...****************...
Hal pertama yang ku lihat adalah wajah empat orang wanita yang menggunakan pakaian suster gereja. Wanita itu mengatakan sesuatu, dan anehnya aku bisa mengerti apa yang ia katakan.
"Ya ampun, kita kedatangan anak lagi ... Kali ini kita mendapatkan dua anak, siapa orang yang tega meninggalkan mereka berdua seperti ini ... "
"Ya, mereka sepertinya bukan saudara karena tidak ada kemiripan. Yang satu ini laki-laki dan dia memiliki rambut putih. Yang perempuan baru datang kemarin dan dia memiliki penampilan yang cantik."
"Siapa yang tega membuang mereka..."
… Apa yang mereka bicarakan? dan di mana aku? apa ini … gereja? apa orangtuaku membuangku? Kenapa?
"Tapi dia benar-benar tenang, dia tidak menangis sedikitpun..."
Suster itu mulai berbicara lagi ketika aku dengan tenang mengamati sekitarku. Sepertinya proses reinkarnasi berjalan baik karena aku sekarang memiliki tubuh bayi.
Dan sepertinya aku sedang berada di … gereja? atau panti asuhan? aku tidak tau, sepertinya antara itu...
Sambil memikirkan itu, mataku yang kecil mulai menatap mata seorang bayi yang sedang di hadapan ku.
Kami saling bertatapan…
Anak yang ada di depanku memiliki warna rambut perak yang indah dan mata hitam. Yahh dia memiliki penampilan yang imut kurasa?
Dan anehnya aku merasa kalau aku sangat mengenalnya...
"Baiklah, ayo kita beri nama mereka…"
"Kupikir Olivia cocok untuk yang perempuan"
"Itu nama yang bagus, sisanya hanya memikirkan untuk yang laki-laki ini ya … Dia memiliki rambut putih dan mata perak atau abu-abu? "
"Bagaimana dengan Noelle? "
Saat memikirkan identitas anak di depanku, aku bisa mendengar ke-empat suster saling berbicara untuk memutuskan nama kami.
Sepertinya dia adalah Olivia, dan sepertinya aku juga akan mendapatkan nama yang cukup … cantik? Ayolah, darimana kau memikirkan nama Noelle itu?! itu tidak cocok untukku!
Lihat! bahkan Olivia yang baru lahir seperti ku juga sedang menahan tawanya saat ini! Sepertinya dia juga merasa kalau kami saling mengenal … Tunggu, apa dia juga reinkarnasi?
Jika ya, maka itu menjelaskan semuanya…
Sepertinya gadis itu, Olivia, memikirkan hal yang sama denganku karena dia mulai menunjukkan senyuman yang sangat manis.
Hentikan! senyum itu sungguh curang! aku jadi ingin menculikmu dan memanjakanmu seharian! Yahh, setidaknya itu yang akan kulakukan jika aku memiliki tubuh lamaku. Karena, tubuhku sekarang tidak lebih dari tubuh seorang bayi.
Tapi aku yakin akan terjadi keributan jika aku menculikmu dengan tubuh lamaku, seperti mereka akan mengecapku sebagai penjahat? tidak terima kasih! aku masih ingin menikmati hidup di bawah sinar matahari!
…Yahh kembali ke topik , sepertinya aku akan bertanya pada Olivia tentang identitasnya nanti…
Jika dia benar-benar reinkarnasi, maka aku tidak yakin bisa menyebut ini sebagai kebetulan.
Ya, aku akan menanyakannya … Tentu saja setelah pita suaraku tumbuh dan bisa berbicara dengan normal, karena saat ini aku hanya bisa mengatakan 'gugu gaga' yang aneh.
...****************...
3 tahun berlalu...
Aku dan Olivia saat ini sudah berusia tiga tahun! dan aku juga sudah memastikan identitas Olivia yang sebenarnya.
Seperti dugaanku, dia juga seorang reinkarnasi … Dia adalah reinkarnasi seseorang yang sudah sangat kukenal. Lebih tepatnya, kami sudah saling kenal sejak lama karena kami selalu terjebak bersama sejak masih anak-anak di bumi dulu.
Di kehidupan sebelumnya, Olivia adalah seorang gadis cantik yang diidolakan banyak laki-laki. Yahh dia sepertiku, sebenarnya kami berdua sudah seperti maskot sekolah dalam kehidupan sekolah kami di bumi dulu.
Itu karena popularitas kami yang cukup tinggi diantara siswa dan guru.
Kebetulan yang aneh bukan? dua orang seperti kami bereinkarnasi di tempat yang sama. Aku tidak bisa memikirkan hal ini sebagai kebetulan belaka.
Aku tidak akan meragukannya jika seseorang mengatakan kalau Anastasia memiliki peran dalam pertemuan ini.
"Baikah, Noelle dan Olivia~ waktunya kalian makan~"
Saat memikirkan itu, aku mendengar suara Marry memanggilku dan Olivia yang sedang melihat beberapa buku.
"Ya ampun, kalian sudah mengambil buku itu lagi~ apa kalian bisa membacanya? jika tidak, aku akan mengajari kalian~"
Tidak, terima kasih. Aku bisa membaca buku ini dengan mudah entah bagaimana, begitu juga dengan Olivia.
Ngomong-ngomong Marry adalah salah satu suster gereja yang merawat kami. Gereja tempat kami tinggal kami ini berada di sebuah desa terpencil di perbatasan negara Northernos.
Nothernos adalah kerajaan besar tempat kami tinggal. Kerajaan ini sudah berdiri selama
700 tahun dan didirikan sendiri oleh pahlawan Aaron yang mengalahkan raja iblis dalam perang ilahi.
Aku sempat membaca beberapa buku sejarah yang disimpan di ruang kerja para biarawati.
Dikatakan, 1000 tahun yang lalu, raja iblis yang tidak diketahui asalnya tiba-tiba muncul dan menghancurkan kedamaian dunia.
Saat itu, beberapa ras seperti Manusia, Elf, Dwarf, dan Werebeast saling bekerja sama untuk menjatuhkan raja iblis dan mengembalikan kedamaian dunia.
Tapi usaha mereka sia-sia … semua rencana licik yang mereka siapkan untuk menjatuhkan raja iblis, dihancurkan dengan mudah oleh raja iblis itu sendiri.
Raja iblis itu sangat kuat, dia bahkan memiliki banyak pasukan monster yang bekerja untuknya.
Awalnya monster tidak ada di dunia ini … tapi dengan kedatangan raja iblis, semuanya berubah.
Semua ras diperbudak oleh raja iblis selama 300 tahun. Banyak orang telah menyerah dan memilih untuk tunduk dengan raja iblis, tapi ada juga yang tidak menyerah dan berharap suatu saat ada yang bisa menyelamatkan mereka.
Dan seorang dewa bernama Anastasia mengabulkan permohonan mereka yang putus-asa. Anastasia mengirimkan sebuah pedang suci dan memilih orang yang layak untuk menggunakannya.
Dan pedang suci itu memilih Seorang anak petani miskin dari perbatasan yang dikuasai raja iblis. Nama anak itu adalah Aaron.
Setelah tiga tahun perjuangan bersama teman-temannya, akhirnya Aroon berhasil mengalahkan raja iblis dan membangun salah satu kerajaan terbesar di benua Gardiant.
...****************...
Begitulah yang kubaca. Setelah membaca buku sejarah itu bersama Olivia, mau tidak mau kami berpikir kalau Anastasia memang dewa sungguhan dan bukan gadungan.
Hehe, maaf karena sudah meragukanmu~
Tapi, masih ada satu hal yang membuatku merasa janggal. Semua cerita itu, rasanya terlalu dibuat-buat. Aku tidak tahu seberapa besar tingkat kebenaran dari cerita itu, tapi untuk saat ini aku hanya bisa menjadikannya sebagai dasar untuk tindakanku ke depannya.
"Hei, Noelle, bagaimana kalau kamu mengajariku sedikit sihir."
"Nn? bukankah aku sudah mengajarimu sedikit kemarin? "
Olivia mulai mengajukan pertanyaan yang aneh dengan suara cadel.
"Aku sudah menyelesaikan semuanya! aku hanya perlu mempelajari teknik lanjutan! "
Ohh baiklah, Olivia memang memiliki bakat alami dalam segala hal. Aku dan Olivia sudah berlatih sihir secara diam-diam tanpa diketahui siapa pun … Karena, pasti akan terjadi kekacauan jika mereka tau kalau dua orang anak berusia tiga tahun sudah bisa menggunakan sihir lanjutan yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa.
Itu mungkin karena pengaruh dari kapasitas mana seseorang. Kami memiliki kapasitas yang besar untuk itu, jadi kami bisa mempelajarinya lebih awal. Walaupun usia sirkuit sihir kami yang masih terbilang muda sedikit mengganggu perkembangan itu.
Di sela waktu, kami juga berlatih dasar untuk kemampuan kami dalam berpedang. Ada pria bernama Vain yang biasanya menjaga gerbang desa, kudengar dia mantan petualang peringkat tinggi yang pensiun dan memutuskan untuk tinggal jauh di perbatasan.
Kami biasanya diajari olehnya beberapa teknik berpedang yang biasanya tidak kami ketahui di bumi.
Vain mengatakan kalau kami berdua memiliki bakat yang sangat baik dalam pertarungan. Jadi dia dengan senang hati melatih kami dasar-dasar berpedang. Dia benar-benar meminta dua orang anak tiga tahun untuk berlatih. Bukankah dia bodoh?
Senjata pilihanku adalah pedang panjang satu tangan, karena aku merasa lebih cocok dengan itu … Walaupun, alasan terbesarku untuk menggunakannya adalah untuk mengasah semua kemampuanku dalam itu. Aku memiliki kemampuan untuk menggunakan banyak jenis senjata.
Itu semua berkat semua yang terjadi di masa lalu.
Dan untuk Olivia … dia sepertinya cocok menjadi petarung cepat, jadi dia menggunakan pedang jenis rapier sebagai senjata utama.
Baiklah~ Sudah selesai makan, dan sekarang adalah waktunya melatih sihir kami di padang rumput tempat kami biasa berlatih~
Satu lagi hal luar biasa yang ada di dunia ini tapi tidak di bumi.
Itu adalah yang aneh. Itu seperti yang ada di game.
Hanya saja, sistem di dunia ini hanya menunjukkan nama, level, dan skill yang kami miliki.
Itu tidak mencakup HP & MP bar seperti yang ada pada game.
Level ku dan Olivia saat ini sama, masih 0.
Kami belum berniat meningkatkan levelnya karena kami sudah menemukan kalau kami akan memiliki kekuatan yang lebih besar jika kami leveling saat semua kemampuan kami sudah cukup tinggi.
Satu hal yang membuatku penasaran tentang itu, adalah asal-usulnya. Pada dasarnya, tidak mungkin dunia nyata seperti ini bisa memiliki sesuatu seperti sistem di dalam game. Itu tidak masuk akal.
"Hei, Noelle, apa yang akan kita lakukan hari ini? "
Olivia bertanya padaku dengan nada riangnya yang biasa, dan langsung kujawab "Hmm? Yahh, aku pikir kita akan mulai melatih sihir gravitasi milik kita? karena kemampuan kita yang lain sudah cukup tinggi."
Butuh imajinasi dan formula sihir yang kuat untuk menciptakan sihir baru. Tapi aku menciptakan sihir gravitasi secara tidak sengaja saat aku terjatuh dari tempat tidur.
Sebenarnya, aku merasa kalau itu tidak mungkin untuk dilakukan. Sihir gravitasi itu bangkit dengan sendirinya ketika aku hampir terjatuh.
Seharusnya tidak semudah itu. Ada terlalu sedikit waktu bagiku untuk membayangkan gravitasi saat aku terjatuh. Jadi, ini lebih seperti aku telah membangkitkan sesuatu yang memang sudah ada sejak awal.
"Selain gravitasi, kupikir kita akan melatih sihir spasial juga? "
"Ahh ya, itu ide yang bagus~"
Sepertinya Olivia juga setuju, kami saling berbicara dengan suara kami yang masih cadel karena pita suara kami yang belum terbentuk sempurna.
"Manipulasi spasial yaa … Apa aku akan bisa menembakkan banyak pedang dari gudang harta? "
…… Ide bagus yang kau miliki di sana little Olivia…
Kemampuan itu mirip seperti raja tertentu dari suatu tempat di bumi. Dia bisa menembakkan banyak senjata dari sesuatu yang mirip dengan gudang spasial dan menjadikan mereka senjata proyektil.
"Aku penasaran dengan reinkarnasi yang lain..."
Olivia menggumamkan itu ketika dia berjalan di samping ku sambil melihat langit yang sedikit berawan.
"Apa kamu menghawatirkan mereka? "
Ketika aku menanyakan ini, Olivia yang tadinya melihat ke langit mulai mengarahkan pandangannya ke arah ku.
"Nn? Sejujurnya … Aku tidak peduli dengan mereka, tapi aku hanya sedikit penasaran. Jika mereka mati makan itu akhirnya, itu bukan urusan kita, 'kan? "
Itu adalah jawaban yang sedikit tidak terduga dari Olivia yang dikenal sebagai putri yang ramah dan baik hati oleh orang-orang dunia kami, tapi aku yang mengenalnya lebih lama dari siapapun sudah menebak jawaban itu.
"Tentu, itu bukan urusan kita, jika mereka mati itu tidak ada hubungannya dengan kita, tapi jika mereka hidup … Bagus, kurasa? "
Aku juga penasaran dengan kabar pak supir sih...
Sejujurnya, aku dan Olivia memiliki sisi buruk yang hanya kami ketahui masing-masing.
Itu adalah ketidakpedulian kami terhadap orang-orang.
Semua senyum ramah dan sifat mudah berteman yang kami berikan pada 'teman-teman' kami di bumi, itu semuanya palsu … Yahh, memang tidak sepenuhnya palsu, karena kami memiliki sedikit keterikatan emosional dengan beberapa orang.
"Bagaimanapun, ayo kita berlatih lagi, sepertinya kita akan bertemu mereka suatu saat" Aku mengajak Olivia untuk mulai berlatih dan langsung dia jawab dengan "Oke~"
Dan hari-hari latihan kami pun berlanjut…
...****************...
Tanpa sadar, 4 tahun telah berlalu……
"HAAAA!!! "
Sebuah teriakan semangat bisa didengar di sebuah lapangan berumput, menampilkan keberadaan satu orang dewasa dan dua orang anak laki-laki dan perempuan.
Noelle, anak yang mengeluarkan teriakan semangat itu berlari dengan pedang panjang ditangannya berusaha menebas Vain dan dengan mudah ditangkis menggunakan pedang pendek ditangan Vain.
"Pergerakanmu sudah bagus, kekuatanmu juga tidak seperti bocah pada umumnya … Apa kau menggunakan 《Body Strengthening》? "
"Yahh begitulah, jika aku tidak menggunakannya, aku tidak akan bisa mendaratkan serangan padamu … Olivia!! "
Dengan teriakan Noelle, Olivia yang disebut namanya langsung maju mengambil manuver yang sulit dan mulai memajukan rapier miliknya ke arah Noelle yang dengan segera melompat untuk mengarahkan rapier Olivia dan menyerang Vain.
Serangan itu dengan mudah ditangkis oleh Vain. Tapi … Noelle sudah menebak kalau serangan itu tidak cukup dan mulai memasukkan kekuatan pada kakinya untuk menendang tanah, dan melompat maju ke depan untuk menyerang Vain dengan jenis serangan terbarunya.
Setelah melaju dengan kecepatan tinggi, Noelle segera menebas Vain dengan manuver yang sulit karena dia harus memutari tubuh Vain dan memberikan serangan dari segala arah.
Serangan itu akan berefek fatal jika lawannya adalah orang lain, tapi yang Noelle hadapi adalah Vain. Dan Noelle tau kalau itu tidak cukup untuk menyerangnya, jadi Noelle segera melompat ke udara setelah memutari tubuh Vain 360 derajat.
Melihat itu, Olivia segera maju untuk memberikan tusukan dan tebasan pada Vain dengan cepat.
Noelle, yang berada di udara langsung mengerahkan kekuatannya pada tangannya yang memegang pedang untuk memberikan tebasan vertikal dari kepala hingga kaki Vain.
Itu adalah serangan yang sangat berbahaya, jangan ditiru di rumah!
Vain, yang tadinya tenang kini mulai berkeringat dingin di punggungnya dan dengan refleks menggunakan pedangnya untuk menahan serangan Noelle. Melihat itu, Olivia dengan cepat memberikan beberapa tusukan pada tubuh Vain yang ditutupi armor kulit.
"Haha, sepertinya aku kalah. Kalian sudah menjadi semakin kuat ya … Noelle, Olivia"
Jika ada orang lain melihat mereka bertiga, Orang-orang itu pasti tidak akan bisa melihat apapun karena pertarungan itu terjadi begitu cepat … Terlalu cepat untuk dilihat mata manusia normal. Memang tidak begitu cepat sehingga bisa disebut tak kasat mata, tapi mata orang normal pasti tidak akan bisa melihat pergerakan mereka dengan jelas.
Meskipun masih berusia 7 tahun, Noelle dan Olivia sudah memiliki kemampuan berpedang yang bisa dikatan menyamai atau bahkan melebihi kesatria dan petualang tingkat menengah. Mau tidak mau, Vain takut sekaligus bangga dengan perkembangan mereka yang cepat.
Bagaimanapun, Vain sudah menganggap mereka berdua sebagai anaknya sendiri. Dia merasa tidak sia-sia untuk menghabiskan waktu di tempat terpencil seperti ini karena bisa bertemu dengan Noelle dan Olivia.
(Sepertinya Noelle dan Olivia sudah menjadi sangat kuat, dan mereka akan melebihi diriku sendiri dalam beberapa tahun, sepertinya aku harus memberikan itu pada mereka ... Aku yakin kalau Aaron tidak akan keberatan. Tidak, pria itu justru akan senang jika mereka bisa mendapatkannya.)
Vain tersenyum hangat ketika melihat Noelle dan Olivia terbaring di tanah basah kuyup dengan keringat.
(Bagaimanapun, sepertinya tujuan reinkarnasiku adalah untuk bertemu dengan mereka berdua … Aku penasaran dengan apa yang akan mereka lakukan di masa depan, mereka cukup mirip dengan kalian berdua … Aroon, Sylvia.)
Vain memberikan handuk pada Noelle dan Olivia dan mulai mengingat teman lamanya.
Vain memiliki rahasia yang tidak pernah dia beritahukan pada siapapun. Itu adalah kenyataan tentang Vain yang adalah salah satu anggota party pahlawan yang mengalahkan raja iblis 700 tahun yang lalu, telah dilahirkan kembali di dunia yang damai.
Tapi Vain tau, dia tau kalau tidak ada kedamaian sejati di dunia. Meskipun ke-empat ras sudah bebas dari lingkaran perbudakan raja iblis, konflik tidak akan pernah berakhir.
Dunia tidak cukup baik hati untuk memberikan mereka yang namanya 'kedamaian sejati' secara gratis.
(Yahh, aku harap Noelle dan Olivia bisa tumbuh dengan baik dan mendapatkan kehidupan yang bahagia.)
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 373 Episodes
Comments
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Hmm mantan anggota party pahlawan kah
2023-01-15
1
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Manusia serigala? Rubah? Kucing? Yakin aku
2023-01-15
1
Regilius
betulkan Gilgamesh
2022-05-09
0