Al pada Aletta.

Aletta bangkit dari duduk nya lalu mengayunkan langkah kaki nya untuk mendekati Al dan meninggalkan meja makan.

Saat Aletta dan Al ingin melangkah, tiba tiba mama menghentikan langkah mereka, “Eiiittsss....” ucap mama Al.

mendengar suara mama, Al dan Aletta menoleh ke arah mama secara bersamaan, “Ada apa lagi sih ma? nanti Al telat ke kantor!” gerutu Al pada mama.

“Gandengan dong, biar mesra,” kata mama.

“Masa pengantin baru begitu, ayo gandengan,” pinta mama Al.

Aletta dan Al saling menoleh satu sama lain, mata mereka saling bertemu, mereka diam sejenak, lalu Al menggerakan matanya mengisyaratkan agar Aletta menggandeng tangan nya sesuai dengan permintaan mama nya.

Dengan ragu Aletta menggerakan tangan nya untuk menggandeng lengan Al, mama Al yang melihat hal itu tersenyum senang.

***

Sampai di depan pintu rumah Al langsung menarik tangan nya agar terlepas dari gandengan Aletta.

“Kamu gak usah cari muka di depan mama papa ku!” ucap Al ketus.

“Gak usah pura pura menjadi wanita yang baik di depan mama papa ku, hanya untuk mencuri perhatian mereka,” sambung Al.

“Kau harus ingat! cepat atau lambat, mama papa ku pasti tau jika kau adalah wanita munafik yang hidup penuh drama,” lanjut Al.

“Dan... mama papa ku juga akan tau, selain wanita munafik, kau juga wanita murahan! kau harus ingat hal itu! karna, aku sendiri yang akan membongkar sifat busuk mu itu pada mama papa ku, Alexa,” kata Al penuh penekanan.

“Apa maksud semua ucapan mu! kau... jangan menilai orang terlalu jauh, kau hanya__”

Ucapan Aletta menggantung di udara karna Al yang memilih untuk pergi dan meninggalkan Aletta.

“Aku belum selesai bicara, dia nya udah pergi! Dasar pria nyebelin,” gerutu Aletta dalam hati.

***

Aletta memilih untuk kembali ke kamar nya, Aletta tampak berjalan ke sana kemari dengan kedua tangan nya yang melipat di dada.

Kekhawatiran dan kebingungan mulai menyelimuti Aletta, baru saja satu hari dirinya menjadi istri dari seorang pemuda tampan Aldrick Ferdinand Adhitama, dirinya sudah merasakan penghinaan bertubi tubi dari mulut Al.

“Aku tidak bisa jika seperti ini terus, aku harus bisa melanjutkan kuliah ku dan aku akan mencoba untuk mencari uang tambahan agar nanti aku bisa biayai pengobatan papa tanpa harus bergantung pada paman Edwin,” batin Aletta.

“Sebenarnya apa yang terjadi pada kehidupan Alexa, kenapa Al selalu membicarakan jika Alexa wanita murahan, tetapi... terkadang Al juga terlihat sangat marah jika Alexa memakai pakaian sexi, seperti gaun pengantin yang aku pilih kemarin? kenapa dia harus marah dengan pakaian ku yang terbuka?” Pikiran Aletta membayangkan betapa Al sangat marah jika dirinya memakai baju dengan belahan dada yang terbuka.

“Ahhh... sudah lah! aku seharusnya tidak perlu memikirkan hal itu, tugas ku hanya menggantikan Alexa sampai Alexa kembali,” ucap Aletta mengambil benda pipih miliknya yang tersimpan di tempat aman sebelum nya, agar tidak di ketahui oleh Al.

Lalu Aletta mengambil tas dan perlengkapan untuk ke kampus tak lupa Aletta memasukan pakaian ganti yang biasa di pakainya ke kampus ke dalam tas nya, karna Aletta akan mengganti pakaian nya setelah dirinya keluar dari perkarang rumah Al.

Terpopuler

Comments

Tjitjik Juni Supriyati

Tjitjik Juni Supriyati

Maju terus pantang mundur aletta. Kuliah lanjuuut biar jadi org intelek n bukan jadi hinaan org terus menerus.

2022-06-22

0

skyri

skyri

Harusnya Alexa, yaaa

2022-06-10

0

Feby

Feby

kata-kata nya bukan di tunjukkan untuk mu Aletta. tapi sama kembaranmu. jadi diama ajah😌

2022-05-29

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!