Mentari pagi mulai menampakan sinar nya, burung burung bernyanyi kesana kemari, Aletta merenggangkan kedua tangan nya lalu mengucek mata nya.
“Emmm ternyata sudah pagi, aku harus membersihkan diri terlebih dahulu sebelum dia bangun dari tidur nya,” lirih Aletta memandang wajah Al dengan mata yang masih tertutup.
Aletta langsung beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu, Aletta membuka lemari yang sebelum nya sudah di beri tahu Al pada Aletta jika pakaian untuk dirinya sudah tersedia di dalam lemari itu.
Aletta memilih satu Dress berwarna biru muda untuk di gunakan, Dress itu benar benar sangat cocok di pakai oleh Aletta, Aletta terlihat sangat cantik dan elegan dengan Dress yang saat ini melekat pada tubuh nya.
Aletta melihat Al yang masih terlelap di alam mimpi nya, “Sudah jam segini? apa dia tidak bekerja? kenapa belum bangun juga!” ucap Aletta melihat ke arah jam dinding.
Aletta mendekatkan diri pada Al, meski penuh keraguan Aletta memberanikan diri untuk membangun kan Al agar tidak telat untuk pergi ke kantor.
“Heiii bangun lah! ini udah siang,” seru Aletta menyenggol lengan Al yang masih mendengkur di dalam selimut.
“Apaan sih! mengganggu ketenangan orang saja!” Al menepis tangan Aletta lalu berbalik badan untuk membelakangi Aletta.
“Bangun! udah jam tujuh, apa kamu tidak ke kantor dan sarapan?” Aletta menggoyangkan lengan Al.
“Eeeuummm, berisik sekali!” Al membalikan badan nya lagi ke arah Aletta.
“Dasar, tampan tampan tapi pemalas! Hei... bangun!!!” kata Aletta dengan suara nyaring.
Tiba tiba Al menarik tangan Aletta hingga badan Aletta terhuyung mendekati wajah Al, Aletta yang mendapat gerakan tiba tiba dari Al langsung kaget, hingga bibir mereka hampir bertemu dan bersentuhan, tetapi dengan gerakan cepat Aletta meletakan lima jari nya pada bibir Al.
Al membuka mata nya karna merasakan jari jemari Aletta berada pada bibir nya, netra mata mereka saling bertemu satu sama lain.
Hening.....
Satu detik...
Dua detik....
Tiga detik....
Mereka saling diam dan berperang akan pikiran mereka masing masing, hanya netra mata hitam mereka yang saling bertemu satu sama lain.
Al mendorong Aletta sampai Aletta terjatuh ke lantai.
“Aaauuwwwhhh.... Sakit sekali bokong ku!” ucap Aletta mengusap usap bokong nya karna terbentur lantai.
“Heiiii... kau apa apaan seperti itu, kau ingin mengambil kesempatan mencium ku ya saat aku tidur, dasar wanita murahan!” Al langsung bangkit dan berdiri dari tempat nya.
“Jaga bicara mu! aku hanya membangunkan mu dan kau yang tiba tiba menarik ku!” Aletta bangkit dan menatap Al dengan tatapan tajam.
“Tidak mungkin! untuk apa aku menarik mu sampai mendekati wajah ku! kau harus tau, aku saja tidak berselera melihat mu, jangan terlalu percaya diri!” sergah Al.
“Kau tidak tau dan tidak sadar, karna kau sedang tidur, apa kau sengaja menarik ku agar kau bisa mencium ku, lalu... kau pura pura tidak tau dan menuduhku jika aku yang mencium mu!” balas Aletta dengan sengit.
“Sudah ku katakan! kau jangan terlalu percaya diri, wanita murahan seperti mu bukan selera ku, Alexa!” kata Al penuh penekanan.
“Terserah kau saja ingin mengatakan apa tentang diri ku! aku tidak perduli akan hal itu, yang perlu kau tau, aku tidak pernah dan tidak ingin mencium mu seperti tadi, ah... untung saja aku menggajal bibir ku dengan tangan ku, jika tidak... kau pasti sudah sangat beruntung mencium ku,” ucap Aletta mengibas ngibaskan rambut nya di hadapan Al.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
MUKAYAH SUGINO
buat al bucin thor
2022-05-30
1
Yusni Ali
Kayaknya kalian cocok deh
2022-05-29
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus aletta lawan Al
2022-05-17
0