BAB 18 (Selingan): Tangisan malaikat (2)

...****************...

(Aku haus…)

Tengah malam, Charlotte terbangun dari tidurnya karena haus dan segera pergi ke dapur untuk minum.

Ia menyesali kecerobohannya karena lupa untuk mengisi ulang air minuman yang biasanya ada di kamarnya, dan karena itu kosong, dia harus pergi ke dapur untuk mengisinya sendiri.

Sebenarnya dia bisa meminta bantuan pelayan, tapi Charlotte adalah seseorang yang masih menyimpan mentalitas orang biasa dari bumi, jadi dia tidak ingin terlalu merepotkan pelayan.

(Kegelapan ini menakutkan, disaat seperti inilah aku berharap memiliki teknologi bumi)

Sementara ruang kerja menggunakan lampu sihir, lorong-lorong dan ruangan lain masih menggunakan lilin dan lentera sebagai sumber penerangan.

Charlotte terus berjalan sambil menggunakan piyama dan membawa lentera di tangannya.

Setelah melewati beberapa ruangan, dia akhirnya sampai di dapur dan segera menuangkan kekuatan sihir pada benda yang terlihat seperi keran.

Itu adalah alat sihir yang memiliki fungsi untuk mengeluarkan air tergantung kekuatan sihir yang diberikan.

*gulp *puhaa…

(Ahh, ini melegakan…)

Charlotte terus meminum air itu sampai beberapa gelas hingga rasa hausnya menghilang dan dia segera berjalan meninggalkan dapur ketika...

*crash!!

(…!! )

Charlotte dikejutkan dengan suara keras yang tiba-tiba bergema di sekitarnya. Itu terdengar seperti suara kaca pecah dan tentu saja akan memicu alarm peringatan yang dipasang di mansion tempat dia tinggal.

(A-apa yang terjadi?!)

Sementara suara alarm masih bergema, semua orang di mansion sudah keluar dari kamar untuk melihat situasi.

"Apa yang terjadi?! "

Saat Charlotte masih berdiri diam karena terkejut, suara teriakan David bisa terdengar bergema ke seluruh ruangan. Di sampingnya juga terlihat Veronica masih berdiri diam dengan raut wajah cemas.

(…! Ein!!)

Dia tiba-tiba ingat adik kembarnya, Ein, dan langsung berlari ke arah ruangan yang digunakan Ein sebagai kamarnya.

"Ein!! "

Charlotte terus berlari dan akhirnya melihat Ein masih terduduk di lantai karena terkejut. Mendengar Charlotte meneriakkan namanya, Ein langsung menoleh ke arah Charlotte dan langsung berlari menghampirinya sambil berteriak 'kakak! '.

"Syukurlah kau aman! "

"Kak, apa yang terjadi? "

Sambil menangis, Ein bertanya pada Charlotte dan langsung dijawab Charlotte.

"Aku tidak tau, tapi sepertinya ada yang menyerang karena aku mendengar teriakkan tadi"

Saat dia terus berlari ke kamar Ein, dia bisa mendengar teriakan dan jeritan di mana-mana, tapi dia mengabaikan itu karena dia menganggap Ein lebih penting dari itu sekarang.

"…Bagaimanapun, kita harus menemui ayah dan ibu, mereka mungkin tau apa yang sedang terjadi"

Sementara Ein masih ketakutan, Charlotte justru melihat sekeliling dan menilai situasi dengan wajah serius. Dia tidak terlalu takut dengan situasinya karena dia memiliki mental seorang wanita dewasa, tapi Ein tidak tau itu.

Jadi saat Charlotte berlari menarik lengan Ein, Ein justru melihat kakaknya dengan mata kagum dan seperti melihat seseorang yang sangat ia hormati.

(Kakak...)

Menggelengkan kepalanya, Ein langsung membuat wajah serius untuk menghilangkan ketakutannya dan berlari bersama Charlotte untuk menemui David dan Veronica.

...****************...

"Ayah! "

"…! Charlotte dan Ein! kalian aman?! "

Mendengar teriakan Charlotte memanggil namanya, David segera melihat ke arah itu dan melihat kedua anaknya masih aman dan bernafas lega.

Sekarang mereka semua sudah berkumpul, penyerang masih belum menampakkan diri di depan mereka saat ini. Dan semua keluarga juga dikelilingi prajurit yang bertugas mengawal mereka dari segala arah.

Para pengawal yang melingkari mereka adalah orang-orang yang memiliki kemampuan bertarung yang sangat bagus dari viscounty Zernroden.

"Apa kalian tau identitas penyerang? "

"…Sejujurnya kami bahkan belum melihat mereka, tapi sepertinya penyerang itu adalah sebuah kelompok karena aku mendengar suara jeritan di tempat yang berbeda pada saat yang sama"

Dengan wajah serius, David bertanya pada para pengawal dan dijawab dengan sedikit jeda oleh seseorang yang terlihat seperti pemimpin para pengawal.

Sebenarnya David sudah memiliki beberapa dugaan terhadap penyerang mereka. Dia menduga kalau itu adalah kelompok yang disewa oleh seorang bangsawan yang menjadi saingan nya atau bahkan dari Republik Waldenholt.

Karena Viscount Zernroden adalah bagian dari faksi royalis, kemungkinannya kecil untuk diserang oleh bangsawan dari faksi yang sama, tapi itu tidak cukup untuk menghilangkan kecurigaan.

Dan penyerang juga bukanlah bagian dari assasin pribadi kerajaan karena jika itu assasin pribadi kerajaan, mereka pasti akan langsung menyelesaikan misi mereka tanpa membuat sedikitpun suara.

*Clang!

Sementara David berpikir di kepalanya, dia tiba-tiba mendengar suara pedang yang saling bersilangan. Itu adalah kepala pengawal tadi yang menangkis serangan musuh yang tiba-tiba muncul dari kegelapan.

Tapi itu percuma, karena kepala pengawal itu segera tewas dengan kepalanya yang terbang di udara setelah lehernya dengan cepat ditebas oleh orang kedua yang juga muncul entah darimana.

Pemandangan itu tentu saja membuat Charlotte dan Ein ingin muntah karena melihat pembunuhan tepat di depan mata mereka, bahkan Charlotte yang memiliki pengalaman hidup yang lebih banyak juga tidak bisa menahan diri dari gemetar di seluruh tubuhnya.

(A-apa? siapa mereka? )

"Veronica, bawa anak-anak pergi dari sini segera, aku akan menahan mereka"

Sementara Charlotte masih panik di pikirannya, David berbicara pada Veronica sambil mengambil pedang yang terjatuh di lantai.

Veronica seperti ingin mengatakan sesuatu, tapi dia segera menutup mulutnya dan dengan mata yang hampir menangis, meninggalkan suaminya untuk pergi membawa Charlotte dan Ein.

Meskipun dia bangsawan, David adalah seseorang dengan kemampuan bertarung yang hebat, jadi Veronica percaya padanya dan dengan berat hati harus meninggalkan suaminya untuk melindungi mereka.

"…Ayo Charlotte, Ein"

"Ta-tapi bu, ayah! "

Charlotte berbicara dengan suara serak karena menangis ketakutan sementara Ein masih memeluknya.

"…Kita serahkan tempat ini pada David, bagaimanapun, dia adalah ayah kalian, jadi dia pasti bisa bertahan! "

Sebagai seorang wanita bangsawan, Veronica harus dengan tegas mengambil keputusan berat itu untuk setidaknya melindungi pewarisnya.

『Mental pollution: 20%』

Suara wanita yang terdengar terdistorsi bergema di pikiran Charlotte, tapi dia mengabaikan itu dan terus berlari sambil menahan tangisnya.

...****************...

Veronica, Charlotte dan Ein terus berlari dengan nafas mereka yang terengah-engah. Mereka terus berlari menyusuri lorong dan kamar untuk pergi ke jalan keluar rahasia yang hanya diketahui anggota keluarga.

Tapi itu gagal, karena sebelum mereka sampai, seorang pria berambut merah dengan tubuh yang ditutupi jubah menghalangi jalan mereka.

"Hey hey, kalian jangan keluar dulu dong~ aku belum bersenang-senang disini~ hoo? "

Pria itu dengan wajah gila berbicara pada mereka bertiga dan akhirnya pandangannya tertuju pada Veronica.

Ketika dia melihat tubuh Veronica secara keseluruhan, pria berambut merah itu langsung mengubah ekspresinya menjadi wajah yang menjijikan dan senyum vulgar.

Itu membuat Veronica dan Charlotte mengeluarkan keringat dingin dan menggigil di seluruh tubuhnya.

『Mental pollution: 30%』

Sementara Charlotte masih mengabaikan suara yang bergema itu. Pria itu berbicara lagi sambil menaruh tangannya di dagu seolah memikirkan sesuatu.

"Yahh, aku masih memiliki waktu sih, jadi tidak masalah jika aku bersenang-senang sebentar, klon ku juga sudah menghabisi semua orang"

Suara pria itu terdengar seperti bergumam, tapi itu sampai ke telinga Charlotte tanpa gangguan dan membuatnya melebarkan mata ketakutan.

『Mental pollution: 40%』

"Ti-tidak! ibu! "

Charlotte langsung mengarahkan tangannya untuk menarik Veronica, tapi sebelum dia sempat, pria itu sudah ada di depannya dan menendang Charlotte bersama Ein yang masih di pelukannya.

(Tidak! kumohon! jangan!)

Charlotte yang ketakutan tidak bisa mengeluarkan suara apapun dan hanya bisa berteriak di pikirannya ketika dia melihat ibunya, Veronica ditelanjangi di depannya.

『Mental pollution: 50% … kondisi individu Charlotte dalam bahaya』

Melebarkan matanya ketakutan, Charlotte secara refleks memeluk Ein dengan kuat agar Ein tidak melihat pemandangan ibunya dipermainkan di depannya.

"Nngghhh hentikan! kumohon! "

"HYAHAHA TERUSLAH BERTERIAK! istri orang emang mantep euy! akan lebih menyenangkan jika aku melakukan ini di depan suaminya! tapi pria itu sudah kubunuh sih AHAHA! "

『Mental pollution: 60%』

"Urggghhh, hentikan, kumohon … Charlotte, Ein… "

"HYAHAHA! bagus! menangislah! rasakan barang milik orang yang bukan suamimu ini! sampai saat ini aku sudah bermain dengan banyak wanita, tapi seperti yang diharapkan, wanita bangsawan adalah yang terbaik! "

"……Charlotte, Ein………"

Sementara Veronica menangis kesakitan dan dengan pandangan kosong memanggil nama Charlotte dan Ein, pria itu terus menggerakkan pinggulnya dan dengan wajah vulgar berteriak padanya.

『Mental pollution: 70% … polusi mental melebihi angka yang diizinkan, individu Charlotte dalam bahaya』

"I-ibu, kumohon! hentikan! berhenti! "

Melihat ibunya dipermainkan di depan matanya, Charlotte hanya bisa berteriak dengan air mata menodai wajahnya yang cantik. Mata biru langit miliknya perlahan menjadi merah karena kemarahan, tapi dia tidak bisa melakukan apapun selain menonton pria itu menodai ibunya.

"HYAHA! ada apa gadis kecil? apa kau ingin menggantikan ibumu? kau memiliki penampilan yang bagus sih, tapi aku tidak tertarik dengan gadis kecil! walaupun akan menyenangkan untuk menodai kesucianmu juga AHAHAHA!!! AHH MANTAP BANGET!! AKU AKAN KELUAR!! "

『Mental pollution: 80%』

(Kenapa…)

Pria itu terus menggerakkan pinggulnya sambil berteriak sampai dia menunjukkan wajah kepuasan dan dia akhirnya menjatuhkan tubuh telanjang Veronica ke lantai seperti membuang sampah.

Veronica hanya memiliki wajah kosong dan tak bernyawa setelah dipermainkan oleh pria yang tidak dikenal itu.

(Kenapa ini terjadi?...)

Charlotte menanyakan pertanyaan yang ia sendiri tidak tau jawabannya.

Pria itu akhirnya mengalihkan pandangannya pada Charlotte dan Ein yang masih menangis di pelukannya.

Charlotte tidak bisa memikirkan apapun selain kebencian dan terus mengutuk pria di depannya dengan mata penuh kebencian dan kemarahan.

"Baiklah, aku sudah cukup puas dengan wanita itu, aku akan membunuhnya sekarang"

Mengatakan itu, pria berambut merah itu menusukkann pedangnya dan dengan mudah menembus kepala Veronica sedangkan tubuh Veronica sudah terluka di sana-sini karena pelecehan yang diberikan pria itu. Charlotte juga bisa melihat cairan putih mengalir keluar dari bagian bawah Veronica.

"Baiklah, waktunya membunuh kalian~"

(Kenapa...)

Dengan wajah gila, pria itu mengayunkan pedangnya perlahan pada Charlotte yang masih menatapnya dengan mata penuh kebencian, tapi sebelum dia bisa,

"Kakak! apapun yang terjadi kau harus lari! "

Ein mendorong Charlotte untuk menjauh darinya dan membuat pedang pria itu berhenti sebelum mencapai kepala Ein.

"Hoo? berniat bermain menjadi pahlawan rupanya, yahh, kau akan tetap mati sih~"

"…! Ein!! "

Kembali sadar, Charlotte mengulurkan tangannya pada Ein, tapi dia tidak sempat. Karena tubuh Ein sudah terbelah secara vertikal oleh pedang pria itu.

"AAAAAAHHHHHHHHHHHH!!!! "

Sontak, itu langsung membuat Charlotte menjadi penuh kemarahan dan berteriak histeris sambil memegangi kepalanya.

『Mental pollution: 90% … 100% …』

『Polusi mental melebihi batas yang yang bisa ditoleransi, individu Charlotte akan memasuki kondisi 'berserk'』

"HYAHAHA!!! BAGAIMANA DENGAN ITU GADIS KECIL?! BAGAIMANA RASANYA KETIKA MELIHAT KELUARGAMU MATI TERBUNUH TEPAT DI DEPAN MATAMU SENDIRI?!! "

"AAAAAAAAHHHHHHHHHHH!!!!! bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh bunuh!!! "

Itu adalah ciri utama dari pengaruh berserk.

Sementara pria itu terus berteriak gila, Charlotte hanya bisa berteriak histeris dan menggumamkan kata 'bunuh' berkali-kali sambil mengabaikan suara wanita yang bergema di kepalanya.

Sementara Charlotte berteriak gila, suara wanita itu masih terdengar dingin tanpa emosi dan melanjutkan kata-katanya.

『Berkah Anastasia mencari alternatif untuk melindungi individu Charlotte dari kondisi 'berserk'』

『……Alternatif ditemukan, dimungkinkan untuk menggunakan polusi mental sebagai pengorbanan untuk mengubah ras, namun izin administrator dibutuhkan untuk melanjutkan』

『……Sistem, Eve meminta persetujuan administrator untuk mengubah ras individu Charlotte…』

『……Izin telah diberikan atas nama administrator tertinggi [Anastasia]』

『…Izin telah dikonfirmasi, memungkinkan individu Charlotte untuk mengubah ras』

『…Mencari ras yang memiliki kecocokan tinggi dengan individu Charlotte』

『……Ras yang memiliki kecocokan tinggi adalah [Vampire] , [Half-demon] , [Half-spirit] , [Fallen angel]』

『Kondisi pikiran individu Charlotte tidak memungkinkan untuk pemilihan mandiri…』

Suara itu terus berlanjut di pikirannya sementara dia mengerang dengan penuh kebencian.

『Sistem, Eve akan menggantikan individu Charlotte untuk melakukan pemilihan』

『…Izin diberikan』

『Sistem, Eve memilih [Fallen angel] untuk perubahan ras individu Charlotte』

『Saran diterima, mengubah konstruksi tubuh individu Charlotte…』

"Ahahaha … Haaahhh… sial, aku ingin menghabisinya, tapi aku sudah kehabisan waktu, kalau begitu, sampai jumpa lagi gadis kecil~ aku harap kita akan bertemu lagi di masa depan nanti~ "

Pria itu segera menyarungkan pedangnya pergi, tapi ia segera kembali dan mengatakan beberapa hal pada Charlotte sebelum dia benar-benar pergi.

"…Ahh ya, namaku adalah Harold, aku adalah bagian dari kelompok [Red Eagle], ingat itu"

Entah bagaimana Charlotte mempertahankan kesadarannya dan mendengar tentang identitas pria itu. Tapi sebelum dia mengkhawatirkan itu, tubuhnya bersinar hitam untuk beberapa alasan yang tidak dia ketahui.

『Rekonstruksi tubuh selesai, individu Charlotte telah mengubah ras dari [Manusia] menjadi [Fallen angel]』

『Polusi mental sudah digunakan sepenuhnya untuk perubahan ras, individu Charlotte telah bebas dari kondisi 'berserk'』

『Individu Charlotte telah mendapatkan skill [Wrath]』

『Title 'Ruler of Wrath' telah didapatkan』

Charlotte akhirnya menyadari suara yang bergema di kepalanya dan tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh dengan punggungnya.

Saat ia mengalihkan pandangannya, dia bisa melihat sayap besar berwarna hitam tumbuh dari punggungnya. Dan tidak hanya itu, di kepalanya juga adalah lingkaran 'halo' berwarna hitam.

Lingkaran cahaya dan sayap hitam itu benar-benar kontras dengan rambut emas dan mata biru langit miliknya.

Awalnya Charlotte bingung dengan apa yang terjadi, tapi semua informasi tentang pengubahan ras telah ditransfer langsung ke dalam otaknya.

Dan tidak seperti Noelle dan Olivia yang harus kehilangan kesadaran saat berevolusi, Charlotte sama sekali tidak mengalami itu dan langsung mendapatkan perubahan.

Setelah memahami semua situasinya, Charlotte langsung memiliki pikiran untuk membalas dendam dengan menggunakan kekuatan yang baru dia dapatkan.

Bibirnya membentuk senyum jahat yang terlihat seperti bulan sabit.

Dengan ini, Charlotte yang sudah menjadi [Fallen angel] langsung bergerak untuk membalaskan dendamnya.

Tidak ada lagi gadis polos bernama Nitta Haruna yang berasal dari bumi, yang ada hanyalah malaikat pembunuh yang akan mengincar mangsanya bahkan sampai ke ujung dunia untuk membalas dendam.

Targetnya adalah Harold dari [Red Eagle].

Dan malam itu, adalah malam dimana semua anggota keluarga viscount Zernroden tewas terbunuh, sementara mayat putri Charlotte tidak pernah ditemukan.

Setidaknya itulah laporannya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

... Entah kenapa aku merasa kasihan padanya... Tapi, Sebuah kekuatan dan tekad tidak akan di dapatkan hanya dengan kesenangan, Dia harus melewati banyak jalan beduri dan berbahaya untuk mencapai nya...

2023-01-16

1

𝖗𝖚𝖐𝖐𝖍𝖆𝖉𝖊𝖛𝖆𝖙𝖆

𝖗𝖚𝖐𝖐𝖍𝖆𝖉𝖊𝖛𝖆𝖙𝖆

absen dulu yg kena mental:v

2022-03-08

2

lihat semua
Episodes
1 [REVISI] BAB 0 (PROLOG) : Tragedi, titik awal
2 [REVISI] BAB 1: Terjebak
3 [REVISI] BAB 2: Titik balik
4 [REVISI] BAB 3: Aku tidak peduli, ini adalah dunia yang gila
5 [REVISI] BAB 4: Eternal with You (1)
6 [REVISI] BAB 5: Eternal with You (2)
7 [Revisi] BAB 6: Eternal with you (3)
8 [REVISI] BAB 7: Nikmati perjalanan di udara~!
9 [REVISI] BAB 8: Kalian hanya bajingan kotor, jadi bisakah kalian menghilang?
10 BAB 9: Item sihir ... Sangat berguna!
11 BAB 10: Hanya kawanan monster tidak akan menganggu kencan kami!
12 BAB 11: Bonus short story!
13 BAB 12: Petualangan tidak akan ada artinya jika dilakukan dengan instant bukan?
14 BAB 13 (selingan): Reuni reinkarnator
15 BAB 14: Bertemu manusia setelah sekian lama...
16 BAB 15: Bukankah kau memang sudah menjadi milikku?
17 BAB 16: Lust
18 BAB 17 (Selingan): Tangisan malaikat (1)
19 BAB 18 (Selingan): Tangisan malaikat (2)
20 BAB 19: Kota pertama
21 BAB 20: Ayo membuat keributan! (1)
22 BAB 21: Ayo membuat keributan! (2)
23 BAB 22 (Selingan): Masa lalu
24 BAB 23: Berhasil menaklukkanmu
25 BAB 24: Turnamen (1)
26 BAB 25: Turnamen (2)
27 BAB 26: Turnamen (3)
28 BAB 27: Babi tua yang menyebalkan
29 BAB 28: Serigala
30 BAB 29: Rasa takut
31 BAB 30: Dewi yang tidak berguna dan sejarah yang tidak diketahui
32 BAB 31: Star Series
33 BAB 32: Terlalu banyak informasi, otak kami akan meledak!
34 BAB 33: Rencana
35 BAB 34: Semakin banyak misteri
36 BAB 35 (Selingan): Anastasia
37 BAB 36: A-aku akan berusaha keras!
38 BAB 37: Kita benar-benar tertinggal jauh...
39 BAB 38: Rasa kagum dibalik rasa benci
40 BAB 39: Masalah hati (Charlotte)
41 BAB 40: Kontradiksi
42 BAB 41: Percakapan gadis
43 BAB 42: Neraka
44 BAB 43: Abyss Clanman
45 BAB 44: Aku tidak tahu apa yang harus ditulis di sini
46 BAB 45: Noelle vs Olivia
47 BAB 46: Iblis
48 BAB 47: Titik balik (3)
49 BAB 48: Kehangatan (1)
50 BAB 49: Kehangatan (2)
51 BAB 50: Tujuan
52 BAB 51: Perencanaan
53 BAB 52: Nama
54 BAB 53: Muak
55 BAB 54: Egois
56 BAB 55: Pertemuan (1)
57 BAB 56: Pertemuan (2)
58 BAB 57: Pertemuan (3)
59 BAB 58: Reuni tak terduga (1)
60 BAB 59: Reuni tak terduga (2)
61 BAB 60: Reuni tak terduga (3)
62 BAB 61: Reuni tak terduga (4)
63 BAB 62: Permintaan (1)
64 BAB 63: Permintaan (2)
65 BAB 64: Masalah (1)
66 BAB 65: Masalah (2)
67 BAB 66: Kemungkinan yang mengerikan
68 BAB 67: Manusia (1)
69 BAB 68: Manusia (2)
70 BAB 69: Manusia (3)
71 BAB 70: Identitas (1)
72 BAB 71: Identitas (2)
73 BAB 72: Identitas (3)
74 BAB 73: Rahasia (1)
75 BAB 74: Rahasia (2)
76 BAB 75: Rahasia (3)
77 BAB 76: Pekerjaan (1)
78 BAB 77: Pekerjaan (2)
79 BAB 78: Berkumpul (1)
80 BAB 79: Berkumpul (2)
81 BAB 80: Serangan (1)
82 BAB 81: Serangan (2)
83 BAB 82: Serangan (3)
84 BAB 83: Serangan (4)
85 BAB 84: Konflik (1)
86 BAB 85: Konflik (2)
87 BAB 86: Konflik (3)
88 BAB 87: Konflik (4)
89 BAB 88: Konflik (5)
90 BAB 89: Malam sebelum pulang
91 BAB 90: Kembali dan laporan
92 BAB 91 (selingan): Percakapan transenden & perpisahan
93 BAB 92: Bingung
94 BAB 93: Monster disaster (1)
95 BAB 94: Monster disaster (2)
96 BAB 95: Monster disaster (3)
97 BAB 96: Angel Screams (1)
98 BAB 97: Angel Screams (2)
99 BAB 98: Viator Knight
100 BAB 99: Ingatan yang berharga
101 BAB 100: Keberadaanmu
102 BAB 101: Reveal Your Secret!
103 BAB 102: Kemunculan
104 BAB 103: Panggilan tugas (1)
105 BAB 104: Panggilan tugas (2)
106 BAB 105: [Asterisk]
107 BAB 106: Nix Regina (1)
108 BAB 107: Nix Regina (2)
109 BAB 108: Nix Regina (3)
110 BAB 109: Nix Regina (4)
111 BAB 110: Nix Regina (5)
112 BAB 111: Nix Regina (6)
113 BAB 112: Nix Regina (7)
114 BAB 113: Obses Captured (1)
115 BAB 114: Obses Captured (2)
116 BAB 115: [Asterisk: Countdown] (1)
117 BAB 116: [Asterisk: Countdown] (2)
118 BAB 117: [Asterisk: Countdown] (3)
119 BAB 118: [Asterisk: Countdown] (4)
120 BAB 119: [Asterisk: Countdown] (5)
121 BAB 120: Asterisk Attention! (1)
122 BAB 121: Asterisk Attention! (2)
123 BAB 122: Asterisk Attention! (3)
124 BAB 123: Asterisk Attenstion! (4)
125 BAB 124: Asterisk Attention! (5)
126 BAB 125: Jati diri yang terpendam (1)
127 BAB 126: Jati diri yang terpendam (2)
128 BAB 127: Tragedi lampau (1)
129 BAB 128: Tragedi lampau (2)
130 BAB 129: N-EP
131 BAB 130: Neutral Enemies (1)
132 BAB 131: Neutral Enemies (2)
133 BAB 132: Neutral Enemies (3)
134 BAB 133: Neutral Enemies (4)
135 BAB 134: Neutral Enemies (5)
136 BAB 135: Neutral Enemies (6)
137 BAB 136: Neutral Enemies (7)
138 BAB 137: Neutral Enemies (8)
139 BAB 138: Neutral Enemies (9)
140 BAB 139: Neutral Enemies (10)
141 BAB 140: Angin yang tenang
142 BAB 141: Cryll Rescue Plan
143 BAB 142: Firasat dan Kecurigaan
144 BAB 143: Forgotten Dreams
145 BAB 144: Cryll Rescue Act (1)
146 BAB 145: Cryll Rescue Act (2)
147 BAB 146: Cryll Rescue Act (3)
148 BAB 147: Cryll Rescue Act (4)
149 BAB 148: Cryll Rescue Act (5)
150 BAB 149: Cryll Rescue Act (6)
151 BAB 150: Cryll Rescue Act (7)
152 BAB 151: Cryll Rescue Act (8)
153 BAB 152: Cryll Rescue Act (9)
154 BAB 153: Cryll Rescue Act (10)
155 BAB 154: Cryll Rescue Act (11)
156 BAB 155: Cryll Rescue Act (12)
157 BAB 156: Cryll Rescue Act (13)
158 BAB 157: Cryll Rescue Act (14)
159 BAB 158: Cryll Rescue Act (15)
160 BAB 159: Cryll Rescue Act (16)
161 BAB 160: Cryll Rescue Act (17)
162 BAB 161: Cryll Rescue Act (18)
163 BAB 162: Cryll Rescue Act (19)
164 BAB 163: Cryll Rescue Act (20)
165 BAB 164: Cryll Rescue Act (21)
166 BAB 165: Cryll Rescue Act (22 – Final)
167 BAB 166: Secret Act (1)
168 BAB 167: Secret Act (2)
169 BAB 168: Kembali?
170 BAB 169: Sepertinya tidak (1)
171 BAB 170: Sepertinya tidak (2)
172 BAB 171: Gangguan
173 BAB 172: Terjebak
174 BAB 173: Sisi lain
175 BAB 174: Absurditas (1)
176 BAB 175: Absurditas (2)
177 BAB 176: Clausa Memoria (1)
178 BAB 177: Clausa Memoria (2)
179 BAB 178: Absurditas (3)
180 BAB 179: Suatu 'uhh...' (1)
181 BAB 180: Clausa Memoria (3)
182 BAB 181: Clausa Memoria (4)
183 BAB 182: Absurditas (4)
184 BAB 183: Clausa Memoria (5)
185 BAB 184: Suatu 'uhh' (2)
186 BAB 185: Absurditas (5)
187 BAB 186: Absurditas (6)
188 BAB 187: Clausa Memoria (6)
189 BAB 188: Clausa Memoria (7)
190 BAB 189: Clausa Memoria (8)
191 BAB 190: Absurditas (7)
192 BAB 191: Absurditas (8)
193 BAB 192: Absurditas (9)
194 BAB 193: Pemecahan (1)
195 BAB 194: Pemecahan (2)
196 BAB 195: Pemecahan (3)
197 BAB 196: Kabut mimpi (1)
198 BAB 197: Kabut Mimpi (2)
199 BAB 198: Kabut Mimpi (3)
200 BAB 199: Taman di Atas Kabut (1)
201 BAB 200: Taman di Atas Kabut (2)
202 BAB 201: Taman di Atas Kabut (3)
203 BAB 202: Keputusan Bersama (1)
204 BAB 203: Keputusan Bersama (2)
205 BAB 204: Keputusan Bersama (3)
206 BAB 205: Rekan Baru (1)
207 BAB 206: Rekan Baru (2)
208 BAB 207: Keberuntungan yang Mengerikan
209 BAB 208: Pikiran yang Kacau
210 BAB 209: Keputusan yang Pahit
211 BAB 210: Pilihan yang Sulit (1)
212 BAB 211: Pilihan yang Sulit (2)
213 BAB 212: Memandang Debu di Balik Awan (1)
214 BAB 213: Memandang Debu di Balik Awan (2)
215 BAB 214: Memandang Debu di Balik Awan (3)
216 BAB 215: Pilihan (1)
217 BAB 216: Pilihan (2)
218 BAB 217: Identitas Baru (1)
219 BAB 218: Identitas Baru (2)
220 BAB 219: Kasus (1)
221 BAB 220: Kasus (2)
222 BAB 221: Renungan
223 BAB 222: Kesialan (1)
224 BAB 223: Kesialan (2)
225 BAB 224: Permulaan
226 BAB 225: Perekrutan (1)
227 BAB 226: Perekrutan (2)
228 BAB 227: Cryll's Decision (1)
229 BAB 228: Cryll's Decision (2)
230 BAB 229: Nautica Saloon (1)
231 BAB 230: Nautica Saloon (2)
232 BAB 231: Strange symbiosis (1)
233 BAB 232: Strange Symbiosis (2)
234 BAB 233: First Day (1)
235 BAB 234: First Day (2)
236 BAB 235: Misi dan Hadiah
237 BAB 236: Kerja Sama
238 BAB 237: Contract (1)
239 BAB 238: Contract (2)
240 BAB 239: Contract (3)
241 BAB 240: Contract (4)
242 BAB 241: Contract (5)
243 BAB 242: Menemukan Jejak
244 BAB 243: Kesepakatan (1)
245 BAB 244: Kesepakatan (2)
246 BAB 245: Petunjuk dan Tragedi
247 BAB 246: Kesepian Batin
248 BAB 247: Buntut Kejahatan
249 BAB 248: Doll (1)
250 BAB 249: Doll (2)
251 BAB 250: Doll (3)
252 BAB 251: Penebusan
253 BAB 252: Krisis
254 BAB 253: Kesulitan (1)
255 BAB 254: Kesulitan (2)
256 BAB 255: Dampak Masa Lalu
257 BAB 256: Pisau Tersembunyi
258 BAB 257: Fiksi (1)
259 BAB 258: Fiksi (2)
260 BAB 259: Eclipse Fiction
261 BAB 260: Interogasi
262 BAB 261: Rasa Bersalah
263 BAB 262: Diskusi (1)
264 BAB 263: Diskusi (2)
265 BAB 264: Diskusi (3)
266 BAB 265: Weight of the Name
267 BAB 266: Asterisk Discussion
268 BAB 267: Noble Armament
269 BAB 268: Masalah Lecca
270 BAB 269: Red Hood
271 BAB 270: Awal Perpisahan
272 BAB 271: Tahapan
273 BAB 272: Tirai Drama
274 BAB 273: Panggung dan Skenario
275 BAB 274: Twilight Memorandum
276 BAB 275: Paradise Falls
277 BAB 276: Taman Gantung (1)
278 BAB 277: Taman Gantung (2)
279 BAB 278: Teman yang Hilang (1)
280 BAB 279: Teman yang Hilang (2)
281 BAB 280: Peniru di dalam Cermin (1)
282 BAB 281: Peniru di dalam Cermin (2)
283 BAB 282: Ramalan yang Ditakdirkan
284 BAB 283: God Eye's
285 BAB 284: Sumber Kekuatan
286 BAB 285: Panggung Baru
287 BAB 286: Rasa Terima Kasih
288 BAB 287: Pencuri Kertas
289 BAB 288: Identitas (1)
290 BAB 289: Identitas (2)
291 BAB 290: Penulis
292 BAB 291: Tania si Pemandu
293 BAB 292: Orang Dalam
294 BAB 293: Eksperimen Petaka
295 BAB 294: Perburuan
296 BAB 295: Unnamed Memory
297 BAB 296: Ritual di Tengah Hutan
298 BAB 297: Laporan Quill of Mazour
299 BAB 298: Suku Artof (1)
300 BAB 299: Suku Artof (2)
301 BAB 300: Invader
302 BAB 301: Kilasan (1)
303 BAB 302: Kilasan (2)
304 BAB 303: Ratu Baik Hati, Ratu Bengis
305 keterlambatan update
306 BAB 304: Katalis Pembangkit
307 BAB 305: Ingatan yang sama
308 BAB 306: Panggilan Mendadak (1)
309 BAB 307: Panggilan Mendadak (2)
310 BAB 308: Bingung
311 BAB 309: Darah dan Ramalan (1)
312 BAB 310: Darah dan Ramalan (2)
313 BAB 311: Sosok dengan Zirah (1)
314 BAB 312: Sosok dengan Zirah (2)
315 BAB 313: Tanda Seorang Ratu (1)
316 BAB 314: Tanda Seorang Ratu (2)
317 BAB 315: Diskusi Pria (1)
318 BAB 316: Diskusi Pria (2)
319 BAB 317: Mentine (1)
320 BAB 318: Mentine (2)
321 BAB 319: Ungkapan Hati yang Buruk
322 BAB 320: Langkah Besar
323 BAB 321: Clue
324 BAB 322: Dan Akhirnya, si Bodoh pun Menyadarinya
325 BAB 323: Kesatria Hebat
326 BAB 324: Menemukan Lokasi
327 BAB 325: Frustasi
328 BAB 326: Ilusi yang Jahat
329 BAB 327: Janji
330 BAB 328: Siapa atau Apa? (1)
331 BAB 329: Siapa atau Apa? (2)
332 BAB 330: Persiapan Ritual
333 BAB 331: Ritual Bencana
334 BAB 332: Crystal-Entity (1)
335 BAB 333: Crystal-Entity (2)
336 BAB 334: Crystal-Entity (3)
337 BAB 335: Menanti Harapan (1)
338 BAB 336: Menanti Harapan (2)
339 BAB 337: Symphony of Chaos (1)
340 BAB 338: Symphony of Chaos (2)
341 BAB 339: Heart Anthem
342 BAB 340: Trickster (1)
343 BAB 341: Trickster (2)
344 BAB 342: Bangun (1)
345 BAB 343: Bangun (2)
346 BAB 344: Queen of Hearts (1)
347 BAB 345: Queen of Hearts (2)
348 BAB 346: Ixa (1)
349 BAB 347: Ixa (2)
350 BAB 348: Istirahat yang Tenang (1)
351 BAB 349: Istirahat yang Tenang (2)
352 BAB 350: Pertemuan yang Ajaib
353 BAB 351: Fakta yang Terungkap (1)
354 BAB 352: Fakta yang Terungkap (2)
355 BAB 353: Fakta yang Terungkap (3)
356 BAB 354: Fakta yang terungkap (4)
357 BAB 355: Fakta yang Terungkap (5)
358 BAB 356: Polaris
359 BAB 357: Ritual Pewarisan (1)
360 BAB 358: Ritual Pewarisan (2)
361 BAB 359: Sore yang Sibuk
362 BAB 360: Kemenangan dan Kenangan (1)
363 BAB 361: Kemenangan dan Kenangan (2)
364 BAB 362 (fb): Lahirnya Harapan.
365 BAB 363 (fb): Undangan Ekspedisi
366 BAB 364 (fb): Ekspedisi (1)
367 BAB 365 (fb): Ekspedisi (2)
368 BAB 366 (fb): Ekspedisi (3)
369 BAB 367 (fb): Terjebak
370 BAB 368 (fb): Bebal
371 BAB 369 (fb): Situasi yang Buruk
372 BAB 370 (fb): Hantu Penyula
373 BAB 371 (fb): Masa Depan?
Episodes

Updated 373 Episodes

1
[REVISI] BAB 0 (PROLOG) : Tragedi, titik awal
2
[REVISI] BAB 1: Terjebak
3
[REVISI] BAB 2: Titik balik
4
[REVISI] BAB 3: Aku tidak peduli, ini adalah dunia yang gila
5
[REVISI] BAB 4: Eternal with You (1)
6
[REVISI] BAB 5: Eternal with You (2)
7
[Revisi] BAB 6: Eternal with you (3)
8
[REVISI] BAB 7: Nikmati perjalanan di udara~!
9
[REVISI] BAB 8: Kalian hanya bajingan kotor, jadi bisakah kalian menghilang?
10
BAB 9: Item sihir ... Sangat berguna!
11
BAB 10: Hanya kawanan monster tidak akan menganggu kencan kami!
12
BAB 11: Bonus short story!
13
BAB 12: Petualangan tidak akan ada artinya jika dilakukan dengan instant bukan?
14
BAB 13 (selingan): Reuni reinkarnator
15
BAB 14: Bertemu manusia setelah sekian lama...
16
BAB 15: Bukankah kau memang sudah menjadi milikku?
17
BAB 16: Lust
18
BAB 17 (Selingan): Tangisan malaikat (1)
19
BAB 18 (Selingan): Tangisan malaikat (2)
20
BAB 19: Kota pertama
21
BAB 20: Ayo membuat keributan! (1)
22
BAB 21: Ayo membuat keributan! (2)
23
BAB 22 (Selingan): Masa lalu
24
BAB 23: Berhasil menaklukkanmu
25
BAB 24: Turnamen (1)
26
BAB 25: Turnamen (2)
27
BAB 26: Turnamen (3)
28
BAB 27: Babi tua yang menyebalkan
29
BAB 28: Serigala
30
BAB 29: Rasa takut
31
BAB 30: Dewi yang tidak berguna dan sejarah yang tidak diketahui
32
BAB 31: Star Series
33
BAB 32: Terlalu banyak informasi, otak kami akan meledak!
34
BAB 33: Rencana
35
BAB 34: Semakin banyak misteri
36
BAB 35 (Selingan): Anastasia
37
BAB 36: A-aku akan berusaha keras!
38
BAB 37: Kita benar-benar tertinggal jauh...
39
BAB 38: Rasa kagum dibalik rasa benci
40
BAB 39: Masalah hati (Charlotte)
41
BAB 40: Kontradiksi
42
BAB 41: Percakapan gadis
43
BAB 42: Neraka
44
BAB 43: Abyss Clanman
45
BAB 44: Aku tidak tahu apa yang harus ditulis di sini
46
BAB 45: Noelle vs Olivia
47
BAB 46: Iblis
48
BAB 47: Titik balik (3)
49
BAB 48: Kehangatan (1)
50
BAB 49: Kehangatan (2)
51
BAB 50: Tujuan
52
BAB 51: Perencanaan
53
BAB 52: Nama
54
BAB 53: Muak
55
BAB 54: Egois
56
BAB 55: Pertemuan (1)
57
BAB 56: Pertemuan (2)
58
BAB 57: Pertemuan (3)
59
BAB 58: Reuni tak terduga (1)
60
BAB 59: Reuni tak terduga (2)
61
BAB 60: Reuni tak terduga (3)
62
BAB 61: Reuni tak terduga (4)
63
BAB 62: Permintaan (1)
64
BAB 63: Permintaan (2)
65
BAB 64: Masalah (1)
66
BAB 65: Masalah (2)
67
BAB 66: Kemungkinan yang mengerikan
68
BAB 67: Manusia (1)
69
BAB 68: Manusia (2)
70
BAB 69: Manusia (3)
71
BAB 70: Identitas (1)
72
BAB 71: Identitas (2)
73
BAB 72: Identitas (3)
74
BAB 73: Rahasia (1)
75
BAB 74: Rahasia (2)
76
BAB 75: Rahasia (3)
77
BAB 76: Pekerjaan (1)
78
BAB 77: Pekerjaan (2)
79
BAB 78: Berkumpul (1)
80
BAB 79: Berkumpul (2)
81
BAB 80: Serangan (1)
82
BAB 81: Serangan (2)
83
BAB 82: Serangan (3)
84
BAB 83: Serangan (4)
85
BAB 84: Konflik (1)
86
BAB 85: Konflik (2)
87
BAB 86: Konflik (3)
88
BAB 87: Konflik (4)
89
BAB 88: Konflik (5)
90
BAB 89: Malam sebelum pulang
91
BAB 90: Kembali dan laporan
92
BAB 91 (selingan): Percakapan transenden & perpisahan
93
BAB 92: Bingung
94
BAB 93: Monster disaster (1)
95
BAB 94: Monster disaster (2)
96
BAB 95: Monster disaster (3)
97
BAB 96: Angel Screams (1)
98
BAB 97: Angel Screams (2)
99
BAB 98: Viator Knight
100
BAB 99: Ingatan yang berharga
101
BAB 100: Keberadaanmu
102
BAB 101: Reveal Your Secret!
103
BAB 102: Kemunculan
104
BAB 103: Panggilan tugas (1)
105
BAB 104: Panggilan tugas (2)
106
BAB 105: [Asterisk]
107
BAB 106: Nix Regina (1)
108
BAB 107: Nix Regina (2)
109
BAB 108: Nix Regina (3)
110
BAB 109: Nix Regina (4)
111
BAB 110: Nix Regina (5)
112
BAB 111: Nix Regina (6)
113
BAB 112: Nix Regina (7)
114
BAB 113: Obses Captured (1)
115
BAB 114: Obses Captured (2)
116
BAB 115: [Asterisk: Countdown] (1)
117
BAB 116: [Asterisk: Countdown] (2)
118
BAB 117: [Asterisk: Countdown] (3)
119
BAB 118: [Asterisk: Countdown] (4)
120
BAB 119: [Asterisk: Countdown] (5)
121
BAB 120: Asterisk Attention! (1)
122
BAB 121: Asterisk Attention! (2)
123
BAB 122: Asterisk Attention! (3)
124
BAB 123: Asterisk Attenstion! (4)
125
BAB 124: Asterisk Attention! (5)
126
BAB 125: Jati diri yang terpendam (1)
127
BAB 126: Jati diri yang terpendam (2)
128
BAB 127: Tragedi lampau (1)
129
BAB 128: Tragedi lampau (2)
130
BAB 129: N-EP
131
BAB 130: Neutral Enemies (1)
132
BAB 131: Neutral Enemies (2)
133
BAB 132: Neutral Enemies (3)
134
BAB 133: Neutral Enemies (4)
135
BAB 134: Neutral Enemies (5)
136
BAB 135: Neutral Enemies (6)
137
BAB 136: Neutral Enemies (7)
138
BAB 137: Neutral Enemies (8)
139
BAB 138: Neutral Enemies (9)
140
BAB 139: Neutral Enemies (10)
141
BAB 140: Angin yang tenang
142
BAB 141: Cryll Rescue Plan
143
BAB 142: Firasat dan Kecurigaan
144
BAB 143: Forgotten Dreams
145
BAB 144: Cryll Rescue Act (1)
146
BAB 145: Cryll Rescue Act (2)
147
BAB 146: Cryll Rescue Act (3)
148
BAB 147: Cryll Rescue Act (4)
149
BAB 148: Cryll Rescue Act (5)
150
BAB 149: Cryll Rescue Act (6)
151
BAB 150: Cryll Rescue Act (7)
152
BAB 151: Cryll Rescue Act (8)
153
BAB 152: Cryll Rescue Act (9)
154
BAB 153: Cryll Rescue Act (10)
155
BAB 154: Cryll Rescue Act (11)
156
BAB 155: Cryll Rescue Act (12)
157
BAB 156: Cryll Rescue Act (13)
158
BAB 157: Cryll Rescue Act (14)
159
BAB 158: Cryll Rescue Act (15)
160
BAB 159: Cryll Rescue Act (16)
161
BAB 160: Cryll Rescue Act (17)
162
BAB 161: Cryll Rescue Act (18)
163
BAB 162: Cryll Rescue Act (19)
164
BAB 163: Cryll Rescue Act (20)
165
BAB 164: Cryll Rescue Act (21)
166
BAB 165: Cryll Rescue Act (22 – Final)
167
BAB 166: Secret Act (1)
168
BAB 167: Secret Act (2)
169
BAB 168: Kembali?
170
BAB 169: Sepertinya tidak (1)
171
BAB 170: Sepertinya tidak (2)
172
BAB 171: Gangguan
173
BAB 172: Terjebak
174
BAB 173: Sisi lain
175
BAB 174: Absurditas (1)
176
BAB 175: Absurditas (2)
177
BAB 176: Clausa Memoria (1)
178
BAB 177: Clausa Memoria (2)
179
BAB 178: Absurditas (3)
180
BAB 179: Suatu 'uhh...' (1)
181
BAB 180: Clausa Memoria (3)
182
BAB 181: Clausa Memoria (4)
183
BAB 182: Absurditas (4)
184
BAB 183: Clausa Memoria (5)
185
BAB 184: Suatu 'uhh' (2)
186
BAB 185: Absurditas (5)
187
BAB 186: Absurditas (6)
188
BAB 187: Clausa Memoria (6)
189
BAB 188: Clausa Memoria (7)
190
BAB 189: Clausa Memoria (8)
191
BAB 190: Absurditas (7)
192
BAB 191: Absurditas (8)
193
BAB 192: Absurditas (9)
194
BAB 193: Pemecahan (1)
195
BAB 194: Pemecahan (2)
196
BAB 195: Pemecahan (3)
197
BAB 196: Kabut mimpi (1)
198
BAB 197: Kabut Mimpi (2)
199
BAB 198: Kabut Mimpi (3)
200
BAB 199: Taman di Atas Kabut (1)
201
BAB 200: Taman di Atas Kabut (2)
202
BAB 201: Taman di Atas Kabut (3)
203
BAB 202: Keputusan Bersama (1)
204
BAB 203: Keputusan Bersama (2)
205
BAB 204: Keputusan Bersama (3)
206
BAB 205: Rekan Baru (1)
207
BAB 206: Rekan Baru (2)
208
BAB 207: Keberuntungan yang Mengerikan
209
BAB 208: Pikiran yang Kacau
210
BAB 209: Keputusan yang Pahit
211
BAB 210: Pilihan yang Sulit (1)
212
BAB 211: Pilihan yang Sulit (2)
213
BAB 212: Memandang Debu di Balik Awan (1)
214
BAB 213: Memandang Debu di Balik Awan (2)
215
BAB 214: Memandang Debu di Balik Awan (3)
216
BAB 215: Pilihan (1)
217
BAB 216: Pilihan (2)
218
BAB 217: Identitas Baru (1)
219
BAB 218: Identitas Baru (2)
220
BAB 219: Kasus (1)
221
BAB 220: Kasus (2)
222
BAB 221: Renungan
223
BAB 222: Kesialan (1)
224
BAB 223: Kesialan (2)
225
BAB 224: Permulaan
226
BAB 225: Perekrutan (1)
227
BAB 226: Perekrutan (2)
228
BAB 227: Cryll's Decision (1)
229
BAB 228: Cryll's Decision (2)
230
BAB 229: Nautica Saloon (1)
231
BAB 230: Nautica Saloon (2)
232
BAB 231: Strange symbiosis (1)
233
BAB 232: Strange Symbiosis (2)
234
BAB 233: First Day (1)
235
BAB 234: First Day (2)
236
BAB 235: Misi dan Hadiah
237
BAB 236: Kerja Sama
238
BAB 237: Contract (1)
239
BAB 238: Contract (2)
240
BAB 239: Contract (3)
241
BAB 240: Contract (4)
242
BAB 241: Contract (5)
243
BAB 242: Menemukan Jejak
244
BAB 243: Kesepakatan (1)
245
BAB 244: Kesepakatan (2)
246
BAB 245: Petunjuk dan Tragedi
247
BAB 246: Kesepian Batin
248
BAB 247: Buntut Kejahatan
249
BAB 248: Doll (1)
250
BAB 249: Doll (2)
251
BAB 250: Doll (3)
252
BAB 251: Penebusan
253
BAB 252: Krisis
254
BAB 253: Kesulitan (1)
255
BAB 254: Kesulitan (2)
256
BAB 255: Dampak Masa Lalu
257
BAB 256: Pisau Tersembunyi
258
BAB 257: Fiksi (1)
259
BAB 258: Fiksi (2)
260
BAB 259: Eclipse Fiction
261
BAB 260: Interogasi
262
BAB 261: Rasa Bersalah
263
BAB 262: Diskusi (1)
264
BAB 263: Diskusi (2)
265
BAB 264: Diskusi (3)
266
BAB 265: Weight of the Name
267
BAB 266: Asterisk Discussion
268
BAB 267: Noble Armament
269
BAB 268: Masalah Lecca
270
BAB 269: Red Hood
271
BAB 270: Awal Perpisahan
272
BAB 271: Tahapan
273
BAB 272: Tirai Drama
274
BAB 273: Panggung dan Skenario
275
BAB 274: Twilight Memorandum
276
BAB 275: Paradise Falls
277
BAB 276: Taman Gantung (1)
278
BAB 277: Taman Gantung (2)
279
BAB 278: Teman yang Hilang (1)
280
BAB 279: Teman yang Hilang (2)
281
BAB 280: Peniru di dalam Cermin (1)
282
BAB 281: Peniru di dalam Cermin (2)
283
BAB 282: Ramalan yang Ditakdirkan
284
BAB 283: God Eye's
285
BAB 284: Sumber Kekuatan
286
BAB 285: Panggung Baru
287
BAB 286: Rasa Terima Kasih
288
BAB 287: Pencuri Kertas
289
BAB 288: Identitas (1)
290
BAB 289: Identitas (2)
291
BAB 290: Penulis
292
BAB 291: Tania si Pemandu
293
BAB 292: Orang Dalam
294
BAB 293: Eksperimen Petaka
295
BAB 294: Perburuan
296
BAB 295: Unnamed Memory
297
BAB 296: Ritual di Tengah Hutan
298
BAB 297: Laporan Quill of Mazour
299
BAB 298: Suku Artof (1)
300
BAB 299: Suku Artof (2)
301
BAB 300: Invader
302
BAB 301: Kilasan (1)
303
BAB 302: Kilasan (2)
304
BAB 303: Ratu Baik Hati, Ratu Bengis
305
keterlambatan update
306
BAB 304: Katalis Pembangkit
307
BAB 305: Ingatan yang sama
308
BAB 306: Panggilan Mendadak (1)
309
BAB 307: Panggilan Mendadak (2)
310
BAB 308: Bingung
311
BAB 309: Darah dan Ramalan (1)
312
BAB 310: Darah dan Ramalan (2)
313
BAB 311: Sosok dengan Zirah (1)
314
BAB 312: Sosok dengan Zirah (2)
315
BAB 313: Tanda Seorang Ratu (1)
316
BAB 314: Tanda Seorang Ratu (2)
317
BAB 315: Diskusi Pria (1)
318
BAB 316: Diskusi Pria (2)
319
BAB 317: Mentine (1)
320
BAB 318: Mentine (2)
321
BAB 319: Ungkapan Hati yang Buruk
322
BAB 320: Langkah Besar
323
BAB 321: Clue
324
BAB 322: Dan Akhirnya, si Bodoh pun Menyadarinya
325
BAB 323: Kesatria Hebat
326
BAB 324: Menemukan Lokasi
327
BAB 325: Frustasi
328
BAB 326: Ilusi yang Jahat
329
BAB 327: Janji
330
BAB 328: Siapa atau Apa? (1)
331
BAB 329: Siapa atau Apa? (2)
332
BAB 330: Persiapan Ritual
333
BAB 331: Ritual Bencana
334
BAB 332: Crystal-Entity (1)
335
BAB 333: Crystal-Entity (2)
336
BAB 334: Crystal-Entity (3)
337
BAB 335: Menanti Harapan (1)
338
BAB 336: Menanti Harapan (2)
339
BAB 337: Symphony of Chaos (1)
340
BAB 338: Symphony of Chaos (2)
341
BAB 339: Heart Anthem
342
BAB 340: Trickster (1)
343
BAB 341: Trickster (2)
344
BAB 342: Bangun (1)
345
BAB 343: Bangun (2)
346
BAB 344: Queen of Hearts (1)
347
BAB 345: Queen of Hearts (2)
348
BAB 346: Ixa (1)
349
BAB 347: Ixa (2)
350
BAB 348: Istirahat yang Tenang (1)
351
BAB 349: Istirahat yang Tenang (2)
352
BAB 350: Pertemuan yang Ajaib
353
BAB 351: Fakta yang Terungkap (1)
354
BAB 352: Fakta yang Terungkap (2)
355
BAB 353: Fakta yang Terungkap (3)
356
BAB 354: Fakta yang terungkap (4)
357
BAB 355: Fakta yang Terungkap (5)
358
BAB 356: Polaris
359
BAB 357: Ritual Pewarisan (1)
360
BAB 358: Ritual Pewarisan (2)
361
BAB 359: Sore yang Sibuk
362
BAB 360: Kemenangan dan Kenangan (1)
363
BAB 361: Kemenangan dan Kenangan (2)
364
BAB 362 (fb): Lahirnya Harapan.
365
BAB 363 (fb): Undangan Ekspedisi
366
BAB 364 (fb): Ekspedisi (1)
367
BAB 365 (fb): Ekspedisi (2)
368
BAB 366 (fb): Ekspedisi (3)
369
BAB 367 (fb): Terjebak
370
BAB 368 (fb): Bebal
371
BAB 369 (fb): Situasi yang Buruk
372
BAB 370 (fb): Hantu Penyula
373
BAB 371 (fb): Masa Depan?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!