...****************...
"…Umm, aku akan bertanggung jawab … Jadi bisakah kau berhenti marah padaku? "
"…Hump"
Sebuah suara yang terdengar cemas bergema antara rimbunan pepohonan. Itu adalah Noelle yang dengan takut-takut berbicara pada Olivia yang sedang cemberut.
Olivia sudah dalam mood yang buruk sejak pagi tadi, dan itu semua karena Noelle yang terus menggodanya karena dia memiliki skill yang sangat berdosa, Lust.
"Maksudku, ayolah … Itu hanya lelucon … Lagipula, deadly sins, bukankah itu terdengar keren? "
"…Kau mengatakannya seolah kau ingin memiliki skill itu"
"Ehh? enggak sih, siapa yang mau megang skill yang sangat berdosa itu? "
Olivia sudah meningkatkan suasana hatinya sedikit, tapi itu dijatuhkan lagi oleh Noelle dengan sangat polos.
Dan tentu saja, Olivia langsung mengeluarkan panci memasak dari spatial storagenya dan langsung melemparkan itu ke kepala Noelle.
"Tidak, sungguh, aku benar-benar minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi"
Mendapatkan pukulan, Noelle dengan cepat langsung bersujud di hadapan Olivia yang menatapnya dengan dingin, terlihat sedikit benjolan yang muncul di kepalanya, tapi itu langsung menghilang dengan regenerasi.
"… Baiklah, lupakan itu"
Menghela nafas sejenak, Olivia langsung kembali ke suasana hatinya yang biasa dan meminta Noelle untuk melanjutkan perjalanan.
"Oke~ dan uhh, aku akan bertanggung jawab untuk yang semalam …"
Mendengar kata-kata Noelle, Olivia langsung memiliki wajah yang memerah karena malu, tapi dia membusungkan dadanya dan berbicara dengan wajah sombong.
"Fufu~ tidak perlu khawatir! karena entah bagaimana aku bisa mengendalikan sistem ovulasi ku sendiri! "
"……Ehh? "
Dengan jeda panjang, Noelle akhirnya mencerna kata-kata Olivia dan langsung mengeluarkan suara keterkejutan sekaligus kebingungan. Melihat itu, Olivia langsung memberikan penjelasan yang bisa dimengerti oleh Noelle.
"Yaa, entah bagaimana aku bisa mengontrolnya sendiri … Mungkin karena aku vampir sekarang? berpikir dengan lebih lanjut, vampir masuk dalam golongan mayat hidup bukan? jadi kita seharusnya tidak perlu bereproduksi … Ada apa dengan wajahmu?! "
Ketika dia sedang menjelaskan, Noelle yang mendengarnya dengan fokus langsung mengeluarkan senyum menggoda dengan mata menyipit, dan tentu saja membuat Olivia langsung waspada terhadapnya.
Kebingungan dengan arti ekspresi Noelle, Olivia akhirnya mengerti dan berbicara dengan wajah yang memerah karena malu.
"……… Aku tidak akan memberikan bonus … Setidaknya sekarang…"
"Tch"
Noelle tentu saja langsung mendecakkan lidahnya, tapi dia kembali bersemangat karena Olivia akan memberikannya nanti.
…Seperti yang diduga, 『Lust』 harusnya dimiliki Oleh Noelle.……
Sebenarnya Noelle masih memiliki sesuatu yang ingin dia sampaikan, tapi dia menyimpan itu untuk dirinya sendiri karena memiliki firasat kalau Olivia akan marah.
Seperti itu, Noelle dan Olivia melanjutkan perjalanan mereka.
...****************...
"Hmm ♪ hmm ♪ hmm ♪ … Ahh! Noelle lihat! kota sudah terlihat! "
Ketika Noelle dan Olivia berjalan dengan santai, Olivia tiba-tiba memanggil Noelle dan dengan penuh semangat menunjukkan jarinya ke arah tembok batu yang terlihat di ujung penglihatannya.
"………"
Noelle tidak menjawab, melainkan memandangi kota itu dengan mengalirkan mana pada matanya dan meningkatkan indera penglihatan miliknya.
Saat dia melihatnya, itu membuat Noelle membelalakkan matanya karena skala kota yang lebih besar dari yang ia perkirakan. Tembok batu itu juga sangat tinggi. Sekitar 25 meter dari atas tanah.
Ketinggian itu mungkin dibuat untuk berjaga-jaga dari monster, pikir Noelle. Dia masih memandangi kota itu dan menyadari akan ada pemeriksaan identitas di gerbang.
"…Ini akan merepotkan untuk melewati pemeriksaan"
"…Kenapa Noelle? "
"…Hm? ahh tidak, hanya berpikir kalau kita akan kesulitan untuk melewati pemeriksaan"
"……Kenapa? "
Olivia memandanginya dengan wajah kebingungan dan sebuah ilusi yang menuliskan '? ' muncul di atas kepalanya.
Melihat itu, Noelle segera menjelaskan maksudnya pada Olivia.
"…Yahh, kita tidak memiliki kartu Identitas, kita juga tidak memiliki nama keluarga. Dan itu terlalu mencurigakan karena kita memiliki perlengkapan yang berkualitas"
"Kau benar … Ahh, tapi jika Noelle memiliki nama keluarga dan mengaku sebagai keluarga bangsawan yang jatuh, dan aku akan mengaku sebagai tunanganmu, bagaimana dengan itu? "
Olivia memberikan saran itu dengan wajah yang sedikit memerah, itu mungkin karena Olivia menyebut dirinya sebagai tunangannya Noelle.
"……Ide bagus, tapi nama apa yang akan kita gunakan? "
Memberikan pertimbangan sejenak, Noelle akhirnya menyetujui ide Olivia dan menanyakan nama yang akan mereka gunakan.
"Hmm … Aku tidak bisa memikirkan nama apapun…"
Olivia berpikir sejenak, namun segera menjawab dengan wajah menyesal. Kebingungan dalam memikirkan nama adalah dilema yang dimiliki hampir setiap orang...
"Hmm … Ahh! bagaimana dengan Lynneheim? aku mendapatkan nama itu dari game tertentu yang pernah ku mainkan di bumi. Dan Olivia akan menjadi Landluven"
"……Ide bagus, kalau begitu, aku akan menjadi Olivia Landluven, tunangan Noelle yang berasal dari bangsawan jatuh Lynneheim"
"Baiklah, kalau begitu, kita pergi sekarang~"
Dan begitulah, Noelle dan Olivia akhirnya memutuskan nama keluarga mereka dan melanjutkan berjalan menuju kota yang sudah terlihat.
...****************...
"…Bagaimana bisa menjadi seperti ini? "
Suara yang dingin dan tanpa emosi bisa terdengar bergema di ruangan sempit yang ditutupi jeruji besi.
Itu adalah Olivia, dengan mata dingin menatap Noelle yang sedang bersujud di depannya de gan keringat dingin mengalir di punggungnya.
"…Aku minta maaf! maaf karena mengacaukan segalanya! aku terlalu bersemangat tadi! "
Noelle berbicara dengan intensitas yang tinggi sambil bersujud di hadapan Olivia yang menatapnya seolah dia adalah sampah di pinggir jalan.
Mereka berdua saat ini sedang berada di ruangan sempit dan ditutupi oleh jeruji besi. Dilihat dari manapun, itu adalah penjara.
Alasan mereka bisa berada di sana adalah karena kejadian beberapa saat yang lalu...
......................
"Antriannya cukup panjang ya? "
"…Nn, sepertinya kita adalah barisan terakhir"
Noelle dan Olivia saling mengobrol santai sambil memandangi antrian yang panjang di depan mereka.
Mereka berdua saat ini sudah berada di depan gerbang kota, tapi sebelum mereka bisa masuk, mereka harus melewati pemeriksaan dan menunggu di antrian yang panjang itu.
"Apa boleh buat, kita akan menunggu disini"
Noelle mengatakan itu dan langsung dijawab oleh Olivia dengan 'Nn'. Dan mereka menunggu beberapa menit sampai akhirnya giliran mereka tiba...
"Baiklah, bisakah aku melihat identitas kalian? "
"Emm, kami tidak memilikinya…"
Saat mereka ditanya oleh penjaga, Olivia menjawabnya dengan sedikit canggung sementara Noelle berdiri di sampingnya dengan senyum sedih (akting).
"……Baiklah, namaku adalah Rangga, bisakah kalian jelaskan kenapa kalian tidak memiliki kartu Identitas kalian? "
"Ahh, emm … Namaku adalah Olivia Landluven, dan pria di sampingku adalah tunanganku, Noelle Lynneheim. Dia adalah putra dari bangsawan yang jatuh, dan aku adalah orang biasa yang menemaninya"
"…Ahh, ya … Aku mengerti, tidak heran jika kalian memiliki perlengkapan yang bagus di sana"
Pria penjaga, Rangga berbicara dengan nada prihatin dan wajah pengertian, tapi dia segera berbicara kembali.
"Tapi, itu tidak menjelaskan kenapa kalian tidak memiliki identitas"
"Ahh … Uhh, i-itu karena—'
Sebelum Olivia selesai berbicara, Noelle menghentikannya dengan memegang bahu Olivia dan membuat Rangga mengalihkan pandangan padanya.
Rangga memiliki wajah yang lembut dan terlihat seperti berumur 30-an.Tapi dia memiliki ekspresi yang tegas karena pekerjaan yang dia miliki, dan itu membuat Noelle sedikit gugup saat melihatnya.
"Itu terlalu lama Olivia, biar aku yang menjelaskan"
Noelle maju untuk menjelaskan menggantikan Olivia.
"Baiklah pak Rangga, berapa yang harus kami bayar?! "
Noelle mengatakan itu dengan nada semangat dan ekspresi seperti senyuman polos yang cocok dengan usianya.
Tapi sepertinya dia salah memilih kata-kata, karena Rangga langsung memiliki wajah yang berkedut sementara Olivia melemparkan panci penggorengan padanya.
Sepertinya Noelle masih memiliki anggapan kalau ia akan dengan mudah masuk jika dia membayar.
Dan tentu saja, itu membuat mereka menjadi terlihat sangat mencurigakan. Karena itu Rangga harus menyeret Noelle dan Olivia untuk masuk ke penjara untuk pemeriksaan yang lebih lanjut yang berakibat pada situasi sekarang ini.
Tapi mereka hanya akan ditahan untuk satu hari, jadi mereka bisa dengan tenang menghabiskan malam mereka untuk menunggu pagi selanjutnya...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 373 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Tch, Apa ini?Seorang Mc.. Sujud pada heroin... Menjijikkan
2023-01-16
2
ㅤ
thor,ditengah² namanya ada in nama Von/De
jadinya Noelle Von Lynneheim/Noelle De Lynneheim
2021-06-30
6