BAB 12

Di dalam mobil keheningan melanda antara Aletta dan Ronald, mereka hanyut dalam pikiran masing masing dan enggan untuk membuka pembicaraan satu sama lain.

Setelah cukup lama mereka saling diam, akhirnya Aldrick membuka pembicaraan pada Aletta yang sedari tadi enggan untuk bicara padanya.

“Jangan pernah berpikir untuk kabur lagi dan membuat malu aku dan keluarga ku, saat pesta nanti,” kata Al pada Aletta, pandangan nya fokus ke depan tanpa menoleh ke arah Aletta.

Aletta hanya diam mendengar ucapan yang di lontarkan oleh Al, dirinya bingung ingin menjawab apa, ‘Bukan aku yang kabur, melainkan Alexa,’ ucap Aletta dalam hati.

“Kenapa diam? apa kamu masih berpikir untuk merencana kabur dari pernikahan ini!” Al menoleh ke arah Aletta sejenak.

“Kamu tau siapa aku kan? Aku tidak pernah main main untuk semua yang aku katakan! Jika kamu masih berpikir untuk kabur, jangan salahkan aku, jika aku membuat hidup mu dan keluarga mu hancur dalam hitungan menit,” Ancam Al.

Deg… Ancaman yang di lontarkan oleh Al pada Aletta membuat suasana hati Aletta berubah dengan cepat, bukan hanya kekhawatiran saat ini yang Aletta rasakan, melainkan rasa takut juga mendera hati nya saat ini.

Aletta berusaha untuk menetralkan hatinya kembali, agar bisa bersikap biasa saja di hadapan Al.

Aletta menoleh ke arah Al yang tampak nya sedang fokus menyetir, begitu juga Al menoleh ke arah Aletta dan tanpa sengaja netra mata mereka saling bertemu satu sama lain.

Heninggggg sesaat...

Satu detik...

Dua detik...

Tiga detik...

Aletta mengedipkan mata nya, lalu pandangan Aletta beralih kembali untuk menoleh ke depan melihat jalanan kota dari dalam kaca mobil Al.

Sebenarnya bukan hal itu yang ingin di lihat Aletta, lebih tepat nya aletta mengalihkan pandangan nya yang tanpa sengaja menatap netra mata Al.

“Kenapa kamu tidak jawab apa yang aku katakan! Apa kamu tuli?” ucap Al dengan suara meninggi.

“A-apa… aku tidak tuli seperti yang kamu katakan!” ujar Aletta terbata bata.

“Alexa… Alexa, aku tau akal licik mu… kamu sempat kabur dan lari dari rumah, saat kamu tau jika aku yang akan menjadi calon suami mu,” Al senyum menyungging.

“Benar kan?” lanjut Al dengan meremas jari jemari nya di stir mobil, karna dirinya tidak mendapat jawaban dari wanita yang berada di samping nya.

“Apa kamu takut menikah dengan ku? atau kamu sangat membenci ku? atau... kamu tidak mau meninggal pria yang saat ini bersama mu!” sambung Al.

Aletta menoleh ke arah Al, “Apa yang kamu katakan semua itu tidak benar!” balas Aletta.

“Pertama, kamu bilang jika aku kabur… aku tidak kabur, kamu salah, aku hanya pergi untuk liburan, menenangkan hati dan pikiran ku,” kata Aletta.

“Bukan kabur seperti yang kamu katakan!” sambung Aletta.

“Liburan? Menenangkan hati dan pikiran! Hem…” ucap Al dengan mengangguk.

“Alexa, Alexa… Kamu liburan sama siapa? Menenangkan pikiran dengan siapa? Apa dengan lelaki mu,” lanjut Al.

‘Berani nya kau menghina ku, aku bukan Alexa! tetapi aku Aletta… aku tak akan tinggal diam, walaupun kamu menghina Alexa, seburuk apapun Alexa dirinya tetap saudara ku, aku akan memberi hukuman untuk mu, manusia sombonh!’ gerutu aletta dalam hati meremas jari jemari nya.

“KAMU” Aletta menatap Al dengan tatapan tajam.

“APA!” Al tak kalah menatap Aletta dengan tatapan tajam juga.

Terpopuler

Comments

Jihan Laura Veronica

Jihan Laura Veronica

lanjut

2022-07-05

0

Tjitjik Juni Supriyati

Tjitjik Juni Supriyati

Belum2 udh adu argumentasi.

2022-06-22

0

Nur Yanii

Nur Yanii

kok paragraf terakhir sering sama ama paragraf awal part selanjutnya ya

2022-06-02

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!