Al mendorong pintu butik dengan tangan kanan nya, saat langkah kaki Al masuk, terlihat para pegawai butik langsung berdiri tegak dan langsung menunduk hormat pada Al.
Sementara Aletta mengikuti Al dari belakang, tak lupa Aletta tersenyum ramah ke kanan dan ke kiri kepada para pegawai butik.
“Selamat siang pak Aldrick, gaun pengantin sudah ada sesuai dengan permintaan dari orang tua pak Aldrick kemarin,” ucap Rena yaitu pemilik WO yang akan menangani pesta Al dan juga Aletta.
“Apakah nona ini yang ingin mencoba nya pak?” tanya Rena menoleh ke arah Aletta.
“Kamu punya matakan? Bisa lihat? Siapa lagi yang akan mencoba gaun pengantin, jika bukan dirinya,” jawab Al ketus.
“Hem… Baik lah.”
“Nona… Apakah nona yang bernama Alexa?” tanya Rena.
“I-iya,” ucap Aletta terbata bata.
“Tidak usah gugup nona, saya tau apa yang nona rasakan saat ini, seperti para calon pengantin lain, mereka akan merasakan gugup dan bahagia saat mendekati hari pernikahan,” kata Rena ramah pada Aletta.
“Benarkan begitu nona?” Rena tersenyum pada Aletta.
Aletta Hanaa membalas ucapan Rena dengan mengangguk.
“Sebelum nya, perkenalankan nama saya Rena saya yang akan membantu nona Alexa untuk memilih gaun pengantin,” kata Rena memperkenalkan dirinya.
“Mari nona,” ajak Rena.
Rena mulai memperlihatkan satu persatu gaun pengantin yang sudah melekat pada manekin pada Aletta.
“Nona… Ingin mencoba yang mana dulu?” tanya Rena.
“Hem… Seperti nya yang ini,” tunjuk Aletta pada salah gaun pengantin yang terlihat sangat mewah dengan bentuk dada terbuka.
Rena dan beberapa pegawai butik membantu Aletta untuk mencoba gaun pengantin yang di pilih oleh Aletta.
Gaun itu sangat pas melekat pada tubuh Aletta, bukan hanya terlihat mewah, Aletta juga terlihat sangat cantik dan anggun memakai gaun yang di pilih oleh nya.
Selesai memakaikan gaun pengantin pada Aletta, para pegawai memboyong Aletta kepada Al, agar Al bisa melihat gaun pilihan Aletta.
Saat Aletta berdiri di hadapan Al, bibir Al melengkung membentuk senyuman dan mata Al berbinar karna melihat kecantikan yang terpancar oleh Aletta, tetapi senyuman Al hilang tatkala melihat belahan dada Aletta.
“GANTI! Pakaian apa itu! kamu ingin menjajakan tubuh mu pada tamu undangan nanti,” Al tidak suka dengan gaun pengantin pilihan aletta.
“Iya… kau benar sekali,” Aletta mengacungkan jempol nya pada Al lalu tersenyum.
“KAU!!!! Al bangkit dari duduk nya, lalu menghampiri Aletta.
Al berdiri di hadapan Aletta, Al menatap mata Aletta dengan tatapan tajam dan rahang mengeras, serta jari jemari nya mulai meremas hingga menampakan urat urat di lengan tangan nya.
Tiba tiba netra mata Aletta yang tadi nya menantang Al berubah menjadi sendu dan penuh ketakutan karna melihat tatapan tajam dari Al.
“AKU BILANG GANTI! KAU TIDAK MENGERTI! KENAPA KAU SUKA SEKALI MENJAJAKAN TUBUH MU, ALEXA,” teriak Al dengan suara yang nyaring sampai para pegawai butik tertunduk karna ketakutan.
“Aku suka gaun ini,” ucap Aletta dengan nada lirih.
“Kamu lihat ini!” Al menyentuh payudara Aletta.
Mendapat perlakuan dari Al, Aletta langsung menepis tangan Al.
“punya mu ini terlalu besar sampai menyempul keluar,” Al menaikan gaun Aletta yang berada pada dada nya.
“GANTI SEKARANG GAUN MU, ALEXA!” ucap Al penuh penegasan menunjuk ke arah ruang ganti
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Tjitjik Juni Supriyati
Ha ha ha al al........ Belum tahu dia, Bahwasanya si aletta masih original. Tdk sprt yg di bayangkan si al. 😘😘😘
2022-06-22
0
MUKAYAH SUGINO
alleta nurut jangan ngeyel
2022-05-30
0
Yusni Ali
Punyamu terlalu besar....😂😂😂
2022-05-29
0