Saat ini Yogi Yogi berada di rumahnya di Mars, rumah ini dibangun di tempat portal berada, dengan luas total 150m² memiliki 3 lantai dengan halaman depan dan belakang yang luas menjadikannya rumah paling besar di Ares saat ini.
Melalui ruang kecil yang agak tersembunyi Yogi memasuki portal dan kembali ke kamarnya di Bumi, dirinya mendapati Mara tertidur di kasurnya.
Akhir akhir ini Yogi jarang bersama Mara tapi sepertinya Mara memahami hal itu dan tidak mengeluh sedikitpun.
Yogi duduk dipinggir kasur dan melihat wajah tertidur Mara, Yogi teringat janjinya untuk membawa Mara bermain keluar tapi masih belum dia lakukan sampai sekarang.
"Sepertinya aku perlu sedikit istirahat" Yogi menghela nafas dan berbicara pelan lalu naik ke atas kasur dan berbaring sambil memeluk Mara.
Sekarang jam 4 subuh waktu di Indonesia bagian barat, matahari belum terbit, Yogi belum tidur selama 3 hari, meskipun tubuh Manusia baru bisa menanggungnya tapi tetap saja itu terlalu banyak untuk tubuh dan pikiran yang dikuras setiap saat.
Yogi dengan cepat memejamkan matanya dan tertidur, terlihat Mara membuka matanya menatap Yogi yang tertidur sambil memeluknya dan lebih mendekat kearah Yogi lalu kembali menutup matanya untuk tidur lagi.
Jam 9 pagi Yogi bangun dari tidurnya dan mendapati makhluk di pelukannya sedang menatapnya sambil tersenyum.
"Pagi" ucap Mara
"Pagi juga, sejak kapan kau bangun?" balas Yogi diakhiri pertanyaan.
"Masih baru kok" nyatanya Mara tidak bisa tidur setelah bangun jam 4 tadi karena dipeluk oleh Yogi, perasaan hangat membuatnya berdebar hingga tidak bisa tidur jadi Mara hanya menikmati pemandangan tertidur Yogi.
Mara melepas pelukan Yogi dan berbalik ingin turun dari kasur tapi kembali ditangkap oleh Yogi dari belakangnya.
"Yogi lepaskan aku, aku mau mandi!" ucap Mara dengan sedikit memberontak tapi mendapati dia tidak bisa keluar dan akhirnya menyerah.
"Sudah menyerah?" tanya Yogi.
"Sudah!" jawab mara ketus.
Tidak ada yang berbicara setelahnya, Yogi sedang menikmati perasaan memeluk Mara di pagi hari dan merasakan semangatnya terisi penuh pagi ini.
"Mau jalan keluar?" tanya Yogi.
"Hah? apa?" Mara mendengar dengan jelas apa yang diucapkan oleh Yogi tapi memilih untuk memastikannya.
"Jalan keluar, makan makan, nonton, kemanapun" Yogi memperjelas.
"Lalu pekerjaanmu?" tanya Mara, perkembangan Ares masih jauh di belakang Bumi dan hal ini membuat Yogi dengan cepat menaikan peradaban Ares paling tidak sampai setara dengan Bumi.
"Tidak usah pikirkan itu, aku libur hari ini jadi ayo jalan jalan keluar" sekali lagi Yogi meyakinkan Mara untuk menerima ajakannya.
"Yah kalau kau memaksa aku tidak tega menolaknya" jawab Mara dengan nada tertekan tapi didalam dia sudah bersorak bahagia.
Yogi kemudian melepaskan Mara dan membiarkannya bersiap siap terlebih dahulu, Yogi juga bersiap siap, Mara bersiap dari rumah Yogi di Mars karena barang barangnya ada disana sementara Yogi tetap bersiap di rumahnya di Bumi.
setelah Yogi selesai bersiap siap tidak lama kemudian Mara keluar dari portal dengan penampilan yang menyegarkan.
Apa yang dipakai mereka sekarang adalah pakaian yang dibuat di Ares yang tidak kalah dengan pakaian bermerek ternama di Bumi.
Mengendarai sepeda motor yang sudah lama tidak dipakai Yogi dan Mara mulai menikmati waktu mereka berdua ke berbagai tempat yang ingin dikunjungi Mara.
Keesokan harinya Yogi kembali ke Mars melalui portal seperti biasanya, Yogi berjalan ke Gedung pemerintahan dan meminta seseorang memanggil para kepala departemen dengan telepon radio.
Tidak sampai 15 menit kemudian 7 orang kepala departemen masuk ke ruang pertemuan dengan pakaian rapi.
Rapat dimulai setelah semua orang terkumpul, rapat kali ini adalah untuk membahas masalah jaringan internet dan lalu lintas yang Yogi rencanakan untuk pengembangan selanjutnya.
Sebelumnya Yogi sudah meminta departemen penelitian untuk mengembangkan teknologi jaringan sesuai dengan yang sudah ditulis oleh Yogi.
Teknologi jaringan yang sudah selesai tersebut telah dipasang di satelit yang diluncurkan oleh roket Ares-A1 sebelumnya dan dengan membuat menara pemancar sinyal untuk menerima sinyal dari satelit dan menyebarkan ke daerah sekitarnya.
Sekarang Yogi meminta departemen peneliti untuk meneliti komputer dan ponsel pintar, laptop dan peralatan elektronik lainnya.
Melalui satelit saja banyak poin bintang yang sudah didapat dari berbagai teknologi yang menyertainya seperti teknologi jaringan, teknologi tenaga surya, teknologi kontrol jarak jauh, teknologi komunikasi, teknologi material, teknologi optik, teknologi pemindaian dan lainnya.
Ini hanyalah untuk satelit dan ada lagi roket, penyulingan minyak dan teknologi yang akan dikembangkan Yogi saat ini.
total yang didapat Yogi saat ini adalah 13 poin bintang dan ini adalah pertama kalinya poin bintang Yogi menyentuh dua digit.
Sekali lagi semua poin bintangnya digunakan untuk meningkatkan jumlah inkubator dengan tujuan mempercepat pertumbuhan penduduk.
Rapat telah selesai dan sekarang Yogi mengikuti pemimpin departemen penelitian ke laboratorium untuk membantu mengembangkan perangkat perangkat elektronik.
Semua perangkat di laboratorium peradaban Ares sangat lengkap meskipun tidak secanggih yang ada di Bumi tapi untuk sekarang ini sudah cukup.
Yogi mulai bekerja sama dengan para ilmuwan untuk mengembangkan perangkat penerima sinyal terlebih dahulu sedangkan untuk yang lainnya biarkan mereka menangani sendiri terlebih dahulu.
Penelitian berlangsung selama 1 bulan dan produksi massal akan dicapai dalam 7 hari, sebuah pabrik kosong yang telah lama dibangun diubah menjadi pabrik elektronik untuk memproduksi ponsel pintar, komputer, tv, kulkas, AC dan lainnya.
Pabrik di sebelahnya juga diubah menjadi pabrik otomotif untuk memproduksi kendaraan umum dan pribadi bagi seluruh penduduk Ares.
Penduduk Ares sendiri sekarang telah berjumlah lebih dari 9.000 orang dan akan menyentuh angka 10.000 seminggu lagi.
Saat ini Yogi kembali ke rumahnya di Mars, Yogi memasuki rumah dan mendapati Mara dan Citra yang sedang bersantai di ruang tengah.
Mereka berdua menengok dan mendapati Yogi yang membuka pintu "Lihat siapa yang datang, ada Alien!" ucap Mara bercanda.
Akhir akhir ini Mara sering melihat lihat tentang Mars dari sudut pandang Bumi sekarang, banyak teori teori aneh yang bermunculan mengenai Alien dan perdebatan mengenai bentuk Alien yang cukup menghibur.
Mara sering bercanda dengan Yogi mengenai hal ini dan Yogi sudah lumayan kebal dengan candaannya.
"Bukan aku yang Alien tapi kau lah yang Alien, aku lahir di Bumi" jawab Yogi santai.
"Ya!, kau lahir di Bumi dan aku lahir di Mars jadi kau yang Alien" jawab Mara ngotot.
"Gimana?" Yogi kebingungan dengan omongan Mara tapi kemudian dia sadar kalau dia ada di Mars, dialah Aliennya.
Melihat wajah Yogi yang tiba tiba berubah membuat Mara dan Citra tertawa dengan tidak elitnya, Yogi hanya bisa melihat mereka tertawa sepuasnya sebelum menjitak mereka berdua dan suasana menjadi tenang.
Yogi duduk di sofa dan membuka fungsi peningkatan peradaban dan meningkatkan peradaban ke tingkat negara maju menyisakan sedikit poin biasa yang dia miliki.
Sebelumnya saat awal peradaban Ares berdiri Yogi hanya mendapat 100 poin biasa per hari tapi dengan meningkatnya kualitas hidup masyarakatnya hasil yang didapat semakin banyak dan semakin beradab orang orangnya semakin baik kualitas hidupnya, karena itulah Yogi terus meningkatkan dasar dasar peradabannya ke tingkat selanjutnya.
Disaat yang sama Yogi meningkatkan tingkat peradaban menjadi negara maju pengetahuan dan budaya baru diintegrasikan kepada semua penduduk Ares termasuk Mara bahkan ayah dan ibunya yang sedang bekerja.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 143 Episodes
Comments
MHD AZFI SYUHADA
walau cuma bisa kasih bunga but,keep spirit thor
2022-02-19
2
ANM (PENGAMAT)
sumpah dah makin seru sih. tapi sepi yang baca
2021-11-21
0
Dapp
gokiel
2021-10-16
1