Berbicara melalui pikiran

Mars, benua timur bagian selatan terdapat hutan kecil yang sangat kontras dengan lingkungan disekitarnya yang hanya tanah coklat. Ditengah hutan itu terdapat sebuah benda seperti pot medis dan didalamnya terdapat seorang pemuda berusia sekitar 18 atau 19 tahun tidak sadarkan diri dengan cairan hijau yang menenggelamkannya.

Pemuda itu adalah Yogi yang sedang berada didalam inkubator, Sudah 2 jam sejak Yogi masuk kedalam inkubator dan sekarang sudah gelap di tempat dia berada berbeda dengan di rumahnya yang masih siang sekarang.

Yogi tetap bernafas secara normal meskipun yang dia hirup bukan udara tetapi cairan hijau di sekelilingnya. Beberapa saat kemudian Yogi membuka matanya dengan perlahan, cairan hijau mulai dikuras dan kaca di depannya terbuka.

Yogi keluar dengan mantap tanpa ada gejala gejala lemas seperti di film. Yogi merasakan pikirannya lebih jernih dan kekuatan yang meledak ledak ada di setiap sel di tubuhnya.

Bukan hanya itu, penglihatan dan pendengarannya juga meningkat, meskipun keadaannya gelap tapi masih seperti siang hari di matanya bahkan bisa melihat daun yang jatuh ratusan meter jauhnya dan telinganya mampu mendengar tiupan angin mengenai pepohonan di kejauhan.

Memasang kembali bajunya Yogi lalu mengaktifkan fungsi budidaya ras dan kembali menuju portal yang telah dilupakan dari tadi.

Memasuki portal Yogi kembali ke kamarnya, melihat kamarnya masih sama seperti sebelum dirinya memasuki portal ke Mars. Yogi mengambil handuk lalu membuka kunci kamarnya dan pergi ke kamar mandi.

Semenjak dirinya keluar dari inkubator Yogi merasa badannya agak lengket jadi dia cepat cepat pulang untuk mandi di rumahnya.

Yogi keluar dari kamar mandi 15 menit kemudian dengan handuk melilit di pinggangnya, tidak ada perbedaan di tubuhnya sebelum dan sesudah evolusi tapi dia merasa bisa mengalahkan seorang petinju profesional dengan mudah sekarang.

Masuk kedalam kamar Yogi memakai pakaian baru dari tumpukan pakaian yang ada di kasurnya dan memasukan pakaian lainnya kembali ke dalam lemarinya sebagai kamuflase dari portal.

"Akhirnya selesai" 10 menit kemudian Yogi selesai merapikan baju bajunya kembali ke dalam lemari.

Setelah selesai merapikan pakaian Yogi tidak tau harus berbuat apa jadi dia hanya ke ruang tengah mendapati adiknya sedang menonton tv jadi dia hanya bergabung disebelah adiknya.

"Kakak kapan pulang kok Citra gk tau ya?" tanya Citra melihat kakaknya duduk disebelahnya.

"Gak kemana mana, dari tadi pagi kakak tidur doang" jawab Yogi.

"Yang bener?, tapi kok dari tadi dipanggil gak ngejawab?"

"Ya kan kakak tidur gimana mau ngejawab" jawab Yogi dengan santainya.

"Oh iya kamu bukannya katanya mau jalan sama temen kamu? kok masih dirumah?" Yogi berusaha mengalihkan pembicaraan.

Mendengar perkataan kakaknya Citra langsung terlihat cemberut dan kesal.

"Gak jadi, makhluknya aja di chat gak ngejawab, masih tidur kali"

Mereka terus membicarakan berbagai topik sampai kedua orang tuanya datang. Kedua orang tua Yogi bekerja di sebuah pabrik tekstil dengan gaji yang cukup untuk menghidupi keluarga.

Pasangan suami istri itu kemudian bergabung dengan kedua anaknya dan bercanda ria, beginilah suasana rumah keluarga Yogi, meskipun sederhana tapi kebersamaannya sangat terasa.

Waktu berlalu dan sekarang jam 6 sore di tempat Yogi, beberapa saat lalu Eve mengingatkan kalau penduduk pertama akan keluar tidak lama lagi. Yogi mengunci pintu kamar mengambil sandalnya yang ditaruhnya di samping lemari dan mengenakannya, membuka lemari lalu menggeser Pakaiannya dan memasuki portal, saat setengah badannya memasuki portal Yogi lebih dahulu menutup pintu lemari dan mengembalikan pakaian seperti semula lalu sepenuhnya memasuki portal.

Yogi keluar dari portal dan sampai di Mars dalam sekejap mata, meskipun sudah tengah malam disini tapi dengan penglihatan malam semuanya hampir sama dengan di siang hari. Beberapa meter di depannya ada inkubator dengan seorang gadis didalamnya, gadis itu berpenampilan seperti usia 17 atau 18 tahun dengan paras cantik dan tubuh sempurna.

Yogi maju mendekati inkubator itu tanpa sadar dia sudah berdiri tepat di depan inkubator dan melihat wajah gadis itu. Yogi melihat gadis itu membuka matanya secara perlahan, mata hitam besar gadis itu tampak sangat indah membuat Yogi terpana.

Saat gadis itu membuka matanya dia juga melihat Yogi didepannya, cairan hijau mulai mulai menyusut dan kaca di depan inkubator terbuka, mungkin karena belum terbiasa berdiri gadis itu langsung jatuh ke arah Yogi sementara inkubator kembali menutup lalu cairan hijau kembali memenuhi inkubator.

Yogi dengan reflek menangkap gadis itu dan merasakan tonjolan dari dada gadis itu, akhirnya Yogi sadar kalau gadis itu tidak memakai apapun di tubuhnya tapi Yogi tidak bisa mendorongnya karena gadis itu belum bisa berdiri sendiri.

'terima kasih' sebuah suara manis muncul di pikiran Yogi yang berbeda dengan suara mekanis Eve, Yogi melihat ke sekeliling dan kemudian melirik gadis di pelukannya.

Yogi memfokuskan pikirannya ke gadis itu dan berkata lewat pikirannya 'itu kau?'

'Ya' jawab suara itu.

Yogi mengerti kalau ini termasuk salah satu dari kekuatan manusia baru, Yogi belum mencobanya sejak dia berevolusi tapi sepertinya itu lumayan mudah dilakukan seperti halnya berbicara biasa.

Gadis itu kemudian mencoba berdiri sendiri meskipun kakinya gemetaran tapi setelah beberapa menit dia sudah bisa berdiri normal dan berjalan perlahan.

Yogi melihat gadis itu membiasakan diri dengan tubuhnya dengan berjalan dan melompat lompat tak sengaja memfokuskan penglihatannya ke gumpalan daging yang ikut naik turun dan hal itu dilihat oleh gadis itu.

Gadis itu menutupi dadanya dengan tangannya dan mengirim pikirannya ke Yogi.

'Jangan lihat!' gadis itu memiliki tampang cemberut sekarang.

"Maaf" ucap Yogi sambil mengalihkan pandangannya ke tempat lain.

Mendengar Yogi berbicara gadis itu tampak kebingungan.

"Apa?" tanya Yogi.

"Ma~af?" untuk pertama kalinya gadis itu berbicara tapi tampangnya sangat kebingungan.

[Tuan, saat kalian berbicara melalui pikiran hal itu akan langsung diterjemahkan sehingga dapat memahami apa yang dimaksud pihak lainnya]

Yogi akhirnya mengerti kenapa gadis di depannya terlihat kebingungan, memfokuskan pikiran kepada gadis itu Yogi berkata dalam pikirannya 'aku meminta maaf menggunakan bahasa lisan'

mendengar suara Yogi di dalam pikirannya gadis itu kembali bertanya 'kenapa harus pakai lisan kalau kau bisa berbicara melalui pikiran?'

Mendengar suara dipikirannya Yogi sempat terdiam selama beberapa detik dan kemudian tersenyum.

'karena tidak semua makhluk bisa berbicara melalui pikiran seperti kita dan kita memerlukan suara lisan untuk berkomunikasi lagi pula kita perlu bahasa lisan serta tulisan untuk menceritakan sejarah kita dimasa depan'

'Yang kau katakan masuk akal kalau begitu ajari aku cara secara lisan dan yang sebut tulisan tadi' gadis itu mengangguk dia tidak sadar kalau Yogi telah mengalihkan perhatiannya dari topik dadanya tadi sementara Yogi masih menikmati pemandangan di depannya.

Puas menikmati pemandangan itu rasa bersalah yang tiba tiba muncul di dalam dirinya, melihat kembali ke arah gadis itu dan melihat sekelilingnya.

Yogi tidak mungkin meninggalkan gadis ini disini belum lagi tidak ada tempat berlindung disini jadi Yogi membawanya kembali ke rumahnya melalui portal.

Membawa seorang gadis tanpa busana ke dalam kamar memang sangatlah membuat ambigu tapi meskipun Yogi menikmati penampilan gadis itu dirinya bukanlah hewan buas yang asal terkam.

'Dimana ini?' tanya gadis itu.

'ini rumah ku, kau tunggu dulu disini dan jangan membuat suara' balas Yogi.

gadis itu mengangguk patuh dan hanya mengamati kamar Yogi dalam diam sementara Yogi membuka kunci pintu dan mengamati keluar kamar. berjalan keluar kamar dia mendapati Ayah dan ibunya sedang menonton acara berita di tv dan adiknya menonton drama sambil senyum senyum sendiri di kamarnya.

Yogi kembali ke kamarnya dan melihat gadis itu masih melihat lihat kamar Yogi 'Sini, ikuti aku dan jangan buat suara apa pun'

gadis itu menghampiri Yogi dan mengikutinya hingga sampai ke kamar mandi, disana Yogi menyuruhnya untuk mandi karena seperti Yogi sebelumnya tubuh gadis itu terasa lengket.

Mengajari gadis itu untuk cara mandi Yogi kemudian tetap di kamar mandi saat gadis itu mandi supaya tidak dicurigai orang rumah. Gadis itu banyak bertanya tentang cara menggunakan peralatan mandi tapi karena dia bertanya melalui pikiran dan tujuannya adalah Yogi dan dibalas melalui pikiran juga oleh Yogi jadi mereka tidak akan ketahuan kecuali ada yang mendobrak masuk.

setelah 15 menit akhirnya gadis itu selesai mandi, Yogi membuka pintu kamar mandi dan melihat keadaan di luar seperti sebelumnya dan sepenuhnya aman jadi dia dan gadis itu dengan cepat kembali ke kamarnya.

Yogi kemudian memberikan pakaian kepada gadis itu untuk menutupi tubuhnya, setelah selesai berpakaian gadis itu duduk di kasur Yogi sementara Yogi duduk di kursi di depan meja belajarnya.

'Omong omong siapa namamu?' tanya Yogi kepada gadis di depannya.

'Aku tidak punya nama' jawabnya.

'Kalau begitu pikirkanlah nama yang cocok untuk mu, tidak nyaman untuk terus memanggil hei atau kau kan?'

Gadis itu kemudian terlihat seperti sedang memikirkannya tapi kemudian menggeleng.

'aku tidak bisa menemukan hal yang cocok untuk namaku, kalau kau mau kau bisa memilihkan ku nama' jawabnya setelah menggeleng.

'Baiklah, tunggu sebentar aku akan memikirkan nama yang cocok'

beberapa menit berpikir akhirnya Yogi mendapatkan nama yang cocok untuk gadis itu.

'Bagaimana dengan Mara? hmm Mara Ayunda? sepertinya bagus' tanya Yogi untuk nama yang dipikirkannya.

'Mara? sepertinya bagus, aku sudah punya nama sekarang jadi siapa namamu?' gadis itu setuju dengan nama yang diberikan Yogi dan menanyakan balik nama Yogi.

Yogi tersenyum lalu mengulurkan tangannya membuat postur berjabat tangan dan berkata dari pikirannya 'Namaku Yogi Saputra, kau bisa memanggilku Yogi dari sekarang'

Mara mengikuti Yogi dan mengulurkan tangannya menjabat tangan Yogi 'Namaku Mara Ayunda, kau bisa memanggilku Mara dan juga terima kasih sudah membawaku melihat dunia' Mara tersenyum manis sambil mengucapkan hal itu di pikirannya.

Terpopuler

Comments

Izhar Assakar

Izhar Assakar

ah,,,knp ndak di terkam sja dlm lemari,,waduuuuuhh sayang kan di anggurin,,🤣🤣🤣🤣

2023-12-30

0

『~Tempest~』

『~Tempest~』

gue Yogi Ramadhani, Gue dari universe lain, salam kenal

2021-10-20

5

Dapp

Dapp

Nyari jodoh ❌
Ngebuat jodoh ✅

2021-10-16

2

lihat semua
Episodes
1 sebotol cola
2 evolusi manusia? tidak ada bedanya!!
3 Terraforming Mars
4 kunjungi mars!
5 Berbicara melalui pikiran
6 Ada masalah? istirahatlah dahulu!
7 Mengatakan kebenaran
8 Perkembangan Peradaban Ares
9 Luncurkan roket dan satelit!
10 Ledakan teknologi
11 Lebih banyak produk dan pengetahuan
12 Rencana untuk pembangkit listrik
13 Masalah pertama
14 Bayar pajakmu!
15 Ini bukan pajak tapi pemerasan!
16 Akibat tidak membayar pajak
17 Teknologi peradaban Ares sama dengan Bumi
18 Kecerdasan buatan Neo
19 Lepaskan Kecerdasan buatan di Bumi!
20 Keseharian Citra
21 Perampokan di supermarket
22 Melawan perampok (1)
23 Melawan perampok (2)
24 Melawan perampok (3)
25 Kekuatan asli yang terbongkar
26 Citra perampok?
27 Selamatkan Citra
28 Teror di markas militer
29 Berhasil menyelamatkan Citra
30 Hasil penyerangan
31 Kepanikan Aliansi Manusia
32 Peringatan untuk Aliansi Manusia
33 Pembicaraan keluarga
34 Mencari Alvin
35 Menginterogasi Alvin
36 Pekerjaan seorang pemimpin
37 Roket daur ulang dan Satelit kuantum
38 Tingkatkan energi!
39 Mengajar para ilmuwan
40 Reaktor fusi nuklir
41 Perangkat levitasi magnetik
42 See the world
43 Tingkatkan peralatan militer!
44 Menonton Mara
45 Melamar Mara
46 Konverter energi kosmik
47 Konverter energi berhasil dibuat
48 Musuh dari luar tata surya
49 Membuat pesawat luar angkasa (1)
50 Membuat pesawat luar angkasa (2)
51 Konferensi pers Aliansi Manusia
52 Pesawat luar angkasa Bumi berangkat
53 Model konsep pesawat luar angkasa
54 Pengujian virtual pesawat luar angkasa Ares
55 Pesawat luar angkasa selesai!
56 Persiapan sebelum perang
57 Astronot Bumi menjadi tahanan Ares
58 Memperingatkan Bumi
59 Kekacauan di Bumi
60 Apa yang ingin dilakukan peradaban Ares?
61 Pesawat luar angkasa Oslo sampai!
62 Bumi dengan mata merah
63 Perang dimulai!
64 Kemenangan mudah?
65 Informasi sangat mudah didapat?
66 Informasi peradaban Sed
67 Kondisi Bumi
68 kehidupan para astronot? Surga!
69 Ketika calon adik ipar menjadi perbandingan
70 Yogi sakit?
71 Cara mengatur pengetahuan di otak
72 Biochip
73 Mulai penaklukan Bumi!
74 Orang tua Alvin?
75 Alvin, ingin memeluk orang tuamu?
76 Mereka orang tuamu!
77 Bumi milik kami, kembangkan!
78 Buat negara kalian (1)
79 Buat negara kalian (2)
80 Tidak sempat, beli biochip!
81 Efek biochip
82 Runtuhnya negara negara baru
83 Salju abu abu
84 Langit Bumi telah didapatkan kembali
85 Mengatakan kebenaran kepada Bumi
86 Bumi sembuh!
87 Tetangga 8,2 tahun cahaya
88 Kapal luar angkasa Oslo datang lagi?
89 Reruntuhan di Bulan
90 Operasi penggalian makam di Bulan
91 Dunia bawah tanah
92 Ruang kendali dunia bawah tanah
93 Kehidupan cerdas Gaia
94 Mundur
95 Bertahan
96 Rencana serangan balasan
97 Serang! (1)
98 Serang! (2)
99 Serang! (3)
100 Kemenangan
101 Kehidupan cerdas
102 Rencana untuk menguasai tata surya
103 Menguasai tata surya
104 Kehidupan cerdas Eve
105 Sejarah yang sebenarnya!
106 5 tahun
107 Higgs boson
108 Mengamati dan diamati
109 Nanobot restorasi? virus mekanis!
110 Peradaban Oslo akan menyerang!
111 Arah tujuan yang melenceng?
112 Rencana perluasan wilayah
113 Kehidupan biasa kehidupan cerdas
114 Ambil Alpha centauri
115 Sirius
116 Elf Lyvia (1)
117 Elf Lyvia (2)
118 Ambil Sirius
119 Persiapan perang
120 Perang Sirius (1)
121 Perang Sirius (2)
122 Penyamaran
123 Kembali memperluas wilayah
124 Portal antarbintang
125 Cuci otak!
126 Peradaban sed kembali bangkit?
127 Kuasai Oslo secara diam diam
128 Ayo lakukan kerja sama
129 Persiapan 20 tahun untuk perang
130 Kapal destroyer
131 Perang Orion (1)
132 Perang Orion (2)
133 Perang Orion (3)
134 Perang Orion (4)
135 Perang Orion (5)
136 Perang Orion (6)
137 Bukan update
138 Perang Orion (7)
139 Perang Orion (8)
140 Perang Orion (9)
141 Perang Orion (10)
142 Pemberitahuan
143 Promosi Novel baru
Episodes

Updated 143 Episodes

1
sebotol cola
2
evolusi manusia? tidak ada bedanya!!
3
Terraforming Mars
4
kunjungi mars!
5
Berbicara melalui pikiran
6
Ada masalah? istirahatlah dahulu!
7
Mengatakan kebenaran
8
Perkembangan Peradaban Ares
9
Luncurkan roket dan satelit!
10
Ledakan teknologi
11
Lebih banyak produk dan pengetahuan
12
Rencana untuk pembangkit listrik
13
Masalah pertama
14
Bayar pajakmu!
15
Ini bukan pajak tapi pemerasan!
16
Akibat tidak membayar pajak
17
Teknologi peradaban Ares sama dengan Bumi
18
Kecerdasan buatan Neo
19
Lepaskan Kecerdasan buatan di Bumi!
20
Keseharian Citra
21
Perampokan di supermarket
22
Melawan perampok (1)
23
Melawan perampok (2)
24
Melawan perampok (3)
25
Kekuatan asli yang terbongkar
26
Citra perampok?
27
Selamatkan Citra
28
Teror di markas militer
29
Berhasil menyelamatkan Citra
30
Hasil penyerangan
31
Kepanikan Aliansi Manusia
32
Peringatan untuk Aliansi Manusia
33
Pembicaraan keluarga
34
Mencari Alvin
35
Menginterogasi Alvin
36
Pekerjaan seorang pemimpin
37
Roket daur ulang dan Satelit kuantum
38
Tingkatkan energi!
39
Mengajar para ilmuwan
40
Reaktor fusi nuklir
41
Perangkat levitasi magnetik
42
See the world
43
Tingkatkan peralatan militer!
44
Menonton Mara
45
Melamar Mara
46
Konverter energi kosmik
47
Konverter energi berhasil dibuat
48
Musuh dari luar tata surya
49
Membuat pesawat luar angkasa (1)
50
Membuat pesawat luar angkasa (2)
51
Konferensi pers Aliansi Manusia
52
Pesawat luar angkasa Bumi berangkat
53
Model konsep pesawat luar angkasa
54
Pengujian virtual pesawat luar angkasa Ares
55
Pesawat luar angkasa selesai!
56
Persiapan sebelum perang
57
Astronot Bumi menjadi tahanan Ares
58
Memperingatkan Bumi
59
Kekacauan di Bumi
60
Apa yang ingin dilakukan peradaban Ares?
61
Pesawat luar angkasa Oslo sampai!
62
Bumi dengan mata merah
63
Perang dimulai!
64
Kemenangan mudah?
65
Informasi sangat mudah didapat?
66
Informasi peradaban Sed
67
Kondisi Bumi
68
kehidupan para astronot? Surga!
69
Ketika calon adik ipar menjadi perbandingan
70
Yogi sakit?
71
Cara mengatur pengetahuan di otak
72
Biochip
73
Mulai penaklukan Bumi!
74
Orang tua Alvin?
75
Alvin, ingin memeluk orang tuamu?
76
Mereka orang tuamu!
77
Bumi milik kami, kembangkan!
78
Buat negara kalian (1)
79
Buat negara kalian (2)
80
Tidak sempat, beli biochip!
81
Efek biochip
82
Runtuhnya negara negara baru
83
Salju abu abu
84
Langit Bumi telah didapatkan kembali
85
Mengatakan kebenaran kepada Bumi
86
Bumi sembuh!
87
Tetangga 8,2 tahun cahaya
88
Kapal luar angkasa Oslo datang lagi?
89
Reruntuhan di Bulan
90
Operasi penggalian makam di Bulan
91
Dunia bawah tanah
92
Ruang kendali dunia bawah tanah
93
Kehidupan cerdas Gaia
94
Mundur
95
Bertahan
96
Rencana serangan balasan
97
Serang! (1)
98
Serang! (2)
99
Serang! (3)
100
Kemenangan
101
Kehidupan cerdas
102
Rencana untuk menguasai tata surya
103
Menguasai tata surya
104
Kehidupan cerdas Eve
105
Sejarah yang sebenarnya!
106
5 tahun
107
Higgs boson
108
Mengamati dan diamati
109
Nanobot restorasi? virus mekanis!
110
Peradaban Oslo akan menyerang!
111
Arah tujuan yang melenceng?
112
Rencana perluasan wilayah
113
Kehidupan biasa kehidupan cerdas
114
Ambil Alpha centauri
115
Sirius
116
Elf Lyvia (1)
117
Elf Lyvia (2)
118
Ambil Sirius
119
Persiapan perang
120
Perang Sirius (1)
121
Perang Sirius (2)
122
Penyamaran
123
Kembali memperluas wilayah
124
Portal antarbintang
125
Cuci otak!
126
Peradaban sed kembali bangkit?
127
Kuasai Oslo secara diam diam
128
Ayo lakukan kerja sama
129
Persiapan 20 tahun untuk perang
130
Kapal destroyer
131
Perang Orion (1)
132
Perang Orion (2)
133
Perang Orion (3)
134
Perang Orion (4)
135
Perang Orion (5)
136
Perang Orion (6)
137
Bukan update
138
Perang Orion (7)
139
Perang Orion (8)
140
Perang Orion (9)
141
Perang Orion (10)
142
Pemberitahuan
143
Promosi Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!